Home >Documents >LAPORAN REGULASI

LAPORAN REGULASI

Date post:12-Jul-2015
Category:
View:1,301 times
Download:9 times
Share this document with a friend
Transcript:

LAPORAN SEMENTARAREGULASI TEGANGAN 3 TRANSFORMATOR 1 FASADi susun untuk memenuhi tugas mata kuliah Mesin AC / DC yang di bimbing oleh Bpk. Rachmat

Oleh : Kelas D3-2E Andi Mailani P. Dwi Harianto Fahmi Amrullah M. Adibul Umam Pungky Prasetyo Yuli Sutrisno

(02) (07) (09) (14) (16) (22)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK POLITEKNIK NEGERI MALANG 2011-2012

PERCOBAAN TRANSFORMATOR TANPA BEBAN (OPEN CIRCUIT)1. Tujuan Untuk mengetahui perbandingan tegangan sisi HV dan LV ( angka transformasi)

2. Dasar TeoriDalam keadaan tanpa beban bila kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan V1, maka akan Io mengalir. Dari pengukuran daya yang masuk (P1), arus Io dan tegangan V1, maka akan diperoleh harga: P = V1 I0cos 0= I02Rc................................................................................ (1) Z0 = Rc = X0=

V1 ................................................................................ (2) I0 V1 ; Ih+e= I0cos 0........................................................................... (3) Ihe

V1 ; Im= I0 sin 0..................... (4) Im

Dengan demikian dari pengukuran beban nol dapat diketahui harga Rc dan Xm, Rugi inti yang terdiri dari rugi histerisis dan rugi arus eddy serta angka transformasi.A W

V

Rc

Xm

Gambar 1. Rangkaian pengujian sesuai rangkaian ekivalen

Gambar 2. Rangkaian ekivalen ketika tanpa beban

3. Rangkaian Percobaan Tanpa BebanA W V

V

Gambar 3. Rangkaian percobaan tanpa beban

4. Peralatan yang digunakan Transformator 1 Phasa 220/48; 50 VA Voltmeter Amperemeter Wattmeter 1 Phasa Kabel Penghubung 1 buah 2 buah 1 buah 1 buah secukupnya

5. Prosedur percobaanUntuk memperoleh angka transformasi melalui percobaan open circuit saat step up dan step down. a. Persiapkan alat percobaan. b. Periksa dan kalibrasi alat yang akan digunakan. c. Rangkailah peralatan sesuai dengan gambar 3. d. Pasang alat ukur yakni voltmeter, amperemeter dan wattmeter pada sisi tegangan rendah dalam hal ini adalah sisi primer, sedangkan sisi tegangan tinggi atau sisi sekunder dibiarkan terbuka (beban nol).[ percobaan menggunakan trafo step up] e. Masukkan tegangan Vin = 48V pada terminal sisi primer f. Catat dan olah hasil percobaan sesuai tabel 1

6. Data PercobaanTransformator 1 : V primer 48 Transformator 2 : V primer 48 Transformator 3 : V primer 48 V sekunder 225 I ( Ampere ) 0,88 P ( watt ) 28 a ( angka transformasi ) 0,21 V sekunder 220 I ( Ampere ) 0,8 P ( watt ) 26 a ( angka transformasi ) 0,21 V sekunder 225 I ( Ampere ) 0,85 P ( watt ) 28 a ( angka transformasi ) 0,21

Perhitungan angka transformasi ( a ) : Transformator 1 : a = = = 0, 21

Transformator 2 : a = = = 0, 21

Transformator 3 : a = = = 0, 21

PERCOBAAN TRANSFORMATOR HUBUNG SINGKAT (SHORT CIRCUIT)1. TujuanPercobaan Hubung Singkat :

Memperoleh harga tahanan, reaktansi, dan impedansi kumparan primer & sekunder trafo ( Rek , Xek , dan Zek). Memperoleh tegangan impedansi dari trafo

2. Dasar Teori Pengukuran Hubung SingkatMenentukan impedansi ekivalen Ze1 dan Ze2, reaktans bocor ekivalen diperkecil menjadi nol, sehingga hanya impedansi Zek= Rek+jXek yang membatasi arus. Karena harga Rek dan Xek ini relatif kecil, harus dijaga agar tegangan yang masuk (Vhs) cukup kecil sehingga arus yang dihasilkan tidak melebihi arus nominal. Harga Io akan relatif kecil bila dibandingkan dengan arus nominal, sehingga pada pengukuran ini dapat diabaikan.W Rek Xek

V

Isc

A

Gambar 4. Rangkaian pengujian sesuai rangkaian ekivalen

Keterangan: o Pada saat dilakukan percobaan yang digunakan sebagai patokan adalah arus nominal o Pada saat praktikum pengambilan data tidak boleh dilakukan terlalu lama karena transformator mudah panas dan apabila diulang-ulang maka akan menimbulkan kekacauan dari pada data yang diperoleh karena adanya losses. o Percobaan hubung singkat juga dapat digunakan untuk mencari angka transformasi dengan perbandingan a

I 2 V1 I1 V2

Gambar 5. Rangkaian ekivalen trafo pada saat hubung singkat

Keterangan: o Rangkaian ekuivalen yang mewakili inti transformator dianggap tidak ada karena arus cenderung memilih menuju tempat yang tahanannya sangat kecil Dengan mengukur tegangan Vh.s., arus Ih.s. dan daya Ph.s., akan dapat dihitung parameter: Rek = Zek = Xek = V% =Ph .s ............................................................................ (11) ( I h.s ) 2

Vh . s = Rek+jXek ................................................................ I h.s

(12) (13) (14)

Z ek Rek ..................................................................2 2

Vsc

x100 % ..

V

no m in al

3. Rangkaian Percobaan Hubungan SingkatA W

V

HV

LV

Gambar 6. Rangkaian percobaan hubung singkat

4. Peralatan yang digunakan Transformator 1 Phasa 220/48; 50 VA 1 buah Voltmeter Amperemeter Wattmeter 1 Phasa Kabel Penghubung 1 buah 1 buah 1 buah secukupnya

5. Prosedur PercobaanUntuk memperoleh parameter rugi tembaga (Rek & JXek)dan impdansi dan tegangan impendasinya saat percobaan short circuit di trafo step down.Dan untuk membandingkan rugi tembaga saat menggunakan step up dengan step down. 1. Persiapkan alat percobaan. 2. Periksa dan kalibrasi alat yang akan digunakan 3. Rangkailah peralatan sesuai dengan gambar 3. 4. Pasang alat ukur yakni wattmeter, voltmeter dan amperemeter pada sisi tegangan tinggi. 5. Sisi tegangan rendah dihubung singkat.(saat menggunakan trafo step down) 6. Beri tegangan pada sisi tegangan tinggi (sisi primer) dinaikkan sedikit demi sedikit sampai arus hubung singkat tegangan rendah sama dengan arus beban penuh trafo (saat I1= 2,18A). 7. Catat daya input primer (W1) pada wattmeter, arus nominal (I1) pada amperemeter dan tegangan input (V1) pada voltmeter. 8. Catatlah data yang terukur pada alat ukur pada tabel 2.

6. Data PercobaanTransformator 1 I1 (nominal)(ampere)

V1(volt)

P1 (rugitembaga) (watt)

Rek(ohm)

Zek(ohm)

V%

(%)

2,20

13

34

7,02

5,91

5,90

Transformator 2 I1 (nominal)(ampere)

V1(volt)

P1 (rugitembaga) (watt)

Rek(ohm)

Zek(ohm)

V%

(%)

2,20

12

34

7,02

5,91

5,45

Transformator 3 I1 (nominal)(ampere)

V1(volt)

P1 (rugitembaga) (watt)

Rek(ohm)

Zek(ohm)

V%

(%)

2,20

13

34

7,02

5,91

5,90

Perhitungan Transformator 1 :

Rek = =( )

Zek

= = = 5, 91ohm

V%

= = = 5, 90%

= 7,02 ohm

Perhitungan Transformator 2 :

Rek = =( )

Zek

= = = 5, 45ohm

V%

= = = 5, 45 %

= 7,02 ohmPerhitungan Transformator 3 :

Rek = =( )

Zek

= = = 5, 91ohm

V%

= = = 5, 90%

= 7,02 ohm

PERCOBAAN POLARITAS TRANSFORMATOR1. Tujuan Mengetahui apa yang dimaksud dengan polaritas transformator 1 phasa.

2. Dasar TeoriDengan melihat cara melilit kumparan transformator dapat ditentukan arah tegangan induksi yang dibangkitkan serta polaritas transformator tersebut. Bila kumparan primer yang merupakan kumparan tegangan tinggi diberi tegngan, cara melilit seperti pada gambar 1 di bawah akan menghasilkan arah tegangan induksi seperti ditunjukkan oleh masing-masing anak panah. Artinya terminal T1 (+) mempunyai polaritas yang sama dengan terminal R1 (+), sedangkan T2 (-) mempunyai polaritas yang sama dengan R2 (-). Bentuk polaritas di atas dikenal dengan polaritas pengurangan. Bila polaritas T1 (+) = R2 (+) dan T2 (-) = R1 (-), berarti cara melilit kumparan tegangan rendah R1R2 sebaliknya dari gambar 2, dan hubungan ini disebut polaritas penjumlahan.

Gambar 8. Terminal yang ada pada trafo Gambar 7. Terminal trafo yang sudah teridentifikasi

Untuk mengetahui jenis polaritas yaitu polaritas subbtractive dan addictive

Gambar 9. Rangkaian percobaan untuk menentukan Jenis polaritas subtractive addictive

3. Peralatan yang Digunakan Transformator 1 Phasa Voltmeter Kabel Penghubung 1 buah 3 buah secukupnya

4. Prosedur Percobaana. Rangkailah peralatan sesuai dengan gambar 4 (a) dan 4(b). b. Masukkan tegangan V1 (tegangan nominal)= 48 v pada terminal sisi primer. c. Catat hasil terbaca pada alat ukur yang berupa voltmeter pada tabel 3. d. Olah data yang sudah didapatkan untuk mengetahui jenis polaritas penjumlahan atau pengurangan.

5. Data PercobaanTransformator 1 V1 ( volt ) 220 V2 ( volt ) 50 V3 ( volt ) 170

Transformator 2 V1 ( volt ) 220 Transformator 3 V1 ( volt ) 220 Transformator 1 : V2 ( volt ) 50 V3 ( volt ) 170 Transformator 2 : V2 ( volt ) 50 V3 ( volt ) 170

Sifat Polaritas = Substraktif Transformator 3 :

Sifat Polaritas = Substraktif

Sifat Polaritas = Substraktif

PERCOBAAN TRANSFORMATOR 3 FASA TANPA BEBAN ( OPEN CIRCUIT ) 1. Tujuan Mengetahui parameter (Rc dan Xm) transformator 3 phasa.

2. Dasar TeoriPercobaan ini digunakan untuk menentukan nilai dari rugi-rugi inti yang ada pada trafo. Pada percobaan ini menggunakan trafo step up, dengan tujuan safety dan kemudahan. Dengan menggunakan trafo step up maka kita akan lebih aman dalam melakukan pengukuran pada tegangan sumbernya. Dan akan memudahkan kita dalam melakukan pengukuran tegangan dan arus. Karena dengan tegangan sumbernya yang kecil maka arusnya akan besar dan itu akan memudahkan kita dalam melakukan pengukuran arusnya.Dalam keadaan tanpa beban bila kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan V1, maka Io akan mengalir. Dari pengukuran beban nol dapat diketahui harga Rc dan Xm.Cos OC = POC 3

of 26

Embed Size (px)
Recommended