Home >Documents >Lakip Malang

Lakip Malang

Date post:31-Oct-2015
Category:
View:408 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • i

    KATA PENGANTAR

    Syukur Alhamdulillah patut kita panjatkan kepada Allah SWT, atas segala rahmat dan hidayahNya, sehingga Laporan Akuntabilitas

    Kinerja Pemerintah Kota Malang Tahun 2010 dapat diselesaikan tepat

    waktu. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) memuat

    informasi kinerja, baik keberhasilan maupun kegagalan Pemerintah Kota

    Malang dalam menyelenggarakan pemerintahan sebagaimana tertuang

    dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Malang

    Tahun 2009-2013. Laporan Akuntabilitas ini disusun berdasarkan ketentuan

    dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan

    Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan

    Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi

    Pemerintah dan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN)

    Nomor 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan

    Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang memuat

    gambaran tingkat keberhasilan kinerja Pemerintah Kota Malang pada

    tahun 2010.

    Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kota Malang ini disusun, agar dapat bermanfaat untuk perbaikan perencanaan,

    penilaian dan perbaikan pelaksanaan program dan kegiatan, peningkatan

    kinerja dan penilaian kinerja.

    Malang, Maret 2011 WALIKOTA MALANG

    Drs. PENI SUPARTO, M.AP

  • ii

    IKHTISAR EKSEKUTIF

    A. Akuntabilitas Kinerja

    Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah

    perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk

    mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan

    pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan

    yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara

    periodik terdiri dari berbagai komponen yang merupakan satu

    kesatuan, yaitu perencanaan strategis, perencanaan kinerja,

    pengukuran kinerja, dan pelaporan kinerja.

    Perencanaan strategis merupakan suatu proses yang

    berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1

    (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun secara sistematis dan

    berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan

    kendala yang ada atau yang mungkin timbul. Proses ini

    menghasilkan suatu rencana strategis instansi pemerintah, yang

    setidaknya memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan,

    dan program serta ukuran keberhasilan dan kegagalan dalam

    pelaksanaannya.

    Pengukuran kinerja adalah proses sistematis dan

    berkesinambungan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan

    pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, sasaran

    dan tujuan yang telah ditetapkan dalam mewujudkan visi, misi dan

    strategi instansi pemerintah. Proses ini dimaksudkan untuk menilai

    pencapaian setiap indikator kinerja guna memberikan gambaran

    tentang keberhasilan dan kegagalan pencapaian tujuan dan

    sasaran. Selanjutnya dilakukan pula analisis akuntabilitas kinerja

    yang menggambarkan keterkaitan pencapaian kinerja kegiatan

  • iii

    dengan program dan kebijakan dalam rangka mewujudkan sasaran,

    tujuan, visi dan misi sebagaimana ditetapkan dalam rencana

    strategis.

    Setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara

    pemerintahan mempunyai kewajiban untuk mempertanggungjawabkan

    penyelenggaraan pemerintahan dengan didasarkan pada suatu

    perencanaan strategis yang telah ditetapkan, sebagaimana telah

    diatur dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 7

    Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).

    Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun

    2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota

    Malang Tahun 2009-2013, Visi Kota Malang adalah TERWUJUDNYA KOTA MALANG SEBAGAI KOTA PENDIDIKAN YANG

    BERKUALITAS, KOTA SEHAT DAN RAMAH LINGKUNGAN, KOTA PARIWISATA YANG BERBUDAYA, MENUJU MASYARAKAT YANG MAJU DAN MANDIRI.

    Dalam mencapai Visi Kota Malang, telah dijabarkan melalui

    6 (enam) Misi yang pada tahun 2010 telah mencapai tingkat

    keberhasilan pada tiap-tiap Misi sebagai berikut :

    Berdasarkan capaian kinerja yang di ukur melalui pencapaian

    Indikator Kinerja Utama/Indikator Sasaran pada tiap-tiap Misi, telah

    diperoleh hasil capaian pada tiap-tiap Misi, dengan cara menghitung

    rata-rata capaian Indikator Kinerja Utama/Indikator Sasaran pada tiap-

    tiap Misi, sehingga diperoleh capaian pada tiap-tiap Misi sebagai

    berikut:

    MISI 1 : Mewujudkan dan mengembangkan pendidikan yang berkualitas tercapai 95,36%, dengan

    parameter penilaian Sangat Berhasil;

  • iv

    MISI 2 : Mewujudkan peningkatan kesehatan masyarakat,

    tercapai 106%, dengan parameter penilaian

    Sangat Berhasil; MISI 3 : Mewujudkan penyelenggaraan pembangunan

    yang ramah lingkungan tercapai 83%, dengan

    parameter penilaian Berhasil; MISI 4 : Mewujudkan pemerataan perekonomian dan

    pusat pertumbuhan wilayah sekitarnya tercapai

    95,5%, dengan parameter penilaian Sangat

    Berhasil; MISI 5 : Mewujudkan dan mengembangkan pariwisata

    yang berbudaya tercapai 94%, dengan parameter

    penilaian Berhasil;

    MISI 6 : Mewujudkan pelayanan publik yang prima tercapai 88%, dengan parameter penilaian Sangat Berhasil.

  • v

    Berdasarkan hasil perbandingan capaian kinerja tiap-tiap Misi pada

    tahun 2009 dan 2010, yang dihitung dari rata-rata capaian kinerja

    tiap-tiap tujuan dapat digambarkan sebagai berikut :

    Misi Capaian

    Tahun 2009

    Capaian

    Tahun 2010

    1 MEWUJUDKAN DAN MENGEMBANGKAN

    PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

    94,06 % 95,36%

    2 MEWUJUDKAN PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT

    97 % 106%

    3 MEWUJUDKAN PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

    78 % 83%

    4 MEWUJUDKAN PEMERATAAN PEREKONOMIAN DAN PUSAT PERTUMBUHAN WILAYAH SEKITARNYA

    87 % 95,5%

    5 MEWUJUDKAN DAN MENGEMBANGKAN PARIWISATA YANG BERBUDAYA

    88 % 94%

    6 MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA

    87% 88%

  • vi

    B. Akuntabilitas kinerja keuangan

    Dalam mengukur akuntabilitas keuangan dilakukan evaluasi

    lanjutan terhadap kinerja kegiatan dalam bentuk rasio ekonomi, rasio

    efisiensi dan rasio efektifitas yang dirumuskan sebagai berikut:

    1. Rasio Ekonomi, merupakan nilai perbandingan antara realisasi

    anggaran belanja dibandingkan dengan Rencana anggaran

    belanja, dengan formula sebagai berikut.

    Realisasi Anggaran

    Belanja Rasio Ekonomi

    = Rencana Anggaran

    Belanja

    X 100%

    2. Rasio Efisiensi, merupakan perbandingan antara rasio ekonomi

    dibandingkan dengan capaian kinerja keluaran, dengan formula

    sebagai berikut.

    Rasio Ekonomi Rasio Efisiensi

    = Capaian Kinerja

    keluaran

    X 100%

    3. Rasio Efektifitas, merupakan nila perbandingan antara capaian

    kinerja output dibandingkan dengan capaian kinerja sasaran,

    dengan formula sebagai berikut.

    Capaian kinerja

    output Rasio Efektifitas

    = Capaian kinerja

    sasaran

    X 100%

  • vii

    Pada tahun Anggaran 2010 pencapaian Visi Kota Malang yang

    dijabarkan melalui Misi-Misi Kota didukung dengan Anggaran

    Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan Belanja Langsung

    sejumlah Rp. 404.737.887.493,00 dengan realisasi belanja langsung sejumlah Rp. 373.979.583.395,13, dengan rincian

    Anggaran Belanja langsung per satuan Misi adalah sebagai

    berikut :

    MISI 1 : Mewujudkan dan mengembangkan pendidikan yang berkualitas, yang diwujudkan melalui 3 tujuan dan 4 sasaran dengan didukung anggaran sebesar Rp. 71.846.184.211,00 dan realisasi sebesar Rp. 63.180.719.885,00

    MISI 2 : Mewujudkan peningkatan kesehatan masyarakat, diwujudkan melalui 2 tujuan dan 8 sasaran dengan didukung anggaran sebesar Rp. 27.736.713.128 dan realisasi sebesar Rp. 26.707.615.918.13

    MISI 3 : Mewujudkan penyelenggaraan pembangunan yang ramah lingkungan, yang diwujudkan melalui 3 tujuan dan 4 sasaran dengan didukung anggaran sebesar Rp. 14.815.856.228 dan realisasi sebesar Rp. 13.780.532.699

    MISI 4 : Mewujudkan pemerataan perekonomian dan pusat pertumbuhan wilayah sekitarnya, yang diwujudkan melalui 2 tujuan dan 3 sasaran dengan didukung anggaran sebesar Rp. 14.045.308.376 dan realisasi sebesar Rp. 13.104.983.595

    MISI 5 : Mewujudkan dan mengembangkan pariwisata yang berbudaya, yang diwujudkan melalui 2 tujuan dan 4 sasaran dengan didukung anggaran sebesar Rp. 1.959.201.000 dan realisasi sebesar Rp. 1.869.533.250;

  • viii

    MISI 6 : Mewujudkan pelayanan publik yang prima, yang

    diwujudkan melalui 9 tujuan dan 27 sasaran dengan

    didukung anggaran sebesar Rp. 274.395.462.750 dan

    realisasi sebesar Rp. 255.395.808.048.

    Berdasarkan akuntabilitas keuangan misi satu sampai dengan misi

    enam serta evaluasi kinerja yang berdasarkan aspek keuangan dan

    aspek kinerja, maka hasil perhitungan rasio per satuan Misi adalah

    sebagai berikut:

    a. Misi 1 Mewujudkan dan mengembangkan pendidikan yang

    berkualitas :

    1. Rasio ekonomis tercapai 87,94%

    2. Rasio efisiensi tercapai 89,5%

    3. Rasio efektifitas tercapai 98,24%

    b. Misi 2 Mewujudkan peningkatan kesehatan masyarakat:

    1. Rasio ekonomis tercapai 96,29%

    2. Rasio efisiensi tercapai 97,2

of 243

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended