Home >Documents >LKJ Setjen 2015.pdf

LKJ Setjen 2015.pdf

Date post:12-Jan-2017
Category:
View:227 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • LAPORAN KINERJA

    2015

    SEKRETARIAT JENDERAL

    KEMENTERIAN LUAR NEGERI

    REPUBLIK INDONESIA

  • Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal 2015

    Kata Pengantar

    Sebagai bahan pertanggungjawaban kinerja dan anggaran yang telah dilaksanakan selama satu tahun, sebagaimana diamanatkan

    dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang

    Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, telah

    disusun Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal Kementerian Luar

    Negeri Tahun 2015.

    Penyusunan laporan kinerja ini merupakan bagian dari implementasi transparansi

    dan akuntabilitas kinerja dalam kerangka good governance di lingkungan sekretariat

    jenderal Kementerian Luar negeri.

    Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal Kementerian Luar Negeri Tahun 2015 disusun

    sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

    Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Perjanjian Kinerja, Pelaporan

    Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Laporan

    Kinerja ini menggambarkan sejumlah capaian kinerja berdasarkan target kinerja

    yang tertuang dalam Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2015.

    Kami berharap melalui pelaporan kinerja, dapat terlihat sasaran yang telah tercapai maupun yang belum dapat diraih, sehingga Laporan Kinerja ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dan solusi yang dapat diimplementasikan. Oleh karena itu, dengan tersusunnya Laporan Kinerja ini, Sekretariat Jenderal diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya di masa mendatang.

    Jakarta, Februari 2016

    Y. Kristiarto S. Legowo

  • Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal 2015

    Tahun 2015 adalah tahun pertama implementasi Rencana Strategis (renstra) jangka

    menengah Sekretariat Jenderal 20152019. Pada tahap awal pelaksanaan renstra ini,

    Sekretariat Jenderal (Setjen) melakukan beberapa perubahan termasuk perubahan

    Indikator Kinerja Utama (IKU) dari periode sebelumnya, yang dapat dilihat pada tabel

    berikut ini:

    No IKU Tahun 2014 No IKU Tahun 2015

    1 Nilai Kemajuan Reformasi Birokrasi Kementerian Luar Negeri

    1 Indeks Kepuasan Pegawai

    2 Nilai Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kementerian Luar Negeri

    2 Nilai Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kementerian Luar Negeri

    3 Opini BPK 3 Opini BPK

    4 Persentase pegawai yang ditempatkan sesuai dengan kompetensi

    4 Persentase pejabat yang telah memenuhi standar kompetensi jabatan

    5 Persentase kelancaran ketersediaan infrastruktur jaringan teknologi dan komunikasi di Kementerian Luar Negeri

    5 Persentase penerapan cetak biru teknologi informasi dan komunikasi Kementerian Luar Negeri

    6 Persentase pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana

    IKU yang dipilih pada Tahun 2015 merupakan IKU yang berorientasi pada hasil

    (outcome), bukan merupakan IKU yang hanya berorientasi pada kegiatan atau proses.

    Dengan IKU baru pada Tahun 2015 tersebut, pencapaian kinerja Setjen menjadi lebih

    menantang, namun tetap realistis. Dari hasil pengukuran, monitoring dan evaluasi yang

    dilakukan secara berkala, selama tahun 2015, Setjen berhasil meraih pencapaian kinerja

    sebagai berikut:

    SASARAN NO INDIKATOR KINERJA

    UTAMA TARGET

    2015 REALISASI

    2015 CAPAIAN

    2015

    Meningkatnya dukungan manajemen dan teknis pelaksanaan diplomasi Indonesia

    1 Indeks Kepuasan Pegawai 55% 45% 81,45%

    2 Nilai Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kemenlu dari KemenPAN dan RB

    B (70)

    BB (72,22)

    103,17%

    3 Opini BPK WTP WTP

    120%

    (konversi)

    4 Persentase pejabat yang telah memenuhi standar kompetensi jabatan

    50% 5,56%

    11,11%

    5 Persentase penerapan cetak biru teknologi informasi dan komunikasi Kementerian Luar Negeri

    55% 9,30%

    16,91%

    Capaian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2015 66,53%

    RINGKASAN EKSEKUTIF

  • Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal 2015

    Capaian signifikan dari Sekretaris Jenderal pada tahun 2015 datang dari capaian kinerja

    indikator kinerja utama yang kedua dan ketiga yaitu capaian Indikator Nilai Hasil

    Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari Kementerian PAN-RB

    dan Opini BPK atas audit Laporan Keuangan Kementerian Luar Negeri Tahun 2014.

    Pada Tahun 2015 Kemenlu mendapatkan nilai BB dengan nilai 72,22 atas Laporan

    Kinerja Kemenlu Tahun 2014. Nilai ini menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan

    dibandingkan tahun lalu yang hanya mendapat Nilai Evaluasi AKIP 62,27. Selain itu,

    pada tahun 2015, Kemenlu mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari

    BPK atas Laporan Keuangan Kementerian Luar Negeri Tahun 2014.

    Raihan capaian yang rendah pada IKU Persentase pejabat yang telah memenuhi standar

    kompetensi jabatan dikarenakan Kementerian Luar Negeri pada tahun 2015 melakukan

    restrukturisasi organisasi untuk mencapai visi misi dan sasaran strategis sesuai Renstra

    Kemlu 20152019. Restrukturisasi ini pada prosesnya akan memunculkan jabatan-

    jabatan baru secara nomenklatur maupun substansif yang mensyaratkan penyusunan

    pembaharuan peta dan analisa jabatan. Oleh karena itu penyempurnaan model dan

    standar kompetensi jabatan serta pelaksanaan asesmen tidak dapat dilaksanakan pada

    tahun 2015 dan baru dapat dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2016 setelah

    struktur baru disahkan.

    Selain itu, pencapaian kinerja Persentase penerapan cetak biru teknologi informasi dan

    komunikasi Kementerian Luar Negeri tidak dapat mencapai target karena jumlah

    anggaran untuk pelaksanaan Penerapan Cetak Biru Teknologi Informasi dan Komunikasi

    Kementerian Luar Negeri Tahun 2011-2015 tahap kedua (tahun 2015) hanya tersedia

    sebesar 50%. Di samping itu, belum adanya kebijakan tata kelola teknologi informasi

    dan komunikasi Kementerian Luar Negeri menyebabkan prioritas pelaksanaan tahapan

    penerapan Cetak Biru Teknologi Informasi dan Komunikasi terganggu oleh adanya

    permintaan layanan infrastruktur dan aplikasi yang tidak tercantum dalam dokumen

    Rencana Induk Strategis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang harus didahulukan

    penyelesaiannya.

    Sementara itu, dari sisi Anggaran, pada tahun 2015 Sekretaris Jenderal mendapat alokasi

    anggaran sebesar Rp 695.812.657.000,00. Anggaran tersebut mengalami revisi beberapa

    kali. Sehingga pada akhirnya anggaran tersebut menjadi sebesar Rp

    654.200.169.000,00. Total realisasi anggaran Sekretariat Jenderal sebesar Rp

    593.520.354.661,00 dengan rata-rata realisasi persentase untuk total anggaran adalah

    sebesar 90,72% pada tahun 2015. Realisasi tersebut sedikit lebih rendah jika

    dibandingkan dengan realisasi anggaran tahun 2014 yaitu 91,43%. Hal tersebut

    dikarenakan pada TA 2015, sebagian anggaran belanja non-operasional Setjen

    dianggarkan dari PNBP, demikian juga dengan anggaran belanja modal, sehingga

    realisasi anggarannya diwajibkan memenuhi terlebih dahulu target penerimaannya,

    yang kemudian pencairannya diperlukan proses yang cukup panjang dan memerlukan

    waktu.

  • Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal 2015

    I.1 LATAR BELAKANG

    Laporan Kinerja Instansi Pemerintah disusun berdasar amanat Peraturan

    Pemerintah nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi

    Pemerintah; Peraturan Presiden nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas

    Kinerja Instansi Pemerintah; dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara

    dan Reformasi Birokrasi nomor 53 Tahun 2015 tentang Petunjuk Perjanjian Kinerja,

    PeLaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

    Laporan Kinerja wajib disusun dan disampaikan untuk melaporkan kinerja sebagaimana

    tercermin dalam Rencana Strategis (Renstra) dan dokumen Perjanjian Kinerja (PK).

    Sekretariat Jenderal terus berupaya untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja

    dari Kementerian Luar Negeri, termasuk dalam proses penyempurnaan dokumen Sistem

    Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemeritah (SAKIP) dari Kementerian Luar Negeri. Dalam

    rangka peningkatan akuntabilitas, Sekretariat Jenderal terus berupaya untuk

    mengimplementasikan sistem AKIP dengan baik mulai dari perencanaan, pelaporan

    serta evaluasi yang berorientasi pada hasil/manfaat bagi negara sesuai dengan bidang

    tugas Kementerian Luar Negeri. Hal ini dapat terlihat pada pengelolaan keuangan

    maupun kinerja Kementerian Luar Negeri yang dijalankan melalui pemantauan dan

    evaluasi sistem pengendalian internal oleh Sekretariat Jenderal melalui kegiatan

    Monitoring dan Evaluasi yang dilakukan secara rutin setiap triwulan.

    Sebagai bagian dari Kementerian Luar Negeri, Sekretariat Jenderal memiliki

    tugas dan fungsi dalam memfasilitasi dan mendukung pemenuhan kebutuhan-

    kebutuhan pimpinan Kementerian Luar Negeri. Dalam pelaksanaan tugas tersebut,

    Sekretariat Jenderal berupaya untuk mewujudkan sistem manajemen kinerja yang

    bertumpu pada perencanaan, pengukuran kinerja, pelaksanaan, pengendalian dan

    evaluasi internal sesuai dengan SAKIP dalam rangka mewujudkan institusi yang

    profesional, bersih dan berwibawa serta menerapkan prinsip-prinsip good governance.

    Bab I Pendahuluan

  • Laporan Kinerja Sekretariat Jenderal 2015

    I.2 TUGAS DAN FUNGSI

    Berdasarkan Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 07 Tahun 2011 Tentang

    Organisasi

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended