Home >Documents >Keseimbangan Sektor Moneter/ Pasar Uang (kurva LM) .•Keseimbangan Pasar Uang...

Keseimbangan Sektor Moneter/ Pasar Uang (kurva LM) .•Keseimbangan Pasar Uang...

Date post:18-Mar-2019
Category:
View:224 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

Keseimbangan Sektor Moneter/ Pasar Uang (kurva LM)

Julian Adam Ridjal

PS Agribisnis Universitas Jember

www.adamjulian.net

Keseimbangan Pasar Uang

Keseimbangan Pasar Uang adalah hubungan antara tingkat bunga dengan keseimbangan pendapatan nasional disektor keuangan.

Pasar uang berada dalam keseimbangan jika penawaran uang (Ms) sama dengan permintaan uang (Md)

Kurva LM

Kurva LM digunakan untuk menganalisis pasar uang, yaitu suatu kurva yang menggambarkan hubungan antara tingkat bunga (R) dengan pendapatan nasional (Y) dimana pasar uang dalam keseimbangan

Pembentukan kurva LM

Terdapat 3 cara :

1. Cara matematik

2. Cara 1 penurunan kurva

3. Cara 2 penurunan kurva

Cara matematik

Contoh Soal :

Pada perekonomian diketahui Ms (JUB) dimasyarakat = 500, permintaan uang tujuan transaksi dan berjaga-jaga M1 = 0,2 Y, permintaan uang tujuan spekulasi

M2 = 572 400 R

Dalam pasar uang keadaan keseimbangan terjadi jika Ms = Md

Jadi Ms = 500Md = M1 + M2

= 0,2 Y + 572 400 R Sehingga : Ms = Md 500 = 0,2 Y + 572 400 R 500 572 +400 R = 0,2 Y 0,2Y = -72 + 400 R Y = -360 + 2000 R Kurva LM menunjukkan

keseimb. Pasar uang R = 0,0005 Y + 0,18

Gambar kurva dari persamaan :

Penurunan kurva cara 1

Keynes :

Tingkat bunga ditentukan oleh permintaan dan penawaran uang

Salah satu faktor yang menentukan permintaan uang adalah pendapatan nasional

Penurunan kurva cara 2

Md1 = Permintaan uang tujuan transaksi + jaga-jaga

Md2 = Permintaan uang tujuan spekulasi

Kurva LM berlerang positif, artinya pada sektor moneter (pasar uang) apabila terjadi kenaikan tingkat bunga (R), maka pendapat nasional (Y) akan meningkat dan sebaliknya

Hal ini bertolak belakang dengan pasar barang

Kebijakan Moneter :

Posisi LM dapat berubah jika adanya kebijakan pemerintah, yaitu kebijakan moneter

Variabel ekonomi dalam kebijakan moneter : JUB dan tingkat bunga R

Kebijakan moneter yang murni adalah kebijakan yang tidak disertai dengan berubahnya G, Tx, dan Tr

Instrumen Kebijakan Moneter

Open market operation (operasi pasar terbuka)

Reserve requerement (cadangan minimum)

Rediscount policy (politik diskonto)

Selective control (kontrol kredit selektif)

Open Market Operation

Bila pemerintah ingin mempengaruhi JUB, maka dengan cara jual beli surat berharga pemerintah (SBI, SBPU)

Jika ingin JUB naik maka BI beli surat berharga yang telah dikeluarkan

Jika ingin JUB turun maka BI jual surat berharga yang telah dikeluarkan

Reserve Requerement Adalah kebijakan pemerintah yang bekaitan dengan

cadangan minimal bagi bank umum oleh pemerintah (BI)

Cadangan minimum bank umum adalah bagian (%) tertentu yang harus disimpan di BI dari simpanan yang diperoleh dan bagian yang ditahan ini tidak boleh dipinjamkan

Jika ingin JUB naik, maka cadangan minimum diturunkan

Jika ingin JUB turun, maka cadangan minimum di naikkan

Selain instrumen cadangan min, besar kecilnya JUB juga tergantung dari kesukaan masyarakat pegang uang tunai dan kelebihan cadangan bank

Politik Diskonto

Adalah kebijakan pemerintah mengubah tingkat suku bunga pinjaman dari BI kepada bank umum

Jika ingin JUB turun, maka BI menaikkan bunga pinjaman

Jika ingin JUB naik, maka BI menurunkan bunga pinjaman

BI manaikkan bunga pinjaman sehingga bank umum juga naikkan bunga pinjaman kemasyarakat dan JUB akan turun atau bank umum mencoba memperkecil pinjaman kepada BI, dengan cara menagih pinjaman masyarakat yang jatuh tempo jadi JUB turun

Kontrol Kredit Selektif

Adalah kebijakan pemerintah dangan memberi himbauan kepada bank umum dalam hal memberikan kredit (moral suasion)

Jika ingin JUB naik, maka himbauan untuk menaikkan jumlah kredit BU

Jika ingin JUB turun, maka himbauan untuk memperlambat kredit BU

see you next time...

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended