Top Banner
KEJANG DEMAM Pembimbing: dr. Arieta, Sp.A Nama: Irka Gibriela Mia Regina
34

kejang demam.

Jan 31, 2016

Download

Documents

.
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: kejang demam.

KEJANG DEMAM

Pembimbing: dr. Arieta, Sp.A

Nama: Irka Gibriela Mia

Regina

Page 2: kejang demam.

KELAINAN GENETIK DAN FAKTOR KELAHIRAN, DEMAM, INFEKSI OTAK, TOKSIN, TRAUMA, GANGGUAN PEREDARAN DARAH, GANGGUAN

METABOLISME DAN NUTRISI, TUMOR, KELAINAN DEGENERATIF, FAKTOR

PSIKOGENIK DAN PENYEBAB YANG TIDAK DIKETAHUI DENGAN JELAS.

Pendahuluan

KejangBUKAN PENYAKIT TETAPI MANIFESTASI DARI SUATU

PENYAKIT

BERBAGAI PENYAKIT DAPAT MENYEBABKAN TERJADINYA BANGKITAN KEJANG MISALNYA:

Page 3: kejang demam.

DEFINISIKejang demam ialah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal di atas 38ºC) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium (di luar rongga kepala).

Page 4: kejang demam.

EpidemiologiHal ini dapat terjadi pada 2-5

% populasi anak.

Umumnya kejang demam ini terjadi pada usia 6 bulan – 5 tahun dan jarang sekali terjadi untuk pertama kalinya pada usia < 6 bulan atau > 3 tahun.

Menurut ras maka kulit putih lebih banyak daripada kulit berwarna.

Insidensi puncak usia 18-22 bulan

Anak laki-laki > perempuan dengan perbandingan 1,4 : 1,0.

Page 5: kejang demam.

ETIOLOGI

Belum diketahui dengan pastiDemam sering disebabkan oleh : - ISPA - Radang telinga tengah - Infeksi saluran kemih & saluran cernaKejang tidak selalu timbul pada suhu yang tinggi terkadang pada suhu tidak

terlalu tinggi

Page 6: kejang demam.

FAKTOR RESIKO

DemamUsiaGenetik Riwayat kejang demam pada

orang tua atau saudara sekandungPerkembangan terlambat (Malnutrisi)

Page 7: kejang demam.

Resiko Tinggi Berulang

Metabolisme Basal Meningkat

Resiko Tinggi Gangguan Kebutuhan

Nutrisi

O² ke Otak Menurun

Kejang Demam

TIK Meningkat

Kejang Demam Komplek

Kejang Demam sederhana

Peningkatan Suhu Tubuh

Resiko Injuri Resiko Tinggi Gangguan Tumbuh

Kembang

Gangguan Perfusi Jaringan

PATOFISIOLOGI KEJANG DEMAM

Page 8: kejang demam.

PATOFISIOLOGI KEJANG

Page 9: kejang demam.

PATOFISIOLOGI DEMAM-KEJANG

Page 10: kejang demam.

KLASIFIKASI KEJANG DEMAM

Kejang Demam Sederhana (Simple Febrile Seizure),

-Kejang berlangsung singkat, < 15 menit-Kejang umum tonik dan atau klonik-Umumnya berhenti sendiri-Tanpa gerakan fokal atau berulang dalam 24 jam

Kejang Demam Komplikata (Complex Febrile Seizure),

-Kejang lama, > 15 menit-Kejang fokal atau parsial satu sisi, atau kejang umum didahului kejang parsial-Berulang atau lebih dari 1 kali dalam 24 jam

Page 11: kejang demam.

KLASIFIKASI KEJANG DEMAM MENURUT LIVINGSTONE

Kejang Demam SederhanaKejang bersifat umumLamanya kejang berlangsung singkat ( < 15 menit)Usia waktu kejang demam pertama kali muncul < 6 tahunFrekuensi serangan 1-4 kali dalam satu tahunEEG normal

Epilepsi yang di cetus oleh demam Kejang berlangsung lama atau bersifat fokal/ setempatUsia penderita lebih dari 6 tahun saat serangan kejang demam pertamaFrekuensi serangan melebihi 4 kali dalam satu tahunGambaran EEG yang dibuat setelah anak tidak normal lagi adalah

normal.

Page 12: kejang demam.

KRITERIA LIVINGSTONE SETELAH DIMODIFIKASI

KRITERIA LIVINGSTONE SETELAH DIMODIFIKASI

1.UMUR ANAK KETIKA KEJANG ANTARA 6 BULAN DAN 4 TAHUN 2.KEJANG HANYA SEBENTAR SAJA, TIDAK LEBIH DARI 15 MENIT3.KEJANG BERSIFAT UMUM.4.KEJANG TIMBUL DALAM 16 JAM PERTAMA SETELAH TIMBULNYA

DEMAM5.PEMERIKSAAN SARAF SEBELUM DAN SESUDAH KEJANG NORMAL.6.PEMERIKSAAN EEG YANG DIBUAT SEDIKITNYA 1 MINGGU SESUDAH SUHU NORMAL TIDAK MENUNJUKKAN KELAINAN.7.FREKUENSI BANGKITAN KEJANG DI DALAM 1 TAHUN TIDAK MELEBIHI 4 KALI

1.UMUR ANAK KETIKA KEJANG ANTARA 6 BULAN DAN 4 TAHUN 2.KEJANG HANYA SEBENTAR SAJA, TIDAK LEBIH DARI 15 MENIT3.KEJANG BERSIFAT UMUM.4.KEJANG TIMBUL DALAM 16 JAM PERTAMA SETELAH TIMBULNYA

DEMAM5.PEMERIKSAAN SARAF SEBELUM DAN SESUDAH KEJANG NORMAL.6.PEMERIKSAAN EEG YANG DIBUAT SEDIKITNYA 1 MINGGU SESUDAH SUHU NORMAL TIDAK MENUNJUKKAN KELAINAN.7.FREKUENSI BANGKITAN KEJANG DI DALAM 1 TAHUN TIDAK MELEBIHI 4 KALI

Page 13: kejang demam.
Page 14: kejang demam.

DIAGNOSIS

ANAMNESIS: Kejang:

* Frekuensi dan lama kejang* Kapan terjadinya* Pertama kali atau sudah pernah* Bila sudah pernah, saat umur berapa?* Sifat kejang* Gejala penyerta (muntah, lumpuh,

kemunduran fungsi kognitif)* Kesadaran waktu kejang dan pasca kejang

Page 15: kejang demam.

DIAGNOSIS

Demam:

timbul mendadak dan lamanya, menggigil, mengigau,

Gejala penyakit penyerta:

Mencret, muntah, sesak nafas, dll

Page 16: kejang demam.

PEMERIKSAAN FISIK

Tanda Rangsang meningeal : Pemeriksaan kaku kudukTanda brudzinki I dan IITanda kernig

Pada kejang demam rangsangan meningeal (-)

Page 17: kejang demam.

PEMERIKSAAN FISIKPemeriksaan Refleks Neurologis

untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi SSP ( meningitis, ensefalitis)Refleks fisiologis

- Biseps, TricepsRefleks patologis

- Babinski, Oppenheim, Chaddok, hoffman ( normal pada bayi < 18 bulan )

Pada kejang demam refleks patologis (-)

Page 18: kejang demam.

PEMERIKSAAN PENUNJANGLaboratorium (Darah perifer lengkap,

elektrolit, glukosa darah)mengevaluasi sumber infeksi atau mencari penyebab

Pungsi lumbal menyingkirkan meningitisindikasi berdasarkan umur :* < 12 bulan sangat dianjurkan * 12 – 18 bulan dianjurkan * > 18 bulan tidak rutin

Page 19: kejang demam.

Elektroensefalografi

kejang demam yang tidak khas

(anak > 6th , kejang demam fokal) CT-Scan atau MRI

Tidak rutin & atas indikasi:

- kelainan neurologik fokal yang menetap

- parese N.VI

- Papil edema

Page 20: kejang demam.

PADA PENATALAKSANAAN KEJANG DEMAM

ADA 3 HAL YANG PERLU DIKERJAKAN,YAITU :

1. PENGOBATAN FASE AKUT

2. MENCARI DAN MENGOBATI PENYEBAB

3. PENGOBATAN PROFILAKSIS TERHADAP

BERULANGNYA KEJANG DEMAM

PENATALAKSANAAN

Page 21: kejang demam.

1. Pengobatan fase akutmembebaskan jalan nafas dan memantau

fungsi vital tubuh. Saat ini diazepam intravena atau rektal

merupakan obat pilihan utama, oleh karena mempunyai masa kerja yang singkat.

Jika tidak ada diazepam, dapat digunakan luminal suntikan intramuskular ataupun yang lebih praktis midazolam intranasal

Page 22: kejang demam.

2. Mencari dan mengobati penyebabpemeriksaan pungsi lumbal pada saat pertama

sekali kejang demam. Fungsi lumbal juga dianjurkan pada anak usia

kurang dari 2 tahun karena gejala neurologis sulit ditemukan.

Pemeriksaan laboratorium penunjang lain dilakukan sesuai indikasi

Page 23: kejang demam.

3. Pengobatan profilaksis

Page 24: kejang demam.

PENGOBATAN

Anti Piretik* Parasetamol 10-15 mg/kgbb/kali* Ibuprofen 5 -10 mg/kgbb/kali

Anti Konvulsan* Diazepam oral 0.3-0.5 mg/kgbb* Diazepam rectal 0.5 mg/kgbbBB<10Kg:5mg; >10Kg:10mg

Page 25: kejang demam.

Jika kejang tidak teratasi dapat diulang dengan cara dan dosis yang sama dengan interval 5 menit

Bila setelah 2 kali pemberian diazepam rektal masih tetap kejang, dianjurkan ke rumah sakit. Dan diberikan diazepam intravena 0,3-0,5 mg/kgbb

Bila kejang belum berhenti diberikan fenitoin 10-20 mg/kgbb/kali dengan kecepatan 1 mg/kgbb/menit atau kurang dari 50 mg/menit.

Kejang berhenti Dosis selanjutnya 4-8 mg/kgbb/hari, yaitu 12 jam setelah dosis awal

Kejang belum berhenti rawat di ruang intensif.

Page 26: kejang demam.
Page 27: kejang demam.

RUMATAN

Fenobarbital 3 – 4 mg/kgBB/hari dibagi 2 dosis

Asam Valproat 15-40 mg/kgBB/hair dibagi 2-3 dosis

DOC : Asam ValproatPengobatan profilaksis /rumatan diberikan

selama 1 tahun bebas kejang, dihentikan bertahap selama 1 – 2 bulan

Page 28: kejang demam.

INDIKASI RUMATAN

Kejang > 15 menit Kelainan neurologis Kejang fokal Rumat dipertimbangkan pada keadaan:

- Kejang berulang 2 kali atau lebih dalam 24 jam - Kejang demam pada bayi < 12 bulan- Kejang demam ≥ 4 kali per tahun

Page 29: kejang demam.
Page 30: kejang demam.

BAGAN PENATALAKSANAAN KEJANG

SEGERA DIBERIKAN DIAZEPAM INTRAVENA ATAU DIAZEPAM REKTAL DIAZEPAM :

DOSIS RATA-RATA 0,3-0,5MG/KGBB/KALI (iv) ATAUDOSIS <10 KG: 5 MG REKTIOL >10 KG : 10 MG REKTIOL

BILA KEJANG TIDAK BERHENTI DAPAT DIULANG CARA DAN DOSIS YANG SAMA DENGAN INTERVAL 5 MNT

KEJANG (+) ------ DIAZEPAM 0,3-0,5 MG/KGBB/HARI (iv) KEJANG (+) FENITOIN 10-20 MG/KGBB/KALI (IV, BOLUS)

KEJANG (+) KEJANG (-)

RUMATANRAWAT ICU Fenobarbital 3 – 4 mg/kgBB/hari

Asam Valproat 15-40 mg/kgBB/hr

Page 31: kejang demam.

PROGNOSIS Tergantung dari jenis kejang demam dan faktor resiko. Faktor risiko berulangnya kejang demam adalah:1. Riwayat kejang demam dalam keluarga2. Usia kurang dari 12 bulan3. Tingginya suhu badan sebelum kejang4. Cepatnya kejang setelah demam

- Ada seluruh faktor resiko kejang demam berulang 80%.- Tidak ada faktor resiko kejang demam berulang 10-15%

Page 32: kejang demam.

Faktor resiko lain adalah terjadinya epilepsi dikemudian hari. Faktor resiko terjadinya epilepsi adalah:

1 Kelainan neurologis

2 Kejang demam kompleks

3. Riwayat epilepsi dalam keluarga

Page 33: kejang demam.

Mencegah dan Menghadapi Kejang Demam (Rekomendasi Millichap)

Page 34: kejang demam.

TERIMA KASIH