Home >Documents >konsensus sindrom nefrotik

konsensus sindrom nefrotik

Date post:09-Feb-2016
Category:
View:128 times
Download:10 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • KONSENSUS TATALAKSANA SINDROM NEFROTIK IDIOPATIK PADA ANAK

  • SINDOM NEFROTIK (SN) Adalah suatu sindrom klinik dengan gejala : 1.Proteinuria masif (>/= 40 mg/m2 LPB/24 jam atau rasio protein/kreatinin pada urin sewaktu > 2mg/ml atau dipstik >/= 2 + ) 2. Hipoalbuminemia
  • Kelainan Glomerulus

    Albuminuria

    Hipoalbuminuria

    Tekanan onkotik plasma

    Volume plasama

    Retensi Na sekunder

    Edema

    Underfilled teori pengaruh renin plasma

  • Kelainan Glomerulus

    Retensi Na renal primer

    Volume plasma

    Retensi Na renal sekunder

    Edema

    Teori overfilled

  • Pathogenesis of nephrotic syndrome DAMAGEDProteinuriaMaintain barrierfunctionMcBryde KD. Pediatric steroid-resistant nephrotic syndrome. Curr Probl Pediatr.2001;31:275-307

  • Tipe : SNKM 80 -90 %(Kelainan minimal) MPD 1.9 2.3 % (Mesangial proliferatif difus) GSFS 7 8 % (glomerulo skleroisis fokal segmental) GNM 1.3 % (Glomerulo nefropati membranosa)

    Prognosis : SNKM Th/ kortikosteroid 94% responsif Pengamatan 20 th 4-5 % gagal ginjal terminal GSFS Th/ kortikosteroid 80-85% reseisten Pengamatan 5 th 25% gagal ginjal terminal

    Klasifikasi berdasar pada respons klinik 1.Sindrom Nefrotik Sensitif Steroid (SNSS) 2.Sindrom Nefrotik Resisten steroid (SNRS)

  • Batasan - Remisi : Proteinuria (-)/trace (proteinuria < 40 mg/m2 LPB/jam) 3 hari berturut turut dalam1 minggu - Relaps : Proteinuria >/= 2+ (proteinuria >/= 40 mg/m2 LPB/jam) 3 hari berturut turut dalam 1 minggu a. Jarang : terjadi kurang dari 2 kali dalam 6 bulan pertama setelah respons awal/kurang dari 4 kali pertahun b. Sering : terjadi >/= 2 kali dalam 6 bulan pertama setelah respons awal atau >/= 4 kali dalam periode satu tahun - Dependen Steroid : relaps terjadi pada saat dosis steroid diturunkan/ dlm 14 hr setelah Th/ distop,dan terjadi 2 kali berturutan - Resisten Steroid : tdk terjadi remisi pd Th/steroid dosis penuh 2mg /kg BB/hari selama 4 minggu

  • Gambaran Klinik -Edema : ringan : Palpebra atau pretibial Berat : Ascites,efusi pleura,edema skrotum -Keluhan : oliguria,infeksi nafsu makan berkurang,diare sakit perut (hati hati mungkin peritonitis) -Pemeriksaan fisis: Ukur BB,Tb,Lingkar perut, Tekanan darah

    ISKDC : ditemukan : Hematuria mikroskopik 22% Hipertensi 15 20 % Ureum&Kreatinin drh 32% meningkat sementara

  • Ascites

  • Pretibial edema

  • Genital edema

  • Pemeriksaan penunjang 1.Urinalisis & biakan urin 2.Protein urin kuantitatif 3.Darah -darah tepi lengkap -albumin & kholesterol plasma -kadar: ureum.kreatinin,klirens kreatinin -komplemen C3 -Bila curiga Lupus eritematosus : kompl C4,ANA,anti ds-DNA

  • Tata laksana - Serangan pertama rawat utk evaluasi - edema,PPD,diet,edukasi - Relaps dirawat bila : edema anasarka berat komplikasi: muntah,infeksi,shok,gagal ginjal

    Dietetik : - Protein Normal : 2 g/kgBB/h - Rendah garam hanya perlu bila edema(+) 1-2 g/h)

    Diuretika: - Retriksi cairan bila edema berat - Furosemid 1-2 mg/kgBB/hari bila perlu +spironolakton 2-3 mg/kgBB/h. (pemakaian lama 1-2 mg cek K dan Na)

  • Edema refrakter : o.k. Hipovolemia/hipoalbuminemia berat (< 1 g/dl ) -infus albumin 20-25% 1g/kgBB selama 4 jam atau plasma 20 ml/kgBB/h 10 tts/menit -ikuti Furosemid 1-2 mg/kgBB I.V. -Asites berat ggn pernafasan pungsi asites Antibiotik: Bila ada tanda tanda infeksi

    Imunisasi : Bila dalam th/ kortikosteroid atau dalam 6 minggu stlh Th/ distop hanya boleh vaksin mati Hindari kontak dgn infeksi virus : varicella

  • Pengobatan dengan kortikosteroid a.Pengobatan inisial (sesuai dgn ISKDC) 1.Prednison 60mg/m2LPB/h atau 2mg/kgBB/h( maks 80 mg/hari ) dibagi 3dosis ( dosis sesuai BB ideal BB/tb). Tujuan : utk menginduksi remisi. Lama 4 minggu 2.-Bila terjadi remisi : dosis 2/3 dosis awal secara alternating 1 kali sehari setelah makan pagi. Lama 4 minggu 3. Prednison Initial selama 6 minggu (total 12 minggu),hasilnya relaps lebih jarang. b. Pengobatan relaps 1. Prednison dosis penuh setiap hari sampai remisi(maks 4 minggu) 2. Lanjutkan dosis alternating selama 4 minggu

  • Pengobatan inisial dengan kortikosteroid

    4 MINGGU REMISI (+)

    DOSIS ALTERNATINGPROTEINURIA (-)EDEMA (-)Remisi (-): resisten steroid 4 minggu Prednison FD 60 mg/m LPB/hPrednison AD 40 mg/m LPB /h

    Imunosupresan lain

  • Pengobatan SN relaps FD RemisiADPrednison FD : 60 mg/m LPB /hari Prednison AD : 40 mg/m LPB/hari 2 relaps pertamaRelaps sering: pertahankan prednisolon alternating 0,1-0,5 mg/kg bb/hariSelama 3-6 bulan ,kemudian diturunkan .

  • STANDARS TREATMENT OF NSCORTICOSTEROID (PREDNISON)4 WEEKSIMMUNOSUPPRESIVE AGENTS Prednison FD: 60 mg/m2/day Prednison AD: 40 mg/m2/dayREMISSION (-) REMISSION (+) STEROID RESISTANTSTEROIDSENSITIVE4 WEEKS FULL DOSEALTERNATING DOSEINITIAL

  • S.N. yg menunjukkan Proteinuria > 2 + edema (-) beri a.b. 5-7 hari proteinuria (-) Th/ (-) edema (+) dianggap relaps Th/ (+)

    Prognosis : Ditentukan oleh relaps 6 bulan pasca th/ 1.Tidak relaps sama sekali (30%) 2. Relaps jarang (10-20%) Biasanya relaps 2-3 sembuh baik 3.Relaps sering 40-50% 4.Dependen Steroid Menimbulkan efek samping kortikosteroid Rujuk

  • DR. Partini Indikasi rujukan ke ahli gnjal anak 1.Usia < 1 tahun 2.Resisten & dependen steroid 3.Relaps sering 4 komplikasi

    Pengobatan dua relaps pertama Prednison 60 mg/m2/hari (maksimum 80 mg ) sampai remisi Lanjutkan dengan 40 mg/m2 (maksimum 60 mg) alternating Selama 4 minggu

  • Tatalaksana edema pada sindrom nefrotik

    Furosemid 1-3 mg/hariDapat ditambah dengan spironolakton 2-4 mg/kg/hari repons (-) (berat badan tidak turun/diuresis (-) 48 jam)Dosis Furosemid dinaikkan 2 kali sampai timbul diuresis Atau sampai dosis maksimal 4-5 mg/kg/BB repons (-)Tambahkan metolazon 0.1 -0.3 mg/kg/hari Respons (-)Furosemid bolus i.v 2-3 mg/kg atau infus 0.3 1 mg/kg perjam repons(-)Albumin 20% 1g/kg i.v. Diikuti dengan Furesemid i.v. Catatan : Bila diuresis telah tercapai ,dosisi furosemid di turunkan bertahap pemberian furosemid dan metolazon cek kadae K Bila Hpokalemia tambahkan K dan spironolakton

of 23/23
KONSENSUS TATALAKSANA SINDROM NEFROTIK IDIOPATIK PADA ANAK
Embed Size (px)
Recommended