Home >Documents >Lapkas Karina Marolop Daniel

Lapkas Karina Marolop Daniel

Date post:30-Nov-2015
Category:
View:94 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

LAPORAN KASUS

Congestive Heart Failure fc II ec Mitral Stenosis

Pembimbing:

Dr. Maruli Simanjuntak. SpJPDisusun oleh:KARINA DWI SWASTIKA

MAROLOP C. HUTAPEA

DANIEL RAJ KUMAR

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR

DEPARTEMEN KARDIOLOGI DAN KEDOKTERAN VASKULAR

FAKULTAS KEDOKTERAN USU / RSUP HAM

MEDAN

2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkah dan petunjuk-Nya sehingga laporan kasus kepaniteraan klinik program pendidikan profesi dokter ini dapat diselesaikan dengan semaksimal mungkin.

Laporan kasus ini disusun sebagai upaya integrasi pengetahuan biomedik yang didapat di bangku perkuliahan dengan kenyataan kasus yang terjadi pada pasien di rumah sakit. Diharapkan dengan penulisan laporan kasus ini, dapat dihasilkan suatu pemahaman yang utuh, integratif dan aplikatif mengenai seluk beluk penyakit yang dibahas dalam laporan kasus ini.

Laporan kasus kali ini mengangkat topik gagal jantung akibat kelainan katup jantung, suatu penyakit yang merupakan cakupan divisi kardiologi. Diharapkan dengan membahas kasus ini, diperoleh pula pemahaman yang lebih kompleks mengenai penyakit katup jantung sehingga menyebabkan terjadinya gagal jantung.

Penulis menyadari bahwa penulisan laporan kasus kali ini masih jauh dari sempurna, baik dari segi isi maupun sistematika penulisan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan laporan kasus ini kedepannya nanti.

Medan, Juni 2013

Penulis

DAFTAR ISI

Kata PengantarIi

Daftar IsiIii

Bab 1.Pendahuluan

1.1.Latar Belakang...........................................................................1

1.2.Tujuan Penulisan.......................................................................2

Bab 2.Pembahasan

2.1.Gagal Jantung Kongestif...........................................................3

2.1.1Definisi......................................................................................3

2.1.2Epidemiologi..............................................................................3

2.1.3Etiologi.......................................................................................3

2.1.4Patofisiologi...............................................................................4

2.1.5Manifestasi Klinis......................................................................5

2.1.6Pemeriksaan Penunjang.............................................................6

2.1.7Kriteria Diagnosis......................................................................7

2.1.8 Penatalaksanaan.........................................................................8

2.1.9Prognosis....................................................................................10

2.2.Mitral Stenosis...........................................................................10

2.2.1Definisi.......................................................................................10

2.2.2Etiologi.......................................................................................10

2.2.3Patogenesis.................................................................................11

2.2.4Patofisiologi...............................................................................11

2.2.5Manifestasi Klinis......................................................................12

2.2.6Diagnosis....................................................................................13

2.2.7Penatalaksanaan.........................................................................13

2.2.8Prognosis....................................................................................15

2.3.Demam Rematik Akut...............................................................15

2.3.1Etiologi......................................................................................15

2.3.2Patologi......................................................................................16

2.3.3Manifestasi Klinis......................................................................16

2.3.4Diagnosis....................................................................................21

2.3.5Penatalaksanaan.........................................................................21

2.3.6Prognosis....................................................................................23

2.3.7Pencegahan................................................................................24

2.4.Penyakit Jantung Rematik..........................................................25

2.4.1Definisi.......................................................................................25

2.4.2Patofisiologi...............................................................................25

2.4.3Pola Kelainan Katup..................................................................27

2.4.4Penatalaksanaan Operatif Katup................................................28

2.4.5Prognosis....................................................................................29

Bab 3.Laporan Kasus...........................................................................30

Bab 4.Kesimpulan................................................................................36

Daftar Pustaka.............................................................................................37

BAB 1PENDAHULUAN

1. Latar BelakangMenurut ESC (European Society Of Cardiology), sekurang-kurangnya 15 juta penderita gagal jantung di 51 negara Eropa. Prevalensi gagal jantung asimptomatik sekitar 4% dari jumlah populasi. Prevalensi gagal jantung pada usia lebih tua (70-80 tahun ) juga lebih tinggi sekitar 10-20%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diberbagai tempat di Indonesia, penyakit katup jantung menduduki urutan ke-2 setelah penyakit jantung koroner dari seluruh jenis penyebab penyakit jantung. Penyakit katup jantung merupakan suatu keadaan dimana terjadi gangguan fungsi katup yang dapat mempengaruhi fungsi jantung seutuhnya. Berbagai macam kelainan katup dapat terjadi namun yang akan dibahas adalah mengenai mitral stenosis.

Mitral stenosis merupakan suatu keadaan dimana terjadi gangguan aliran darah pada tingkat katup mitral oleh karena adanya perubahan pada struktur daun katup mitral, yang menyebabkan gangguan pembukaan sehingga timbul gangguan pengisian ventrikel kiri saat diastol. Stenosis mitral merupakan penyebab utama terjadinya gagal jantung kongestif di negara-negara berkembang. Di Amerika Serikat, prevalensi dari stenosis mitral telah menurun seiring dengan penurunan insidensi demam rematik. Pemberian antibiotik seperti penisilin pada streptococcal pharyngitis turut berperan pada penurunan insidensi ini. Dari pola etiologi penyakit jantung di poliklinik Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang selama 5 tahun (1990-1994) didapatkan angka 13,94% dengan penyakit katup jantung.

Selain itu aorta regurgitasi dan trikuspid regurgitasi sering terjadi bersamaan dengan mitral stenosis sebagai akibat dari kompensasi jantung. Bila hal ini terus berkelanjutan akan jatuh pada kegagalan fungsi jantung. 2. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan referat ini adalah untuk mempelajari dan mengetahui definisi, patofisiologi, gejala klinis, diagnosis, pemeriksaan penunjang, pengobatan, dan prognosis gagal jantung yang disebabkan oleh penyakit katup jantung . Selain itu penulisan referat ini juga bertujuan untuk memenuhi tugas kepaniteraan klinik di Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler RS Haji Adam Malik Medan.

BAB 2

PEMBAHASAN

2.1. Gagal Jantung Kongestif 2.1.1 Definisi

Gagal jantung adalah satu gejala klinis pada pasien mengalami kelainan struktur atau fungsi jantung yang disebabkan oleh kelainan bawaan atau acquired heart disease sehingga jantung tidak mampu untuk memompakan darah dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan metabolit tubuh (forward failure) atau kemampuan tersebut hanya dapat terjadi dengan tekanan pengisian jantung yang tinggi (backward failure) atau kedua-duanya.1,2

Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk mempertahankan curah jantung (cardiac output = CO) dalam memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Penurunan CO mengakibatkan volume darah yang efektif berkurang dan disebabkan oleh (1) kegagalan kontraksi ventrikel (impaired ventricular contractility) , (2) Kegagalan pengisian ventrikel( impaired ventricular filling) (3) peningkatan afterload.3

Untuk mempertahankan fungsi sirkulasi yang adekuat maka di dalam tubuh terjadi suatu refleks homeostasis atau mekanisme kompensasi melalui perubahan-perubahan neurohumoral, dilatasi ventrikel dan aktivasi sistem simpatis.

2.1.2 Epidemiologi

Prevalensi gagal jantung asimptomatik sekitar 4% dari jumlah populasi. Prevalensi gagal jantung pada usia lebih tua (70-80 tahun ) juga lebih tinggi sekitar 10-20%. Pada Negara tertentu mortality gagal jantung telah menurun dengan terapi yang moden. Kira-kira 50% penderita gagal jantung meninggal setelah 4 tahun dan 40% pasien yang masuk rumah sakit dengan gagal jantung meninggal atau kambuh dalam setahun.4

2.1.3 EtiologiPenyebab gagal jantung kiri:

Systolic dysfunction

(a) kegagalan kontraktilitas- miokard infark,transient miokard ischemia, volume overload ( mitral re

Embed Size (px)
Recommended