Home >Documents >LAKIP 2012 DISHUTBUN

LAKIP 2012 DISHUTBUN

Date post:08-Apr-2016
Category:
View:19 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

KATA PENGANTAR

I. PENDAHULUANA. Latar BelakangTerbentuknya instansi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu berdasarkan Peraturan Daerah nomor 35 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Labuhanbatu.

Sejalan dengan perubahan lingkungan strategis maka arah perkembangan instansi Dinas Kehutanan dan Perkebunan (khusus kebijakan publik) mengalami perubahan pendekatan. Yang semula dari pendekatan pembangunan sumber daya manusia kearah konsep pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Sejalan dengan tuntutan amanat TAP MPR RI No. IX/MPR/1998 dan UU No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara didasarkan atas INPRESS No. 7 Tahun 1999, tentang Akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). Berpedoman terhadap aspek yuridis sebagaimana tersebut diatas maka Dinas Kehutanan dan Perkebunan diwajibkan untuk membuat Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP) yang mana penyusunannya berpedoman kepada surat Lembaga Administrasi Negara (LAN) nomor 239/IX/618/2003 tanggal 25 Maret 2003 tentang Petunjuk Teknis Implementasi Sistem AKIP.

Berpedoman kepada ketentuan tersebut diatas, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu melakukan pengembangan mekanisme pertanggung jawaban yang tepat, jelas dan terukur dengan mengacu kepada Rencana Jangka Menengah (RPJMD) Daerah Kabupaten Labuhanbatu.Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu menjalankan Tugas Pokok dan Fungsinya didasarkan atas Pembentukan Instansi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2009 sebagai implementasi dari Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2008. Sehingga dengan demikian Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu belum terwujud. Untuk itu pada Tahun Anggaran 2011 yang akan datang telah direncanakan penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu berpedoman terhadap Rencana Jangka Menengah dan Panjang (RPJMD) Daerah Kabupaten Labuhanbatu.B. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu adalah sebagai wujud pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu. Tujuan dari penyusunan dari penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu adalah untuk memperoleh suatu gambaran mengenai pencapaian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka meningkatkan kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu. Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu mencakup realisasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2011.Dari Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu adalah ini diharapkan dapat diperoleh suatu kesimpulan mengenai pencapaian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka meningkatkan kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu.

Evaluasi terhadap capaian kinerja ditujukan untuk memberikan gambaran tentang:

a. Peningkatan akuntabilitas Dinas Kehutanan Kabupaten Labuhanbatu.

b. Umpan balik bagi peningkatan kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan.

c. Meningkatkan kredibilitas terhadap pemberi kewenangan.

d. Mengetahui tingkat keberhasilan dan kegagalan dalam melaksanakan tugas-tugas, sehingga dengan demikian dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien dan responsif terhadap perubahan lingkungan.C. Tugas Pokok dan Fungsi

Dalam rangka melaksanakan program dan kegiatan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu melalui Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu nomor 35 Tahun 2008 telah ditetapkan Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun Tugas Pokoknya adalah melaksanakan urusan Pemerintah Daerah Bidang Kehutanan serta Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan khusus Perkebunan berdasarkan azas otonomi dan tugas perbantuan. Dinas Kehutanan dan Perkebunan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten.

Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu menyelenggarakan fungsi adalah :

1. Perumusan kebijakan teknis dibidang Kehutanan dan Perkebunan.

2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang kehutanan dan perkebunan.

3. Pembinaan terhadap Unit Pelaksnaan Teknis Dinas (UPT-D) dibidang Kehutanan dan Perkebunan.

4. Pengelolaan urusan kesekretariatan Dinas.

STRUKTUR ORGANISASI

a. Sekretaris, terdiri dari :1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

2. Sub Bagian Program

3. Sub Bagian Keuanganb. Bidang Sarana dan Inventarisasi, terdiri dari :

1. Seksi Inventarisasi Kehutanan dan Perkebunan

2. SeksiPengukuran dan Pemetaan

3. Seksi Sarana Kehutanan dan Perkebunan

c. Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan, terdiri dari :

1. Seksi Pengamanan Hutan

2. Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan

3. Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

d. Bidang Pengelolaan dan Produksi Hasil Hutan, terdiri dari :

1 Seksi Produksi Hasil Hutan

2 Seksi Pengujian dan Peredaran Hasil Hutan

3 Seksi Pemungutan Iuran

e. Bidang Perkebunan, terdiri dari :

1. Seksi Produksi Hasil Hutan

2. Seksi Tanaman Perkebunan

3. Seksi Usaha Tani

f. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPT-D)

g. KelompokJabatan Fungsional.

SUMBER DAYA MANUSIAJumlah Pegawai pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu sampai dengan 31 Desember 2011 adalah sebanyak 59 orang, terdiri dari : Pejabat Eselon II: 1 orang Pejabat Eselon III: 5 orang

Pejabat Eselon IV:15 orang

Staf:32 orang

Tenaga Honorer: 6 orang

----------------------------------------

Jumlah:59 orang

Komposisi Sumber Daya Manusia sebagaimana tersebut diatas, berdasarkan strata pendidikan terdiri dari: S3

:-

S2

: 1 orang (setara)

S1

:21 orang

D3

: 5 orang

D2

: - orang

SLTA

:25 orang

Lain-lain (SD): 1 orang

-------------------------------------------

Jumlah

:53 orang

SARANA DAN PRASARANA

1. Bangunan Kantor

Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan sampai dengan saat ini belum memiliki Sarana berupa Gedung Kantor. Sampai dengan saat ini Gedung Kantor yang dipergunakan masih milik Pemerintah Provinsi cq.Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara. Status Gedung Kantor yang dipergunakan masih pinjam pakai, oleh karenanya melalui Bupati Labuhanbatu atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu pada bulan Maret 2009 telah memohon kepada Gubernur Sumatera Utara agar Gedung Kantor milik Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dapat diserahkan / dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.2. Kendaraan Dinas

Kendaraan Dinas operasional baik berupa kendaraan roda 4 atau roda 2 untuk mendukung tugas-tugas rutin dan tugas lainnya, baik untuk pengamanan kawasan hutan dan lahan perkebunan dirasakan masih belum memadai. Perkembangan kendaraan dinas operasional pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu adalah : Kendaraan Roda 4, sebanyak 3 unit (kebutuhan 6 unit)

Kendaraan Roda 2, sebanyak 19 unit (kebutuhan 25 unit).

3. Fasilitas Pendukung Perkantoran

Dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan sehari-hari perkantoran guna mendukung tugas pokok dan fungsi pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu didukung fasilitas antara lain :

Komputer PC 11 unit Notebook 12 unit

Mesin Tik 1 unit

Infocus 2 unit

Handycam 2 Unit

II. RENCANA KERJAPembangunan Kehutanan dan Perkebunan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara berkeadilan dan berkelanjutan sesuai dengan potensi sumber daya alam yang tersedia, sehingga pembangunan bidang kehutanan dan perkebunan mempunyai peran yang cukup besar dalam mendukung perekonomian daerah, memacu pembangunan wilayah, menyerap tenaga kerja, mendorong pengembangan industri hilir serta mendukung kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup secara berkesinambungan.Untuk mendukung keberhasilan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu telah menyusun pengaturan yg diperlukan dlm merencanakan kegiatan formulasi, implementasi dan evaluasi hasil kebijakan dgn menggunakan sumberdaya secara efektif dan efisien serta memperhatikan lingkungan internal dan eksternal dlm rangka mencapai tujuan yg telah ditetapkan. Adapun model manajemen kinerja dalam rangka penilaian kinerja dan evaluasi tingkat pencapaian kinerja selama tahun anggaran 2011 adalah sebagai berikut.

Gambar 2. Alur Evaluasi Kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu.

Lingkungan Strategis yang berpengaruh

Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi seperti disebutkan terdahulu, dinamika dan kinerja organisasi / lembaga Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Labuhanbatu tentu tidak terlepas dari pengaruh lingkungan dan kondisi sektor pembangunan lainnya. Berikut ini akan diuraikan secara singkat faktor-faktor lingkungan strategis dibidang kehutanan dan perkebunan.

Bidang kehutanan dan perkebunan keberadaannya mempunyai hubungan saling berkaitan dan ketergantungan dengan sistim/sektor lainnya. Sistim kehutanan dan perkebunan menerima masukan dari lingkungan (sistim/sub sektor la