Home >Documents >KONFLIK ISRAEL-PALESTINA KAJIAN HISTORIS ATAS KASUS

KONFLIK ISRAEL-PALESTINA KAJIAN HISTORIS ATAS KASUS

Date post:16-Oct-2021
Category:
View:3 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
ISRAEL DAN PALESTINA (1920-
SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
UIN Sunan Kalijaga untuk Memenuhi Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Humaniora (S. Hum)
Oleh:
1993)
JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
PERhTYATAA}I KEASLIAN
: Moh. Hamli :08120020
menyatakan bahwa skripsi ini secara keseluruhan adalah hasil penelitianlkarya saya sendiri, kecuali pada bagian-bagran yang dirujuk sumbernya.
Yogyakarta, 30 September 201 3
Yang me,nyatakan"
NOTA DINAS
Kepada Yth., Dekan Fakultas Adab dan IImu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Assalilmu' alailatm wr. wb.
KONFLIK ISRAEL.PALESTINA KAJIAN I{ISTORIS ATAS KASUS PEREBUTAN TANAH ANTARA
TSRAEL DAN PALESTTNA (1920-1993)
Nama : Moh. Hamli NIM :08120020 Jurusan : Sejarah dan Kebudayaan Islam
saya berpendapat bahwa skripsi tersebut sudah dapat diajukan kepada Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN sunan Kalijaga Yogyakana untuk diujikan dalam sidang munaqasyatr.
Wassaldmu' alaikum wn wb.
111
" 5.{EL FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA Uiro{];IiTli,li:il1'J;,";*#fff "::;;ii?i:*,,i,Tlf":11;
:.:-ipsi dengan judul
,,. !.
PENGESAHAN SKRIPSI Nomor : UIN.02IDA/PP.00.9/ ZZZT l2OI3
: KONFLIK ISMEL- PALEmNA KAJTAN HTSTORIS ATAS KASUS PEREBUTAN TANAH ANTARA ISMEL DAN PALESTINA (1920- 1993)
: Moh. Hamli
: 10 Oktober 2013
:A- l:- dinyatakan terah diterima oreh Fakurtas Adab dan lrmu Budaya uIN sunan Karijaga
TIM MUNA ASYAH :
Dr. H. Muhammad Wildan, M.A NIP. 19710403 199603 1 001
Saleh,- Drs] S
Yogyakafta, 28 Oktober 2013
vi
PERSEMBAHAN
Untuk:
Almamater Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga;
Umi, Aba, Mbak, Kaka, Ponakan serta Sahabat-sahabat kelas SKI 2008, komunitas, dan rekan bisnis
vii
ABSTRAK
Israel-Palestina merupakan dua negara yang sampai saat ini terlibat konflik
peperangan yang belum berakhir. Negara Israel berdiri pada 1948 setelah PBB menyetujui pendiriannya di tanah Palestina yang awalnya di bawah mandat Inggris. Sehari setelah pendirian Negara Israel negara-negara Arab yang terdiri dari Lebanon, Suriah, Yordania, Mesir, dan Irak langsung menyerang Israel. Sejak saat itu peperangan demi peperangan terus terjadi. Palestina yang mayoritas penganut agama Islam, mendapat dukungan dari negara-negara Arab dan Muslim lainnya, sementara Israel didukung negara-negara Barat. Banyak dinamika yang terjadi dalam konflik yang telah berlangsung selama lebih dari enam dekade ini.
Penelitian ini fokus pada kajian mengenai konflik yang disebabkan klaim Tanah Suci antara Israel-Palestina. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor lain selain klaim teologis dalam sebuah konflik yang terjadi dalam rentan waktu yang cukup lama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ilmu sosiologi. Sementara teori yang digunakan adalah teori konflik sosial oleh Oberschall. Dia berpendapat bahwa konflik sosial meliputi spektrum yang lebar dengan melibatkan berbagai hal seperti konflik antar kelas (social class conflict) seperti bangsa Yahudi yang menganggap lebih tinggi kedudukannya dibanding bangsa Arab, konflik ras (ethnics and racial conflicts) bangsa Yahudi dan Arab, konflik antar pemeluk agama (religions conflict) Islam dan Yahudi, konflik antar komunitas (communal conflict) Zionis dan Hamas, dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini sumber yang digunakan adalah sumber tertulis, baik buku, jurnal, majalah, skripsi, tesis, maupun artikel dari internet.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dalam konflik perebutan tanah antara Israel dengan Palestina permasalahannya tidak hanya memperebutkan tanah untuk ditempati sebagai sebuah negara, namun banyak faktor lain yang membuat konflik ini belum juga menemukan titik akhir. Salah satu faktor yang mendasari terjadinya konflik adalah faktor teologis, yaitu agama Yahudi dan agama Islam sama-sama menganggap wilayah yang diperebutkan sebagai Tanah Suci bagi masing-masing agama. Faktor lainnya adalah politik. Negara Barat yang menjadi pendukung Israel mempunyai banyak alasan dibalik dukungannya. Israel yang berada di Timur Tengah dijadikan sebagai alat konstelasi bagi negara Barat khususnya AS. Ekonomi menjadi faktor penting juga dalam konflik ini, karena negara-negara Timur Tengah sangat kaya akan sumber energi, khususnya minyak dan gas.


Segala puji dan syukur tidak terhingga penulis panjatkan kehadirat Allah
SWT, Yang telah melimpahkan rahmat, karunia, hidayah, dan petunjuk-Nya.
Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda Rasulullah SAW
manusia pilihan pembawa rahmat bagi seluruh alam.
Dengan pertolongan Allah SWT penulis dapat menyelesaikan skripsi yang
berjudul “Konflik Israel-Palestina Kajian Historis Atas Kasus Perebutan Tanah
Antara Israel Dan Palestina (4T19204T1T-1T3T19933T)”. Skripsi ini merupakan upaya penulis
untuk memahami penyebab konflik berkepanjangan yang terjadi antara dua
bersaudara bangsa Arab dan Yahudi atau dua agama saudara Islam dan Yahudi.
Akan tetapi, skripsi ini tidak dapat diselesaikan dengan baik tanpa bantuan dari
berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan, nasehat, dan motivasi. Dengan
segala kerendahan hati penulis menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada:
1. Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
2. Ketua Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
3. Dr. Muhammad Wildan, selaku pembimbing yang telah meluangkan waktu,
pikiran, dan tenaga di tengah-tengah kesibukan yang tinggi untuk mengarahkan
dan memberikan petunjuk, serta nasehat kepada penulis. Semoga jerih payah dan
pengorbanan tulusnya diterima dan dibalas yang setimpal oleh Allah SWT.
4. Segenap dosen Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam yang telah membagikan
ilmunya kepada penulis selama proses belajar di Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
tercinta ini.
5. Umi saya, Hj. Azizah yang selalu memberikan nasehat “Jangan lupa shalat,
ngaji, dan makan” setiap kali telfon dari negeri jiran Malaysia sana.
6. Aba saya, H. Rofi’I yang selalu menasehati dan kadang juga marah dalam
setiap salah saya, namun marahnya adalah marah cinta kepada anaknya, marah
yang khawatir dan takut akan anaknya tidak sesukses dalam mimpi dan doanya.
7. Sahabat-sahabat SKI 2008; Rosi, Nisa Karno, Cece, Nita, Rahma, Erma, Mila,
Anik Yudhoyono, Riza, Prof. Didin, Adieb, Fadli, Iip, Aris, Yudha, Lidya, Dini-
Dyar (kembar), Latief, Fahri, Supri, Pasha, Ayat, Fuad, Meme, Lili, Hartono,
Syamsul Dayak, dan semua yang tak bisa disebut satu-persatu.
8. Special thank untuk Rias Solikha Mursidy yang dengan sabar memberikan
motivasi dan menjadi pembimbing kedua saya setelah bapak Wildan.
9. Tidak lupa juga buat Nisa Sukarno yang telah membantu saya ketika membuat
proposal skripsi hingga akhirnya saya bisa seminar.
10. Buat sahabat Great! Community. Kalian adalah pelipur lara saya. Saat sedih
kalian selalu menjadi obat tertawa, ya kalian semua positif gila. Mpok Hindun,
Windha, Finta, Garnis, Uta, Galuh, Jasmin, Ukule, dan Ardian.
x
11. Special buat sahabat saya, pendiri Great! Community Om Zami, Nose, dan
Tante yang sedang di Thailand sana. Merekalah yang selalu menekan saya untuk
segera mengerjakan skripsi. Tak ada bullyan yang lebih menjengkelkan daripada
singgungan skripsi.
12. Buat keluarga di Madura. Mbaku yang masakannya enak, tak ada masakan
yang lebih saya suka daripada punya mbaku. Kakaku, yang mengajari bagaimana
bertanggung jawab pada keluarga, dan tentu saja, ponakanku tercinta yang selalu
berantem siang-malam saat saya dirumah.
13. Teman English Cafe. Tentu tidak bisa saya sebutkan satu persatu, karena
member English Cafe hampir 1000 member. Buat pendiri English Cafe yang
sekarang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, Mbaknya Uud, dan Waskito
Jati, Kita bertiga merindukan kak Rusdi. Tak lupa buat cabang English Cafe
Babarsari, Hanani dan keluarga, Cabang English Cafe di Taman Siswa, Imam dan
Zen, dan para tutor yang total 20 orang. Terimakasih semua.
14. Rekan entreprenuer TDA (Tangan Di Atas), guru saya bapak Iwan, Sevi,
Bong Rizki, dan semua yang tak bisa disebut satu-persatu. Sukses buat semua
usaha yang kalian rintis. See you at the top.
15. Teman alumni pondok, FKMSB (Forum Komunikasi Mahasiswa Santri
Banyuanyar). Khususnya buat Kaeh Affan yang sangat bijaksana dalam
memberikan nasehat dan teacher Mahrus Ali yang nasehatnya selalu akan saya
ingat: “Kalau kualitas kamu yang menempuh kuliah di Jogja ini masih sama
xi
dengan mahasiswa yang kuliah di Madura sana, lebih baik pulang saja….” Senior
dan teman yang lain, yang juga tak bisa disebutkan satu-persatu.
16. Sahabat saya, Hafiz al-Asad, Muslim Sasnuri, Syaifullah Toyyib, Hasan Leho,
Auzar, Tazam, Nurhalimah, Cui, Herlina, Wiwin, Roch, Rendy, kalian sahabat
terbaik saya.
17. Teman SUSI (Study of the United State Institue). Profesor dan para dosen di
Amerika sana, Prof. Swidler, Dr. Rebeca, Dr. Julie, Dr. Barbara, Dr. Juliet, Dr.
Angela Ilic, Dr. Richele, Fady Islam bapak Munjid dan keluaga, Bapak Rofik dan
keluarga, Junaidi dan keluarga, kaka Yeni. Sahabat angkatan saya yang sekarang
entah ada di negeri mana saja, Zeva, Iman, Asep (my roommate), Toma, Safrin,
Ilham, Gugun, Ratna, Safitri, ghufron, Awa, Fajrin, Ilaine Tan, Febe, Hayati,
Jessica, Rizki, Yuyu, dan adik saya Ridwan. Tak ada kata yang lebih indah selain
“Kalian sangat luar biasa.”
Kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, namun telah
membantu proses penulisan skripsi ini. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-
Nya kepada kita sekalian.
Moh. Hamli NIM: 08120020
BAB I: PENDAHULUAN ................................................................................ 1
A. Latar Belakang Masalah .................................................................. 1 B. Batasan dan Rumusan Masalah ....................................................... 4 C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian..................................................... 5 D. Tinjauan Pustaka ............................................................................. 5 E. Landasan Teori ................................................................................ 7 F. Metode Penelitian ............................................................................ 8 G. Sistematika Pembahasan ............................................................... 11
BAB II: GAMBARAN UMUM ISRAEL DAN PALESTINA ..................... 13
A. Bangsa Israel ................................................................................. 13 B. Palestina ........................................................................................ 22 C. Zionis dan Negara Israel ............................................................... 26 D. Perlawanan Hamas ........................................................................ 31
BAB III: PANDANGAN BANGSA ISRAEL DAN PALESTINA TERHADAP TANAH SUCI ............................................................ 34
A. Pandangan Bangsa Palestina Terhadap Tanah Suci ...................... 36 B. Pandangan Bangsa Yahudi Terhadap Tanah Suci......................... 41 C. Tanah Suci Dalam Perspektif Ekonomi dan Politik…...……….. . 49
BAB IV: DINAMIKA KONFLIK ISRAEL-PALESTINA ........................... 54
A. Konflik Israel-Palestina ................................................................. 55
B. Upaya Perdamaian Israel-Palestina ............................................... 63 C. Peran OKI dan Liga Arab.............................................................. 67
BAB V: PENUTUP .......................................................................................... 74
Lampiran 2 Korban Sipil Yang Tewas Akibat Konflik Israel- Palestina
Lampiran 3 Peta Palestina Tahun 1920. Ketika Masih Di Bawah Mandat Inggris
Lampiran 4 Peta Palestina Tahun1993.
Lampiran 5 Peta Israel-Palestina Dari Tahun 1946-2000
1
Problematika antara Israel-Palestina adalah sebuah konflik antara orang
Israel dan orang Palestina dalam memperebutkan otoritas tanah yang mana kedua
belah pihak mengklaim mempunyai hak yang sama atas tanah tersebut. Dalam
penelitian ini tanah yang diperebutkan itu disebut Tanah Suci. Konflik perebutan
Tanah Suci ini dimulai pada 1967 ketika Israel menyerang Mesir, Yordania, dan
Suriah serta berhasil merebut Sinai, Jalur Gaza, dataran tinggi Golan (Suriah), dan
Yerussalem.1
1 Hafid Algristian, “Latar Belakang Sejarah Konflik Israel Palestina di Jalur Gaza” dalam
Konflik ini kemudian meluas tidak hanya antara Israel dan Palestina, tetapi
juga antara Israel dan bangsa Arab bahkan lebih luas lagi merambah persoalan
agama antara Islam dan Yahudi. Dari kedua kubu ini tidak semua orang Yahudi
menginginkan hal yang sama atas pendirian negara Yahudi dan tidak pula semua
orang Palestina menolaknya. Sulit menemukan solusi yang tepat menghadapi
konflik antara kedua negara tersebut. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi
“mandul” dan negara-negara yang mencoba menyelesaikan konflik, seperti
Amerika Serikat dan Rusia juga tidak mampu menjembatani perdamaian.
http://algristian.wordpress.com/2009/02/06/latar-belakang-sejarah-konflik-israel-palestina-di-jalur- gaza/. Diakses pada tanggal 28 Juli 2012.
disebutkan di atas bahwa umat Islam dan umat Yahudi sama-sama menganggap
tanah Palestina adalah hak masing-masing mereka. Bangsa Palestina mengklaim
tanah itu hak mereka, karena mereka sudah menetap di sana selama beberapa
abad. Sementara bangsa Yahudi sebagai pendatang pada abad kontemporer
menganggap tanah itu telah dijanjikan oleh Tuhan mereka dan mereka pernah
menetap di sana.2
Tanah yang diperebutkan ini disebut Tanah Suci, karena di atas tanah itu
berdiri Masjid al-Aqsa yang menjadi kiblat pertama umat Islam. Tepat di bawah
masjid itu terdapat Tembok Ratapan yang juga disakralkan oleh umat Yahudi.
Oleh karena itu, tanah tersebut mengandung nilai historis dan nilai keagamaan
yang tinggi bagi Agama Islam dan Yahudi.
3
4
memproklamirkan berdirinya
negara-negara Arab seperti Suriah, Lebanon, Mesir, Irak, dan Palestina menyerbu
Israel. Inilah perang pertama dalam konflik Israel-Palestina. Perang ini
dimenangkan oleh Israel, sehingga para penduduknya menyebut “Perang
Kemerdekaan” atau “Perang Kebebasan”. Di sisi lain bagi Bangsa Palestina
http://www.historyguy.com/israeli- palestinian_conflict.html#israel-palestine-conflict. Diakses pada 28 Juli 2012
3 Ibid. 4 Uraian tentang Zionis dijelaskan pada bab dua.
yang tewas. Kemenangan Israel dalam perang ini otomatis memperluas wilayah
kekuasaannya di tanah Palestina, sehingga banyak warga Palestina yang harus
mengungsi karena tanah tempat tinggalnya diambil paksa oleh bangsa Israel.
Berbagai upaya perdamaian telah dilakukan oleh kedua belah pihak. Salah
satu upaya tersebut adalah dipertemukannya kedua pemimpin dari kedua negara
tersebut. Kesepakatan ini secara resmi ditandatangani pada tanggal 13 September
1993 di Washington di bawah pengawasana Presiden Clinton yang dihadiri oleh
Yaser Arafat dan Yitzhak Rabin. Di pihak Palestina ditandatangani oleh
Mahmud Abbas dan di pihak Israel ditanda tangani oleh Shimon Peres,
sebagaimana ini juga ditanda tangani oleh kedua menteri luar negeri AS dan Rusia
selaku saksi.5
Persoalan Israel-Palestina ini bukan lagi permasalahan lokal kedua negara,
namun telah menjadi pusat perhatian dunia. Sebagaimana penulis uraikan di atas
bahwa konflik ini tidak lagi antara Palestina dan Israel, namun juga Arab-Barat
dan Islam-Yahudi. Oleh karena itu, kajian mengenai konflik Israel-Palestina ini
menarik dan penting untuk diteliti. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa
melihat dengan bijak akar persoalan konflik mengapa bisa sedemikian pelik.
Apakah konflik ini dilandasi oleh faktor agama yang mana baik Islam maupun
5 “Konflik Israel dan Palestina” dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik _Israel_ dan_
Palestina. Diakses pada tanggal 28 Juli 2012.
Yahudi sama-sama menganggap kesucian tanah tersebut atau faktor ras antar
bangsa Yahudi dan Arab Palestina.
B. Batasan dan Rumusan Masalah
Dalam melakukan sebuah penelitian, batasan dan rumusan masalah
merupakan hal yang penting. Hal ini erat kaitannya dengan proses pendeskripsian
peristiwa agar lebih terarah. Dalam penelitian ini batasan waktunya yaitu tahun
1920-1993. Pada tahun 1920 mandat dari Inggris diserahkan kepada Palestina,
inilah awal konflik antara Israel dan Palestina itu terjadi. Tahun 1993 dipilih,
karena pada tahun itu Israel dan Palestina bersepakat untuk saling mengakui
kedaulatan masing-masing yang diwujudkan dalam suatu perjanjian dikenal
dengan Perjanjian Oslo.
Penelitian ini akan menitikberatkan terhadap kasus perebutan tanah dan
pemahaman dari sudut pandang Palestina-Israel terhadap tanah itu. Apakah
sebatas bahwa tanah itu adalah tempat tinggal mereka selama beberapa abad atau
ada alasan lain sehingga konflik tidak kunjung selesai. Oleh karena itu, penjabaran
permasalahan tersebut akan dipandu melalui pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Bagaimana sejarah konflik Israel-Palestina?
2. Apa pandangan Yahudi dan Palestina terhadap Tanah Suci?
3. Bagaimana dinamika konflik Israel-Palestina, dari aktor dan
Meskipun sudah banyak yang menulis mengenai Israel dan Palestina dari
berbagai sudut pandang, namun sejarah tentang Tanah Suci dan perspektifnya
menurut Israel-Palestina dengan pendekatan sejarah masih sedikit yang
menuliskan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan akar konflik atas tanah
yang diperebutkan salah satunya dari sudut pandang agama baik Islam maupun
Yahudi, sehingga diharapkan adanya objektifitas dalam melihat kondisi konflik
yang ada di wilayah tersebut. Berdasarkan tujuan penelitian di atas, maka
diharapkan penelitian ini mempunyai kegunaan sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui dan memahami pandangan Israel dan Palestina atas
Tanah Suci yang diperebutkan.
permasalahan tersebut.
Palestina.
Banyak buku dan penelitian tentang perebutan Tanah Suci Israel-Palestina
ini. Salah satu yang menjadi tinjauan pustaka penulisan ini adalah salah satu karya
dosen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan
Kalijaga, Ibnu Burdah yang berjudul Konflik Timur Tengah: Aktor, Isu dan
Dimensi Konflik. Dalam buku itu ada variabel dominan dalam konflik Timur
6
Tengah, dari aktor yang terlibat, dari isi yang berkembang, serta dari dimensi
konflik yang ada di dalamnya. Dengan ketiga variabel tersebut, penulis buku ingin
mengajak pembaca mengikuti peta persoalan konflik Timur Tengah dengan
mengetengahkan poros konflik yang paling krusial, yakni antara negara-negara
Arab dengan Israel.
Tinjauan Historis Konflik Yahudi, Kristen, Islam. Buku ini menjelaskan konflik
yang terjadi antara Yahudi, Kristen, dan Islam. Khususnya tentang hubungan dan
konflik antara ketiga agama tersebut pada zaman Nabi Muhammad SAW. Buku
ini juga menjelaskan konspirasi yang dilakukan oleh Zionisme dengan Barat dan
peta konflik Zionisme di dunia.
Buku ketiga yang banyak membahas tentang kajian koflik Israel-Palestina
adalah Manipulasi & Kejahatan Zionis dalam Konflik Israel-Palestina. Poin yang
terkandung dalam bab pertama di buku ini adalah pembahasan tentang
Dari semua buku yang sudah diuraikan di atas, secara keseluruhan
membahas tentang bangsa Palestina-Israel hingga terbentuknya negara Israel dan
konflik atas tanah yang berkepanjangan. Perbedaan mendasar dengan penelitian
ini terletak pada fokus yang peneliti tetapkan, yaitu masalah persengketaan tanah
dan pandangan antara keduanya dengan pendekatan sejarah. Peneliti akan melihat
secara objektif bagaimana mereka memandang terhadap Tanah Suci itu. Oleh
karena itu, penelitian ini diharapkan mampu memberi penjelasan yang
asal-usul
7
sebelumnya dan memberikan sumbangan dalam pemikiran dunia akademis.
E. Landasan Teori
Muslim Palestina menganggap Israel adalah kafir harbi (kafir musuh yang
bisa diperangi) yang mana Yahudi Israel dianggap merampas tanah hak milik
bangsa Palestina. Oleh karena itu, dianggap jihad jika mereka mengorbankan
nyawa dan harta untuk membela tanah Palestina. Tidak mengherankan jika
mereka mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua berusaha melawan
penjajahan Israel di atas tanah Palestina.
Bagi kaum Yahudi tanah Palestina mempunyai nilai historis yang sangat
penting. Selain memang awalnya mereka pernah menetap di sana hingga adanya
eksodus oleh tentara Romawi, bangsa Yahudi juga mempunyai doktrin bahwa
tanah Palestina adalah tanah yang dijanjikan bagi mereka. Yahudi menganggap
bahwa dirinya adalah umat Allah atau umat yang terpilih dibandingkan dengan
yang lain. Salah satu kelompok yang mempunyai paham ini adalah kelompok
Haredim. Kelompok ini awalnya hanya berada di wilayah tradisional Jerusalem,
seperti Mea Shearim. Akan tetapi, saat ini kelompok tersebut telah tersebar di
seluruh Israel dan mereka berpengaruh kuat pada politik Israel.6
6 Husaini, Tinjauan Historis Konflik Yahudi, Kristen, Islam (Bandung: Gema Insani
Press, 2004), hlm. 80.
8
Teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah teori konflik sosial oleh
Oberschall. Dia berpendapat bahwa
dengan melibatkan berbagai konflik yang membingkainya, seperti konflik antar
kelas (social class conflict), konflik ras (ethnics and racial conflicts) bangsa
Yahudi dan Arab, konflik antar pemeluk agama (religions conflict) Islam dan
Yahudi, konflik antar komunitas (communal conflict) Zionis dan Hamas, dan lain
sebagainya.
Penelitian ini terfokus pada kajian pustaka. Penulis menemukan data
tentang konflik perebutan tanah yang terjadi di Palestina. Pengumpulan data atau
sumber sebagai langkah pertama kali dilangsungkan dengan metode penggunaan
bahan dokumen. Metode ini dapat berlangsung karena ditemukan sumber tertulis,
baik informasi di seputar objek maupun informasi langsung mengenai konflik
Israel-Palestina.
penulis dapatkan dari perpustakaan dan koleksi pribadi. Oleh karena penelitian ini
merupakan penelitian sejarah, maka metode yang digunakan adalah metode
sejarah, yaitu proses menguji dan menganalisis secara kritis rekaman dan
9
peninggalan masa lampau berdasarkan data yang diperoleh.7 Metode sejarah ini
bertumpu pada empat langkah kegiatan yaitu, pengumpualan data (heuristik),
kritik sumber (verifikasi), penafsiran (interpretasi), dan penulisan (historiografi).8
1. Pengumpulan Data (Heuristik)
menyelesaikan penelitian dijelaskan sebagai berikut:
Pada langkah ini peneliti mengumpulkan sumber sejarah yang
berhubungan dengan masalah tanah Israel-Palestina9
2. Kritik Sumber (Verifikasi)
berupa buku-buku, ensiklopedia, tulisan-tulisan hasil penelitian, dokumen,
majalah, artikel, koran, dan internet. Mengingat rentang tempat yang cukup jauh,
penulis mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber primer. Oleh karena itu,
dalam tulisan ini peneliti menggunakan sumber sekunder. Sumber tersebut didapat
dari perpustakaan-perpustakaan, baik perpustakaan Fakultas Adab, perpustakaan
pusat UIN Sunan Kalijaga, perpustakaan Kolese St. Ignatius, perpustakaan kota,
artikel, maupun internet.
Setelah sumber yang berhubungan dengan topik ini terkumpul, langkah
peneliti selanjutnya melakukan kritik terhadap sumber tersebut. Kritik tersebut
meliputi kritik ekstern dan intern. Kritik ekstern berguna bagi peneliti untuk
7 Louis Gottschalk, Mengerti Sejarah Terj. Nugroho Notosusanto (Jakarta: UI-Press,
1985), hlm. 39. 8 Dudung Abdurahman, Metode Penelitian Sejarah (Jakarta: Logos, 1999), hlm. 54. 9 Kuntowijoyo, Pengantar Ilmu Sejarah (Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya, 1995),
hlm. 89.
menguji keotentikan sumber, sedangkan kritik intern berguna bagi peneliti untuk
menguji kredibilitas sumber. Hal tersebut diuji apakah bahan dan data yang
disajikan sesuai atau tidak. Pengujian tersebut dilakukan dengan cara
membandingkan antara bahan-bahan yang telah dikumpulkan dan dilakukan kritik
terhadap data tersebut. Khusus sumber yang berasal dari internet hanya digunakan
apabila berasal dari artikel yang menggunakan referensi yang dapat dipertanggung
jawabkan.
Dalam tahap ini peneliti memberikan penafsiran atas data yang tersusun
menjadi fakta. Terdapat dua cara dalam menafsirkan data, yaitu dengan analisis
dan sintesis. Analisis berarti menguraikan sumber-sumber yang telah didapat
tentang konflik Israel-Palestina, sedangkan sintesis menyatukan. Oleh karena itu,
analisis sejarah bertujuan melakukan sintesis atas sejumlah fakta yang diperoleh
dari sumber-sumber sejarah yang berhubungan dengan topik penelitian.
4. Penulisan Sejarah (Historiografi)
Langkah terakhir ini berisi tentang pemaparan hasil penelitian yang telah
dilakukan. Peneliti memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan
menghubungkan peristiwa yang satu dengan peristiwa lainnya dalam bentuk bab-
bab dan sub bab-bab yang saling berkaitan. Akhirnya penelitian ini menghasilkan
rangkaian tulisan sejarah perebutan tanah Israel-Palestina yang kronologis dan
bermakna.
11
G. Sistematika Pembahasan
Penyajian sebuah penelitian dalam bentuk tulisan ini terbagi ke dalam tiga
bagian, yaitu pengantar, hasil penelitian, dan kesimpulan. Untuk mempermudah
menyajikannya, maka perlu adanya penyusunan secara sistematis. Sistematika…

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended