Home >Documents >Kontrasepsi Hormonal Non Hormonal

Kontrasepsi Hormonal Non Hormonal

Date post:31-Dec-2015
Category:
View:1,387 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Description:
Kontrasepsi Hormonal Non Hormonal
Transcript:
  • KONTRASEPSIKONTRASEPSIHormonal Hormonal dandan Non Non

    HormonalHormonal

    Dr.Rajuddin, SpOG

  • SyaratSyarat--syarat kontrasepsisyarat kontrasepsi Aman pemakaiannya dan dipercaya.Aman pemakaiannya dan dipercaya. EfekEfek sampingsamping yang yang merugikanmerugikan tidaktidak adaada Lama Lama kerjanyakerjanya dapatdapat diaturdiatur menurutmenurut keinginankeinginan TidakTidak mengganggumengganggu hubunganhubungan persetubuhanpersetubuhan TidakTidak memerlukanmemerlukan bantuanbantuan medikmedik atauatau control control

    yang yang ketatketat selamaselama pemakaiannyapemakaiannya Cara Cara penggunaannyapenggunaannya sederhanasederhana Harganya murah supaya dHarganya murah supaya daappaat dijangkau t dijangkau

    masymasyaarakatrakat Dapat diterima oleh pasangan suami istriDapat diterima oleh pasangan suami istri

  • InformedInformedInformedInformed ChoiceChoiceChoiceChoice

    Metode kontrasepsi yang dipilih oleh klien Metode kontrasepsi yang dipilih oleh klien Metode kontrasepsi yang dipilih oleh klien Metode kontrasepsi yang dipilih oleh klien

    setelah memahami kebutuhan reproduksi yang setelah memahami kebutuhan reproduksi yang setelah memahami kebutuhan reproduksi yang setelah memahami kebutuhan reproduksi yang

    paling sesuai dengan dirinya/keluarganyapaling sesuai dengan dirinya/keluarganyapaling sesuai dengan dirinya/keluarganyapaling sesuai dengan dirinya/keluarganya

    Pilihan tersebut merupakan hasil bimbingan dan Pilihan tersebut merupakan hasil bimbingan dan Pilihan tersebut merupakan hasil bimbingan dan Pilihan tersebut merupakan hasil bimbingan dan

    pemberian informasi yang obyektif, akurat dan pemberian informasi yang obyektif, akurat dan pemberian informasi yang obyektif, akurat dan pemberian informasi yang obyektif, akurat dan

    mudah dimengerti oleh klienmudah dimengerti oleh klienmudah dimengerti oleh klienmudah dimengerti oleh klien

    Pilihan yang diambil merupakan yang terbaik Pilihan yang diambil merupakan yang terbaik Pilihan yang diambil merupakan yang terbaik Pilihan yang diambil merupakan yang terbaik

    dari berbagai alternatif yang tersediadari berbagai alternatif yang tersediadari berbagai alternatif yang tersediadari berbagai alternatif yang tersedia

  • FASE MENUNDAKEHAMILAN

    FASE MENJARANGKANKEHAMILAN

    FASE TIDAK HAMIL LAGI

    3 5 TH

    20 35

    PERENCANAAN KELUARGA

  • FASE MENCEGAH KEHAMILAN

    FASE MENJARANGKAN KEHAMILAN

    FASE TIDAK HAMIL LAGI

    3 5 TH

    20 35

    pil AKDR sederhana suntikan implant

    AKDR suntikan minipil pil implant sederhana

    AKDR suntikan minipil pil implant sederhana steril

    steril AKDR implant suntikan sederhana pil

    URUTAN PEMILIHAN KONTRASEPSI YANG RASIONAL

  • Pembagian KontrasepsiPembagian Kontrasepsi Pembagian menurut jenis kelaminPembagian menurut jenis kelamin

    Cara atau alat yang dipakai oleh suami (pria).Cara atau alat yang dipakai oleh suami (pria). Cara atau alat yang dipakai oleh Cara atau alat yang dipakai oleh isteriisteri

    (wanita).(wanita). Menurut pelayanannyaMenurut pelayanannya

    Cara medis dan Cara medis dan nonnon medismedis Cara klinis dan Cara klinis dan nonnon klinisklinis

  • Pembagian KontrasepsiPembagian Kontrasepsi Pembagian menurut efek kerjanyaPembagian menurut efek kerjanya

    Tanpa mempengaruhi fertilitasTanpa mempengaruhi fertilitas Menyebabkan infertilitas temporer Menyebabkan infertilitas temporer

    (sementara)(sementara) Kontrasepsi permanen Kontrasepsi permanen dimanadimana infertilitas infertilitas

    menetap.menetap.

  • Pembagian menurut caraPembagian menurut carakontrasepsikontrasepsi

    Menurut Menurut caracara biologis : sanggama biologis : sanggama terputus, terputus, metodmetod kalender, suhu badan, kalender, suhu badan, abstinensiaabstinensia dan laindan lain--lain.lain.

    Memakai alat barier (Memakai alat barier (kondomlkondoml, diafragma, , diafragma, kap kap porsioporsio, , spermisidaspermisida))

    Kontrasepsi Kontrasepsi intrauterinintrauterin : IUD: IUD HormonalHormonal (pil KB, suntikan KB, dan AKBK)(pil KB, suntikan KB, dan AKBK) Operatif : tubektomi dan vasektomi.Operatif : tubektomi dan vasektomi.

  • Pembagian Pembagian KB KB secarasecara umumumum MetodaMetoda merakyat (merakyat (FolkFolk methodsmethods) :) :

    CoitusCoitus interuptusinteruptus PostcoitalPostcoital douchedouche ProlongedProlonged lactationlactation

    MetodaMetoda tradisional (tradisional (traditionaltraditional methodsmethods) :) : Pantang berkalaPantang berkala KondomKondom Diafragma Diafragma vaginalvaginal SpermisidaSpermisida

  • Pembagian Pembagian KB KB secarasecara umumumum MetodaMetoda modern modern

    Pil KBPil KB Suntik KBSuntik KB AKBK atau AKBK atau norplantnorplant IUDIUD

    MetodaMetoda permanen operatifpermanen operatif TubektomiTubektomi VasektomiVasektomi

  • Kontrasepsi Non Hormonal

  • PANTANG BERKALAPANTANG BERKALAMekanisme kerjaMekanisme kerja

    Prinsipnya adalah tidak melakukan Prinsipnya adalah tidak melakukan hubungan suami hubungan suami isteriisteri pada masa subur pada masa subur isteriisteri. Untuk . Untuk menetukanmenetukan masa subur istri masa subur istri dipakai 3 patokan, yaitu :dipakai 3 patokan, yaitu :

    1.1. Ovulasi terjadi 14 Ovulasi terjadi 14 2 hari sebelum haid yang 2 hari sebelum haid yang akan datangakan datang

    2.2. Sperma dapat hidup dan membuahi dalam 48 Sperma dapat hidup dan membuahi dalam 48 jam setelah ejakulasi.jam setelah ejakulasi.

    3.3. Ovum dapat hidup 24 jam setelah ovulasiOvum dapat hidup 24 jam setelah ovulasi

  • SENGGAMA TERPUTUS Senggama terputus Senggama terputus hampir terjadi hampir terjadi

    ejakulasi, penis segera ditarik keluar ejakulasi, penis segera ditarik keluar sehingga cairan sperma yang lekuar tidak sehingga cairan sperma yang lekuar tidak masuk ke dalam vagina. masuk ke dalam vagina.

    Cara ini relatif sehat bagi perempuan dari Cara ini relatif sehat bagi perempuan dari pada menggunakan alat KB yang lain. pada menggunakan alat KB yang lain.

    Risiko kegagalan metode ini cukup tinggi. Risiko kegagalan metode ini cukup tinggi. Kontrol atas teknik ini Kontrol atas teknik ini pada kesadaran pada kesadaran

    pihak pasanganpihak pasangan

  • SENGGAMA TERPUTUS KB cara dibutuhkan kesediaan dan KB cara dibutuhkan kesediaan dan

    kesadaran dan disiplin dari pihak pria. kesadaran dan disiplin dari pihak pria. Menggangu kepuasan dalam Menggangu kepuasan dalam

    bersenggama, sehingga sering terjadi bersenggama, sehingga sering terjadi kekecewaan. kekecewaan.

    Komunikasikan terlebih dahulu antara Komunikasikan terlebih dahulu antara pasangan, Karena dengan disiplin yang pasangan, Karena dengan disiplin yang tinggi, cara ini tergolong aman.tinggi, cara ini tergolong aman.

  • Metode Laktasi Amenore

    MLA merupakan metode kontrasepsi alamiah yang mengandalkan pemberian ASI pada bayinya

    Akan tetap mempunyai efek kontrasepstifapabila Menyusukan secara penuh (eksklusif)

    Belum haid

    Usia bayi kurang dari 6 bulan

    Efektif hingga 6 bulan

  • Metode KBA

    Metode Kalendar

    Suhu Tubuh Basal (STB)

    Metoda Mukosa Servik

    (Billings)

    Simptotermal (STB + Mukosa Servik)

  • METODE KALENDER Metode kalender adalah cara menentukan Metode kalender adalah cara menentukan

    kapan melakukan atau tidak melakukan kapan melakukan atau tidak melakukan persetubuhan dengan memperhitungkan persetubuhan dengan memperhitungkan kalender kesuburan perempuan. kalender kesuburan perempuan.

    Sebelum menjalankan metode ini Sebelum menjalankan metode ini sebaiknya sebaiknya selama 3 bulan dilakukan pengamatan untuk selama 3 bulan dilakukan pengamatan untuk mengetahui lama siklus haid yang akurat. mengetahui lama siklus haid yang akurat.

    Anjuran jangan bersenggama pada masa subur Anjuran jangan bersenggama pada masa subur yaitu dua hari sebelum dan sesudah Ovulasiyaitu dua hari sebelum dan sesudah Ovulasi

  • PANTANG BERKALAPANTANG BERKALAMekanisme kerjaMekanisme kerja

    Jadi jika ingin dicegah, Jadi jika ingin dicegah, koituskoitus harus harus dihindari sekurangdihindari sekurang--kurangnya selama 3 kurangnya selama 3 hari (72 jam), yaitu 48 jam sebelum hari (72 jam), yaitu 48 jam sebelum ovulasi dan 24 jam ovulasi dan 24 jam ssesudahesudah ovulasi ovulasi terjaditerjadi. .

  • PANTANG BERKALAPANTANG BERKALAEfek sampingan

    Pantang yang terlampau lama dapat Pantang yang terlampau lama dapat menimbulkan menimbulkan frustasifrustasi. Hal ini dapat diatasi . Hal ini dapat diatasi dengan pemakaian kondom atau tablet vagina dengan pemakaian kondom atau tablet vagina sewaktu sanggama.sewaktu sanggama.

    Daya gunaDaya guna teoritis ialah 15 kehamilan per 100 Daya guna teoritis ialah 15 kehamilan per 100 tahuntahun--wanitawanita. Daya guna pemakaian ialah 20. Daya guna pemakaian ialah 20--30 kehamilan per 100 30 kehamilan per 100 tahuntahun--wanitawanita

  • 20

    DiafragmaLateks (karet) yang berbentuk kubah yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menutupi serviks sebelum sanggama

  • 21

    Diafragma : Mekanisme Kerja

    Mencegah masuknya sperma melalui kanalisservikalis ke uterus dan saluran telur (tuba fallopi) dan lengkung dalam kubahnya dipakai untuk menempatkan spermisida

  • Obat

  • 23

    Spermisida Bahan kimia (biasanya nonixynol-9)

    yang dapat menonaktifkan atau membunuh sperma

    Jenis-Jenis:

    Aerosol (busa)

    Tablet Vaginal, suppositoria atau lapisan tipis (film) yang mudah larut (dissolvable film)

    Krim

  • SPERMATISIDSPERMATISIDMekanisme kerjaMekanisme kerja

    adaada 2 k

of 106

Embed Size (px)
Recommended