Kti Daniel

Date post:30-Oct-2015
Category:
View:69 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

ABSTRAK

Epilepsi adalah suatu keadaan yang ditandai oleh bangkitan kejang yang berulang akibat dari adanya gangguan fungsi otak secara intermiten yang disebabkan oleh lepasnya muatan listrik yang abnormal dan berlebihan di neuron-neuron secara paroksimal, didasari oleh berbagai faktor etiologi. Epilepsi adalah salah satu penyakit saraf yang paling umum di seluruh dunia. Ini masih tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat menunjukkan kurangnya pengetahuan dasar epilepsi, kesalahpahaman, dan sikap negatif antara masyarakat umum dan keluarga anggota epilepsi, dan bahkan professional kesehatan. Ini selalu terkait dengan diskriminasi atau kesalahpahaman bahwa pasien epilepsi adalah satu serangan roh jahat, dengan cacat fisik, keterbelakangan mental, dan gangguan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit epilepsi di Departemen Neurologi RSUP H.Adam Malik Medan dari bulan September sampai November 2012.Penelitian ini adalah penelitian survey dimana design penelitian berbentuk deskriptif dengan metode pengambilan potong lintang (cross-sectional study). Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan di Departemen Neurologi RSUP H.Adam Malik Medan dengan besar sampel sebanyak 33 pasien yang diambil dengan metode consecutive sampling.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan responden (97.0%) sangat baik karena pernah mendengar tentang penyakit epilepsi dan sebanyak 33.3% responden mengerti penyebab penyakit ini. Sikap responden juga sangat baik sebanyak 100% responden setuju bahawa harus diberi bantuan segera dan memerlukan perhatian khusus.Bahwa masih dibutuhkan pengetahuan dan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat tentang penyakit epilepsi agar penatalaksaan penyakit ini dapat lebih optimal.

Kata Kunci :Epilepsi, Pengetahuan, Sikap

ABSTRACT

Epilepsy is a condition characterized by seizures which is the result of brain dysfunction caused by intermittent loss of electrical charge and excessive abnormal neurons in paroxysmal, cause by a variety of etiologic factors. Epilepsy is one of the most common neurological disease worldwide. It still remains as a public health problem that shows a lack of basic knowledge of epilepsy, misconceptions and negative attitudes among the general public and family members of epilepsy, and even health professionals. It is always associated with discrimination or misunderstanding that patients with epilepsy is a demon attack, with physical disabilities, mental retardation, and emotional disturbance. The aim of this study is to describe the knowledge and attitudes about epilepsy in the Departemen Neurologi RSUP H.Adam Malik Medan from the month of September until November 2012.This study is a descriptive surveillance study with a cross-sectional method. The population of this study was all of the out patients at the Neurology Department of RSUP H. Adam Malik Medan with the size of the sample of 33 patients and chosen with consecutive sampling method.The results shows that the knowledge of the respondents (97.0%) is very good because respondents had heard about epilepsy and as much as 33.3% of respondents understand the causes of this disease. Respondents also have a very good attitude as much as 100% of respondents agreed that should be given immediate relief and require special attention for epilepsy patient.Further knowledge and education to the public about epilepsy is still needed so that treatment of the disease can be optimized.Keywords: Epilepsy, knowledge, attitudes

KATA PENGANTAR

Pertama-tama saya ucapkan puji dan syukur kepada Allah S.W.T. yang dengan petunjuk dan rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini yang merupakan salah satu tugas akhir dalam menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.Dalam penelitian dan penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini saya telah mendapat banyak bimbingan, pengarahan, saran, dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati saya ingin mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada :1. dr. Alfansuri Kadri, Sp.S selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk dapat memberikan bimbingan, saran, motivasi serta semangat sehingga Karya Tulis Ilmiah ini dapat terselesaikan.2. dr. Zairul Arifin, Sp.A, DAFK selaku Dosen Penguji I dan dr. Evita Mayasari, M.Kes selaku Dosen Penguji II yang telah memberikan saran dan nasehat-nasehat dalam penyempurnaan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini.3. Rasa cinta dan terima kasih yang tidak terhingga saya persembahkan kepada kedua orang tua saya, ayahanda Ayapillai dan ibunda Arputharani, kakanda Tina dan Shamani dan para keluarga anggota lainnya atas doa, perhatian, dan dukungan yang tak putus-putusnya sebagai bentuk kasih sayang kepada saya.4. Bapak/Ibu dosen Ilmu Kedokteran Komunitas (IKK) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan panduan, tanggapan, dan saran kepada saya sehingga hasil penelitian ini dapat terselesaikan. 5. Seluruh teman-teman 2009 yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Saya menyadari bahwa Karya Tulis Ilmiah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk penyempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini. Akhir kata, penulis berharap semoga Karya Tulis Ilmiah ini dapat bermanfaat bagi dunia kesehatan, khususnya bagi pembaca Karya Tulis Ilmiah ini.

Medan, Desember 2012

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Pengesahan ..... iAbstrak ...... iiAbstract... iiiKata Pengantar ivDaftar Isi................. viDaftar Tabel...................................................................................................... viiiDaftar Gambar .................................................................................................. ixDaftar Lampiran ............................................................................................... x

BAB 1 PENDAHULUAN 11.1. Latar Belakang 21.2. Rumusan Masalah 31.3. Tujuan Penelitian 31.4. Manfaat Penelitian 4

BAB 2TINJAUAN PUSTAKA .... 5

2.1. Epilepsi 52.1.1.Definisi 52.1.2. Etiologi dan Faktor Resiko 52.1.3. Klasifikasi 62.1.4. Patofisiologi 72.1.5. Gejala Klinis 92.1.5.1. Kejang Parsial Kompleks 92.1.5.2 Kejang Parsial sederhana........ 92.1.5.3 Kejang Menyeluruh-Tonik Klonik.112.1.5.4 Atonik122.1.5.5 Mioklonik122.1.5.6 Juvenile myoclonic epilepsy132.1.5.7 Lennox-Gastaut syndrome..132.1.5.8 Progressive myoclonic epilepsy..132.1.5.9 Spasme Infatil.142.1.5.10 Kejang Tidak Terklasifikasikan142.1.6. Diagnosis142.1.6.1 Anamnesis 152.1.6.2 Pemeriksaan fisik.162.1.6.3 Pemeriksaan penunjang.162.1.7. Penatalaksaan172.1.7.1 Terapi kausal 172.1.7.2 Terapi medikamentosa anti kejang..182.1.8. Pencegahan192.1.8.1. Diet ketogenik 202.1.8.2. Edukasi..202.1.9. Prognosis20 2.2. Pengetahuan 212.2.1. Definisi 212.2.2. Tingkat222.2.3. Pengukuran232.3. Sikap23 2.3.1 Pengertian ...232.3.2 Komponen ..232.3.3 Tingkatan 23

BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ..24

3.1. Kerangka Konsep 243.2. Definisi Operasional 24

BAB 4 METODE PENELITIAN264.1. Jenis Penelitian 264.2. Waktu dan Tempat Penelitian 264.3. Populasi dan Sampel Penelitian 264.3.1. Populasi Penelitian 264.3.2. Sampel Penelitian 264.4. Teknik Pengumpulan Data ..........................................................284.5. Pengolahan dan Analisis Data30

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN31

5.1. Hasil Penelitian 315.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian315.1.2. Deskripsi Karakteristik Responden325.1.3. Hasil Analisis Data335.1.3.1. Pengetahuan tentang Penyakit Epilepsi335.1.3.2. Sikap terhadap Penyakit Epilepsi385.2. Pembahasan39

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN44

6.1. Kesimpulan 446.2. Saran44

DAFTAR PUSTAKA 46

LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

NomorJudulHalaman

4.1.Hasil Uji Validitas dan Reabilitas Kuesioner29

5.1.Karakteristik Sampel Penelitian Berdasarkan Jenis Kelamin32

5.2.Karakteristik Sampel Penelitian Berdasarkan Tingkat Pendidikan32

5.3.Karakteristik Sampel Penelitian Berdasarkan Umur33

5.4.Pernah mendengar tentang epilepsi33

5.5.Menurut responden penyebab epilepsi34

5.6.Menurut responden epilepsi merupakan penyakit menular34

5.7.Menurut responden anak-anak dengan epilepsi cenderung menderita kegilaan.34

5.8.Menurut responden epilepsi merupakan penyakit otak kronik35

5.9.Menurut responden tingkat intelengensi orang dengan epilepsi35

5.10.Menurut responden bergaul dengan penderita epilepsi dibenarkan35

5.11.Menurut responden pernikahan dengan penderita epilepsi dibenarkan36

5.12.Menurut responden kehamilan pada penderita epilepsi dibenarkan36

5.13.Menurut responden epilepsi merupakan penyakit kejiwaan36

5.14.5.15.Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan PengetahuanDistribusi Frekuensi Sikap terhadap penyakit epilepsi

3738

DAFTAR GAMBAR

NomorJudulHalaman

3.1.Kerangka konsep gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit epilepsi di departemen neurologi RSUP H. Adam Malik Medan24

.

DAFTAR LAMPIRAN

NomorJudul

Lampiran 1Lampiran 2Lampiran 3Daftar Riwayat Hidup PenelitiLembar Penjelasan kepada Calon Subjek PenelitianLembar Persetujuan Subjek Penelitian

Lampiran 4Kuesioner Gambaran gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit epilepsi di departemen neurologi RSUP H. Adam Malik Medan

Lampiran 5Lampiran 6Lampiran 7Lampiran 8Lampiran 9Lampiran 10Lampiran 11Uji Validitas dan RealibilitasFrekuensi Karakteristik RespondenFrekuensi Pengetahuan tentang penyakit epilepsiFrekuensi sikap terhadap penyakit epilepsiSurat Izin PenelitianEthical ClearanceData Induk

Embed Size (px)
Recommended