Home >Documents >Laporan GCG 2012

Laporan GCG 2012

Date post:12-Feb-2017
Category:
View:213 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • LAPORAN PELAKSANAAN

    Good Corporate Governance 2012

    PT. Bank Victoria International, Tbk

  • DAFTAR ISI

    A

    PENDAHULUAN

    1

    B PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE 3

    I Dewan Komisaris 3

    II Direksi 8

    III Komite - Komite

    Komite Audit 14

    Komite Pemantau Risiko 18

    Komite Nominasi dan Remunerasi 21

    Komite Manajemen Risiko (KMR) 22

    Komite Kebijakan Perkreditan 24

    Asset Liability Commitee (ALCO) 25

    Komite Teknologi Informasi 27

    Komite Kredit 28

    Unit-unit Lainnya 28

    IV Penanganan Benturan Kepentingan 32

    V Kepatuhan 34

    VI Audit Internal 36

    VII Audit Eksternal 37

    VIII Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Intern 38

    IX Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait (Related Party) dan Penyediaan Dana Besar (Large Exposure)

    43

    i

  • X Transparansi Kondisi Keuangan dan Non keuangan Bank, Laporan pelaksanaan GCG dan Pelaporan Internal

    43

    XI Rencana Strategis Bank 46

    C KESIMPULAN 49

  • Good Corporate Governance 2012 Hal 1/55

    A. PENDAHULUAN

    Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Perubahan atas PBI No.8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 15/15/DPNP tanggal 29 April 2013 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum, Bank melalui jajaran Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh karyawan berkomitmen untuk melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) yang baik dan prinsip kehati-hatian dalam kegiatan bisnis sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai pokok yang tertuang dalam GCG. Hal ini dilaksanakan dalam rangka melindungi kepentingan stakeholder, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku serta nilai-nilai yang berlaku di dunia perbankan. Prinsip Tata Kelola Perusahaan Tata kelola perusahaan yang baik merupakan faktor yang sangat penting bagi Bank dalam menjalankan aktivitas operasionalnya di tengah persaingan bisnis. Melalui penerapan GCG ini, manfaat yang diperoleh antara lain kepercayaan stakeholders semakin meningkat sehingga misi Bank untuk menjadi bank pilihan nasabah yang terpercaya, sehat dan efisien dapat terwujud. Untuk mewujudkan misi tersebut, Bank menerapkan lima prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, indepedensi, dan kewajaran dalam kegiatan bisnis dan operasional Bank sehari-hari. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi, kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite-Komite, penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal dan eksternal, penerapan manajemen risiko, serta transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan Bank. Struktur Tata Kelola Perusahaan Struktur tata kelola perusahaan terdiri dari atas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi yang berperan utama dalam pelaksanaan GCG secara komprehensif. Selain elemen utama tersebut, terdapat elemen pendukung yang terdiri dari Komite di bawah Dewan Komisaris, Komite di bawah Direksi, Audit Internal, Audit Eksternal, Legal, Kepatuhan dan Corporate Secretary. Rapat Umum Pemegang Saham Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta pedoman GCG, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) diselenggarakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun sebagai forum bagi para Pemegang Saham untuk mengambil keputusan penting yang berkaitan dengan Bank, di luar wewenang Dewan Komisaris dan Direksi. Selama tahun 2012, Bank telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 29 Juni 2012 dengan keputusan sebagai berikut : 1. Menerima :

    a. Baik dan menyetujui Laporan Tahunan Bank untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember

    2011 termasuk laporan Direksi dan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris Bank.

    b. Baik dan menyetujui serta mengesahkan Laporan Keuangan Bank untuk tahun buku yang berakhir

    berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tjahjadi &

    Tamara dengan pendapat wajar tanpa pengecualian sesuai dengan laporan Nomor 0069/T&T-GA/JT-

    1/2012, tanggal 26 Maret 2012, dengan demikian membebaskan anggota Direksi dan Dewan Komisaris

    Bank dari tanggung jawab dan segala tanggungan (acquit et de charge) atas tindakan pengurusan dan

    pengawasan yang Direksi dan Dewan Komisaris jalankan selama tahun buku 2011, sepanjang tindakan-

    tindakan mereka tercantum dalam Neraca dan Laporan Laba Rugi Bank tahun buku 2012.

    c. Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Bank tahun 2011, penambahan modal tanpa hak

    memesan efek terlebih dahulu sebesar Rp 58.870.360.000,- exercise Waran Seri IV & V sebesar Rp

    8.172.431.400,- dan hasil Penawaran Umum Terbatas V sebesar Rp 195.491.925.900,- setelah dikurangi

    dengan biaya-biaya yang berhubungan dengan proses penewaran umum tersebut, telah digunakan

    seluruhnya oleh Bank sesuai dengan tujuan penggunaan dana yaitu meningkatkan kemampuan

  • Good Corporate Governance 2012 Hal 2/55

    permodalan serta sebagai sumber pendanaan jangka panjang guna meningkatkan aset produktif,

    khususnya untuk meningkatkan fasilitas kredit Bank.

    2. Menyetujui menetapkan penggunaan Laba Bersih Bank tahun buku 2011 sebesar Rp 187.402.441.878, yang digunakan untuk : a. Sebesar Rp 2.000.000.000,- digunakan untuk pembentukan dana cadangan, guna memenuhi ketentuan

    pasal 70 Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Bank Terbatas dan pasal 26 Anggaran Dasar Bank.

    b. Sisanya sebesar Rp 185.402.441.878 akan dibukukan sebagai laba ditahan. c. Oleh karena masih diperlukannya dana tunai untuk pengembangan usaha Bank, maka untuk tahun buku

    2011, Bank tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham. 3. Menyetujui perubahan Direksi dan Dewan Komisaris Bank, yaitu :

    a. Mengangkat Eko Rachmansyah Gindo sebagai Direktur Utama Bank, untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank yang akan diselenggarakan tahun 2013 dan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia.

    b. Mengangkat Daniel Budirahaju sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Bank dan Zaenal Abidin Pd.D sebagai Komisaris merangkap Komisaris Independen untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham saham Tahunan Bank yang akan diselenggarakan tahun 2013 dan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia.

    Dengan demikian susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank terhitung sejak diperolehnya persetujuan dari Bank Indonesia atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2013, menjadi sebagai berikut :

    DIREKSI KOMISARIS

    Posisi di Bank Victoria International

    Nama

    Posisi di Bank Victoria International

    Nama

    1. Direktur Utama 1. Eko Rachmansyah

    Gindo *) 1. Komisaris Utama/

    Komisaris Independen Daniel Budirahaju *)

    2. Direktur 2. Gregorius Andrew Andryanto Haswin

    2. Komisaris/Komisaris Independen

    Gunawan Tenggarahardja

    3. Direktur 3. Ramon Marlon Runtu

    3. Komisaris/Komisaris Independe

    Zaenal Abidin Ph.D *)

    4. Direktur 4. Oliver Simorangkir 4. Komisaris Suzanna Tanojo

    5. Direktur 5. Tamunan

    *) Efektif setelah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia tanggal 27 September 2012

    4. Menyetujui : a. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Bank untuk menetapkan pembagian tugas

    dan wewenang anggota Direksi serta besarnya gaji dan tunjangan para anggota Direksi untuk tahun 2012.

    b. Memberikan kuasa dan wewenang kepada wakil pemegang saham utama Bank yaitu PT Victoria Securitas untuk menetapkan besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan dari anggota Dewan Komisaris.

    5. Menyetujui menunjuk Kantor Akuntan Publik Tjahjadi & Tamara untuk mengaudit buku-buku Bank untuk tahun buku 2012 dan memberikan wewenang kepada Direksi berdasarkan persetujuan dari Dewan Komisaris untuk menunjuk kantor akuntan publik pengganti apabila karena satu dan lain hal terjadi perubahan, serta menetapkan jumlah honorarium kantor akuntan publik tersebut serta persyaratan lain penunjukannya.

    Secara rinci pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) Bank Victoria International tahun 2012 sebagai berikut ini.

  • Good Corporate Governance 2012 Hal 3/55

    B. PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

    I DEWAN KOMISARIS

    Jumlah anggota Dewan Komisaris per Desember 2012 sebanyak 4 (empat) orang, lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah anggota Direksi yaitu 5 (lima) orang. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua maupun keuangan dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan/atau anggota Direksi. Anggota Dewan Komisaris telah memenuhi jumlah, komposisi, kriteria dan independensi sesuai ketentuan Bank Indonesia. 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris adalah independen, telah memenuhi kriteria independensi dari Peraturan Bapepam & LK. Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Komisaris berdasarkan pada Pedoman yang telah ditetapkan. A. Jumlah Komposisi Dewan Komisaris

    Komposisi Dewan Komisaris Bank per 31 Desember 2012 :

    Posisi di Bank Victoria International Nama

    1. Komisaris Utama/Komisaris Independen Daniel Budirahaju

    2. Komisaris/Komisaris Independen Gunawan Tenggarahardja 3. Komisa

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended