Home >Documents >Laporan Cisco

Laporan Cisco

Date post:30-Dec-2015
Category:
View:62 times
Download:8 times
Share this document with a friend
Description:
laporan cisco router
Transcript:
  • laporan praktikum jaringan komputer

    cisco router 2600 series

    Tri Maryanto - 2203 100 022Nur Kholis Majid - 2203 100 113

    1

  • 1 Pengenalan Cisco

    1.1 Apa itu Cisco router?

    Cisco router adalah peratan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atauWide Area Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di jaringan computer yang berlainan.

    Untuk dapat meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco routermenggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data.Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paketdata yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses datatersebut dengan sangat tepat.

    Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU) seperti yang digu-nakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas data tersebut dengan cepat. Sepertikomputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAMdan FLASH, yang berguna untuk membantu kerjanya CPU. Selain itu dilengkapi pula den-gan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistemoperasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS).

    Memori yang digunakan oleh cisco router masing-masing mempunyai kegunaan sendiri-sendiri sebagai berikut :

    ROM berguna untuk menyimpan sistem bootstrap yang berfungsi untuk mengaturproses boot dan menjalankan Power On Self Test (POST) dan IOS image.

    RAM berguna untuk menyimpan running configuration dan dan sistem operasi IOSyang aktif.

    NVRAM berguna untuk menyimpan konfigurasi awal (start-up configuration)

    FLASH berguna untuk menyimpan IOS image. Dengan menggunakan FLASH, IOSversi baru dapat diperoleh dari TFTP server tanpa harus mengganti komponen dalamrouter.

    1.2 Macam-macam Cisco router

    Perusahaan cisco membuat router dengan berbagai seri dan model untuk berbagai kelasatau tingkat penggunaan, seperti :

    1. CISCO ROUTER TIPE FIXED TINGKAT AKSES

    Cisco router 700 series

    Cisco router 801-804

    Cisco router 805

    Cisco router 811 dan 813

    Cisco router 827

    Cisco router 1000 series

    Cisco router 2000 series

    Cisco router 2500 series

    Cisco router 3000 series

    2. CISCO ROUTER TIPE MODULAR TINGKAT AKSES

    Cisco router 1600 series

    Cisco router 1720 dan 1750

    Cisco router 2500 series

    2

  • Cisco router 2600 series

    Cisco router 3600 series

    Cisco router 4000 series

    3. CISCO ROUTER TIPE MODULAR TINGKAT INTI

    Cisco router 7000 series, untuk enterprise

    Cisco router 10000 dan 12000 series, untuk enterprise

    Umumnya perusahaan cisco memberikan nomor model dengan angka kecil seperti ciscorouter model 700 untuk jaringan WAN sederhana untuk dipakai oleh perusahaan kecil.Sedangkan nomor dengan angka yang besar seperti cisco router model 12000 digunakanuntuk jaringan WAN kompleks yang dipakai oleh perusahaan besar.

    Cisco router tipe fixed mempunyai interface tetap yang tidak dapat diganti-ganti sesuaidengan kebutuhan pemakai. Umumnya cisco router jenis modular harganya jauh lebihmahal, tetapi lebih fleksibel dalam penggunaanya. Cisco router 2500 series tersedia dalambentuk tipe fixed maupun modular.

    Setiap router biasanya mempunyai dua Synchronous Serial port DB-60 (Serial0 danSerial1) untuk hubungan WAN, satu ethernet port DB-15 (AUI) untuk hubungan LAN,satu Console port RJ-45 untuk akses langsung ke sistem router dan satu Auxiliary PortRJ-45 (AUX) untuk akses ke sistem router dengan modem.

    1.3 Menghubungkan Cisco router ke PC

    Berbeda dengan komputer, cisco router tidak dapat dihubungkan langsung dengan suatumonitor atau keyboard. Akses langsung ke sistem cisco router harus melalui console portdengan perantaraan suatu terminal atau komputer.

    Untuk menghubungkan cisco router ke suatu terminal atau komputer, diperlukan ka-bel rollover dan adaptor RJ-45 ke DB-9 yang biasanya disertakan dengan peralatan routertersebut. Cara memerikasa apakah suatu kabel berjenis rollover sangat mudah. Jalur kabelyang menhubungkan antara pin nomer 1 dengan pin 8 dari konektor RJ-45 lainnya harussama warnanya. Kabel rollover biasanya dibuat dari kebel pita (ribbon cable) 8 jalur.

    Kabel rollover ini dihubungkan dari console port router ke serial port COM 1 atau COM2 komputer. Bergantung pada serial port, jika panel belakang komputer menggunakankonektor DB-25 atau DB-9, maka diperluakan adapter RJ-45 ke DB-9 atau DB-25 yangsesuai. Setelah itu, cisco router dan komputer yang saling terhubung bisa dihidupkan. Hy-perterminal digunakan sebagai program untuk menghubungkan antara cisco router dengankomputer.

    1.4 Booting Cisco router

    Layaknya komputer, setiap kali cisco router dihidupkan, peralatan ini akan menjalankansuatu proses yang disebut boot process. Proses boot ini bekerja melalui urutan-urutantertentu sebagai berikut :

    1. Pertama-tama router akan menjalankan Power On Self Test (POST) untuk memeriksaCPU, memori, dan interface peralatan untuk meyakinkan bahwa perangkat kerasrouter berfungsi dengan baik. Jika hubungan dengan hyperterminal telah terjadi,proses boot ini dapat dilihat pada layar komputer.

    2. Kemudian boostrap system akan bekerja untuk mencari Cisco IOS image yang dapatdipakai. Umumnya cisco IOS image ini dapat diperoleh dari memori FLASH atau dariTFTP server bergantung pada daftar konfigurasi (configuration register) yang dapatdipakai oleh peralatan. Secara default daftar konfigurasi ini bernilai 0x2120 yang akanmemerintahkan router untuk mencari IOS image dari memori FLASH.

    3

  • 3. Usaha pencarian IOS ini dilakukan sebanyak lima kali. Jika tidak berhasil, router akanmasuk ROM mode untuk memungkinkan pemilihan IOS image secara manual.

    4. Jika IOS image ditemukan, IOS image tersebut akan dimuat ke dalam sistem memoriRAM. Kemudian router akan mencari konfigurasi awal (start-up Configuration) yangumumnya disimpan di NVRAM.

    Jika router baru pertama kali dihidupkan, router tersebut biasanya belum mempunyai kon-figurasi awal. Oleh karena itu, router akan menjalankan System Configuration Dialog yangmemungkinkan pembuatan konfigurasi awal secara manual.

    2 Penggunaan Cisco router

    2.1 Cisco IOS

    Suatu komputer tentu memerlukan system operasi seperti Disk Operating System (DOS)atau UNIX untuk mengatur kerja dan konfigurasi computer tersebut. Demikian pula halnyadengan Cisco Router, perangkat ini dilengkapi pula dengan cisco IOS (Internetwork Oper-ating System), yaitu suatu system operasi yang berfungsi untuk mengatur dan mengkon-figurasi Cisco router. Seperti system operasi DOS atau UNIX untuk komputer, Cisco IOSmenggunakan perintah baris (command line) untuk menjalankan suatu perintah.

    Seperti DOS atau UNIX, Cisco IOS dikeluarkan dengan berbagai macam versi untukberbagai macam peralatan buatan Cisco. Berbagai versi yang dikeluarkan itu juga di-maksudkan untuk menyempurnakan kegunaannya dari waktu ke waktu. Oleh sebab itudalam menggunakan Cisco router, perlu diperhatikan versi IOS yang akan dipakai. Perintah-perintah yang berfungsi dalam suatu versi untuk suatu peralatan atau model mungkin tidakdapat digunakan pada suatu peralatan atau model lainnya. Demikian pula perintah-perintahyang berfungsi dalam suatu versi baru mungkin tidak berfungsi dalam versi lama.

    2.1.1 Cara membuat konfigurasi awal

    Konfigurasi awal (start-up Configuration) adalah suatu file yang berguna untuk menentukanbagaimana Cisco router diatur pada saat boot. Jadi boleh dkatakan file konfigurasi awalini mirip seperti file autoexec.bat pada DOS yang berguna untuk mengatur suatu komputerpada saat boot. Umumnya ketika pertama kali router dihidupkan, router tersebut belummempunyai konfigurasi awal.

    Untuk membuat konfigurasi awal, Cisco router dilengkapi dengan tiga cara sebagaiberikut :

    1. Dengan suatu system configuration dialog, yang secara otomatis dijalankan jika routertidak menemukan konfigurasi awal pada saat dihidupkan, dan hubungan ke jaringanWAN belum ada.

    2. Dengan Autoinstall, dimana router mendapatkan konfigurasi awal dari TCP/IP hostyang sudah berfungsi di suatu jaringan WAN.

    3. Dari configuration mode, dengan menggunakan perintah-perintah Command-Line In-terface (CLI)

    System configuration dialog secara otomatis akan membantu dalam membuat konfigurasiawal bagi peralatan router yang belum memiliki konfigurasi awal sewaktu router dihidupkan.Jika ingin menggunakan system configuration dialog hubungan kabel ke jaringanWAN harusdilepaskan dulu sebelum peralatan router dihidupkan, sampai konfigrasi awal selesai dibuat.Jika hubungan ke jaringan WAN tersedia, router akan menjalankan Autoinstall. Setelahsistem konfiguration dialog muncul di layar, kemudian mengisi pertanyaan yang diberikansesuai dengan kebutuhan. Misalnya : nama router, password, banner, IP address dll.

    4

  • 2.2 Perintah-perintah Cisco router

    Cisco router mendukung auto complete artinya kita diperbolehkan mengetik sebagian daricommand-command yang tersedia. seperti

    Router#configure terminal

    bisa ditulis denganRouter#config t

    Tanda ? digunakan untuk mencari bantuan. Ada beberapa cara menggunakan perintah?. Bila perintah ? diketik setelah tanda prompt, maka akan muncul daftar perintah-perintah yang dapat digunakan di tingkat tersebut. Jadi daftar perintah yang diberikandari user exec prompt tidak sama dengan jika dibuat dari privileged exec prompt.

    Router>?

    Exec commands :

    Connect open a terminal connectionDisable Turn off privileged commandsDisconnect Disconnect an existing network connection

    Bila perintah ? diketik setelah spasi dari suatu perintah yang telah diketik, ia akan mem-berikan bant