Home >Documents >Lakip 2012 Komplit

Lakip 2012 Komplit

Date post:07-Feb-2016
Category:
View:221 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

    Tahun 2012

    ESDM UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT

  • KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

    Jalan Merdeka Selatan No. 18

    Jakarta 10110

    Website: www.esdm.go.id

  • Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) KESDM 2012 i

    MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

    REPUBLIK INDONESIA

    KATA PENGANTAR

    Segala puji dan rasa syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,

    karena atas karuniaNya kami keluarga besar Kementerian Energi dan

    Sumber Daya Mineral (ESDM) secara bersama-sama menyelesaikan Laporan

    Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) KESDM Tahun 2012 yang

    merupakan tahun ke 3 (tiga) pelaksanaan Rencana Strategis Kementerian

    ESDM dan Rencana Pembangunan jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun

    2010-2014.

    LAKIP KESDM Tahun 2012 merupakan perwujudan pertanggungjawaban

    atas kinerja berikut pelaksanaan tugas dan fungsi KESDM dalam pencapaian

    visi dan misi Kementerian ESDM selama tahun anggaran 2012. Penyusunan

    LAKIP KESDM disusun dalam rangka memenuhi Instruksi Presiden (Inpres)

    Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).

    Penyusunan LAKIP ini juga menunjukkan komitmen dan tekad yang kuat KESDM dalam melaksanakan misi

    organisasi yang berorientasi pada hasil, baik berupa output maupun outcome.

    Selain menyajikan capaian pelaksanaan misi organisasi, LAKIP ini juga menguraikan kegiatan baik yang

    sudah ataupun belum tercapai targetnya pada tahun anggaran 2012, yang sepenuhnya mengacu pada

    Rencana Strategis KESDM 2010 - 2014. Oleh karena itu, LAKIP KESDM tahun 2012 ini juga merupakan

    pengejawantahan prinsip transparansi dalam akuntabilitas kinerja organisasi yang merupakan perwujudan

    nyata dari penyelengaraan pemerintahan yang baik (good governance).

    Selain itu, penyusunan LAKIP KESDM dimaksudkan sebagai sarana untuk menyampaikan

    pertanggungjawaban kinerja kepada seluruh pemangku kepentingan (Presiden, Instansi Pemerintah

    Pusat/Daerah, pelaku/industri sektor ESDM) serta merupakan sumber informasi untuk perbaikan dan

    peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

    Dengan dukungan sumber daya yang ada, termasuk anggaran KESDM dalam APBN 2012 sebesar Rp.

    16.549,72 miliar, sektor energi dan sumber daya mineral berkomitmen mampu memberikan kontribusi

    dalam menunjang pembangunan nasional (pro growth), antara lain melalui peningkatan penerimaan negara

    dan secara langsung maupun tidak langsung turut meningkatkan penciptaan lapangan kerja (pro job). Upaya

    peningkatan penerimaan negara ini dilakukan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan di sektor ESDM dalam

    rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Sebagai tahun ketiga pelaksanaan kegiatan untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam RPJM

    2010 2014 dan Rencana Strategis KESDM 2010 2014, selain pelaksanaan program yang mendukung

    pertumbuhan (pro growth), penciptaan lapangan kerja (pro job), berbagai upaya juga dilakukan dalam

    rangka mengentaskan kemiskinan (pro poor), melalui kegiatan yang terus dilaksanakan, antara lain

    pembentukan Desa Mandiri Energi, penyediaan air bersih, peningkatan listrik perdesaan dan melanjutkan

    program Community Development dalam bentuk kegiatan yang ramah lingkungan (pro environment).

  • ii Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) KESDM 2012

    Melalui usaha keras serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di sektor ESDM, secara umum

    berbagai target hasil pembangunan Sektor ESDM telah berhasil dicapai dengan baik. Hal ini terlihat hampir

    semua indikator yang telah berhasil dicapai. Bahkan untuk beberapa Indikator Kinerja Utama (IKU), target

    dapat dilampaui secara signifikan.

    Dengan berbagai indikator capaian yang dituangkan dalam laporan ini, Kementerian ESDM berharap dapat

    memberikan gambaran obyektif tentang kinerja organisasi selama satu tahun. Capaian kinerja ini akan

    digunakan sebagai salah satu masukan untuk kegiatan pada tahun berikutnya. Dengan demikian diharapkan

    kinerja pada masa mendatang akan menjadi lebih produktif, efektif dan efisien, baik dari aspek perencanaan,

    pengorganisasian, manajemen keuangan maupun koordinasi pelaksanaannya dalam pembangunan sektor

    ESDM. Hal ini dilakukan untuk mencapai pembangunan sektor ESDM dalam rangka menuju sebesar-

    besarnya kesejahteraan rakyat.

    Akhir kata, kepada semua pihak yang telah terlibat dan membantu dalam proses penyusunan LAKIP KESDM

    Tahun 2012 ini, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

    Jakarta, Maret 2013

    Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral,

    Jero Wacik

  • Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) KESDM 2012 iii

    Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kementerian Energi dan Sumber Daya

    Mineral (ESDM) Tahun 2012 merupakan media perwujudan pertanggungjawaban atas pencapaian

    pelaksanaan visi dan misi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menuju good governance.

    Selain itu, penyusunan LAKIP KESDM dimaksudkan sebagai sarana untuk menyampaikan

    pertanggungjawaban kinerja kepada seluruh para pemangku kepentingan (Presiden, Instansi

    Pemerintah Pusat/Daerah, pelaku/industri sektor ESDM) serta merupakan sumber informasi untuk

    perbaikan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

    Visi Kemeterian ESDM adalah Terwujudnya ketahanan dan kemandirian energi serta

    peningkatan nilai tambah energi dan mineral yang berwawasan lingkungan untuk memberikan

    manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Dalam mencapai visi tersebut

    Kementerian ESDM berkeinginan untuk: menciptakan keamanan ketersediaan pasokan energi (energy

    security) guna mendukung pelaksanaan pembangunan nasional yang didasarkan pada berbagai

    sumber energi yang berasal dari dalam negeri dan tidak bergantung pada impor; meningkatkan nilai

    tambah energi dan mineral yang mengandung makna bahwa berbagai sumber energi (termasuk

    energi alternatif dan terbarukan) harus memberi nilai tambah, baik dalam pemanfaatan maupun

    dalam memberi kontribusi ekonomi (khususnya finansial) yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan

    rakyat; dan mewujudkan pembangunan sektor ESDM yang berwawasan lingkungan bahwa seluruh

    proses pengelolaan energi, mulai dari eksplorasi, eksploitasi, transportasi sampai pada penggunaanya

    harus memperhatikan aspek lingkungan guna mendukung terciptanya pembangunan yang

    berkesinambungan (sustainable development).

    Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Kementerian ESDM mempunyai 9 Misi yang merupakan

    rumusan umum mengenai upaya upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi KESDM yaitu :

    (1) Meningkatkan keamanan pasokan energi dan mineral dalam negeri; (2) Meningkatkan

    aksesibilitas masyarakat terhadap energi, mineral dan informasi geologi; (3) Mendorong

    keekonomian harga energi dan mineral dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi

    masayarakat; (4) Mendorong peningkatan kemampuan dalam negeri dalam pengelolaan

    energi, mineral dan kegeologian; (5) ngkatkan nilai tambah energi dan mineral; (6)

    Meningkatkan pembinaan, pengelolaan dan pengendalian kegiatan usaha energi dan mineral

    secara berdaya guna, berhasil guna, berdaya saing, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan;

    (7) ngkatkan kemampuan kelitbangan dan kediklatan ESDM; (8) Meningkatkan kualitas SDM

    sektor ESDM; (9) melaksanakan good governance.

    Untuk mewujudkan visi misi tersebut, Kementerian ESDM menetapkan 7 tujuan strategis dan 14

    Sasaran strategis yang akan dicapai selam tahun 2010-2014, yaitu seperti yang terlihat pada gambar

    dibawah ini.

    RINGKASAN EKSEKUTIF

  • iv Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) KESDM 2012

    Gambar 0.1 Pemetaan Tujuan dan Sasaran

    Berdasarkan Perpres 24 tahun 2010 tentang Kedudukan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta

    Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, tugas Kementerian ESDM adalah

    menyelenggarakan urusan di bidang energi dan sumber daya mineral dalam pemerintahan, untuk

    membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Sedangkan dalam melaksanakan

    tugasnya, Kementerian ESDM menyelenggarakan fungsi antara lain: perumusan, penetapan, dan

    pelaksanaan kebijakan di bidang energi dan sumber daya mineral; pengelolaan barang milik kekayaan

    negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian ESDM; pengawasan atas pelaksanaan tugas di

    lingkungan Kementerian ESDM; dan pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional.

    Sesuai dengan tugas dan fungsi di atas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memiliki peran

    stategis dalam pembangunan nasional. Peran tersebut meliputi berbagai aspek yang dalam

    pelaksanaannya membutuhkan adanya kerja sama dan koordinasi dengan seluruh pemangku

    kepentingan (stakeholders).

    Sektor ESDM tetap menjadi andalan dan berpengaruh dalam mendukung pembangunan dan

    perekonomian nasional, baik melalui sisi fiskal, moneter maupun sektor riil. Disamping itu sektor

    ESDM juga memiliki peranan penting yaitu sebagai penjamin sumber pasokan (energi dan minerba)

    yang didukung oleh harga energi yang terjangkau dan kemampuan meningkatkan nilai tambah.

    Dari sisi fiskal, sektor ESDM berkontribusi terhadap penerimaan negara (revenue) tapi di sisi lain

    menimbulkan konsekuensi subsidi energi. Dari moneter, kom

of 278

Embed Size (px)
Recommended