Home >Documents >Laporan Vital Sign

Laporan Vital Sign

Date post:28-Oct-2015
Category:
View:160 times
Download:22 times
Share this document with a friend
Description:
Berisikan laporan Praktikum Fisiologis mengenai Pengukuran Denyut nadi, frekuensi nafas dan pengukuran suhu tubuh
Transcript:

OpenJDK 64-Bit Server VM warning: Insufficient space for shared memory file: 11778Try using the -Djava.io.tmpdir= option to select an alternate temp location.

BAB I

DASAR TEORI1.1 Dasar teori

Pengukuran tanda-tanda vital sudah menjadi keharusan bagi seorang tenaga medis sebelum melakukan perawatan bagi pasien. Pengukuran tanda-tanda vital sangat diperlukan untuk pemeriksaan sebagian besar fungsi dasar tubuh. Tanda-tanda vital utama meliputi empat tanda utama, yaitu Tekanan Darah, Denyut Nadi (kecepatan, irama, kualitas), Pernafasan (kecepatan,kedalaman, dan irama), Suhu tubuh dan Berat Badan (BB) serta Tinggi Badan (TB),

1.2 Teori Dasar Pengukuran Tekanan Darah

Tekanan darah adalah daya dorong darah ke semua arah pada seluruh permukaan yang tertutup; yaitu, pada dinding bagian dalam jantung dan pembuluh darah (Sloane, Ethel). Pada dasarnya cara pengukuran tekanan darah ada 2 macam, yaitu:1. Cara langsung

Merupakan cara pengukuran yang paling tepat untuk menentukan tekanan darah yaitu dengan menggunakan jarum atau kanula yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah untuk dihubungkan dengan manometer

2. Cara Tak Langsung

Menggunakan alat manometer. Macam manometer bermacam-macam seperti : tensimeter terbuka (tensimeter air raksa); tensimeter tertutup (Sphygmomanometer / tensimeter pegas); tensimeter pegas / elektrik. Tensimeter terdiri dari menset hawa, pompa karet, skrup, klep dan manometer air raksa (manometer terbuka) atau manometer aneroid (manometer tertutup). Selain cara tersebut, cara pengukuran tidak langsung dapat pula digunakan tensimeter elektronik/digital, yang dapat dipasang dip aha,lengan atas,pergelangan tangan, kepala atau di jari tangan.

Lazimnya pengukuran dilakukan pada A. Brachialis pada lengan atau A. Femoralis pada tungkai atas. Panjang manset disyaratkan selebar kira-kira 2-3 lingkar bagian tersebut. Teknik pengukuran dengan manometer ada dua cara, yaitu:1. Palpasi, hanya dapat menentukan systole2. Auskultasi dengan bantuan alat stetoskop. Dengan cara ini dapat diukur tekanan systole maupun diastole. Sedang pada tensimeter elektronik, selain dapat mengukur systole dan diastole juga dapat mengukur kontraksi jantung atau denyut nadi.

Tekanan systole dihasilkan oleh dinding pembuluh darah setiap kali jantung kontraksi, dan mempompanya kedalam pembuluh darah. Tekanan diastole adalah tekanan paling rendah ketika jantung istirahat dan sedang terjadi pengisian darah. Satuan darah adalah mmHg (millimeter air raksa). Seorang tidak dapat mengukur tekanan darahnya sendiri kecuali menggunakan tensimeter elektronikKlasifikasi Tekanan Darah Pada Orang Dewasa:KategoriSistoleDiastole

Hipotensi< 90 mmHg< 60 mmHg

Optimal< 120 mmHg< 80 mmHg

Normal< 130 mmHg

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended