Home >Documents >KOMPOSISI KOMPONEN UTAMA

KOMPOSISI KOMPONEN UTAMA

Date post:02-Jul-2015
Category:
View:672 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Description:
oseanografi kimia
Transcript:

KOMPOSISI KOMPONEN UTAMA

Bergman 1779 : Pertama kali menganalisis komponen kimia air laut. Marcet 1819 : Komposisi atau kadar salinitas di berbagai lautan di dunia hampir konstan dan relatif sama.

Sampel diambil dari laut Artic, Atlantik, Mediterania, Laut Hitam, Laut Baltik dan Laut China.

Forchhammer (1865) and Dittmar (1884) : Rasio komponen mayor di air laut mendekati konstan atau variasi sangat kecil. Komponen2 utama terlarut ini membentuk 99,9 % spesies ion terlarut dalam air laut. (Metode sederhana) Mereka menemukan variasi yang sangat kecil sekali pada unsur Mg, K, SO4, Ca dan Na. Lyman and Flemming : Mengkaji ulang hasil temuan terdahulu dengan metode yang lebih modern yaitu metode berat atom.

UNSUR-UNSUR KIMIAWI DI LAUTAir laut yang merupakan campuran dari sejumlah unsur atau komponen kimia yang terbagi atas beberapa fase : 1. Solid (> 0,45 m) a. Partikel organik (detritus tumbuhan) b. Partikel anorganik (mineral-mineral) 2. Gas a. Konservatif (N2, Ar dan Xe) b. Non koservatif (O2, CO2)

3. Koloid (< 0,45 m) tapi tidak larut a. Organik b. Anorganik 4. Komponen terlarut a. Komponen anorganik terlarut Major (> 1 ppm) Minor (< 1 ppm) b. Komponen organik terlarut

Klasifikasi elemen berdasarkan konsentrasinya : 1.Major elements (0,05-750 mM) (Bersifat konservatif) 2.Minor elements (0,05-50 M) 3.Trace elements (0,05-50 nM) a. Esensial b. Non esensial

Sebagian besar adalah logam

Penentuan dalam pengelompokkan unsur mayor/minor biasanya dilihat dalam konsentrasinya. Perhatikan gambar berikut.

Klasifikasi elemen dalam air laut

Konsep SalinitasBerat dalam gram garam terlarut dalam satu kilogram air laut dimana semua bromida dan iodida digantikan dengan klorida dan semua karbonat digantikan dengan oksida.

Elemen-elemen kimia terlarut dalam air laut sebagian besar terdiri dari makro elemen (~95%) dan mikro elemen (~5%). Karenanya kandungan makro elemen (Na+, Mg2+, K+, Ca2+, Cl-, SO42-) sangat menentukan salinitas suatu perairan. Berikut disajikan komposisi dan kandungan elemen-elemen kimia laut pada salinitas 35 ppt (Brown et al, 1992).

Elemen Kimia Chlorine Sodium Magnesium Sulphur Calcium Potassium Bromine Carbon Nitrogen Strontium Oxygen Boron Silicon Fluorine Argon Lithium Rubidium Phosphorus Iodine Barium Molybdenum Arsenic Uranium Vanadium Titanium Zinc Nickel Alumunium Caesium Cl Na Mg S Ca K Br C N Sr O B Si F Ar Li Rb P I Ba Mo As U V Ti Zn Ni Al Cs

Kadar (mg/l) 1,95 x 104 1,077 x 104 1,290 x 103 9,05 x 102 4,12 x 102 3,80 x 102 67 28 11,5 8 6 4,4 2 1,3 0,43 0,18 0,12 6 x 10-2 6 x 10-2 2 x 10-2 1 x 10-2 3,7 x 10-3 3,2 x 10-3 2,5 x 10-3 1 x 10-3 5 x 10-4 4,8 x 10-4 4 x 10-4 4 x 10-4

Beberapa Kemungkinan Spesies Kimia Terlarut ClNa+ Mg2+ 2-, NaSO SO4 4 Ca2+ K+ Br HCO3-, CO32-, CO2 N2 gas, NO3-, NH4+ Sr2+ O2 gas B(OH)3, B(OH)4-, H2BO3 Si(OH)4 F- , MgF+ Ar gas Li+ Rb+ 2-, PO 3-, H PO HPO4 4 2 4 IO3- , IBa2+ MoO42HAsO42-, H2AsO42UO2(CO3)24H2VO4-, HVO42Ti(OH)4 +, Zn2+, ZnCO ZnOH 3 Ni2+, NiCO31, NiCl+ Al(OH)4Cs+

Jumlah Total (Ton) 2,57 x 1016 1,42 x 1016 1,71 x 1015 1,2 x 1015 5,45 x 1014 5,02 x 1014 8,86 x 1013 3,7 x 1013 1,5 x 1013 1,06 x 1013 7,93 x 1012 5,82 x 1012 2,64 x 1012 1,72 x 1012 5,68 x 1011 2,38 x 1011 1,59 x 1011 7,93 x 1010 7,93 x 1010 2,64 x 1010 1,32 x 1010 4,89 x 10 9 4,23 x 10 9 3,31 x 10 9 1,32 x 10 9 6,61 x 10 8 6,35 x 10 8 5,29 x 10 8 5,29 x 10 8

Chromium Antimony Krypton Selenium Neon Manganese Cadmium Copper Tungsten Iron Xenon Zirconium Bismuth Niobium Thallium Thorium Hafnium Helium Beryllium Germanium Gold Rhenium Cobalt Lanthanum Neodymium Lead Silver Tantalum

Cr Sb Kr Se Ne Mn Cd Cu W Fe Xe Zr Bi Nb Tl Th Hf He Be Ge Au Re Co La Nd Pb Ag Ta

3 x 10-4 2,4 x 10-4 2 x 10-4 2 x 10-4 1,2 x 10-4 1 x 10-4 1 x 10-4 1 x 10-4 1 x 10-4 5,5 x 10-5 5 x 10-5 3 x 10-5 2 x 10-5 1 x 10-5 1 x 10-5 1 x 10-5 7 x 10-6 6,8 x 10-6 5,6 x 10-6 5 x 10-6 4 x 10-6 4 x 10-6 3 x 10-6 3 x 10-6 3 x 10-6 2 x 10-6 2 x 10-6 2 x 10-6

Cr(OH)3 , CrO42Sb(OH)6H11 H11H11 Kr gas SeO32-, SeO42CdCl2 CuCo3, CuOH+, Cu2+ WO42Fe(OH)2+, Fe(OH)4Xe gas Zr(OH)4 BiO+, Bi(OH)2+ Nb(OH)6Tl+ Th(OH)4 Hf(OH)5 He gas BeOH+ Ge(OH)4, H3GeO4AuCl2ReO4Co2+ La(OH)3 Nd(OH)3 PbCO3, Pb(CO3)22AgCl2Ta(OH)5

3,97 x 10 3,17 x 10 2,64 x 10 2,64 x 10 1,59 x 10 1,32 x 10 1,32 x 10 1,32 x 10 1,32 x 10 7,27 x 10 6,61 x 10 3,97 x 10 2,64 x 10 1,32 x 10 1,32 x 10 1,32 x 10 9,25 x 10 8,99 x 10 7,40 x 10 6,61 x 10 5,29 x 10 5,29 x 10 3,97 x 10 3,97 x 10 3,97 x 10 2,64 x 10 2,64 x 10 2,64 x 10

8 8 8 8 8 8 8 8 8 7 7 7 7 7 7 7 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6

Gallium Yttrium Mercury Cerium Dysprosium Erbium Ytterbium Gadolinium Praseodymium Scandium Tin Holmium Lutetium Thulium Indium Terbium Palladium Samarium Tellurium Europium Radium Protactinium Radon

Ga Y Hg Ce Dy Er Yb Gd Pr Sc Sn Ho Lu Tm In Tb Pd Sm Te Eu Ra Pa Rn

2 x 10-6 1,3 x 10-6 1 x 10-6 1 x 10-6 9 x 10-7 8 x 10-7 8 x 10-7 7 x 10-7 6 x 10-7 6 x 10-7 6 x 10-7 2 x 10-7 2 x 10-7 2 x 10-7 1 x 10-7 1 x 10-7 5 x 10-8 5 x 10-8 1 x 10-8 1 x 10-8 7 x 10-11 5 x 10-11 6 x 10-16

Ga(OH)4Y(OH)3 HgCl42-, HgCl2 Ce(OH)3 Dy(OH)3 Er(OH)3 Yb(OH)3 Gd(OH)3 Pr(OH)3 Sc(OH)3 SnO(OH)3Ho(OH)3 Lu(OH) Tm(OH)3 In(OH)2+ Tb(OH)3 Pd2+, PdCl+ Sm(OH)3 Te(OH)6 Eu(OH)3 Ra2+ Not known Rn gas

2,64 x 10 6 1,73 x 10 6 1,32 x 10 6 1,32 x 10 6 1,19 x 10 6 1,06 x 10 6 1,06 x 10 6 9,25 x 10 5 7,93 x 10 5 7,93 x 10 5 7,93 x 10 5 2,64 x 10 5 2,64 x 10 5 2,64 x 10 5 1,32 x 10 5 1,32 x 10 5 6,61 x 10 4 6,61 x 10 4 1,32 x 10 4 1,32 x 10 4 92,5 66,1 7,93 x 10 4

Metode Pengukuran 1. Metode Titrasi Chlor (Metode Knudsen) 2. Refraktometer 3. Metode Konduktivitas (Diterapkan pada alat Salinometer)

Faktor Penyebab Perubahan komponen mayorKomponen Mayor : Konservatif Element : Elemen dengan variasi konsentrasi kecil karena sifatnya yang tidak reaktif. Walaupun komponen mayor air laut relatif konstan, sejumlah faktor dapat menyebabkan mereka menjadi non konservatif.

Beberapa zona berikut, kondisi salinitasnya sangat dipengaruhi oleh bermacam proses (presipitasi, pelarutan, evaporasi, dan oksidasi) : Estuaria Hydrothermal vent Evaporated Basins

of 15/15
KOMPOSISI KOMPONEN UTAMA
Embed Size (px)
Recommended