Home >Health & Medicine >Kelainan sistem peredaran darah

Kelainan sistem peredaran darah

Date post:14-Jun-2015
Category:
View:17,892 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1. Kelainan SistemTransportasiAndini Nurul PEnop PiawaiIndah islamiM. Egha RivaiM. Ivan RimbadiNadia Fadila PutriRisyad Baihaqi

2. Kelainan Sistem Transportasi Kelainan pada sistem peredaran darahatau sistem transportasi manusia dapatterjadi karena bawaan sejaklahir,kecelakaan,dan penyakit-penyakittertentu dalam waktu yang lama. Penyakitakan terjadi organ tubuh jika terjadiinfeksi,sementara sistem pertahanan sudahtidak sanggup menanggulanginya. Kelainandan penyakit tersebut antara lain:: 3. AnemiaAnemia merupakan kondisi kekuranganjumlah sel darah merah. Penyakit ini dapatdisebabkan oleh beberapa hal. Misalnya,tubuh kekurangan zat besi, akibatnya prosespembentukan darah menjadi terhambat. atau hemoglobin 4. polisitemia Polisitemia di tandai denganmeningkatnya eritrosit melebihinormal,sehingga darah menjadikental.menaikan viskonsitas, danmenurunkan kecepatan aliran darah 5. Leukimia Leukimia (kankerdarah) terjadi karena seldarah putih aktif membelah,sehinggaproduksi leukosit terlalu banyak dankemudian menahan sel darah merah. 6. hemofilia Hemophilia merupakan penyakitdarah sukar membeku.penderitadapat kehilangan banyak darahhanya karena luka kecil,penyakitini bersifat menurun 7. Penyebab hemofilia berbeda-beda, bergantungpada tipe yang diderita.Hemofilia Tipe A.Ini adalah tipe yang cukup umum.Disebabkan oleh kurangnya faktor VIII proteinpada darah yang menyebabkan masalah padaproses pembekuan darah.Hemofilia Tipe B. Tipe ini disebabkan oleh kurangnya faktor IXdalam darah, protein yang juga berperan dalampembekuan darah. 8. Hemofilia Tipe C. Tipe ini disebabkan kurangnya faktor XIdalam darah, yang berperan dalam pembekuandarah. Biasanya pengidap hemofilia tipe inimengalami gejala yang ringan.Hemofilia juga dapat diturunkan dari orangtua pada anaknya. Anak perempuan memilikikromosom X dan X, sementara anak lelaki X danY. 9. Pengobatan hemofiliaPengobatan hemofilia berbeda-beda, bergantung pada tipe yang diidap.Untuk hemofilia tipe A yang ringan dan sedang, diberikan injeksi hormon. Hormon ini dapat merangsang aktifnyakomponen pembekuan darah. Untuk tipe A dan B yang termasuk parah, dilakukan transfusi cairan yang mengandung komponen pembekuan darah.Sementara, untuk tipe C, penanganannya berupa pemberian cairanplasma darah melalui infus. 10. Pengobatan hemofiliaInfus yang dilakukan secara berkala tiap dua atau tigakali seminggu dapat mencegah pendarahan. Dokter bisamengajarkan cara melakukan infus di rumah.Jika sendi mulai terpengaruh oleh pendarahan dalam,pasien bisa melakukan terapi fisik. Terapi ini bertujuan melatih sendi agar tidak kaku danrusak.Sedangkan, untuk mengatasi luka kecil di kulit, cukupgunakan plester. Pendarahan dalam yang tidak terlalubesar juga bisa ditangani dengan menempelkan es yangdililit handuk. 11. tekanan darah tinggi(hipertensi) Hipertensi terjadi jika sistol darah lebihtinggi dari 120 mmHg dan tekanandiastolnya lebih tinggi dari 80 mmHg.Pada hipertensi otot jantung bekerjalebih keras yg akhir nya membesarkhususnya bilik kiri dan dapatmengakibatkan gagaljantung,pendarahan otak(stroke),pecahnya pembuluh kapilerjantung dan pecah nya pembuluh darahretina 12. Tekanan darah rendah (hipotensi) Hipotensi terjadi jika tekanan sistolendarah kurang dari 120 mmHg dan tekanandiastolen kurang dari 80 mmHg. Penderitahipotensi dapat mengalami pingsan 13. varises Varises merupakan pelebaran/pembesaran vena akibat tidak lancar nyaaliran darah menuju jantung,akibat nyadarah terkumpul di vena 14. atherosklerosis danarteriosklerosis Atherosklerosis merupakan penimbunanlemak pada arteri sedangkanarteriosklerosis adalah penimbunan zatkapur/kalsium di dinding arteri sehinggamengeras. 15. Stroke Stroke merupakan penyakit yangdiakibatkan arteri yang menuju ke otakpecah atau tertutup oleh embolussehingga sebagian otak kekurangaansuplai O2. 16. Serangan jantung Gangguan yang terjadi saat sebagian ototjantung mati karena kekurangan O2. 17. Aneurisma Yaitu pembengkakan pembuluh darah.Aterosklerosis dan hipertensi dapatmelemahkan dinding arteri hingga dapatmenimbulkan aneurisma. 18. ThalasemiaThalasemia adalah penyakit kelainandarah yang ditandai dengan kondisi seldarah merah mudah rusak atau umurnyalebih pendek dari sel darah normal (120hari). Akibatnya penderita thalasemia akanmengalami gejala anemia diantaranyapusing, muka pucat, badan sering lemas,sukar tidur, nafsu makan hilang, daninfeksi berulang 19. Eryrroblastosis foetalisEryrroblastosis foetalis (Penyakit Kuning pada Bayi)Penyakit kuning pada bayi yang disebabkan olehkerusakan sel-sel darah oleh antibodi Rhesus ibu. Erythroblastosis fetalis adalah peningkatanpenghancuran sel darah merah janin akibat antibodi(sel pertahanan tubuh) ibu yang masuk ke janin lewatplasenta dan menghancurkan antigen (tanda pengenalbenda asing) yang terdapat di sel darah merah janin.Penyakit ini penyebab penting terjadinya anemia(kurang darah) dan jaundice (bayi kuning) pada bayibaru lahir. 20. Trombus dan EmbolusTrombus dan embolus merupakanpenyakit terhentinya pembuluh utamayang berfungsi menghantarkan O2 ke ototjantung. Penyakit ini terjadi karenaadanya penggumpalan atau infeksi padakatup jantung sehingga katup jantungtidak dapat menutup lagi dan bocor.

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended