Home >Education >Komponen utama-mesin-140220044631-phpapp02

Komponen utama-mesin-140220044631-phpapp02

Date post:12-Jul-2015
Category:
View:436 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • TUGAS PERENCANAAN PENDIDIKANBiodataKomponen Utama MesinTune Up Sistem PelumasanJudulPenutup

    PROGRAM STUDY PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUANFAKULTAS KEGURAUN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWAYOGYAKARTA2014

    Salam dan BahagiaAssalamualaikum wr.wb.

  • A. Mesin ?Mesin adalah suatu mekanisme atau alat yang dapat merubah sumber tenaga seperti panas, angin, air, angin, listrik, tenaga atom atau sumbertenaga lainya menjadi tenaga mekanik.

    YA TIDAK 1

  • A. Mesin ?Mesin adalah suatu mekanisme atau alat yang dapat merubah sumber tenaga seperti panas, angin, air, angin, listrik, tenaga atom atau sumbertenaga lainya menjadi tenaga mekanik.

    YA TIDAK 2

  • MOTOR BAKARMOTOR BAKARINTERNAL COMBUSTIONEXTERNAL COMBUSTION Mesin Bensin Mesid Diesel Mesin Roket Mesin Jet Dll Mesin Uap Nulkir Mesin Turbin Uap DllDefinisi Motor Bakar Suatu mekanisme / konstruksi yang merubah energi panas menjadi energi gerak3

  • PRINSIP KERJA MOTORMesin 4 Langkah,

    Setiap 2x putaran poros engkol atau 4x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha Dibagi menjadi 2 :Mesin 2 Langkah,

    Setiap 1x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha 4

  • PROSES KERJA MOTOR 4 LANGKAHLangkah hisapPiston bergerak dari TMA ke TMBKatup hisap terbukaMenghisap campuran bahan bakar5

  • PROSES KERJA MOTOR 4 LANGKAHLangkah kompresiPiston bergerak dari TMB ke TMAKedua katup tertutupCampuaran bahan bakar & udara dipampatkan6

  • PROSES KERJA MOTOR 4 LANGKAHLangkah usahaAda loncatan bunga api pada akhir langkah kompresi & terjadi pembakaranPiston bergerak dari TMA ke TMB7

  • PROSES KERJA MOTOR 4 LANGKAHPiston bergerak dari TMB ke TMAKatup Buang terbuka , piston mendorong gas bekas sisa pembakaran keluar LANGKAH BUANG8

  • PROSES KERJA MOTOR 2 LANGKAHLangkah Kompresi & Langkah Hisap Piston bergerak dari TMB menuju TMA Saluran udara masuk ke silinder tertutup & dilanjutkan kompresi Saluran Intake pada ruang engkol terbuka campuran bahan bakar & udara masuk ke ruang engkolLangkah Usaha & Langkah Buang Piston bergerak dari TMA menuju TMB Api busi menyala beberapa derajat sebelum piston mencapai TMA Panas gas hasil pembakaran mendorong piston menuju TMB sampai saluran buang terbuka dan gas bekas keluar9

  • KONSTRUKSI MESINOil PanCrank ShaftCylinder BlockPistonCylinder HeadCylinder Head CoverCam ShaftConecting Rod10

  • CYLINDER BLOCKFungsiTempat piston bergerak naik & turun untuk mengahsilkan tenagaType silinder boreAda 2 macam. 1. Model basah 2. Model Kering11

  • CYLINDER HEADPADA CYLINDER HEAD TERDAPAT Katup Masuk & buang Saluran udara Masuk & Buang Ruang Bakar Water Jacket BusiMacam macam ruang Bakar Bak mandi / Bath Tube Wedge Hemispherical Wedge type combustion chamber Hemispherical type combustion chamber12

  • PISTONFungsiMenerima tenakan gas hasil pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui conecting rodPiston Clearance Berfungsi untuk mencegah macetnya piston saat beroperasiSebagai koreksi & meningkatkan kemampuan mesin13

  • Ring Kompresi No 1Ring Kompresi No 2Ring OliBahan Ring piston no 1Diperkeras menggunakan hard chrome platedRing Oli ada 2 macam1. Integral Type2. Three piecePISTON RING14

  • CRANK SHAFTMerubah gerak turun naik piston menjadi gerak putarFUNGSIBalance WeightOil hole15

  • CAM SHAFTFUNGSIUntuk Membuka & menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukanCamshaft Timing PulleyCamshaftOil SealDistributor Drive Gear16

  • CONECTING RODFUNGSIUntuk menghubungkan piston ke CrankshaftMeneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft17

  • OFFSET ENGINEFUNGSIMengurangi gaya kesampingMengurangi adanya getaran & gesekanMemperbaiki konsumsi bahan bakar18

  • OFFSET ENGINE19

  • FLYWHEELFUNGSIMenyimpan tenaga putar ( Gaya Inersia )Memperhalus aliran tenaga yang keluar dari mesinCATATANPada mobil dengantransmisi otomatisFungsi dari Flyweel ini digantikan oleh Torque Converter20

  • MEKANISME KATUPRocker ArmCam ShaftLifter ValvePushrodCatatanPada mesin 4 langkah Cam Shaft akan berputar 1xUntuk membuka dan menutup katup sedangkan poros engkol akan berputar 2xOHV ( Over Head Valve )21

  • TUNE UP MOTOR BENSIN

    Tune Up adalah perwatan berkala tanpa adanya penggantian komponen mesin Pekerjaan yang meliputi pemeriksaan; -oli mesin -Sistim pendingin -Tali kipas -Saringan udara -Katup pengontrol panas -Baterai -Busi -Kabel tegangan tinggi -Distributor -Celah katup -Karburator -Putaran idle permulaan (Inintial Idle Speed) -Fast idle -Thottle Positioner -Tekannan kompresi22

  • Tujuan melaksanakan Tune Up pada kendaraan bermotor yakni: Untuk pengontrolan kondisi mesin kendaraan setelah digunakan untuk 10.000 kilometer; Untuk memeriksa, menyetel dan mengembalikan kondisi motor dari kendaraan ke keadaan semula

    Fungsi Filter Udara: Udara yang masuk ke mesin mengundang debu dan benda benda lain akan menyumbat saluran karburator, mempercepat keausan silinder mesin serta mengotorkan oli. Filter Udara menyaring debu dan kotoran lainnya yang terkandung di dalam udara yang masuk melalui filter yang didalamnya terdapat alat penyaring udara, sehingga debu dan kotoran tidak dapat masuk ke dalam karburator dan silinder mesin. Apabila filter tersumbat kotoran, aliran udara akan terbatas yang mengakibatkan terganggunya kerja karburator. Filter Udara dibagi menjadi dua yaitu: filter udara kering dan filter udara basah23

  • Lepas saringan udara periksa kondisi saringan udara, jika kotor sekali harus diganti baruKetok saringan beberapa kali agar debu yang menempel terlepasSemprotkan dengan udara bertekan dari dalam keluar. Kadang-kadang saringan udara basah oleh oli. Oli tersebut berasal dari sistim ventilasi karter. Bersihkan sistem tersebut kemudianlakukan pengontrolan pada permukaan batas oli motor (mungkin terlalu tinggi) atau juga disebabkan kerapatan cincin-cincin torak, untuk ini buka tutup pengisi oli pada saat motorhidup. Jika banyak gas yang keluar, bisa juga cincin torak bocor, akibatnya gas tersebut dapatmembawa oli mesin sampai ke saringan udara.Pasang kembali rumah saringan udara. Pada waktu pemasangan, perhatikan kedudukan paking-pakingnya.

    Pembersihan atau penggantian saringan udara jenis kering24

  • Pembersihan saringan udara tandon oli (tipe basah).Lepas saringan udaraCuci saringan udara dengan bensinKeluarkan oli dari rumah saaringan udara, bersihkan rumah saaringan udara dengan bensin dan lap.

    Fungsi Tali Kipas Tali kipas meneruskan tenaga mesin dari puli poros engkol untuk menggerakkan bagian bagian pembantu mesin yang lain, seperti pompa air, kipas dan alternator. Biasanya tali kipas baru masih elastis, tetapi elastisitasnya hilang setelah dipergunakan.

    Pemeriksaan secara visual 1. Periksa tali kipas kemungkinan retak, sudah buruk, terlalu kencang atau aus; 2. Terdapat oli atau gemuk. 3. Persinggungan yang tidak sempurna antara tali dan puli.25

  • 1. Dengan kekuatan tekanan 10 kg, tekan tali pada tempat-tempat yang seharusnya tali harus menunjukkan kekencangan spesifikasi. Lenturan tali kipas pada tekanan 10 kg yakni Kipas Alternator 7-11 mm dan Engkol Kompresor AC 11-14 mm.2. Perhatikan ketegangan sabuk penggerak. Kurang tegang tali kipas slip cepat aus.Terlalu tegang bantalan pipa air dan alternator menjadi cepat rusak. Jika tali kipas harus diganti, perhatikan ukurannya. Ukuran sabuk mengikuti normalisasi.Lebar : 9,5 ; 10,5 ; 11,5 ; 12,5 mm. Panjang : Penatahapannya adalah 25 mm, misal 800, 825,850 mm dst.3. Beri vet atau cairan khusus pada sabuk lama yang berbunyi

    Pemeriksaan dan penyetelan kekencangan tali kipas26

  • Fungsi OliOli dengan sifatnya yang kental dan halus, tidak hanya sekedar mengurangi ausan dan gesekan pada piston (torak), bantalan dan bagian bagian yang berputar. Oli juga membantu menahan suhu tinggi, gas bertekanan tinggi maupun membantu memindahkan panas dari bagian yang bersuhu tinggi ke karter (panci oli) selanjutnya dipindahkan ke udara luar.

    Fungsi Penggantian saringan oli Sementara oli sedang dipakai, karbon yang dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin serta serbuk logam masuk ke dalam oli sehingga oli menjadi kotor. Apabila kotoran tersebut menumpuk, ia akan menyebabkan bagian bagian yang berputar cepat aus dan tergores. Karena itulah dipasangkan saringan oli untuk menahan kotoran dan membuang kotoran tersebut dari oli. Berhubung kotoran yang demikian akan menumpuk didalam saringan (flter), saringan perlu diganti secara periodik.

    27

  • Penggantian Saringan Oli (Filter)Buka saringan oli dengan alat pembuka filter;Pilih saringan oli dengan mencocokkan ulir saringan dan diameter pakingKontrol apakah saringan oli lama dilengkapi dengan katup by-pass atau tidak.Kontrol perlu tidaknya katup anti balik di dalam saringan oli dengan melihat posisi pengikatan saringan oli terhadap motor. Jika posisi pengikatan horisontal atau saringan di bawah, maka saringan oli harus dilengkapi dengan katup anti balik.Untuk memasang, kencangkan saringan oli dengan tangan.

    Fungsi Celah Katup Agar terdapat operasi mesin yang effisien apabila katup menutup, agar tertutup rapat sekali dengan dudukannya. Untuk menjamin keadaan demikian, terdapat celah yang disebut celah katup (clearance) diantara katup katup dalam keadaan tertutup dan tuas (roker). Dengan celah ini, katup akan kembali ke dudukannya tanpa ganguan selama mesin bekerja walaupun terdapat pemuaian dari komponen tertentu.28

  • Cara menyetel celah katup yakni: 1. Mesin dipanasi dan kemudian dimatikan; 2. Tempatkan Silinder nomor 1 pada TMA atau titik mati atas atau kompresi dengan jalan memutar poros engkol; 3. Kencangkan kembali baut-baut kepala dan baut-baut penguat roker. Momen pengencangan menunjukkan 1,8 2,4 kgm; 4. Stel celah katup dengan jalan celah katup diukur diantara batang aktup dan lengan loker.Yang disetel hanya katup yang ditunjuk oleh panah saja. Celah katup menunjukkan Hisap 0,20 mm dan Buang 0,30 mm; 5. Putarkan poros engkol (crankshaft) 360o; 6. Setel katup-katup lain yang ditunjukkan oleh panah.

    29

  • PEMERIKSAAN KABEL BUSI Lepaskan steker busi. Jangan ditarik pada kabelnya. Hubungan inti arang kabel mudah terlepas dari steker kalau kabel ditarik. Periksa tahanan kabel menggunakan multimeter. Tahanan kabel yakni kurang dari 25 k per kable

    PEMERIKSAAN ADVANCE VACCUMLepas tutup distributor;Lepas slang vaccum yang menuju ke distributor pada karburator. Hisap slang dengan mulut dan perhatikan plat dudukan kontak pemutus harus bergerak. Slang vaccum tidak boleh retak atau longgar pada sambungannya30

  • PEMERIKSAAN ADVANCE SENTRIFUGAL Rotor harus kembali dengan cepat setelah diputar searah putarannya dan dilepas; Rotor tidak boleh terlalu longgar.

    PEMERIKSAAN KONTAK PEMUTUSSetel celah kontak pemutus dengan fuler, putar motor dengan tangan sampai kam; dengan tumit ebonit dalam posisi yang tepatPilih fuler yang sesuai dengan besar celah kotak;Periksa celah kontak dengan fuler yang bersih.Jika celah tidak baik, stel seperti berikut: -Kendorkan sedikit sekrup-sekrup pada kontak tetap. -Stel besar celah dengan menggerakkan kontak tetap. -Penyetelan dilakukan dengan obeng pada takik penyetel; -Jika penyetelan sudah tepat, keraskan sekrup-sekrup pada kontak tetap;Putar mesin satu putaran, periksa sekali lagi besarnya celah kontak.31

  • Sebagai petunjuk: Besar celah kontak untuk mobil biasanya 0,4 0,5 mm. Kontak pemutus biasanya diganti baru setiap 20000 km. Kontak lama dapat dirataka dengan kikir kontak atau kertasa gosok dan selanjutnya dibersihkan dengan kertas yang bersih. Tetapi, kalau ketidak-rataan kontak besar, sebaiknya kontak pemutus diganti baru.

    Fungsi Pengapian Mesin bensin bekerja dengan pembakaran bensin dan campuran udara yang ditekan setelah langkah hisap serta terbakar oleh bunga api busi. Bunga api yang menyebabkan letusan disebut saat pengapian (ignition time) dan diatur oleh pembukaan platina dalam distributor.Waktu pengapian harus distel sedemikan rupa sehingga tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat sebab akan menurunkan efisiensi mesin.32

  • Penyetelan Pengapian Setel putaran mesin pada kecepatan idle. Pada motor yang dilengkapi dengan oktan slektor, posisi oktan selektor harus disetel pada posisi standar. Saat pengapian adalah 8o sebelum TMA atau idling. Penyetelan saat pengapian cocokkan tanda-tanda waktu dengan memut body distributor . Saat pengapian 8o sebelum TMA atau idling.

    PEMERIKSAAN BUSI Periksa busi secara visual kemungkinan terdapat hal-hal berikut:Retak atau kerusakan lain pada ulir dan isolator;Keausan elektroda;Gastek rusak atau lapuk;Elektroda terbakar atau terdapat kotoran yang berlebihan.

    Pembersihan BusiJangan menggunakan alat pembersih busi lebih lama dari yang diperlukan;Tiupkan bubuk pembersih dan karbon dengan udara kompresi;Bersihkan ulir dan permukaan luar isolator33

  • Pengukuran tekanan kompresi 1. Panaskan mesin; 2. Buka semua busi; 3. Lepaskan kabel tegangan tinggi dari koil pengapian agar aliran sekunder terputus; 4. Masukkan alat pengukur kompresi ke dalam lubang busi; 5. Buka trotel gas sepenuhnya dan baca tekanan kompresi sementara mesin dihidupkan dengan motor stater.

    Sebagai petunjuk: Usahakan agar pengukuran dilakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. -Putaran : 250 -Tekanan kompresi -STD 11,0 kg/cm2 -Limit 9,0 kg/cm2 -Perbedaan antara masing-masing silinder 1,0 kg/cm2

    34

  • Sekian..Salam dan bahagiaWassalamHOME

  • Pemeliharaan/service engine dan komponen-komponennya(2012006028)Oleh :M. AMIR HADIHOME

of 37/37
TUGAS PERENCANAAN PENDIDIKAN TUGAS PERENCANAAN PENDIDIKAN Biodata Komponen Utama Mesin Tune Up Sistem Pelumasan Judul Penutup PROGRAM STUDY PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN PROGRAM STUDY PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN FAKULTAS KEGURAUN DAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURAUN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA YOGYAKARTA 2014 2014 END SHOW Salam dan Salam dan Bahagia Bahagia Assalamu’alaikum wr.wb.
Embed Size (px)
Recommended