Home >Documents >KEMENTERIAN KEUANGAN DAN · PDF file 2019. 10. 14. · Laporan Ekonomi Keuangan...

KEMENTERIAN KEUANGAN DAN · PDF file 2019. 10. 14. · Laporan Ekonomi Keuangan...

Date post:17-Dec-2020
Category:
View:2 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Laporan Ekonomi Keuangan Mingguan / Weekly Report 1

    DAN 7 s.d. 13 Oktober 2019

    KEMENTERIAN KEUANGAN BADAN KEBIJAKAN FISKAL

    I. Pasar Global

    Pasar Saham. Wall Street pekan lalu ditutup menguat, dengan indeks Dow Jones menguat 242,87 poin atau 0,91 persen ke level 26.816,59, dan indeks S&P 500 menguat 18,26 poin atau 0,62 persen ke level 2.970,27, dan indeks Nasdaq pada minggu lalu juga menguat 74,57 poin atau 0,93 persen ke level 8.057,04. Pergerakan bursa saham AS pada pekan lalu utamanya dipengaruhi oleh positifnya hasil perundingan dagang antara AS dan Tiongkok, dan turunnya angka pengangguran di AS pada bulan September. Seperti diketahui, pada pekan lalu delegasi Tiongkok yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He, bertemu dengan sejumlah pejabat AS yang dipimpin oleh Kepala Perwakilan Dagang Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin di Washington DC. Hasilnya, kedua negara berhasil merumuskan beberapa kesepakatan yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Presiden Trump menyatakan bahwa saat ini AS dan Tiongkok telah mencapai kesepakatan tahap pertama yang sangat penting.

    Kesepakatan pada tahap pertama ini meliputi kesepakatan perdagangan terkait masalah kekayaan intelektual, jasa keuangan, dan produk pertanian dimana Tiongkok dikabarkan akan membeli produk pertanian AS sebanyak US$40 hingga US$50 miliar. Kesepakatan dalam perundingan ini juga secara otomatis membatalkan rencana pemerintah AS untuk memberlakukan tarif baru pada produk-produk impor dari Tiongkok yang direncanakan akan diberlakukan mulai 15 Oktober 2019 mendatang sebesar US$250 miliar. Namun, rencana pemberlakuan tarif sebesar 15 persen untuk produk impor asal Tiongkok pada 15 Desember 2019 mendatang dikabarkan tetap sesuai rencana. Sentimen positif lainnya yang mendorong penguatan Wall Street pada minggu lalu adalah turunnya angka pengangguran di AS pada bulan September. Data yang dirilis pada pekan lalu menunjukkan bahwa angka pengangguran AS pada bulan September sebesar 3,5 persen, turun dari bulan Agustus yang sebesar 3,7 persen. Angka ini merupakan angka pengangguran terendah sejak tahun 1969. Selain itu, pendapatan rata-rata penduduk AS pada bulan September tidak berubah dibanding bulan Agustus.

    Dari kawasan Eropa, bursa saham FTSE 100 Inggris dan bursa saham DAX Jerman ditutup menguat dalam sepekan. Merespon optimisme perundingan

    Gambar 1. Pasar Saham Global

    Indikator 11Oktober 2019 Perubahan (%)

    WoW YoY Ytd

    T1 ---- Nilai Tukar/USD ---- Euro 0,91 0,58 (4,98) (3,83) Yen 108,29 (1,26) 3,45 1,28

    GBP 0,79 2,48 (4,65) (0,87) Real 4,11 (1,32) (8,70) (6,07)

    Rubel 64,22 0,64 3,09 7,89 Rupiah 14.138,00 0,00 7,20 1,75 Rupee 71,02 (0,19) 4,19 (1,79) Yuan 7,09 0,84 (2,88) (3,05) KRW 1.188,90 0,64 (3,87) (6,55) SGD 1,37 0,39 0,23 (0,76)

    Ringgit 4,19 (0,04) (0,67) (1,28) Baht 30,40 0,14 7,24 6,61 Peso 51,59 0,29 4,78 1,88

    T2 ----- Pasar Modal ------

    DJIA 26.816,59 0,91 3,07 14,96 S&P500 2.970,27 0,62 6,16 18,49

    FTSE 100 7.247,08 1,28 (5,89) 7,71 DAX 12.511,65 4,15 (5,80) 18,49

    KOSPI 2.044,61 1,18 (18,73) 0,17 Brazil IBrX 867,56 0,58 (13,72) (3,53)

    Nikkei 21.798,87 1,82 (8,27) 8,91 SENSEX 38.127,08 1,20 8,13 5,71

    JCI 6.105,80 0,73 (5,67) (1,43) Hangseng 26.308,44 1,89 (18,10) 1,79 Shanghai 2.973,66 2,36 (14,42) 19,24

    STI 3.113,97 1,16 (11,57) 1,47 FTSE KLCI 1.556,84 (0,05) (14,53) (7,91)

    SET 1.626,00 1,25 (10,63) 3,97 PSEi 7.849,94 1,89 (11,01) 5,14

    T3 ------ Surat Berharga Negara ------ Yield 5 th, (FR 77) 6,63 5 n/a (126) Yield 10 th, (FR78) 7,21 1 n/a (75)

    T4 ------ Komoditas ------ Brent Oil 60,51 3,67 (3,15) 9,74

    CPO 2.118,00 1,05 (14,08) 5,69 Gold 1.489,01 (1,04) 12,21 16,10 Coal 66,40 1,84 (37,80) (34,93)

    Nickel 17.550,00 (1,35) 40,74 64,17 T5 ------ Rilis Data ------

    PPI AS Sept : -0,3 Okt : 0,1 GDP Inggris Q3 : 0,3 Q2 : 0,11

    Manufacturing Production

    Inggris Agt : -0,7 Sep : 0,4

    Core CPI AS Sep : 0,1 Agt : 0,3 Employment Change Kanada Sep : 53,7

    ribu Okt : 81,1 ribu

    Highlight Minggu Ini

     Bursa saham Wall Street ditutup menguat pekan lalu seiring perundingan perdagangan AS-Tiongkok yang berhasil mencapai kesepakatan tahap pertama dalam perjanjian properti intelektual, jasa keuangan, serta rencana pembelian produk pertanian AS oleh Tiongkok.

     Indeks dolar AS turun 0,51 persen dalam sepekan ke level 98,30 pada Jumat (11/10), sementara yield US Treasury tenor 10 tahun naik sekitar 20 bps ke level 1,729 persen seiring hasil positif dari negosiasi perdagangan AS-Tiongkok yang membuka ruang untuk kesepakatan lanjutan yang lebih luas dan komprehensif.

     Dari pasar komoditas, harga minyak mentah jenis Brent menguat 3,67 persen dalam sepekan ke level US$60,51 per barel terutama didorong oleh kenaikan tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah dan perkembangan positif dari perundingan dagang AS dan Tiongkok.

     Dari pasar keuangan domestik, IHSG menguat sebesar 0,73 persen secara mingguan ke level 6.105,80 meskipun investor nonresiden mencatatkan jual bersih Rp1,12 triliun dalam sepekan, sementara nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS tidak berubah di level Rp14.138.

     The Fed mengambil langkah untuk menstabilkan suku bunga pasar uang AS dengan melakukan injeksi kas melalui (1) pembelian obligasi Pemerintah AS bertenor pendek senilai US$60 miliar per bulan, (2) operasi overnight repo yang dilakukan secara harian dengan nilai awal sebesar US$75 miliar per operasi, dan (3) operasi term repo dua kali sepekan dengan nilai US$35 miliar per operasi.

    G a m

    b a r

    1 . P

    a sa

    r S

    a h

    a m

    G lo

    b a l

  • Laporan Ekonomi Keuangan Mingguan / Weekly Report 2

    KEMENTERIAN KEUANGAN BADAN KEBIJAKAN FISKAL

    tidak memberikan penjelasan yang memadai

    Gambar 4. Slope US Yield curve dan Resesi

    Gambar 2. Yield treasury AS tenor 10 tahun naik 20 bps

    ke level 1,73 pada hari Jumat (11/10)

    dagang antara AS dan Tiongkok pada pekan lalu, mayoritas bursa saham di kawasan Eropa menguat dibandingkan dengan perdagangan pada pekan sebelumnya. Pelaku pasar di Eropa menyambut positif kesepakatan dan penundaan tarif baru bagi produk impor asal Tiongkok yang direncanakan oleh pemerintah AS pada 15 Oktober 2019. Selain itu, pergerakan bursa saham di kawasan Eropa juga dipengaruhi oleh optimisme terhadap tercapainya kesepakatan Brexit mengingat no-deal Brexit dapat dihindari sehingga mengurangi risiko perlambatan ekonomi Inggris. J.P Morgan pada pekan lalu menaikkan prospek terjadinya kesepakatan Brexit menjadi 50 persen, dari yang sebelumnya hanya sebesar 5 persen saja. Di pekan yang sama juga terjadi pertemuan antara Sekretaris Brexit Inggris dan Kepala Negosiator Brexit Uni Eropa untuk membahas kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa. Sentimen- sentimen ini direspon oleh pasar saham di kawasan Eropa dengan positif.

    Bursa saham Inggris, FTSE 100, dalam sepekan kemarin menguat 1,28 persen ke level 7.247,08. Lloyds Banking Group menjadi salah satu emiten di bursa saham Inggris yang pada pekan lalu sempat mencatat kenaikan harga saham tertinggi, yaitu sebesar 12,27 persen. Barrat Development, perusahaan pengembang properti, dan perusahaan perbankan, Royal Bank of Scotland, mengikuti dengan kenaikan harga saham masing-masing sebesar 11,52 dan 11,46 persen. Menguatnya bursa saham Inggris tersebut juga ditopang oleh rilis data PDB Inggris pada kuartal III yang tumbuh cukup bagus di angka 0,3 persen atau di atas perkiraan sejumlah analis yang berada di angka 0,1 persen. Dari Jerman, bursa saham DAX pada pekan lalu menguat sebesar 4,15 persen pada level 12.511,65 dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Kenaikan DAX ini ditopang oleh kenaikan harga saham perusahaan perangkat lunak SAP yang harga sahamnya sempat meningkat sebesar 10,23 persen, diikuti oleh kenaikan harga saham perbankan Deutsche Bank dan pabrikan otomotif Volkswagen yang masing-masing sebesar 5,15 dan 4,91 persen.

    Dari kawasan Asia, mayoritas indeks saham di kawasan mayoritas ditutup menguat dalam sepekan. Bursa saham Nikkei Jepang menguat sebesar 1,82 persen ke level 21.798,87, disusul bursa saham STI Singapura menguat selama sepekan sebesar 1,16 persen ke level 3.113,97, Indeks Shanghai Tiongkok juga menguat 2,36 persen ke level 2.973,66, dan indeks Hangseng Hongkong menguat sebesar 1,89 persen ke level 26.308,44. Sementara itu, IHSG juga menguat sebesar 0,73 persen ke level 6.105,80.

    Menguatnya bursa saham Asia dalam sepekan lalu utamanya ditopang oleh optimisme perundingan dagang antara AS dan Tiongkok yang diselenggarakan pada 10-11 Oktober lalu. Mayoritas investor memandang dengan penuh optimisme bahwa perundingan tersebut dapat berjalan dengan baik dan membawa kesepakatan antar kedua negara. Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Asia, positifnya perundingan dagang Tiongkok dengan mitra dagangnya akan berdampak positif bagi perekonomian kawasan.

    Pasar Uang. Indeks dollar AS berada pada level 98,30 pada akhir perdagangan pekan lalu (11/10) atau melemah sebesar 0,51 persen dalam sepekan terhadap

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended