Home >Documents >Kemah Pelajar Lintas Agama Agama (Kemenag) RI, menggelar pameran pendidikan madrasah (Madrasah Expo)...

Kemah Pelajar Lintas Agama Agama (Kemenag) RI, menggelar pameran pendidikan madrasah (Madrasah Expo)...

Date post:16-Mar-2019
Category:
View:243 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

Edisi 7/Tahun I/ Juli 2015 1

Edisi 7/ Tahun I/ Juli 2015

Bidang Penmad

Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013

8Dinamika Daerah

NKRI dan Perdamaian adalah Harga Mati

19 25Artikel

Indahnya Sinergi Pendidikan

media pemersatu umat

Kemah Pelajar Lintas Agama

ISSN : 2460 - 3813

Edisi 7/Tahun I/ Juli 20152

Salam Redaksi

Penanggung Jawab : Badrus Salam ; Redaktur : Budiawan, Gentur Rachma Indriadi, Suripah, Martina Wulandari, M Fachri ; Penyunting / Editor : Saronji, Muhammad Khoirulloh ; Design Grafis / Fotografer : Hery Basuki, Djati Prasetyo ; Sekretariat : Yudi Prasetyo, Amin Sri Widodo

Majalah BulananSEJAHTERA

Diterbitkan oleh : Subbag Informasi & Humas Kanwil

Kemenag Provinsi Jawa Tengah

Penerbit: Subbag Informasi & Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa TengahAlamat Redaksi : Jalan Sisingamangaraja 5 Semarang - 50232 Telp : 024-8412547, 8412548, 8412552 Fax. 024-8315418, EMAIL : [email protected]

Keterangan Cover Depan : Kakanwil Kemenag Prov Jateng, Drs H Ahmadi membuka Kemah Pela-jar Lintas Agama tingkat Jawa Tengah di Umbul Sidomukti, Ungaran Kabupaten Semarang Tahun 2015.

daftar isi

Redaksi SEJAHTERA menerima sumbangan dalam bentuk tulisan, foto ilustrasi dan lainnya yang sesuai dengan misi Majalah SEJAHTERA. Ketikan 1,5 spasi maks 2 hal kuarto, disertai identitas resmi penulis. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengurangi substansinya. Demi perbaikan penerbitan, redaksi mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.

Salam Redaksi ...................................................... 2Pembinaan ............................................................ 3Laporan Utama ..................................................... 5Bidang PENMAD ................................................. 8

Pendidikan karakter dalam kurikulum 2013 Potret bangsa kita akhir-akhir ini sudah cukup memper-hatinkan. Dari yang namanya dekadensi moral, perilaku sosial, kekejaman, kejahatan, kedoliman, sudah kian tak terelakkan, sehingga saat peme rintahan yang lalu men-carikan solusinya terhadap realitas kehidupan bangsa, yang dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan,

sampai-sampai orang tua merasakan kegelisahan di mana kalau sang kekasih ananda habis belajar pulang ke rumah, di sisi lain orang tua belum di rumah.

Bidang PONTREN ................................................ 10Bidang URAIS ....................................................... 12

Wajah Baru KUA KecamatanDalam rangka usaha me-ningkatkan profesionalisme dan exelent service pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, setiap tahun diselenggarakan pemilihan KUA Teladan, dengan harapan semua Kepala KUA berpacu untuk memperoleh predikat KUA Teladan baik di tingkat Kabupaten, Karesidenan, tingkat Provinsi lebih lebih memperoleh prestasi tingkat Nasional. Bimas Kristen ....................................................... 13Bimas Katolik ....................................................... 14Bimas Hindu ......................................................... 15Bimas Buddha ....................................................... 16Bimas KhongHucu ............................................... 18Dinamika Daerah ................................................. 19Artikel .................................................................... 25KUB ....................................................................... 33Prestasi ................................................................. 35Terapan .................................................................. 37Lensa Foto ............................................................. 39

Assalamualaikum Wr. Wb

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat, dan hidayahNya yang telah memberikan kekuatan kami untuk terus berkarya dan berkreasi sehingga kami dapat kembali menerbitkan majalah dinas Sejahtera Edisi Juli 2015.

Pada kesempatan ini, Sejahtera edisi Juni 2015 menyampaikan tentang eksistensi madrasah yang dinilai memiliki banyak kelebihan dibanding dengan sekolah pada umumnya. Di antara keunggulan madrasah adalah lembaga pendidikan Islam formal ini terbukti mampu mendidik dan membimbing anak-anak untuk memiliki akhlak mulia atau budi pekerti luhur. Di samping, tentu saja madrasah memberikan pem-belajaran ilmu-ilmu dan keterampilan lainnya seperti yang diajarkan di sekolah-sekolah pada umumnya.

Upaya untuk lebih mengenalkan madrasah kepada masyarakat luas, Dirjen Pendidikan Islam Direktorat Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) RI, menggelar pameran pendidikan madrasah (Madrasah Expo) 2015 tingkat na-sional di Palembang, Sumatera Selatan. Acara ini digelar bersamaan dengan penyelenggaraan ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat nasional. Dari kegiatan terse-but bisa dilihat hasil kreatifitas siswa madrasah yang telah mendapatkan penghargaan internasional.

Kementerian Agama telah mengupayakan beberapa kebijakan dan program untuk mencapai peningkatan kualitas madrasah sehingga ketertinggalan ini dapat di atasi. Program Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) dan Program Peningkatan Mutu Pendidikan Kontrak Prestasi adalah diantara program real Kementerian Agama dalam upaya peningkatan kualitas madrasah. Pada akhirnya, Kebijakan dan program yang ditetapkan oleh Kementerian Agama berkenaan dengan peningkatan kualitas madrasah diperlukan dukungan sepenuhnya dari seluruh warga madrasah dan masyarakat.

Dukungan seperti ini akan memberikan kesempatan dan peluang bagi madrasah untuk lebih mampu berkompetisi secara sehat dengan sekolah. Karenanya di madrasah diper-lukan komitmen yang kuat, manajemen berwawasan luas dan menguasai teknologi informasi, serta sumber daya manusia yang berjiwa akhlakul-karimah.

Akhirnya, kami segenap redaksi majalah SEJAHTERA memohon maaf atas segala kekurangan. Tak lupa kami sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam penerbitan majalah ini. Kami sadar, majalah ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun selalu kami nanti untuk perbaikan pada edisi mendatang. Harapan kami, Semoga karya sederhana ini tidak hanya sederhana manfaatnya, melainkan memiliki manfaat yang besar bagi kita semua dan nilai tinggi terutama di hadapan Allah SWT. (wul-red)

Wassalamualaikum Wr. Wb

Edisi 7/Tahun I/ Juli 2015 3

Pembinaan

Penghulu dan Angka KreditnyaPenghulu adalah pejabat fungsional

Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas tanggung jawab dan wewenang untuk

melakukan pengawasan nikah/rujuk menurut agama Islam dan kegiatan

kepenghuluan pada KUA Kecamatan bersama dengan Pegawai Pencatat

Nikah (PPN).

Tugas pelayanan nikah sebelum terbitnya regulasi tentang jabatan fungsional penghulu dilaksanakan oleh PPN dibantu oleh wakil PPN. PPN dijabat oleh Kepala KUA yang merupakan pejabat struktural dan Wakil PPN adalah staf yang mendapatkan SK untuk melaksana-kan tugas pengawasan nikah/rujuk berdasarkan agama Islam, wakil PPN bukan merupakan jabatan fungsional. Dalam rangka meningkatkan status pejabat pelaksana pencatatan nikah, berdasarkan KEP/42/M.PAN/4/2004 semua Kepala KUA dan wakil PPN diinpassing kedalam jabatan fungsional penghulu, dengan katagori penghulu ula, penghulu wustha dan penghulu ulya.

Terbitnya Peraturan Menpan nomor : PER/62/M.PAN/6/2005 merubah jabatan fungsional penghulu men-jadi Penghulu Pertama, penghulu Muda dan Penghulu Madya. Mereka yang masih melaksanakan tugas di bidang kepenghuluan disesuaikan/diinpassing dalam jabatan fungsional penghulu dengan angka kredit minimal 100 dengan ketentuan, berijazah S1, pangkat serendah-ren-dahnya Penata Muda golongan ruang III/a. Dari regulasi tersebut, mereka yang memenuhi ketentuan otomatis melanjutkan jabatan fungsional penghulu meskipun ada yang ijazah kesarjanaannya tidak sejalan dengan tugas pokok dan fungsinya, namun beberapa penghulu yang berasal dari inpassing wakil PPN terkena pemberhentian karena tidak memenuhi ketentuan S1 dan golongan ruang III/a, mereka harus mengambil kuliah S1 untuk menjadi penghulu sesuai dengan ketentuan tersebut.

Jabatan penghulu sekarang ini merupakan jabatan yang favorit bagi PNS Kementerian Agama, karena disamping mendapat tunjangan jabatan fungsional atau tunjangan struktural bagi Kepala KUA, penghulu juga mendapatkan jasa profesi dan transport sebagai penghulu bila me-nikahkan di luar kantor dan juga masih menerima uang makan dan tunjangan kinerja, sama dengan PNS yang lain. Konsekwensi dari jabatan fungsional penghulu adalah kewajiban mengumpulkan angka kredit dalam kenaikan pangkatnya. Sebagai pejabat fungsional, penghulu bisa naik pangkat lebih cepat daripada pejabat struktural yang sesuai ketentuan empat tahun sekali.

Bagi mereka yang aktif dalam kegiatan kepenghuluan dan mampu mendokumentasikan bukti kegiatannya bisa naik pangkat dalam dua tahun, namun penghulu yang tidak bisa mengumpulkan angka kredit untuk kenaikan pangkat dalam lima tahun, dibebaskan sementara dari

jabatannya sebagai penghulu, disamping itu penghulu juga bisa dibebaskan sementara dari jabatan penghulu apabila dijatuhi hukuman tingkat sedang atau berat berupa penurunan pangkat, diberhentikan sementara dari PNS, ditugaskan secara penuh di luar jabatan penghulu, cuti diluar tanggungan negara, menjalani tugas belajar lebih dari enam bulan. Penghulu diberhentikan dari jabatan-nya bila satu tahun setelah dibebaskan sementara dari jabatan penghulu belum juga bisa mengumpulkan angka kredit untuk kenaikan pangkat, dan juga bila dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap kecuali jenis hukuman disiplin tingkat berat berupa penurunan

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended