Home >Law >Keppres No. 74 Tahun 2004

Keppres No. 74 Tahun 2004

Date post:30-Jun-2015
Category:
View:76 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Description:
Baru tahu 10 tahun lalu bu Mega pernah teken Keppres soal WIPO Performances & Phonograms Treaty.
Transcript:
  • 1. PRESIDENREPUBLIK INDONESIAKEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 74 T AHUN 2004TENTANGPENGESAHAN WIPO PERFORMANCES AND PHONOGRAMS TREATY, 1996(TRAKTAT WIPO MENGENAI PERTUNJUKAN DANREKAMAN SUARA, 1996)PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa di Jenewa, Swiss pada tanggal 20 Desember 1996 telah disetujui WIPOPerformances and Phonograms Treaty, 1996 (Traktat WIPO mengenai Pertunjukan danRekaman Suara, 1996), sebagai hasil Konferensi Diplomatik;b. bahwa sehubungan dengan itu, dipandang perlu untuk mengesahkan Treaty tersebutdengan Keputusan Presiden;Mengingat : 1. Pasa1 4 ayat (1) dan Pasal 11 Undang-Undang Dasar 1945;2. Undang-undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Imernasional (LembaranNegara Tahun 2000 Nomor 185, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4012);MEMUTUSKAN : ....

2. PRESIDENREPUBLIK INDONESIA-2 -MEMUTUSKAN :Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG PENGESAHAN WIPO PERFORMANCESAND PHONOGRAMS TRETY, 1996 (TRAKTAT WIPO MENGENAIPERTUNJUKAN DAN REKAMAN SUARA, 1996).Pasal 1Mengesahkan WIPO Performances and Phonograms Treaty, 1996 (traktat WIPOmengenai Pertunjukan dan Rekaman Suara, 1996), yang telah disetujui di Jenewa, Swiss,pada tanggal 20 Desember 1996, sebagai hasil Konferensi Diplomatik yang salinannaskah aslinya dalam bahasa inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesiasebagaimana terlampir pada Keputusan Presiden ini.Pasal 2Apabila terjadi perbedaan penafsiran antara naskah terjemahan Treaty dalam bahasaIndonesia dengan salinan naskah aslinya dalam bahasa Inggris sebagaimana dimaksuddalam Pasal 1, maka yang berlaku adalah salinan nsakah aslinya dalam bahasa Inggris.Pasal 3Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.Agar .. 3. PRESIDENREPUBLIK INDONESIA-3 -Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Keputusan Presiden inidengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.Ditetapkan di Jakartapada tanggal 10 September 2004PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ,ttd.MEGAWATI SOEKARNO PUTRIDiundangkan di JakartaPada tanggal 10 September 2004SEKRETARIS NEGARAREPUBLIK INDONESIA,ttd.BAMBANG KESOWOLEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2004 NOMOR 93Salinan sesuai dengan aslinyaSEKRETARIAT NEGARA RIKepala Biro HukumBambang Mamasta 4. TRAKTATWORLD INTELLECTUAL PROPERTY ORGANIZATIONMENGENAIPERTUNJUKAN DAN REKAMAN SUARAWIPO Performances and Phonograms Treaty(WPPT) (1996) 5. MukadimahPara Negara Peserta Konvensi,yang berkeinginkan untuk mengembangkan dan mempertahankan perlindungan atashak-hak pelaku dan produser rekaman suara dalam suatu cara yang seefektif danseseragam mungkin,yang memperhatikan kebutuhan untuk memperkenalkan aturan-aturaninternasional baru dalam rangka menyediakan solusi-solusi yang cukup ataspertanyaan-pertanyaan yang timbul dengan perkembangan ekonomi, sosial, budaya,dan teknologi,yang memperhatikan pengaruh yang kuat dari perkembangan dan penggabunganteknologi informasi dan komunikasi terhadap pembuatan dan penggunaan karyapertunjukan dan karya rekaman suara,yang memperhatikan kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara kepentinganpara pelaku dan kepentingan para produser rekaman suara dan kepentingan umumyang lebih besar, khususnya pendidikan, penelitian dan akses terhadap informasi,telah menyepakati hal-hal sebagai berikut:Terjemahan Tidak Resmi .WIPO Performances and Phonograms Treaty (WPPT) 6. BAB IKETENTUAN-KETENTUAN UMUMPasal 1Keterkaitan dengan Konvensi-konvensi lain(1) Tidak satupun ketentuan dalam Traktat ini yang mengurangi kewajiban, kewajibanNegara-negara Peserta yang telah ada sebelumnya menurut Konvensi Internasional untukPerlindungan para Pelaku, Produser Rekaman Suara dan lembaga-lembaga Penyiaranyang yang dilakukan di Roma pada tanggal 26 Oktober 1961 (selanjutnya disebutKonvensi Roma ).(2) Perlindungan yang diberikan menurut Traktat ini bersifat utuh dan tidak mempengaruhiperlindungan hak cipta atas karya seni dan sastra. Dengan demikian, tidak ada ketentuandalam Traktat ini yang dapat ditafsirkan merugikan perlindungan tersebut.(3) Trakrat ini tidak mempunyai hubungan dengan atau tidak merugikan hak-hak dankewajiban- kewajiban menurut trakrat-traktat lainnya.Pasal 2PengertianUntuk tujuan-tujuan Traktat ini:(a) pelaku adalah aktor, penyanyi, pemusik, penari, dan mereka yang menampilkan,memperagakan, mempertunjukkan, menyanyikan, menyampaikan, mendeklamasikan,atau memainkan karya seni atau sastra, atau ekspresi folklore:Terjemahan Tidak Resmi .WIPO Performances and Phonograms Treaty (WPPT) 7. (b) rekaman suara adalah fiksasi (perekaman) bunyi-bunyian dari suatu pertunjukanatau dari bunyi-bunyian lain, atau suatu perwujudan dari bunyi-bunyian, selain daribunyi-bunyian dalam bentuk fiksasi (rekaman) yang termasuk dalam suatu karyasinematografi atau karya audiovisual lainnya;(c) fiksasi (perekarnan) adalah pengejawantahan dari bunyi-bunyian, atau perwujudandari bunyi-bunyian, di mana bunyi-bunyian tersebut dapat dirasakan dipancarkankembali atau dikomunikasikan melalui suatu alat.(d) produser rekaman suara adalah orang atau badan hukum yang pertama kali merekamdan memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan perekaman suara atau perekamanbunyi, baik perekaman dari suatu pertunjukan maupun perekaman suara atau perekamanbunyi lainnya;(e) publikasi dari sebuah pertunjukan yang direkam atau dari suatu rekaman suara adalahpenawaran salinan/kopi dari pertunjukan yang direkam atau dari suatu rekaman suarakepada masyarakat, tanpa izin dan pemegang hak dan dengan syarat bahwa salinan/kopiditawarkan kepada masyarakart/umum dalam jumlah yang masuk akal;(f) "penyiaran" adalah transmisi, dengan alat tanpa kabel, bunyi-bunyian atau gambar-gambardan bunyi-bunyian atau perwujudan dari gambar-gambar atau bunyi-bunyian,untuk direrima oleh masvarakat/umum; transmisi melalui satelit juga merupakan"penyiaran": transmisi dari sinyal-sinyal yang dienkripsikan juga merupakan "penyiaran",di mana alat untuk mendepkripsikan disediakan untuk masyarakat/umum oleh lembagapenyiaran atau dengan izin lembaga penyiaran;(g) komunikasi kepada masyarakat/umum dan suatu pertunjukan atau rekaman suaraadalah transmisi bunyi-bunyian dari suatu pertunjukan atau bunyi-bunyian atauperwujudan bunyi-bunyian yang direkam dalam suatu rekaman suara kepadamasyarakat/umum dengan media apapun selain dari penyiaran.Untuk tujuan-tujuan Pasal15, "komunikasi kepada masyarakat/umum mencakup kegiatan membuat bunyi-bunyianatau perwujudan bunyi-bunyian yang direkam dalam suatu rekaman suara dapatdidengar oleh masyarakat umum.Terjemahan Tidak Resmi .WIPO Performances and Phonograms Treaty (WPPT) 8. Pasal 3Ahli Waris (Beneficiary) Perlindungan Berdasarkan Traktat ini(1) Negara-negara Peserta harus memberikan perlindungan yang ditetapkan menurutTraktat ini kepada pelaku dan produser rekaman suara yang merupakan warga Negara dariNegara-negara Peserta lainnya.(2) Yang dimaksud warga negara dari Negara-negara Peserta lainnya ada1ah pelaku atauproduser rekaman suara, yang memenuhi criteria untuk memperoleh perlindunganmenurut Konvensi Roma dan merupakan warga Negara dari Negara-negara Peserta yangnerupakan anggota dari Konvensi tersebut. Dalam kaitannya dengan kriteria-kriteriapemenuhan persyaratan, Negara-negara Peserta harus menerapkan definisi-definisi yangrelevan dalam Pasal 2 Traktat ini.(3) Negara Peserta yang mengambil manfaat dari kemungkinan-kemungkinan yangditentukan dalam Pasal 5 (3) Konvensi Roma, atau untuk tujuan-tujuan Pasal 5 KonvensiRoma dan Pasal 17 harus menyampaikan notifikasi sebagaimana diketahui dalamketentuan-ketentuan tersebut kepada Direktur Jenderal WIPO.Pasal 4Perlakuan Warga Negara(1) Masing-masing Negara Peserta Harus memberikan perlakuan kepada warga Negara-negaraPeserta lainnya seperti perlakuan yang diberikan kepada warga negaranya sendiri,sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 3(2), berkaitan dengan hak-hak ekslusif yang secarakhusus diberikan menurut Traktat ini dan hak atas pembayaran yang wajar sebagaimanaditentukan dalam Pasal 15 Tarktat ini.(2) Kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam ayat (1) tidak berlaku dalam hal NegaraPeserta lainnya memanfaatkan reservasi-reservasi yang diperbolehkan oleh Pasal 15 (3)Traktat ini.Terjemahan Tidak Resmi .WIPO Performances and Phonograms Treaty (WPPT) 9. BAB IIHAK -HAK PELAKUPasal 5Hak-hak Moral Pelaku(1) Terpisah dari hak ekonorni pelaku, dan meskipun hak ekonomi tersebut telahberalih/dialihkan, pelaku tetap mempunyai hak unruk dicantumkan identitasnya sebagaipelaku atas pertunjukannya secara langsung atau pertunjukannya yang terekam dalamrekaman suara, kecuali bila cara/sifat penggunaan karya pertunjukannya itu ridakmemungkinkan untuk dicantumkan identitasnya, dan hak untuk menyatakan keberatanatas setiap perubahan, pemotongan, atau segala benuk modifikasi lainnya terhadap karyapertunjukannya yang dapat merugikan nama baik atau reputasinya.(2) Hak-hak pelaku yang diberikan kepada seorang pelaku berdasarkan ayat (1) berlangsung,setelah pelaku meninggal dunia, sekurang-kurangnya sampai berakhirnya hak ekonomi,dan dapat dilaksanakan oleh orang atau badan yang berwenang untuk itu menurutperaturan perundang-undangan Negara Peserta di mana perlindungan tersebut diajukan.Namun demikian Negara-negara Peserta yang pada saat peratifikasian tergabung kedalam Traktat yang tidak memberikan perlindungan atas semua hak-hak yang disebutkandalam ayat sebelumnya dapat menentukan bahwa, setelah si pelaku meninggal dunia,sebagian hak-hak tersebut tidak lagi dipertahankan.(3) Tata cara ganti rugi untuk melindungi atas hak-hak diberikan dalam pasal ini akan diaturoleh peraturan perundang-undangan Negara peserta dimana perlindungan diajukan.Terjemahan Tidak Resmi .WIPO Performances and Phonograms Treaty (WPPT) 10. Pasal 6Hak Ekonomi Pelaku dalam Pertunjukan yang Tidak DirekamPara pelaku mempunyai hak ekslusif untuk memberikan ijin atau melarang orang lainberkenaan dengan pertunjukan mereka, untuk melakukan :(1) Penyiaran dan penyampaian kepada masyarakat/umum atas karya pertunjukan yang tidakterekam, kecu

Embed Size (px)
Recommended