Home >Documents >LAPORAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GCG 2012.pdf  dalam bidang akuntansi, keuangan, hukum dan...

LAPORAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GCG 2012.pdf  dalam bidang akuntansi, keuangan, hukum dan...

Date post:14-Mar-2019
Category:
View:212 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

1

LAPORAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

PT BANK MULTIARTA SENTOSA (BANK MAS)

Tahun 2012

Pendahuluan

Perkembangan industri perbankan dalam tahun-tahun terakhir semakin pesat dan

banyaknya ketentuan dan peraturan dibidang perbankan yang diterbitkan oleh Bank

Indonesia dengan tujuan untuk menjaga pertumbuhan perekomonian dan iklim investasi

Indonesia menjadi lebih baik. Oleh karena itu pelaksanaan tata kelola perusahaan yang

baik menjadi salah satu standar dalam industri perbankan secara umum dan khususnya

bagi Bank MAS pelaksanaan tata kelola ini merupakan salah satu faktor yang utama

dalam setiap kegiatan usaha yang dilakukan.

Untuk itu, Bank MAS dengan didukung dengan visi, misi dan moto serta dengan

berpedoman pada prinsip dasar penerapan tata kelola perusahaan yang baik, terus

menerus meningkatkan kinerja dan pertumbuhan usaha secara optimal sehingga dapat

memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan juga dapat meningkatkan

daya saing Bank MAS dalam industri perbakan Indonesia yang pada akhirnya akan

memberikan kontribusi kepada petumbuhan perekonomian Indonesia.

Setiap tahun, Bank MAS senantisa meningkatkan dan menyempurnakan

kinerjanya dengan meningkatkan kualitas pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik

secara konsisten dalam setiap kegiatan dengan menekankan pada etika dan standar

profesionalisme pada seluruh jenjang organisasi yang ada dan menjadikan budaya yang

memiliki peranan yang penting bagi pertumbuhan usaha dimasa depan seiring dengan

meningkatnya risiko dan tantangan yang dihadapi industri perbankan.

Laporan pelaksanaan GCG merupakan salah satu bentuk dari budaya kepatuhan

terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku dan sesuai dengan penerapan :

Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum;

Peraturan Bank Indonesia No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Pebahan atas Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan

Good Corporate Governance bagi Bank Umum;

Surat Edaran Bank Indonesia No. 9/12/DPNP tanggl 30 Mei 2007 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi bank Umum;

Surat Keputusan Direksi No. SK/DIR/205/052006 tanggal 17 Mei 2006 tentang Penerapan Prinsip Good Corporate Governance.

Surat Edaran Direksi No. SE/DIR/372/102007 tanggal 19 Oktober 2007 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance (Revisi).

Surat Keputusan Direksi No. SK/DIR/397/102008 tanggal 29 Oktober 2008 tentang Pengaturan Penanganan Benturan Kepentingan (Revisi).

Surat Edaran Direksi No. SE/DIR/410/102007 tanggal 11 Desember 2008 tentang Pengaturan Penanganan Benturan Kepentingan.

Pelaksanaan tata kelola yang baik (good governace) dalam menjalankan kegiatan

usaha menjadi suatu keharusan, kewajiban dan impian bagi setiap institusi bisnis baik

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

2

secara struktur (governance structure) maupun proses pengelolaannya (governance

process) harus lebih transparan, akuntabel, berkeadilan dan taat hukum dan dapat

dipertanggung jawabkan kepada stakeholder. Oleh karena itu PT Bank Multiarta Sentosa

(Bank Mas) dalam menjalankan aktifitas kegiatan usaha senantiasa berupaya untuk

melaksanakan tata kelola yang baik (good governace) untuk memberikan perlindungan

terhadap kepentingan stakeholder serta melaksanakan fungsi kepatuhan terhadap

peraturan dan ketentuan yang berlaku sesuai prinsip-prinsip Good Corporate

Governance. Bank MAS berupaya menanamkan prinsip-prinsip Good Corporate

Governance sebagai bagian dari budaya perusahaan yang senantiasa dipelihara, dijaga

dan terus ditingkatkan kualitasnya dalam rangka pencapaian visi, misi dan nilai-nilai

perusahaan dan memiliki komitmen untuk melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik

(good governace) serta menerapkan prosedur dan kebijakan berdasarkan best practice.

Kebijakan dan prosedur yang ada dan diberlakukan di Bank MAS, pada dasarnya

diarahkan untuk memastikan bahwa perusahaan telah bekerja untuk kepentingan para

pemangku kepentingan (stakeholders). Bank telah menyusun pedoman tata kelola

perusahaan yang mengatur aspek-aspek utama dan bertujuan antara lain mendorong dan

meningkatkan pengelolaan Bank MAS secara profesional, transparan dan efisien, serta

memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian organ/fungsi-fungsi dalam

organisasi. Organ/fungsi-fungsi organisasi dalam membuat keputusan dan menjalankan

tindakannya senantiasa dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap

peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga proses pengelolaannya

(governance process) dapat meningkatkan daya saing Bank MAS yang kuat secara

nasional.

Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance di PT Bank Multiarta

Sentosa berpedoman pada prinsip-prinsip keterbukaan (transparancy), akuntabilitas

(accountability), tanggung jawab (responsibility), independensi (independency) dan

kewajaran (fairness) yang meningkatkan nilai (value), yang diharapkan oleh para

stakeholder, yang dapat dipertanggungjawabkan dan transparan sehingga Bank MAS

dapat mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Adapun kerangka dan struktur tata

kelola (Governance Structure) berpedoman pada ketentuan dan peraturan perundang-

undangan yang berlaku, Bank MAS menjabarkannya sebagai berikut :

a. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

RUPS sebagai organ organisasi tertinggi yang mempunyai wewenang yang tidak

diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi, dan telah diselenggarakan dengan

baik sehingga dapat mengambil keputusan sesuai dengan kepentingan Bank dan

ketentuan perundang-undangan yang berlaku. RUPS memiliki wewenang antara lain

untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi,

mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan kinerja Direksi, menyetujui perubahan

Anggaran Dasar, menyetujui laporan tahunan dan menetapkan bentuk dan jumlah

imbalan, tunjangan dan fasilitas bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi,

menetapkan penggunaan laba dan penunjukan akuntan publik. Dalam RUPS ini dapat

juga dibahas strategi, kebijakan, serta hal-hal penting lainnya yang diusulkan oleh

Direksi, Dewan Komisaris ataupun pemegang saham.

RUPS Tahunan diadakan 1 (satu) tahun sekali sebagai forum dimana Direksi dan

Dewan Komisaris melaporkan dan mempertanggungjawabkan kinerja dan

pengawasan Bank MAS kepada pemegang saham. Selain RUPS Tahunan, Bank MAS

juga dapat menyelenggarakan RUPS Luar Biasa sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

3

Bank MAS memberikan perlakuan yang setara terhadap semua pemegang saham.

Oleh karenanya, berkaitan dengan penyelenggaraan RUPS, panggilan RUPS

mencakup informasi mengenai setiap mata acara dalam agenda RUPS, termasuk usul

yang direncanakan oleh Direksi untuk diajukan dalam RUPS, sehingga

memungkinkan pemegang saham berpartisipasi dalam RUPS dan memberikan suara

secara bertanggung jawab.

Pada tahun 2012, Bank MAS melaksanakan RUPS Tahunan pada tanggal 15 Juni

2012, dimana diputuskan hal-hal sebagai berikut :

1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Pertanggung-jawaban Direksi atas kinerja Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011;

2. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 yang telah diaudit oleh Kantor

Akuntan Publik Husni, Mucharam & Rasidi sebagaimana tercantum dalam

laporannya No. LAI/GA/12007 tanggal 16 Maret 2012;

3. Memberikan kewenangan dan pembebasan tanggungjawab kepada Direksi atas tindakan pengurusan perseroan dan pelaksanaan pengawasan yang telah

dijalankan Dewan Komisaris selama Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31

Desember 2011;

4. Menyetujui tidak adanya pembagian deviden kepada pemegang saham untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan menyetujui laba

tahun 2011 dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan;

5. Menyetujui dan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik dalam rangka audit laporan

keuangan Perseroan untuk tahun buku 2012 berdasarkan rekomendasi Komite

Audit, serta menetapkan honorarium bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan

Publik tersebut termasuk untuk melakukan segala sesuatunya yang berkenaan

dengan penunjukkan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik sesuai dengan

ketentuan yang berlaku;

6. Menyetujui dan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji, honorarium, dan/atau tunjangan lainnya termasuk tapi tidak

terbatas antara lain gratifikasi, hadiah, manfaat, asuransi serta tunjangan dalam

bentuk apapun lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk Tahun 2013.

Dalam tahun 2012, Bank MAS telah melaksanakan RUPS Luar Biasa sebanyak 1

(satu) kali, yakni pada tanggal 15 Juni 2012, dimana diputuskan hal-hal sebagai

berikut :

1. Mengangkat Sdr. H.Haryono Waskito, SH sebagai anggota Dewan Komisaris Independen perseroan, efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia;

2. Memberhent

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended