Home >Sports >Larutan Dan Konsentrasi

Larutan Dan Konsentrasi

Date post:30-Nov-2014
Category:
View:80,397 times
Download:12 times
Share this document with a friend
Description:
 
Transcript:
  • 1. Kimia dasar Kimia larutan
  • 2.
    • LARUTAN
    • Campuran zat-zat yang homogen disebut larutan. Suatu larutan mengandung suatu zat terlarut atau lebih dari satu zat pelarut.
    • Suatu larutan dengan jumlah maksimum zat terlarut pada temperatur tertentu disebut larutan jenuh. Banyaknya zat terlarut yang dapat menghasilkan larutan jenuh, dalam jumlah tertentu pelarut pada temperatur konstan disebut kelarutan. Meskipun larutan dapat mengandung banyak komponen, tetapi yang akan di bahas adalah larutan yang mengandung dua komponen yaitu larutan biner. Komponen dari larutan biner adalah zat terlarut dan pelarut.
  • 3. Zat terlarut Pelarut Contoh Gas Gas Gas Cair Cair Padat Padat Gas Cair Padat Cair Padat Padat Cair Udara, semua campuran gas Karbondioksida dalam air Hidrogen dalam platina Alkohol dalam air Raksa dalam tembaga Perak dalam platina Garam dalam air
  • 4.
    • B. KONSENTRASI LARUTAN
    • Konsentrasi larutan adalah jumlah zat terlarut dalam setiap satuan larutan atau pelarut. Pada umumnya konsentrasi dinyatakan dalam satuan fisik atau satuan kimia.
  • 5. Lambang Nama Definisi Satuan Fisika % W/W % V/V % W/V % mg Persen berat Persen volume Persen berat-volume persen miligram gram zat terlarut x 100 gram larutan ml zat terlarut x 100 ml larutan gram zat terlarut x 100 ml larutan mg zat terlarut x 100 100 ml larutan
  • 6. ppm ppb Satuan Kimia X F M m parts per million parts per billion fraksi mol Formal Molar molal 1 mg zat terlarut 1 L larutan 1 g zat terlarut 1 L larutan mol zat terlarut mol zat terlarut + mol pelarut massa rumus zat terlarut liter larutan mol zat terlarut liter larutan mol zat terlarut kg pelarut
  • 7. N m Eq Osm Normal miliekivalen osmolar ekivalen zat terlarut liter larutan seperseribu mol muatan osmols liter larutan
  • 8.
    • 1. Persen Konsentrasi
    • a). Persen berat (% W/W)
    • Persen berat (%W/W) = gram zat terlarut x 100
    • gram zat terlarut + gram pelarut
    • Persen berat (%W/W) = gram zat terlarut x 100
    • gram larutan
    • Contoh:
    • 1. Hitung berapa % NaCl yang dibuat dengan melarutkan 20 g NaCl dalam 55 g air.
    • Jawab:
    • % berat NaCl = 20 x 100
    • 20 + 55
    • = 26,67 % berat
  • 9.
    • 2. Hitung berapa gram NaCl yang terdapat dalam 500 g NaCl 16% berat
    • Jawab:
    • 16 = X x 100
    • 500
    • X = 16 x 500
    • 100
    • = 80 g
    • b) Persen volume (%V/V)
    • Persen volume (%V/V) = ml zat terlarut x 100
    • ml larutan
  • 10.
    • Contoh:
    • 50 ml alkohol dicampur dengan 50 ml air menghasilkan 96,54 ml larutan. Hitung % volume masing-masing komponen.
    • Jawab:
    • % volume alkohol = 50 x 100 = 51,79 %
    • 96,54
    • % volume air = 50 x 100 = 51,79%
    • 96,54
  • 11.
    • c). Persen berat/volume (%W/V)
    • Persen berat-volume (%W/V) = gram zat terlarut x 100
    • ml larutan
    • Persen berat sangat bermanfaat dan sering digunakan karena tidak bergantung pada temperatur.
    • 2. Parts Per Million dan Parts Per Billion
    • 1 ppm = 1 mg zat terlarut
    • 1 L larutan
    • 1 ppb = 1 g zat terlarut
    • 1 L larutan
    • ppm = berat zat terlarut x 10 6
    • Berat larutan
    • ppb = berat zat terlarut x 10 9
    • Berat larutan
  • 12.
    • Contoh:
    • Suatu larutan aseton dalam air mengandung 8,60 mg aseton dalam 21,4 L larutan. Jika kerapatan larutan 0,997 g/cm, hitung konsentrasi aseton dalam (a) ppm dan (b) ppb.
    • Jawab:
    • (a) ppm aseton = berat aseton x 10 6
    • Berat air
    • Berat aseton 8,60 mg = 8,60 x 10 -3
    • Berat air = 21,4 L x 1000 ml/L x 0,997 g/ml
    • = 21,4 x 10 4 g
    • ppm aseton = 8,60 10 -3 g aseton x 10 6
    • 21,4 x 10 4 g air
    • = 0,402 ppm
  • 13.
    • (b) ppb aseton = berat aseton x 10 9
    • Berat air
    • = 8,60 10 -3 g aseton x 10 9
    • 21,4 x 10 4 g air
    • = 402 ppb
    • 3. Fraksi Mol (X)
    • Fraksi mol A = XA = jumlah mol A
    • jumlah mol semua komponen
    • Fraksi mol zat terlarut = jumlah mol zat terlarut
    • jumlah mol zat terlarut + jumlah mol pelarut
  • 14.
    • Fraksi mol pelarut = jumlah mol zat pelarut
    • jumlah mol zat terlarut + jumlah mol pelarut
    • Contoh:
    • Hitung fraksi mol NaCl dan fraksi mol H 2 O dalam larutan 117 g NaCl dalam 3 kg H 2 O
    • Jawab:
    • 117 g NaCl = 117 = 2 mol
    • 58,5
    • 3 kg air = 3000 = 166,6 mol
    • 18
  • 15.
    • 4. Keformalan (F)
    • Keformalan = jumlah massa rumus zat terlarut
    • liter larutan
    • Contoh:
    • Suatu larutan diperoleh dengan melarutkan 1,90 g Na 2 SO 4 dan 0,085 liter larutan. Hitung keformalan.
    • Jawab:
    • Massa rumus Na 2 SO 4 : 142
    • 1,90 g Na 2 SO 4 = 1,90 = 0,0134 berat rumus
    • 142
    • Keformalan = 0,0134 = 0,16 F
    • 0,085
  • 16.
    • 5. Kemolaran (M)
    • Kemolaran (M) = mol zat terlarut
    • Liter larutan
    • Jika m M adalah massa molar (g mol -1 ) maka
    • Kemolaran = gram zat terlarut
    • m M zat terlarut x liter larutan
    • Contoh:
    • 1. 80 g NaOH dilarutkan dalam air kemudian diencerkan menjadi 1 L larutan. Hitung kemolaran larutan Mr NaOH = 40
    • Jawab:
    • Jumlah mol NaOH = 80 g = 2 mol
    • 40 g/mol
  • 17.
    • Kemolaran = mol = 2 mol = 2 M
    • L 1 L
    • 2. Seorang mahasiswa mencampurkan 3,5 liter NaCl 0,150 M dengan 5,5 liter NaCl 0,175 M dan memperoleh sebanyak 9 liter. Hitung konsentrasi larutan tersebut.
    • Jawab:
    • Dalam 3,5 liter NaCl 0,150 M terdapat
    • 3,5 x 0,150 = 0,5250 mol NaCl
    • Dalam 5,5 liter NaCl 0,175 M terdapat
    • 5,5 x 0,175 = 0,9625 mol NaCl
    • Jadi dalam 9 liter terdapat
    • 0,5250 + 0,9625 = 1,4875 mol NaCl
  • 18.
    • Konsentrasi = 1,4875 = 0,1653 M
    • 9
    • 6. Kemolalan (m)
    • Kemolalan adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1000 g pelarut.
    • Kemolalan (m) = mol zat terlarut
    • kg pelarut
    • Jika m M adalah massa molar (g mol -1 )
    • Kemolalan (m) = gram zat terlarut
    • m M x kg pelarut
  • 19.
    • Contoh:
    • 1. Hitung kemolalan larutan metil alkohol (Mr = 32), dengan melarutkan 37 g metil alkohol (CH
Embed Size (px)
Recommended