Home >Documents >KONSEP DAN DEFINISI · Web view Jumlah penduduk yang bekerja laki – laki...

KONSEP DAN DEFINISI · Web view Jumlah penduduk yang bekerja laki – laki...

Date post:29-Nov-2020
Category:
View:8 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

KONSEP DAN DEFINISI

( 2019 )

KONSEP DAN DEFINISI

1. Penduduk adalah semua orang yang berdomisili diwilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan untuk menetap.

2. Penduduk yang termasuk Angkatan Kerja (AK) adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja, atau mempunyai pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.

3. Penduduk yang termasuk bukan angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang masih sekolah, mengurus rumah tangga atau melaksanakan kegiatan lainnya selain kegiatan pribadi

4. Bekerja adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh seseorang dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan, paling sedikit selama 1 jam (tidak Terputus) dalam seminggu yang lalu. Kegiatan tersebut termasuk pula kegiatan pekerja tak dibayar yang membantu dalam suatu usaha/kegiatan ekonomi.

5. Pengangguran terbuka terdiri dari :

a. Mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dan mencari pekerjaan.

Mencari pekerjaan adalah kegiatan seseorang yang tidak bekerja dan pada saat survei orang tersebut sedang mencari pekerjaan, seperti mereka:

a. Yang belum pernah bekerja dan sedang berusaha mendapatkan pekerjaan.

b. Yang sudah pernah bekerja, karena sesuatu hal berhenti atau diberhentikan dan sedang berusaha untuk mendapatkan pekerjaan.

Usaha mencari pekerjaan ini tidak terbatas pada seminggu sebelum pencacahan, jadi mereka yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan dan yang permohonannya telah dikirim lebih dari satu minggu yang lalu tetap dianggap sebagai mencari pekerjaan. Mereka yang sedang bekerja atau yang sedang dibebas tugaskan, baik akan dipanggil kembali ataupun tidak, dan berusaha untuk mendapatkan pekerjaan, tidak dapat disebut sebagai penganggur terbuka.

b. Mereka yang tidak mempunyai pekerjaan mempersiapkan usaha.

Mempersiapkan suatu usaha adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam rangka mempersiapkan suatu usaha/pekerjaan yang “baru”, yang bertujuan untuk memperoleh penghasilan/keuntungan atas resiko sendiri, baik dengan atau tanpa mempekerjakan buruh/pekerja dibayar maupun tidak dibayar. Mempersiapkan yang dimaksud adalah apabila “tindakannya nyata”, seperti : mengumpulkan modal atau perlengkapan/alat, mencari lokasi/ tempat, mengurus surat ijin usaha dan sebagainya, telah/sedang dilakukan.

c. Mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.

d. Mereka yang sudah punya pekerjaan, tetapi belum mulai bekerja.

Mempersiapkan suatu usaha yang nantinya cenderung pada pekerjaan sebagai berusaha sendiri (own account worker) atau sebagai berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tak dibayar atau sebagai berusaha dibantu buruh tetap/buruh dibayar.

(lihat pada “An ILO Manual on Concepts and Methods”)

Penjelasan :

Kegiatan mempersiapkan suatu usaha/pekerjaan tidak terbatas dalam jangka waktu seminggu yang lalu saja, tetapi bisa dilakukan beberapa waktu yang lalu asalkan seminggu yang lalu masih berusaha untuk mempersiapkan suatu kegiatan usaha.

6. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) adalah persentase jumlah angkatan kerja terhadap jumlah penduduk usia kerja (15+ tahun)

7. Tingkat pengangguran Terbuka (TPT) adalah persentase jumlah pengangguran terhadap angkatan kerja

8. Pekerja tidak penuh adalah mereka yang bekerja di bawah jam kerja normal (kurang dari 35 jam seminggu). Pekerja tidak penuh terdiri dari :

· Setengah penganggur adalah mereka yang bekerja di bawah jam normal dan masih mencari pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan (dahulu disebut setengah pengangguran terpaksa)

· Pekerja Paruh Waktu adalah mereka yang bekerja dibawah jam kerja normal ( kurang dari 35 jam seminggu), tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain (dahulu disebut setengah pengangguran terpaksa).

9. Upah/gaji bersih adalah imbalan yang diterima selama sebulan oleh buruh/karyawan/pegawai baik berupa uang atau barang yang dibayarkan perusahaan/kantor/majikan. Imbalan dalam bentuk barang di nilai dengan harga setempat. Upah/gaji bersih yang dimaksud tersebut adalah setelah dikurangi dengan potongan –potongan iuran wajib, pajak penghasilan dan sebagainya.

10. Pendapatan Bersih Sebulan yang lalu adalah imbalan atau penghasilan selama sebulan baik berupa uang maupun barang yang diperoleh seseorang yang bekerja dengan setatus berusaha sendiri, pekerja bebas di pertanian atau pekerja bebas di non pertanian.

11. Jumlah jam kerja seluruh pekerjaan adalah jumlah jam kerja yang dilakukan oleh seseorang (tidak termasuk jam kerja istirahat resmi dan jam kerja yang digunakan untuk hal-hal di luar pekerjaan) selama seminggu yang lalu.

Bagi pedagang keliling, jumlah jam jerja dihitung mulai berangkat dari rumah sampai tiba kembali dirumah dikurangi waktu yang tidak merupakan jam kerja, seperti mampir kerumah family/kawan dan sebagainya.

12. Lapangan usaha adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/usaha/perusahaan/ kantor tempat seseorang bekerja.

13. Jenis pekerjaan/jabatan adalah macam pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang/atau ditugaskan kepada seseorang yang sedang bekerja atau yang sementara tidak bekerja. Jenis pekerjaan pada publikasi ini, didasarkan atas Klasifikasi Baku Jenis Pekerjaan Indonesia (KBJI) 2002.

14. Mogok Kerja adalah tindakan pekerja secara bersama-sama menghentikan atau memperlambat pekerjaan sebagai akibat gagalnya perundingan penyelesaiaan perselisihan industrial yang dilakukan, agar pengusaha memenuhi tuntutan pekerja.

15. Perselisihan Industrial adalah perselisihan antara pengusaha atau gabungan pengusaha dengan pekerja atau serikat pekerja atau gabungan serikat pekerja karena tidak adanya persesuaian mengenai pelaksanaan syarat-syarat kerja, hubungan kerja dan atau kondisi kerja.

16. Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak yang mempekerjakan pekerja dengan tujuan mencari keuntungan atau tidak, milik orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum, baik milik swasta maupun milik Negara.

17. Pengusaha adalah :

a. Orang perseorangan, persekutuan atau badan hukum yang menjalankan suatu perusahaan bukan sendiri.

b. Orang perseorangan, persekutuan atau badan hukum yang berdiri sendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya.

c. Orang perseorangan, persekutuan atau badan hukum yang berada di Indonesia mewakili perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b yang berkedudukan diluar wilayah Indonesia.

18. Kecelakaan Kerja adalah kecelakaan dan atau penyakit yang menimpa tenaga kerja karena hubungan kerja.

19. Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang, dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua, dan meninggal dunia.

20. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah Warga Negara Indonesia (WNI) baik laki-laki maupun perempuan yang bekerja diluar negeri dengan jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian kerja melalui prosedur penempatan TKI.

21. Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP) adalah warga Negara asing pendatang pemegang visa dengan maksud bekerja diwilayah Indonesia.

22. Upah Minimum Propinsi (UMP) adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap diwilayah tertentu dalam satu propinsi.

23. Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) adalah standar kebutuhan pangan, sandang, papan dan aneka ragam jasa mencakup jenis dan besarnya yang sekurang-kurangnya harus dipenuhi seseorang untuk waktu tertentu.

PENDUDUK NTB

DAN PERKEMBANGANNYA

NO

KAB/KOTA

2016

2017

2018

L

P

TOTAL

L

P

TOTAL

L

P

TOTAL

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

1

Lombok Barat

325.213

339.919

665.132

330.182

345.040

675.222

335.111

350.050

685.161

2

Lombok Tengah

436.155

485.933

922.088

440.292

490.505

930.797

444.480

494.929

939.409

3

Lombok Timur

546.569

627.212

1.173.781

550.958

632.246

1.183.204

555.241

636.869

1.192.110

4

Lombok Utara

105.730

108.663

214.393

106.812

109703

216.515

107.729

110.804

218.533

5

Sumbawa

227.323

218.180

445.503

229.367

220.313

449.680

231.486

222.311

453.797

6

Dompu

122.166

119.722

241.888

123.906

121.481

245.387

125.816

123.063

248.879

7

Bima

235.917

237.973

473.890

238.515

240.452

478.967

240.993

242.908

483.901

8

KSB

69.477

67.595

137.072

71.526

69.364

140.890

73.382

71.325

144.707

9

Kota Mataram

227.097

232.217

459.314

231.797

236.712

468.509

236.226

241.250

477.476

10

Kota Bima

80.103

82.998

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended