Home >Documents >Laporan Praktek Motor Diesel (1)

Laporan Praktek Motor Diesel (1)

Date post:30-Nov-2015
Category:
View:599 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Transcript:

Laporan Praktek Motor Diesel

PRAKTEK 1: OVERHAUL INJECTION NOZZLE

1. Tujuana. Mahasiswa mengenal komponen injection nozzle.b. Mahasiswa memahami cara kerja injection nozzle.c. Mahasiswa mampu membongkar dan memasang bagian bagian injection nozzle.d. Mahasiswa mampu memperbaiki, memeriksa dan menyetel tekanan injection nozzle.2. Keselamatan Kerja

a. Hindari lengan baju yang terlalu longgar.

b. Hindarkan tumpahan solar ke lantai.

c. Gunakan peralatan yang tepat saat memasang dan membongkar komponen.

d. Hati hati terhadap cipratan solar saat pengetesan.e. Jangan menyemprotkan nozzle ke bagian tubuh saat melakukan pengetesan.3. Alat dan Bahan

a. Alat Kunci ring 14 Kunci ring 12 Obeng +

Obeng Compression testerb. Bahan

Injection nozzle4. Dasar Teori

Injection nozzle terdiri dari nozzle body dan needle. Nozzle menyemprotkan bahan bakar dari pompa injeksi ke dalam silinder dengan tekanan tertentu untuk mengatomisasikan bahan bakar secara merata.

Pompa injeksi adalah sejenis katup yang dikerjakan dengan sangat presisi dengan toleransi 1/1000 mm. oleh karena itu, bila nozzle perlu diganti maka nozzle body dan needle harus diganti secara bersama sama.

Injection nozzle harus dilumasi dengan bahan bakar diesel.

Nozzle holder memegang nozzle dengan retaining nut dan distance piece. Nozzle holder terdiri dari adjusting washer yang mengatur kekuatan tekanan pegas untuk menentukan tekanan membukanya katup nozzle.

Keterangan :

1. Mur pengunci

2. Saluran balik

3. Washer

4. Rumah nozel

5. Plat penyetel

6. Pegas

7. Pasak penekan

8. Plat antar

9. Nozel Rumah penahan nozelNozzle pintle

Keterangan :1. Batang penekan

2. Badan nozel

3. Jarum nozel

4. Lubang penyemprot

5. Pasak penyemprot

6. Saluran masuk

7. Konis penekan Langkah pasakJenis penyemprotanBentuk penyemprotan harus sesuai dengan bentuk kamar / ruang bakar.

Tekanan pembukaan jarum nozel 100 150 bar

Cara Kerja

1. Sebelum penginjeksian

Bahan bakar yang bertekanan tinggi mengalir dari pompa injeksi melalui saluran minyak pada nozzle holder menuju ke oil pool pada bagian bawah nozzle body. 2. Penginjeksian bahan bakarBila tekanan bahan bakar pada oil pool naik, ini akan menekan permukaan ujung needle. Bila tekanan ini melebihikekuatan pegas, maka nozzle needle akan terdorong ke atas oleh tekanan bahan bakar dan nozzle needle terlepas dari nozzle body seat. Kejadian ini menyebabkan nozzle menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. 3. Akhir penginjeksianBila pompa injeksi berhenti mengalirkan bahan bakar, tekanan bahan bakar turun, dan tekanan pegas (pressure spring) mengembalikan nozzle needle ke posisi semula. Pada saat ini needle tertekan kuat pada nozzle body seat dan menutup saluran bahan bakar.

Sebagian bahan bakar tersisa diantara nozzle needle dan nozzle body, antara pressure pin dan nozzle holder dan lain-lain, melumasi semua komponen dan kembali ke over flow pipe.

Nozzle needle dan nozzle body membentuk sejenis katup untuk mengatur awal dan akhir injeksi bahan bakar dengan tekanan bahan bakar. 5. Langkah KerjaLakukan pemeriksaan bentuk penyemprotan, kebocoran dan tekanan penyemprotan, sebelum pembongkaran dilakukan Pasang injektor pada tester dengan longgar saja.

Lakukan pembuangan udara yang ada pada saluran tester, dengan menggerakkan tuas sampai solar keluar pada sambungan pipa.

Tutup kran saluran tekan ke manometer, lakukan pengetesan bentuk penyemprotan dengan menggerakkan tuas dalam langkah penuh dengan kuat dan cepat.Pemeriksaan bentuk penyemprotanA, B, C= Bentuk jelek

D

= Bentuk baik

Sudut penyemprotan yang baik adalah ( 4o. Lihat pada manual.

Tes kebocoran

Buka kran saluran tekan ke manometer. Gerakan tuas tester sampai manometer menunjukkan tekanan ( 80 bar, pertahankan posisi tekanan ini selama ( 20 detik, lihat dan amati kebocoran pada ujung nosel.

Amati dan rasakan ujung bodi nosel dengan jari anda, apakah ada tetesan atau ujung bodi nosel menjadi basahA : ada kebocoran

B : tidak ada

Tes tekanan penyemprotan Gerakkan tuas tester dalam langkah penuh dengan kuat dan cepat, baca tekanan pada manometer, catat hasilnya.

Pembongkaran & Penyetelan

Bila salah satu tes yang dilakukan hasilnya tidak memuaskan, lepas injektor pada tester, jepit pada ragum dengan alas penjepit alumunium, bongkar sesuai dengan urutan pada gambar.

1. Baut pemegang

2. Shim

3. Pegas

4. Batang pendorong

5. Pembatas jarum

6. Jarum dan bodi nosel

7. Mur pemegang

Bersihkan semua komponen dengan solar. Lakukan tes luncur jarum, dengan memasukkan jarum pada bodinya. jarum harus meluncur pelan-pelan dengan sendiri !

Stel tekanan penyemprotan dengan cara merubah tebal shim (2). Perbedaan tebal 0,04 mm merubah tekanan penyemprotan ( 4 bar.

Perakitan

Rakitlah injektor setelah semua komponennya terendam dalam solar, untuk mencegah karatan. Perhatikan kebersihan ! Jangan sampai benang kain dst. berada di dalam injektor. Kontrol kembali bentuk penyemprotan, tekanan penyemprotan dan kebocoran nozzle.6. Kesimpulan Servis injektor dilakukan setiap 80.000 km, atau waktu timbul kesulitan pada pembakaran. Perhatikan : Keausan jarum, lubang bodinya dan kotoran yang menempel sangat mempengaruhi bentuk penyemprotan.

Tekanan penyemprotan injektor satu lubang adalah 100-130 bar (10-13 Mpa). Data yang tepat, lihat buku manual.

PRAKTEK 2: OVERHAUL MESIN DIESEL SATU SILINDER1. Tujuan

a. Mahasiswa mengenal komponen mesin diesel satu silinder.b. Mahasiswa memahami cara kerja mesin diesel satu silinder.c. Mahasiswa mampu membongkar dan memasang bagian bagian mesin diesel satu silinder.d. Mahasiswa mampu memperbaiki dan menyetel mesin diesel satu silinder.2. Keselamatan Kerja

a. Hindari lengan baju yang terlalu longgar.

b. Hindarkan tumpahan solar ke lantai.

c. Gunakan peralatan yang tepat saat memasang dan membongkar komponen.

d. Hati hati terhadap cipratan solar saat pengetesan.

3. Alat dan Bahan

c. Alat 1 set tool box Sketmat Micrometer Compression testerd. Bahan

Mesin diesel satu silinder4. Dasar Teori

Pompa bahan bakar mesin diesel satu silinder

Pompa injeksi biasanya dipasang dibagian sisi mesin dan digerakkan oleh crankshaft melalui mekasisme nok. Elemen Pompa Satu LubangPada barel yang terdapat satu lubang yang berfungsi untuk memasukkan solar kedalam ruang diatas plunyer.

Lubang ini berhubungan langsung dengan ruang isap pada pompa injeksi.

Sistem ini digunakan untuk pompa injeksi yang mempunyai elemen ukuran kecil.Keterangan:

1. Celah memanjang3. Plunyer

5. Alur pengontrol

2. Barel

4. Lubang Pemberi Cara kerja plunyera. Plunyer pada posisi TMB (Titik Mati Bawah)

Bahan bakar masuk melalui lubang pemberi pada barel kedalam ruang diatas plunyer

b. Langkah awal

Karena poros nok, plunyer akan bergerak ke TMA sampai lubang pemberi tertutup oleh alur pada bagian atas plunyer

c. Langkah lepas

Plunyer bergerak keatas dari batas langkah awal sampai katup penyalur membuka. Pada langkah ini solar tertekan melawan pegas katup penyalur.

d. Langkah produktif

Plunyer bergerak keatas, katup penyalur terbuka didalam ruang tekan terjadi tekanan tinggi solar mengalir melalui pipa tekanan tinggi ke nozel injeksi. Langkah ini akan berakhir apabila alur pengontrol berhubungan dengan lubang pemberi, sehingga tidak ada lagi penekanan solar ke nozel injeksi.

e. Langkah sisa

Plunyer bergerak ke atas sampai titik mati atas (TMA). Pada langkah ini tidak ada penekanan solar. Ruang tekanan tinggi A berhubungan dengan ruang isap B melalui celah panjang. Akibat dari langkah ini, plunyer bergerak dari TMA ke TMB karena pegas plunyer

f. Langkah total

Langkah total adalah langkah bolak-balik plunyer dari TMB ke TMA.Mesin diesel satu silinderPada mesin motor diesel 4 tak dengan 1 silinder atau silinder tunggal, besarnya mesin diesel dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu mesin diesel dan kelengkapan mesin. Unit mesin adlah bagian yang langsung menghasilkan tenaga dan terdiri dari blok motor, kepala silinder, torak beserta batangnya, poros engkol, poros bubungan, serta bagian lainnya.

Blok motor merupakan bentuk dasar dari mesin dan terdiri dari mesin dan tabung silinder yang didalamnya terdapat sebuah torak yang dihubungkan dengan batang pemutar, sedangkan ujung torak lainnya berhubungan langsung dengan poros engkol mesin sehingga gerak turun naik torak dalam silinder dapat memutar poros engkol.

Dibagian atas silinder yaitu pada bagian berbentuk sebuah ruang bakar dan dilengkapi dengan katup masuk dan katup buang. Katup ini digerakkan oleh poros bubungan (camshaft) untuk membuka dan menutup.

Konstruksi dan bagian- bagian motor diesel 4 Tak dengan satu silinder atau silinder tunggalUntuk memperoleh daya tenaga pada mesin diesel ini, udara disalurkan ke dalam silinder mesin kemudian dipadatkan oleh torak sehingga mencapai suhu tertentu pada saat bersamaan bahan bakar solar disemprotkan atau diinjeksi oleh nozzle pengkabut (injector) ke dalam silinder.5. Langkah kerjaPada saat melaksanakan praktek motor diesel hal-hal yang dilakukan antara lain:

a. Melepas pada bagian knalpot dengan cara mengendorkan semua baut sampai terlepas.

b. Melepas tangki bahan bakar kemudian dilanjutkan pada pengosongan oli dan air pada mesin.

c. Melepas nozzle sehingga terlihat bagian-bagian klep dan pegas bahan bakar disertai selang atau pipa bahan bakar.

d. Melepas bagian starter yang didalamnya s

Embed Size (px)
Recommended