Home >Documents >kedokteran okupasi pematang

kedokteran okupasi pematang

Date post:16-Jan-2016
Category:
View:52 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Description:
nb
Transcript:

Studi Kasus

KEDOKTERAN OKUPASI

Oleh

Budiman Ade Satria (H1AP09010)

Novita Harfariza (H1AP09035)

Pembimbing Klinik

dr. RA Yeni Warningsih

Kepaniteraan Kedokteran Komunitas

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Universitas Bengkulu

2015KEPANITERAAN KEDOKTERAN KOMUNITASFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BENGKULU2015Nama Fasilitas Pelayanan Kesehatan: PKM Perawatan Ratu AgungNo Berkas

: No Rekam Medis

:

Data Administrasi

Tanggal 11 Februari 2015 diisi oleh Nama : Budiman Ade Satria (H1AP09010)

Novita Harfariza (H1AP09035)PasienKeterangan

Nama Tn. Anggi

Umur / Tgl. lahir20 tahun / 27 September 1994

Alamat Simpang Tugu Hiu Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu

Jenis kelaminLaki-laki

Kedudukan dalam keluarga Anak

AgamaIslam

PendidikanSMK

PekerjaanPencuci Mobil Nama Perusahaan : Cucian BersamaIndustri jenis : Cucian Mobil

Status perkawinanLajang

Kedatangan yang ke1Pasien datang sendiri

Telah diobati sebelumnyaBelum

Alergi obat Tidak

Sistem pembayaran BPJS

Data Pelayanan

ANAMNESIS (dilakukan secara autoanamnesis)

A. Alasan kedatangan/keluhan utamaGatal di sela - sela kedua jari kaki yang semakin memberat sejak 1 tahun yang lalu

B. Keluhan lain/tambahan

-C. Riwayat perjalanan penyakit sekarangPasien datang ke PKM perawatan Ratu Agung dengan keluhan gatal di sela - sela kedua jari kaki yang semakin memberat sejak 1 tahun yang lalu. Menurut pasien gatal dirasakan hilang timbul. Gatal kurang dirasa jika pasien sedang mencuci mobil dan kaki dalam keadaan basah dan terbuka. Namun gatal semakin hebat jika pasien mencuci mobil menggunakan sepatu boot. Sehingga pasien lebih memilih bertelanjang kaki dalam mencuci mobil. Gatal juga dirasakan bertambah jika kaki dalam keadaan kering. Jika timbul gatal pasien tidak tahan untuk menggaruk. Awalnya gatal hanya dirasakan sedikit dan bermula pada salah satu sela jari kaki. Lama kelamaan gatal hampir dirasakan diseluruh sela jari kaki dan juga menyebar ke lutut. Pasien mengatakan dirinya adalah seorang tukang cuci mobil yang setiap hari selalu berkontak dengan air. Pasien juga mengeluhkan timbul bercakkemerahan kira-kira sebesar biji jagung pada sela antara jari kedua kakinya. Bercak kemerahan ini terasa sedikit gatal dan semakin lama semakin meluas. 1 minggu kemudian, pada sela jari tersebut mulai tampak bercak putih yang bersisikyang awalnya juga berukuran kira-kira sebesar biji jagung. Bercak putih ini menjadi semakin tebal dan meluas setelah beberapa hari dan terasa semakin gatal dan agak lembek terutama bila basah. Pasien sudah sering mengobati penyakitnya dengan obat kalpanax. Menurut pasien, gatalnya agak berkurang jika memakai obat tersebut, namun kemudian kembali lagi. 1 minggu terakhir ini, keluhan pasien menjadi semakin berat, sehingga pasien memutuskan berobat ke PKM Ratu Agung. D. Riwayat penyakit keluarga

Tidak ada anggota keluarga lain yang menderita penyakit yang sama dengan pasien Diabetes melitus (-) Hipertensi (-) Alergi obat dan/atau makanan (-) Penyakit jantung atau paru (-)E. Riwayat penyakit dahuluPasien belum pernah mengalami sakit seperti ini sebelumnya, Asma (-)

Alergi obat dan/atau makanan (-) Riwayat Hipertensi (-)

Riwayat Asam urat (-)

ANAMNESIS OKUPASI

1. Jenis pekerjaan Jenis pekerjaanBahan/material yang digunakanTempat kerja (perusahaan)Masa kerja

(dalam bulan/tahun)

Pencuci mobil Air dan detergen Cucian mobil 3 tahun

2. Uraian tugas/pekerjaan

Pasien bekerja mulai pukul 09.00 WIB hingga jam 16.00 WIB. Pasien biasanya mencuci 5 10 mobil dalam sehari. Awalnya, setelah mobil yang ingin dicuci datang, pasien langsung memerintahkan sopir mobil untuk meletakkan mobil tersebut di tempat khusus untuk mencuci. Pasien lalu mempersiapkan alat-alat untuk mencuci, seperti ember, sikat dan kain pencuci (kanebo). Air yang digunakan untuk mencuci berasal dari air sumur dan air ledeng. Air tersebut ditampung dalam bak khusus untuk penampung air. Kemudian air dalam tampungan tersebut dihubungkan lagi dengan sebuah selang air, yang mana selang tersebut nantinya berfungsi sebagai alat utama dalam mencuci, yakni untuk menyemprotkan air, dengan tekanan semprotan yang bisa diatur. Pasien juga mengisi air dalam ember untuk dicampur dengan detergen pencuci. Sebelum mencuci mobil, pasien mengganti pakaian. Biasanya pasien menggunakan kaos dan celana pendek. Terkadang pasien hanya menggunakan celana pendek saja. Pasien juga jarang menggunakan alas kaki.

Pertama pasien menyemprot mobil yang akan dibersihkan dengan air. Pasien membersihkan ban mobil terlebih dahulu. Pasien menggunakan sikat dan deterjen yang dicampur dengan air dalam ember. Setelah ban bersih, pasien kemudian membersihkan bagian mobil yang lain. Saat akan membersihkan bagian bawah mobil, pasien turun ke dalam ruangan kecil di lantai. Pasien membersihkan dengan cara menyemprotkan mobil dengan air terlebih dahulu. Kemudian baru disikat dan dicuci menggunakan air detergen. Saat membersihkan bagian bawah mobil, pasien tidak menggunakan alas kaki. Kaki pasien terendam tanah becek.

Setelah semua bagian mobil dirasakan bersih, pasien meminta pemilik mobil untuk membawa mobil ke tempat pengeringan. Pasien lalu membasuh tubuh dengan air di penampungan. Kemudian mengelap badan menggunakan handuk yang digunakan secara bersama dengan pegawai lain. Pasien lalu mengganti pakainnya yang basah dengan yang kering.

Setelah berganti pakainan pasien mengelap mobil hingga kering. Pasien juga menyedot debu menggunakan alat penyedot dan menggosok ban menggunakan kit. Lama waktu yang dibutuhkan pasien mencuci mobil tergantung dari besar-kecilnya mobil dan juga tingkat kekotoran mobil. Rata-rata waktu yang diperlukan berkisar 30 menit sampai satu jam.

3. Bahaya potensial

Urutan kegiatanBahaya PotensialGangguan kesehatan yang mungkinRisiko kecelakaan kerja

FisikKimia BioErgoPsiko

Menyiapkan peralatan untuk mencuciAir-Detergen pencuci -Mikosis superfisialis

- Dermatitis kontak alergi dan iritan -

Jatuh saat menyiapkan alat-alat, anggota badan pasien menjadi basah dan lembab

Mencuci mobil- air

- Oli- Bensin

- detergenMikosis superfisialisDermatitis kontak alergi dan iritanTerkena air dalam waktu yang lama, terkena tumpahan bensin dan oli mobil

Mengelap dan mengeringkan mobil sesudah selesai dicuci - Kanebo

Mikosis superfisialis

4. Hubungan pekerjaan dengan penyakit yang dialamiBerdasarkan analisis kami terhadap pekerjaan pasien, didapatkan beberapa hubungan antara pekerjaan pasien dan penyakitnya, yaitu :

Pasien bekerja dengan menggunakan air, yang merupakan faktor resiko utama penyebab penyakit kulitnya. Pasien di dalam pekerjaannya selalu berkontak terus menerus dengan air. Pasien juga berkontak dengan tanah becek dalam pekerjaannya. Pasien tidak memakai alat pelindung diri saat bekerja, sehingga badan pasien, terutama kaki terus menerus dalam keadaan basah dan lembab. Pasien bergantian memakai handuk yang sama dengan teman-teman kerjanya, yang dapat memindahkan mikroorganisme baik berupa bakteri, virus dan jamur dari satu orang ke orang lainnya.Body Discomfort Map:

DEPAN

BELAKANG

EMBED Imaging.Document Keterangan: Tanda pada gambar, area yang dirasakan:Kesemutan=

Pegal-pegal=

Baal =

Nyeri

=

KRITERIATANGANPERGELANGANSIKUTBAHULEHERPUNGGUNGTUNGKAI

SIKAP

KEKUATAN Menjepit > 1 kg

Menggengam > 5 kgBeban > 5 kgBeban > 5 kgDengan bebanMenangani beban > 10 kgPedal kaki yang

> 10 kg

LAMA Jepitan/Genggaman > 10 detik> 10 detik> 10 detik> 10 detik> 30%/8 jam

FREKWENSI> 30 manipulasi per menit> 2/menit> 2/menit> 2/menit> 2/menit

TOTAL0000000000

KESIMPULAN BRIEF SURVEY

Dari hasil pemeriksaaan brief survey, tidak didapatkan adanya kelainan anggota rangka dan gerak pada pasien.PEMERIKSAAN FISIS OKUPASI

1. Tanda Vital

a. Nadi : 80 x/ menitc. Tekanan Darah (duduk) : 120/90 mm Hg

b. Pernafasan : 16 x/ menitd. Suhu Badan : 36.7o C

2. Status Gizi

a. Tinggi Badan : 164 cm Berat Badan : 53 Kg IMT = 20,65 kg/m2

b. Bentuk Badan Astenikus Atletikus Piknikus

3. Tingkat Kesadaran dan keadaan umum Keterangan

a. Kesadaran : Compos Mentis Kesadaran menurun

b. Tampak kesakitan : Tidak Ya

c. Berjalan ada gangguan : tidak Ya

4. Kelenjar Getah Bening

Jumlah, Ukuran, Perlekatan, Konsistensi a. Leher : Normal Tidak Normal

b. Submandibula Normal Tidak Normal

c. Ketiak : Normal Tidak Normal

d. Inguinal Normal Tidak Normal

5. Mata mata kanan

mata-kiri Ket

a. Persepsi Warna Normal Buta Warna Parsial Buta Warna Total Normal Buta Warna Parsial

Buta Warna Total

b. Kelopak Mata Normal Tidak Normal Normal Tidak Normal

c. Konjungtiva Normal Hiperemis Sekret

Pucat Pterigium Normal Hiperemis Sekret

Pucat

Embed Size (px)
Recommended