Home >Documents >KURANG ENERGI PROTEIN - KA ALI.doc

KURANG ENERGI PROTEIN - KA ALI.doc

Date post:24-Apr-2015
Category:
View:35 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:

KURANG ENERGI PROTEIN

Oleh : Ali Haidar 1102002019

Pembimbing : Dr. Wenny. S.M, Sp. A.

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI KEPANITRAAN KLINIK ANAK RSUD SERANG PERIODE APRIL-JULI 2009

1

BAB I PENDAHULUANA. LATAR BELAKANG Anak usia di bawah lima tahun (balita) merupakan golongan yang rentan terhadap masalah kesehatan dan gizi, diantaranya adalah masalah kurang energi protein (KEP) yang merupakan masalah gizi utama di Indonesia. Pada Repelita VI, pemerintah bersama masyarakat berupaya menurunkan prevalensi KEP dari 40% menjadi 30%. Namun saat ini Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi yang berdampak juga pada peningkatan jumlah penderita KEP, sehingga target tersebut mungkin tidak akan tercapai, sebaliknya prevalensi KEP justru akan meningkat. Hal ini ditandai dengan ditemukannya penderita gizi buruk yang selama 10 tahun terakhir sudah jarang ditemui. Untuk mengantisipasi masalah di atas, diperlukan upaya pencegahan dan penanggulangan secara terpadu di setiap tingkat pelayanan kesehatan, termasuk pada sarana kesehatan seperti Rumah Sakit, Puskesmas perawatan, Puskesmas, Balai Pengobatan, Puskesmas Pembantu, Pos Pelayanan Terpadu, dan Pusat Pemulihan Gizi yang disertai peran aktif masyarakat. Agar upaya penanggulangan gizi buruk lebih efektif diperlukan peran rumah sakit yang lebih proaktif dalam membina puskesmas. Peran proaktif yang diharapkan adalah menfasilitasi pelayanan rujukan meliputi pengetahuan, ketrampilan, dan sarana. Untuk mencapai pelayanan yang optimal diperlukan adanya buku pedoman sebagai acuan. B. PENGERTIAN DAN DASAR DIAGNOSIS KEP 1. Pengertian a. Kurang Energi Protein (KEP)

2

KEP adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG).

b. Klasifikasi KEP b.1. KEP ringan bila berat badan menurut umur (BB/U) 70-80% baku median WHO-NCHS dan/atau berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) 80-90% baku median WHO-NCHS; b.2. KEP sedang bila BB/U 60-70% baku median WHO-NCHS dan/atau BB/TB 70-80% baku median WHO-NCHS; b.3. KEP berat/Gizi buruk bila BB/U

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended