Home >Documents >KE R J A R E N C A N A - BPBA

KE R J A R E N C A N A - BPBA

Date post:20-Oct-2021
Category:
View:0 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
BANDA ACEH, 23121 www.bpba.acehprov.go.id
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 i
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayah-Nya, sehingga Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dapat menyusun Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2021. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, mengharuskan setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk menyusun RENJA dengan mempedomani Peraturan Gubernur Aceh No. 16 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) periode 2017 – 2022 yang merupakan penjabaran terperinci visi, misi, program, kegiatan Pemerintah Aceh yang terkait dengan Penanggulangan Bencana.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Rancangan Qanun Aceh tentang RPJMA Tahun 2017 – 2022 dan atau Peraturan Gubernur Aceh Nomor 16 Tahun 2018 tentang RPJMA Tahun 2017 – 2022 menempatkan prioritas Penanggulangan Bencana sebagai salah satu prioritas pembangunan Aceh yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dengan fokus pada risiko bencana. Hal tersebut menjadi landasan pijak bagi SKPA - BPBA guna merumuskan RENJA BPBA Tahun 2021. Hal tersebut sekaligus menjadi komitmen dalam mendukung tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan Aceh yang terkait dengan penanggulangan bencana yang terukur dalam pengurangan Indek Risiko Bencana.
Qanun Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Aceh, dan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 104 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Aceh merupakan landasan yuridis untuk mewujudkan komitmen organisasi terkait pelaksanaan penanggulangan di Aceh. Oleh karena itu RENJA SKPA BPBA T.A 2021 merupakan perwujudan integritas dan kapabilitas serta akuntabilitas dari setiap pejabat struktural, staf dan seluruh karyawan/karyawati dalam penyelenggaraan pelayanan penanggulangan bencana. Sekaligus menjadi harapan sebagai pemandu dalam merencakanan kegiatan penanggulangan bencana yang terintegrasi sehingga pada akhirnya mampu mewujudkan peningkatan kapasitas daerah untuk menurunkan indek risiko bencana di Aceh.
Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pejabat dan staf BPBA yang telah berkonstribusi dalam penyusunan RENJA SKPA BPBA T.A 2021. Segala kesempurnaan adalah milik Nya dan seluruh kekurangan milik hamba. Terima kasih.
Banda Aceh, September 2020
NIP. 19691226 199603 1 004
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 ii
DAFTAR ISI
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA BPBA TAHUN 2019 .................. 8
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja BPBA Tahun 2019 dan Capaian RENSTRA BPBA............................................................................................................................. 8 2.1.1 Uraian Realisasi Program/Kegiatan Yang Tidak Memenuhi Target
Kinerja Hasil Yang Direncanakan ............................................................... 8
2.1.2 Uraian Realisasi Program/Kegiatan Yang Telah Memenuhi Target Kinerja Hasil Yang Direncanakan ............................................................... 9
2.1.3 Uraian Realisasi Program/Kegiatan Yang Melebihi Target Kinerja Yang Direncanakan ................................................................................ 9
2.1.4 Uraian Faktor-Faktor Penyebab Tidak Tercapainya, Terpenuhi atau Melebihi Target Kinerja.......................................................................... 9
2.1.5 Uraian Implikasi Yang Ditimbulkan Terhadap Target Capaian Program RENSTRA BPBA .................................................................... 9
2.1.6 Uraian Kebijakan/Tindakan Perencanaan dan Penganggaran Yang Perlu Diambil Untuk Mengatasi Faktor-Faktor Penyebab...................... 10
2.1.7 Rekapitulasi Hasil Pelaksanaan RENJA BPBA dan Pencapaian RENSTRA BPBA Tahun 2019............................................................... 10
2.1.8 Perkiraan Tahun Berjalan/Tahun 2020 ................................................... 10 2.1.9 Realisasi Renstra BPBA Mengacu Pada Laporan Kinerja BPBA .......... 10
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan BPBA .....................................................................10 2.2.1 Kajian Terhadap Capaian Kinerja Pelayanan BPBA .............................10 2.2.2 Analisis Pencapaian Kinerja Pelayanan BPBA .....................................11
2.3 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBA...............................12 2.3.1 Uraian Tingkat Kinerja Pelayanan BPBA .............................................12 2.3.2 Permasalahan dan Hambatan .................................................................13 2.3.3 Uraian Koordinasi dan Sinergi Program BPBA dengan BNPB .............13 2.3.4 Dampak Permasalahan Terhadap Capaian Visi dan Misi Kepala
Dearah Aceh, Capaian Program Nasional ............................................14 2.3.5 Tantangan dan Peluang Dalam Meningkatkan Layanan BPBA ............14 2.3.6 Formulasi Isu-Isu Penting ......................................................................15
2.4 Review Terhadap Rancangan RKPA 2021 ........................................................15
2.4.1 Uraian Tentang Perbandingan Antara Rancangan Awal RKPA Tahun 2021 Dengan Analisis Kebutuhan ..............................................15
2.4.2 Penjelasan Mengenai Proses ..................................................................15 2.4.3 Review Terhadap Rancangan Awal RKPB ............................................15
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 iii
BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN ........................................ 16
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional .............................................................16 3.2 Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja BPBA.........................................................16 3.3 Program dan Kegiatan BPBA .............................................................................17
RKPA 2021.............................................................................................19 3.3.4 Rencana Program dan Kegiatan BPBA dan Perkiraan Maju ..................19
BAB V P E N U T U P.........................................................................................................21
LAMPIRAN
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 iv
DAFTAR TABEL
LAMP. JUDUL LAMPIRAN Hal.
1 TABEL T - C 29. REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA BPBA dan PENCAPAIAN RENSTRA BPBA s.d TAHUN 2019
22
2 TABEL T - C 30. PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA
24
3 TABEL T – C 31. REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA PEMERINTAH ACEH TAHUN 2019
25
4 TABEL T – C 32. USULAN PROGRAM dan KEGIATAN DARI PEMANGKU KEPENTTINGAN/MASYARAKAT TAHUN 2019
29
5 TABEL T – C 33. RUMUSAN RENCANA PROGRAM dan KEGIATAN SKPA TAHUN 2019 dan PERKIRAAN MAJU TAHUN 2020
34
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 1
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar BelakangKondisi geografis, geologi, hidrologis, dan demografis wilayah Acehmemiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap terjadinya bencana. Kondisi alam yangkompleks telah menjadikan Aceh sebagai salah satu daerah berpotensi tinggiterhadap ancaman bencana, khususnya bencana alam dan non alam. Selain ituseiring dengan berjalannya waktu dan munculnya globalisasi telah mengakibatkanterkikisnya nilai-nilai luhur budaya masyarakat Aceh, yang bermuara padalahirnya kondisi sosial politik yang dinamis dan unik. Kondisi sistem sosial yangsemakin labil telah menggiring Aceh menjadi sebagai salah satu daerah yangmemiliki sensitifitas tinggi/rawan terhadap terjadinya bencana sosial (konfliksosial).Pada umumnya bencana alam meliputi bencana akibat fenomena geologi(gempa bumi, tsunami, gerakan tanah dan letusan gunung api), bencana akibat kondisihidrometeorologi (banjir, tanah longsor, kekeringan, dan angin topan), bencana akibatfaktor biologi (wabah penyakit manusia, dan penyakit tanaman/ternak) sertakegagalan teknologi (kecelakaan industri, kecelakaan transportasi, radiasi nuklir, danpencemaran bahan kimia). Bencana akibat ulah manusia terkait dengan konflik antarmanusia akibat perebutan sumber daya yang terbatas, konflik dengan alam, alasanideologi, agama, dan politik.Penyelenggaraan penanggulangan bencana di Aceh saat ini telah bergerakmengikuti sistem penanggulangan bencana nasional. Perubahan cara pandangpenanggulangan bencana dari yang bersifat responsif (tanggap darurat) ke arahpengurangan risiko bencana telah berjalan sesuai harapan. Hal ini ditandai denganmasuknya penanganan kondisi kejadian-kejadian prabencana, bencana, pasca bencana(tanggap darurat) dan pasca bencana (rehabilitasi dan rekonstruksi) sebagai salah satuagenda pembangunan Aceh tahun 2017 – 2022 dalam Rancangan Awal Qanun Acehtentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJM Aceh) periode tahun2017-2022. a. Pengertian RENJARencana Kerja Tahunan Satuan Kerja Perangkat Aceh BadanPenanggulangan Bencana Aceh adalah adalah dokumen rencana yang bersifattahunan yang memuat program dan kegiatan yang diperlukan untuk mencapaisasaran pembangunan Aceh Tahun 2021.Tantangan penyelenggaraan pelayanan Penanggulangan Bencana (PB)pada waktu yang akan datang adalah tingginya Indeks Risiko Bencana (IRB)Provinsi Aceh (IRB 160). Hanya delapan Kabupatan/Kota dalam wilayah Acehyang IRB - nya masuk kategori rendah (≤ 144), yaitu Kota Langsa 143,Kabupaten Pidie Jaya 138, Kabupaten Aceh Tenggara 131, Kota Sabang 126,Kabupaten Aceh Tengah 125, Kabupaten Bener Meriah 123, Kabupaten GayoLues 107 dan Kota Subulussalam 95. Kabupaten/kota diluar yang diuraikanitu, masuk dalam kategori berisiko tinggi atau IRB nya ≥ 144. Diantaranyaadalah Kabupaten Aceh Besar (IRB 211) dan Kabupaten Aceh Tamiang (IRB155). Fakta tersebut, menempatkan Provinsi Aceh pada tingkat Risiko Tinggi
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 2
Mengalami Berbagai Ancaman Bencana Alam. Pada situasi tersebut, ApaYang Harus Dilakukan? Usulan program dan kegiatan yang tertuang dalamRancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021 ini, merupakan tawaran jawabanuntuk pertanyaan tersebut.Pernyataan tersebut menjadi pendorong dalam merancang programdan kegiatan SKPA BPBA T.A 2021 sebagai wujud investasi pembangunanAceh yang sensitif penurunan Indek Risiko Bencana sekaligus dapatmeningkatkan Kapasitas Daerah Aceh/masyarakat. b. Proses Penyusunan Rancangan AkhirSatuan Kerja Perangkat Aceh Badan Penanggulangan Bencana Acehdalam menyusun Rancangan Akhir terlebih dahulu membentuk tim penyusunRancangan Akhir BPBA T.A 2021. Selanjutnya tim tersebut berpedoman padaPeraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata CaraPerencanaan Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan PeraturanDaerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan RencanaPembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan JangkaMenengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, membuat formatpengumpulan data dan informasi Rancangan Akhir Renja untuk di tabulasioleh masing-masing bidang teknis lingkup unsur pelaksana BPBA. Data daninformasi dimaksud dibahas dan di diinterpreatasi sebagai basis argumentasidalam merumuskan rencana kerja yang terdiri dari sasasan, indikator kinerjaprogram, kegiatan dan pagu indikatif pendanaan sesuai dengan pagu indikatifRenstra BPBA. c. Keterkaitan Rencana Kerja BPBA dengan Rencana Kerja Pemerintah Aceh
Tahun 2021.Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021, merupakan penjabaran sasarandan prioritas pembangunan daerah Aceh tahun 2021 yang telah dituangkan dalamRencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) T.A 2021 dan selaraskan dengan sasarandan prioritas rencana pembanguan nasional sektor Penanggulangan Bencanatahun 2020. Keterkaitan antara kedua dokumen perencanaan tersebut dapatdijabarkan bahwa misi pembangunan Aceh berupa Pembangunan danpeningkatan kualitas infrastruktur terintegrasi, dan lingkungan yangberkelanjutan yang bertujuan untuk Meningkatkan tatakelola kebencanaan sertasasaranya adalah Pengarusutamaan pengurangan resiko bencana dalampembangunan. Rancangan Akhir Renja SKPA BPBA Tahun 2020 dijabarkan dalamprogram Penanggulangan Bencana dan kegiatan-kegiatan teknis untuk mencapaipenurunan indeks risiko bencana. d. Keterkaitan Rencana Kerja BPBA dengan Kebijakan Strategis Badan
Penanggulangan Bencana Nasional Tahun 2021.Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021 diarahkan guna mendukungcapaian sasaran pembangunan nasional bidang penanggulangan bencana yangdi laksanakan oleh BNPB. Kawasan dengan potensi rawan tsunami yaitu disepanjang pesisir pantai wilayah Aceh yang berhadapan dengan perairan lautyang potensial mengalami tsunami seperti Samudera Hindia di sebelah barat.Setiap bencana terjadi disebabkan kerentanan wilayah terhadap bencana yang
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 3
tinggi. Rentannya wilayah Provinsi Aceh dilihat dari geologis Provinsi Aceh yangberada di atas pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia sertastruktur alam Provinsi Aceh yang beragam. Tidak hanya gempa bumi dantsunami, tetapi bencana lainpun memiliki potensi terjadi di Provinsi Aceh.Intensitas kejadian bencana dan dampak yang ditimbulkan setiap bencanamembutuhkan penanganan serius dan menyeluruh untuk pengurangan potensijiwa terpapar, harta benda yang hilang, dan lingkungan yang rusak untukmasing-masing bencana. Upaya tersebut adalah dengan perencanaanpenanggulangan bencana yang didasarkan pada pengkajian risiko bencana.Indeks Risiko Bencana (IRB) Tahun 2013, sebanyak 15 kabupaten/kota ( 66 %)yaitu Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Timur, Aceh Barat daya,Aceh Singkil, Aceh Utara, Kota Lhok Seumawe, Aceh Selatan, Bireun, Kota Banda Aceh,Pidie, Simeulue dan Aceh Tamiang berisiko tinggi mengalami berbagai ancamanbencana. Sedangkan 8 kabupaten/kota (34 %) yaitu Kota Langsa, Pidie Jaya, AcehTenggara, Kota Sabang, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan KotaSubulussalam merupakan kabupaten/kota dengan tingkat risiko bencana sedang.Fakta tersebut menjelaskan bahwa tidak ada kabupaten/kota dalam wilayah Acehyang luput dari ancaman risiko bencana. e. Tindak Lanjut Proses Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh
Tahun 2021.Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2020 disusun dengan mengacu padaRPJMA 2017-2022, RKPA 2020 dan RENSTRA BPBA 2017 – 2022. Target capaiansasaran Pembangunan Aceh sektor penanggulangan bencana Tahun 2020 yangtelah ditetapkan dalam RKPA 2020 yang bertujuan meningkatkan tatakelolakebencanaan yang diukur melalui satuan Indeks Risiko Bencana dengan target135 Indek. Langkah dan strategi utuk mencapainya dijabarkan secara menyeluruhdalam Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021. Rancangan Akhir Renja BPBAselanjutnya menjadi dasar untuk merumuskan Plafon Prioritas AnggaranSementara SKPA BPBA. Pada akhirnya Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021menjadi dasar untuk menyusun Rancangan Anggaran Belanja Aceh (RAPBA)sektor layanan penanggulangan bencana di lingkungan Pemerintah Aceh. 1.2. Landasan HukumDasar-dasar hukum yang dapat menjadi acuan dalam penyusunan dokumenRencana Kerja Badan Penanggulangan Bencana Aceh tersebut, yaitu:1. Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4286);2. Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Anggaran(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4355);3. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem PerencanaanPembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);4. Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633);
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 4
5. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana PembangunanJangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4700);6. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4725);7. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan danPengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor5059);8. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telahdiubah beberapa kali terakhir dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan KeuanganDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);10. Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaandan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4593);11. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang LaporanPenyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, LaporanKeterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan PerwakilanRakyat Daerah, Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan DaerahKepada Masyarakat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4693);12. Peraturan Pemerintahan Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman EvaluasiPenyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4815);13. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata CaraPenyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana PembangunanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 5
14. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata RuangWilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4833);15. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara PelaksanaanTugas dan Wewenang serta Kedudukan Keuangan Gubernur sebagai WakilPemerintah di Wilayah Provinsi (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2010 Nomor 25 Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4633) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan PemerintahNomor 23 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang SertaKedudukan Keuangan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Di WilayahProvinsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 44,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5209);16. Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 5887);17. Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2008 tentang Tata Cara Konsultasi danPemberian Pertimbangan atas Rencana Persetujuan Internasional, RencanaPembentukan UndangUndang, dan Kebijakan Administratif yang berkaitanLangsung dengan Pemerintahan Aceh;18. Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2010 tentang Kerjasama PemerintahAceh dengan Lembaga atau Badan di Luar Negeri;19. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentangRencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019;20. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 tahun 2017 tentangPelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan;21. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang PedomanPengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubahterakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;22. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata CaraPerencanaan Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan PeraturanDaerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan RencanaPembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan JangkaMenengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;23. Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 tentang Lembaga Wali Nanggroe(Lembaran Aceh Tahun 2012 Nomor 8, Tambahan Lembaran Aceh Nomor45) sebagaimana telah diubah dengan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2013tentang Lembaga Wali Nanggroe (Lembaran Aceh Tahun 2013 Nomor 9,Tambahan Lembaran Aceh Nomor 53);
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 6
24. Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Rencana Pembangunan JangkaPanjang (RPJP) Aceh Tahun 2012-2032. (Lembaran Aceh Tahun 2012 Nomor9; Tambahan Lembaran Aceh Tahun 2012 Nomor 9);25. Qanun Aceh Nomor 19 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang WilayahAceh tahun 2013 – 2033, Lembaran Aceh tahun 2014 Nomor 1;26. Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pokok-Pokok Syariat Islam;27. Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2014 tentang Perubahan Qanun Aceh Nomor 1Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Aceh;28. Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua Qanun AcehQanun Aceh tahun 2008 tentang Tata Cara Pengalokasian Tambahan DanaBagi Hasil Minyak dan Gas Bumi dan Dana Otonomi Khusus. (Lembaran AcehTahun 2016 Nomor 13, Tambahan Lembaran Aceh Nomor 85);29. Qanun Aceh Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan dan SusunanPerangkat Aceh. (Lembaran Aceh Tahun 2016 Nomor 16, TambahanLembaran Aceh 87);30. Peraturan Gubernur Aceh Nomor 104 tahun 2016 tentang KedudukanSusunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Aceh;31. Peraturan Gubernur Aceh No. 16 Tahun 2018 tentang Rencana PembangunanJangka Menengah Aceh (RPJMA) 2017 – 2022;32. Peraturan Gubernur Aceh Nomor 42 Tahun 2020 tentang Rencana KerjaPemerintah Aceh Tahun 2021.33. Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan JangkaMenengah Aceh (RPJMA) Tahun 2017 - 2022. 1.3. Maksud dan Tujuan
Maksud
a. Memberi dasar pijakan dalam rangka menjalankan kebijakan Pemerintah Acehyang berkaitan langsung dengan upaya untuk mencapai sasaran penguranganIndek Risiko Bencana Aceh. b. Mengarahkan SKPA - BPBA dalam menjalakan tugas pokok dan fungsinya. c. Meningkatkan kualitas dan efektifitas program pemerintah Aceh yang terkaitdengan Penurunan Indek Risiko Bencana. d. Sebagai referensi dan tolok ukur penilaian capaian kinerja. Tujuan
a. Sebagai acuan perencanaan kerja untuk mewujudkan penurunan Indek RisikoBencana Aceh. b. Panduan pelaksanaan pelayanan penanggulangan bencana yang terpadu,terintegrasi, dan fokus pada tugas pokok dan fungsi BPBA.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 7
1.4. Sistematika PenulisanStruktur penulisan Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021, terdiri dari:Bab I terdiri (1) pendahuluan; (2) Pengertian Rancangan Akhir Renja; (3) ProsesPenyusunan; (4) Keterkaitan Rancangan Akhir Renja dengan RENSTRA BPBA2017 – 2022; (5) Keterkaitan Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021 denganRENSTRA BNPB Tahun 2021 dan Rancangan Akhir Renja BPBD Kabupaten/Kota2021.Bab II yang terdiri dari: (1) Hasil Evaluasi Rancangan Akhir Renja BPBATahun 2018; (2) Hasil review capaian kinerja tahun 2019; (3) Realisasi capaianprogram /kegiatan yang tidak mencapai target; (4) Realisasi capaianprogram/kegiatan yang sesusi target; (5) Realisasi capaian program/kegiatan yangmelampaui target; (6). Penjelasan faktor-faktor penyebab tidak tercapai target;Analisis kinerja Pelayanan Daerah; (7) Isu-isu penting Penyelenggaraan Tugas danFungsi SKPA BPBA; (8) Review rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Aceh;(9) Telaahan usulan program dan kegiatan masyarakat.Bab III yang terdiri dari; (1) Telahaan kebijakan penanggulangan bencananasional; (2) Tujuan dan sasaran Rancangan Akhir Renja BPBA; (3) Program danKegiatan. Bab IV yang menyajikan Rencana Kerja dan Pendanaan Indikator sertaBab V yang merupakan Penutup. Sistematika penulisannya adalah sebagai berikut:KATA PENGANTARDAFTAR ISIBAB I. PENDAHULUAN1 .1. Latar Belakang1 .2. Landasan Hukum1 .3. Maksud dan Tujuan1 .4. Sistematika PenulisanBAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BPBA TAHUN 20192 .1. Evaluasi Pelaksanaan Renja dan Capaian Renstra BPBA Tahun20192 .2. Analisis Kinerja Pelayanan BPBA2 .3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBA2 .4 Review terhadap rancangan awal RKPABAB III. TUJUAN, PROGRAM DAN KEGIATAN3. 1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional3. 2. Tujuan dan Sasaran3. 3. Program dan KegiatanBAB IV. RENCANA KERJA DAN PENDANAANBAB V. P E N U T U P
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 8
BAB II
RENSTRA BPBAEvaluasi pelaksanaan Rencana Kerja BPBA Tahun 2019 dan pencapaiankinerja Rencana Strategis BPBA ditujukan untuk mengidentifikasi sejauh manakemampuan BPBA dalam melaksanakan program dan kegiatannya. Rreviewterhadap evaluasi pelaksanaan RENJA Tahun 2019 dan perkiraan capaian tahunberjalan Tahun 2020 yang dikaitkan dengan pencapaian target Renstra SKPAberdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan RENJA tahun-tahunsebelumnya.a. Review Hasil Evaluasi Pelaksanaan RENJA BPBA Tahun 2019BPBA pada Tahun Anggaran 2019 disamping melaksanakan program dankegiatan rutin lazimnya sebuah SKPA, juga menyelenggarakan program dankegiatan spesifik sektor penanggulangan bencana. Program inti untukmewujudkan penurunan Indeks Risiko Bencana yang dilaksanakan BPBA padaT.A 2019 adalah Program Penguatan Kelembagaan Penanggulangan Bencana,Program Pencegahan dini dan Kesiapsiagaan bencana, Program Rehabilitasidan Rekonstruksi bencana dan Program Kedaruratan dan LogistikKebencanaan. Jumlah kegiatan yang secara langsung berkonstribusi terhadappenurunan indeks risiko bencana adalah delapan kegiatan. Capaian targetrealisasi yang paling tinggi yaitu 100% yakni pada kegiatan pengadaan saranadan prasaranan penanggulangan bencana, kegiatan monitoring dan evaluasipenanggulangan bencana, kegiatan pendidikan dan pelatihan penanggulanganbencana, kegiatan penyusunan rencana kontigensi, kegiatan inventarisasi,verifikasi, dan validasi akibat bencana, kegiatan. Tahun 2019 BPBA telahmerealisasikan 9 Program dengan 53 Kegiatan dengan realisasi keuanganmencapai 91,3 % dengan realisasi fisik 100%. Dengan penurunan index risikobencana (perkiraan awal) 140/sedang dari 160/sedang, dan Index KetahananDaerah meningkat dari sebelumnya 0,33 menjadi 0,35.2.1.1 Uraian Realisasi Program/Kegiatan Yang Tidak Memenuhi Target KinerjaHasil Yang Direncanakan.Realisasi program kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil dankeluaran yang direncanakan adalah Program Peningkatan sarana danprasarana aparatur sebesar Rp.1.011.500.000,- dengan realisasi sebesar67,25% dimana kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala kendaraan dinas
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 9
sebesar Rp. 750.000.000,- hanya dapat direalisasikan sebanyak 57,81% halini disebakan pengadaan bahan bakar minyak tidak mencapai targetdisebabkan tidak sesuai pemakaian.2.1.2 Uraian Realisasi Program/Kegiatan Yang Telah Memenuhi Target KinerjaHasil Yang Direncanakan.Program inti untuk mewujudkan penurunan Indeks Risiko Bencana yangdilaksanakan BPBA pada T.A 2019 adalah program penguatan kelembagaanpenanggulangan bencana, Program Pencegahan Dini dan PenanggulanganKorban Bencana Alam, Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana,Program Kedaruratan dan Logistik Kebencanaan. Jumlah kegiatan yangsecara langsung berkonstribusi terhadap penurunan indeks risiko bencanaadalah lima belas kegiatan. Realisasi program kegiatan yang memenuhitarget kinerja hasil dan keluaran yang direncanakan adalah 7 Programyaitu:a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran dengan capaian programmencapai 100% dengan realisasi fisik 100% dan Realisasi keuangan 93,46% dengan jumlah kegiatan 10.b. Program Peningkatan disiplin aparatur dengan realisasi fisik 100% danRealisasi keuangan 99, 38%, dengan jumlah kegiatan 1.c. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alamdengan capaian program mencapai 100% dengan realisasi fisik 100%dan Realisasi keuangan 97,41% dengan jumlah kegiatan 2.d. Program Penguatan Kelembagaan Penangulangan Bencana dengancapaian program mencapai 98% dengan realisasi fisik 98% danRealisasi keuangan 92, 96% dengan jumlah kegiatan 4.e. Program Rehabilitasi dan Rekontruksi Bencana dengan capaianprogram mencapai 100% dengan realisasi fisik 100% dan Realisasikeuangan 89,99% dengan jumlah kegiatan 5.f. Program Kedaruratan dan Logistik Bencana dengan capaian programmencapai 100% dengan realisasi fisik 100% dan Realisasi keuangan86,43% dengan jumlah kegiatan 3.2.1.3 Uraian Realisasi Program/Kegiatan Yang Melebihi Target Kinerja YangDirencanakanRealisasi program/kegiatan yang melebihi target pada SKPA BPBA tahun2018 tidak ada2.1.4 Uraian Faktor-Faktor Penyebab Tidak Tercapainya, Terpenuhi atauMelebihi Target KinerjaProgram kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil dan keluaranyang direncanakan salah satunya adalah Program Peningkatan sarana danprasarana aparatur sebesar Rp.1.011.500.000,- dengan realisasi sebesar67,25% dimana kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala kendaraan dinassebesar Rp. 750.000.000,- hanya dapat direalisasikan sebanyak 57,81% hal
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 10
ini disebakan pengadaan bahan bakar minyak tidak mencapai targetdisebabkan tidak sesuai pemakaian.2.1.5 Uraian Implikasi Yang Ditimbulkan Terhadap Target Capaian ProgramRenstra BPBASecara keseluruhan capaian target kinerja program dan kegiatan BPBAberimplikasi positif terhadap target capaian program yang telah tertuangdalam RENSTRA BPBA tahun 2017 – 2022.Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra PerangkatDaerah adalah tercapainya Penurunan Indek Risiko Bencana dari160/sedang menjadi 140 dan Rasio Kapasitas dari 0,33/rendah menjadi035/rendah.2.1.6 Uraian Kebijakan/Tindakan Perencanaan dan Penganggaran Yang PerluDiambil Untuk Mengatasi Faktor-Faktor Penyebab.Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambiladalah memperkuat program dan kegiatan untuk mencapai 7 Prioritaspeningkatan ketahanan dengan 71 Indikator.2.1.7 Rekapitulasi Hasil Pelaksanaan Renja BPBA dan Pencapaian Renstra BPBATahun 2019.Rekapitulasi hasil pelaksanaan Renja BPBA dan Pencapaian Renstra BPBA2017 – 2022, lihat Lampiran 1 (Tabel T-C 29).2.1.8. Perkiraan Tahun Berjalan/Tahun 2020Pelaksanaan program dan kegiatan BPBA T.A diperkirakan akan mencapai95%. Sedikit meningkat dari tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakanpada beberapa kegiatan berjalan sesuai dengan proses perencanaan denganmemfokuskan pada kegiatan-kegiatan Peningkatan Ketahanan Daerahterhadap bencana dengan memperbesar dana untuk kegiatan kesiapsiagaandari Rp. 1,4 Milyar menjadi Rp. 14 Milyar.2.1.9. Realisasi Renstra BPBA Mengacu Pada Laporan Kinerja BPBABerdasarkan laporan tahunan kinerja BPBA tahun 2019 dapat dijelaskanbahwa target kinerja Renstra BPBA yang diukur melalui pengelompokansebagai berikut: - Kelompok Belanja Tidak Langsung, realisasinya mencapai 91,27% .Capai ini menunjukan bahwa terdapat beberapa pegawai BPBApindahan dari SKPA sebelumnya namun gaji dan tunjangannya tidakmelalui BTL SKPA BPBA. - Kelompok Belanja Langsung, capaian realisasinya yaitu 91,3%.Dengan Capaian Program:1. Indek Risiko Bencana Mencapai 140/sedang dari tahun sebelumnya160/sedang.2. Rasio Kepasitas Ketahanan Daerah Mencapai 0,35/rendah dari tahunsebelumnya 0,33/rendah.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 11
3. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap mitgasi bencana dari30% menjadi 35%.4. Meningkatnya Penanganan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencanadari 60% menjadi 65%. 2.2 ANALISIS KINERJA PELAYANAN BPBA2.2.1 Kajian Terhadap Capaian Kinerja Pelayanan BPBABerisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan BPBAberdasarkan indikator yang telah ditetapkan pada periode sebelumnyayang mengacu kepada uraian tugas pokok, fungsi dan struktur organisasi.BPBA mempunyai tugas melaksanakan pelayanan penanggulanganbencana yang terdiri dari fase pra bencana/fase tidak terjadi bencana, fasesituasi terdapat potensi bencana, fase saat terjadi bencana/tanggapdarurat bencana, fase peralihan darurat bencana dan fase rehabilitasi danrekonstruksi pasca bencana.Penyelenggaraan pelayanan penangulangan bencana pada fase prabencana/fase tidak terjadi bencana difokuskan untuk menyusunperencanaan penanggulangan bencana (RPB, RAD, danPenyusunan/Review Peta Risiko Bencana) yang meliputi: (1) pengenalandan pengkajian ancaman bencana; (2) pemahaman tentang kerentananmasyarakat; (3) analisis kemungkinan dampak bencana; (4) pilihantindakan pengurangan risiko bencana; (5) penentuan mekanismekesiapan dan penanggulangan dampak bencana; (6) dan alokasi tugas,kewenangan dan sumber daya yang tersedia.Penyelenggaraan pelayanan penangulangan bencana pada fasesituasi terdapat potensi bencana difokuskan pada upaya untukmeningkatkan kesiapsiagaan, peringatan dini dan mitigasi bencana.Upaya-upaya ini meliputi: (1) peningkatan kualitas dan kuantitasperalatan pendukung pelayanan penanggulangan bencana; (2)Penyelenggaraan latihan/gladi kesiapsiagaan, (3) Penyusunan rencanakontijensi, (4) peningkatan performa kinerja Pusdalops PB; dan (5)manajemen data kebencanaan/pusat data dan informasi bencana.Penyelenggaraan pelayanan penanggulangan bencana pada fase saatterjadi bencana/tanggap darurat bencana difokuskan pada upaya untukmelakukan: (1) pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi,kerusakan, kerugian dan sumber daya; (2) penentuan status keadaandarurat bencana; (3) penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkenabencana; (4) pemenuhan kebutuhan dasar; (5) perlindungan terhadapkelompok rentan, dan (6) pemulihan dengan segera prasarana dan saranavital. Penyelenggaraan pelayanan penangulangan bencana pada fase saatsetelah terjadi bencana difokuskan pada 2 (dua) upaya yaitu rehabilitasidan rekonstruksi dengan cakupan pelayanan sebagai berikut: (1)perbaikan lingkungan daerah bencana; (2) perbaikan prasarana dan
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 12
sarana umum; (3) pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat; (4)pemulihan sosial psikologis; (5) pemulihan sosial, ekonomi dan budaya;(6) pemulihan fungsi pemerintahan; (7) pemulihan fungsi pelayananpublik; (8) pembangunan kembali prasarana dan sarana; (9)pembangunan kembali sarana sosial masyarakat; (10) pembangkitankembali kehidupan sosial budaya masyarakat; (11) penerapan rancangbangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik dan tahanbencana; (12) partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasikemasyarkatan, dunia usaha dan masyarakat; (13) peningkatan kondisisosial, ekonomi dan budaya; (14) peningkatan fungsi pelayanan publik,dan (15) peningkatan pelayanan utama dalam masyarakat.2.2.2 Analisis Pencapaian Kinerja Pelayanan BPBAPencapaian kinerja BPBA tahun anggaran 2019 dan 2020 mulaidikaitkan dengan sasaran penurunan Indeks Risiko Bencana (IRB), IndekRisiko Bencana pada capaian awal yaitu 160/sedang, dan di tahun 2019menjadi 135/sedang. Tolok ukur Pencapaian kinerja pelayanan BadanPenanggulangan Bencana Daerah telah diatur dengan Standar PelayananMinimal yang dikeluarkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri RepublikIndonesia Nomor 101 Tahun 2019 tentang Standar Teknis PelayananDasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub-Urusan Bencana DaerahKabupaten/Kota.Dengan kata lain SPM bidang penanggulangan bencana tidakdilimpahkan kepada pemerintah provinsi kecuali untuk PemerintahDaerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Dengan demikian BPBA sebagairepresentasi Pemerintah Aceh sebagai wakil Pemerintah Pusatmelaksanakan pembinaan dan pengawasan penerapan SPM Daerahkabupaten/kota secara umum dan teknis melalui penetapan NormaStandar Prosedur dan Kriteria (NSPK). Sebagai NSPK sub urusanpenanggulangan bencana dalam RPJMA 2017 – 2022, RKPA 2021, RenstraBPBA 2017 – 2022 dan Rancangan Akhir RENJA BPBA 2017 – 2022 telahmenetapkan Program Penanggulangan Bencana dengan kegiatan-kegaiatan spesifik yang berjumlah dua puluh empat kegiatan sebagaiacuan bagi BPBD kabupaten/kota dalam menerapkan SPM. Indikator, SPM,Indek Kinerja Khusus, Target, Realisasi dan Proyeksi Pencapaian KinerjaPelayanan BPBA sebagai sasaran untuk mewujudkan IRB. Lihat lampiran2 (Tabel T – C 30). 2.3 ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI BPBA2.3.1 Uraian Tingkat Kinerja Pelayanan BPBAOrganisasi menjadi faktor penentu dalam mencapai keberhasilankinerja pelayanan penanggulangan Bencana Badan PenanggulanganBencana Aceh. Kelembagaan menyangkut aspek organisasi, sumebr dayamanusia serta sarana dan prasana. Melalui Qanun Nomor 13 Tahun 2016tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Aceh, dan PeraturanGubernur Nomor 104 Tahun 2016 tentang Kedudukan, SusunanOrganisasi, Tugas Fungsi dan Tata Kerja BPBA, Pemerintah Acehmendelegasikan sebagian kewenangan pelayanan penanggulanganbencana dengan struktur organisasi sebagai berikut:
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 13
a. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh.b. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh.1. Kepala Sekretariat, terdiri dari:a) Sub Bagian Umum;b)Sub Bagian Keuangan;c) Sub Bagian Program dan Pelaporan.2. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, terdiri dari:a) Seksi Pencegahan;b) Seksi Kesiapsiagaan;3. Bidang Kedaruratan dan Logistik, terdiri dari:a) Seksi Kedaruratan;b)Seksi Logistik;4. Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, terdiri dari:a) Seksi Rehabilitasi;b)Seksi Rekonstruksi.Untuk menjalankan tugas, fungsi dan tata kerja BPBA, KepalaPelaksana BPBA bertanggung jawab langsung kepada Gubernur Aceh.Dalam menjalankan fungsinya kepala BPBA atas nama Gubernur Acehmengangkat seorang Kepala Pelaksana BPBA yang bertanggung jawablangsung kepada Kepala BPBA. Dalam menjalankan tugas dan fungsinyaKepala Pelaksana BPBA dibantu oleh satu kepala bagian dan tiga kepalabidang. Masing-masing bagian dan bidang tersebut, dipimpin oleh seorangKepala Bagian/Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepadaKepala Pelaksana BPBA sesuai dengan bidang tugasnya.Adapun Kegiatan-kegiatan reguler yang diselenggarakan BPBA adalahSosialisasi dan Simulasi Pengurangan Risiko Bencana, Penguatan SekolahAman Bencana, Penguatan Gampong Siaga Bencana, Penanganan daruratbencana, penguatan logistik dan peralatan penanggulangan bencana, SistemPusat Kendali Operasi (Pusdalops), Perbaikan Lingkungan Daerah Bencana,Pemulihan fungsi pelayanan publik wilayah bencana dan kegiatan penilaiankerusakan bencana, dan pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi.Dengan demikian BPBA mulai tahun 2019 – 2020 memfokuskan padaupaya adaptasi dan mitigasi bencana melalui program dan kegiataninterventif pada 23 kabupaten/kota. Selanjutnya BPBA terhitung mulaitahun 2020 sampai dengan 2022, akan melaksanakan secara masif pogramdan kegiatan penanggulangan bencana pada seluruh kabupaten/kota yangada dalam wilayah administratif Provinsi Aceh. Menjadi harapan bahwapada akhirnya Pemerintah Aceh dapat berkonstribusi secara optimal dalammendukung kebijakan program nasional sektor penanggulangan bencanayang terukur melalui penurunan indek risiko bencana.2.3.2 Permasalahan dan HambatanBerdasarkan faktor-faktor pendorong dan penghambat tersebut, maka yangmenjadi isu strategis penanggulangan bencana untuk lima tahun (2017 -2022) adalah:1. Perlunya Perkuatan Kebijakan dan Kelembagaan Dalam PenanggulanganBencana.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 14
2. Pengkajian Risiko dan Perencanaan Terpadu3. Pengembangan Sistem Informasi, Diklat dan Logistik4. Penanganan Tematik Kawasan Rawan Bencana5. Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana6. Perkuatan Kesiapsiagaan dan Penanganan Darurat Bencana7. Pengembangan Sistem Pemulihan Bencana 2.3.3 Uraian Koordinasi dan Sinergi Program BPBA dengan BNPBTelaahan usulan program pada sub bab ini menguraikan kajian usulanprogram dan kegiatan masyarakat yang direpresentasikan melalui usulanBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten/Kota dan merupakankegiatan jaring aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dan harapanpemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pelayanan sertakebutuhan pembangunan tahun 2018 yang sesuai dengan tugas dan fungsiBPBA.Kajian usulan program dan kegiatan pada tahap ini berasal dari usulanpara pihak baik dari kelompok masyarakat terkait langsung denganpelayanan kepada masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan forumpengurangan risiko bencana. Pengumpulan informasi ini dilakukan melaluiangket yang disebarkan oleh BPBD Kabupaten/Kota dan pengamatanpelaksanaan yang akan dilakukan pada saat berlangsungnya pramusrenbang(kabupaten/kota). Telaahan/kajian usulan program dan kegiatan masyarakatdisajikan pada Lampiran 3.2.3.4 Dampak Permasalahan Terhadap Capaian Visi dan Misi Kepala Dearah Aceh,Capaian Program Nasional.Secara nasional Provinsi Aceh menempati peringkat ke 19 sebagaiprovinsi dengan risiko tinggi untuk terjadinya berbagai macam bencana alam(indeks 160). Sedangkan secara regional Sumatera, Provinsi Acehmenempati peringkat ke 8 di bawah Provinsi Sumatera Barat, SumateraUtara dan Riau sebagai provinsi dengan risiko bencana tinggi.KRB Aceh 2016 – 2020 secara metodologis menjelaskan situasi tingkatrisiko bencana Provinsi Aceh. Tingkat risiko bencana yang tertinggi adalahrisiko bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim, gelombang ekstrim danabrasi pantai, gempabumi, kebakaran hutan dan lahan, letusan Gunong Peut
Sagoe, letusan Gunong Seulewah Agam, tanah longsor, dan tsunami. Tingkatrisiko bencana sedang kemungkinan terjadi untuk bencana epidemi danwabah penyakit, kekeringan, dan letusan Gunungapi Burnitelong.Permasalahan Indeks Risiko Bencana (IRB) merupakan kebijakannasional dan wajib mendapat dukungan dari pemerintah provinsi sertapemerintah kabupaten/kota. Menurunkan IRB merupakan kegiatan lintassektoral yang melibatkan beberapa SKPA. Capaiannya berkonstribusi positifterhadap perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), terutama untuk menwujudkan indikator Indeks RisikoBencana Indonesia.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 15
2.3.5 Tantangan dan Peluang Dalam Meningkatkan Pelayanan BPBAAnalisis terhadap Renja BNPB dan Renstra BPBA serta Renstra BPBDKabupaten/Kota sebagai tantangan dan peluang bagi pengembanganpelayanan penanggulangan bencana, mengemukakan macam pelayanan,perkiraan besaran kebutuhan pelayanan, dan arahan lokasi pengembanganpelayanan yang dibutuhkan.Provinsi Aceh merupakan salah satu wilayah yang dikhawatirkanterhadap bencana. Hal ini disebabkan Aceh merupakan salah satu wilayahyang memiliki sejarah kejadian bencana terbesar. Beberapa bencana yangterjadi menimbulkan bencana baru lainnya (bencana turunan) dengandampak yang sama dahsyatnya. Aceh pernah mengalami gempa bumi yangmengakibatkan korban jiwa (meninggal dan luka-luka), kerugian harta bendabaik yang berwujud fisik dan ekonomi lainnya pada tanggal 26 Desember2004. Risiko ini dengan munculnya bencana tsunami yang mengakibatkan166.541 jiwa meninggal, 1.129 luka-luka 6.220 jiwa hilang, 322.821 rumahrusak berat, 96.576 rumah rusak ringan yang berdasarkan pencatatan Datadan Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Selain itu, berdasarkan catatanDIBI tersebut, gempa bumi dan tsunami pernah terjadi pada tahun 1797,1891, 1907, 1936 1964, 1967, 1983, 1990, 1998, 2000, 2002, 2003, 2004,2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013 2015 yang memberikan dampak masingmasingnya. 2.3.6 Formulasi Isu-Isu PentingBerdasarkan identifikasi analisis terhadap kinerja pelayanan BPBA,permasalahan dan hambatan dalam penyelenggaraan tugas, capaian terhadap visidan misi Gubernur Aceh, capaian program nasional dan tangan dan peluang makaditentuakn isu strategis BPBA yaitu sebagai berikut:Berdasarkan identifikasi isu-isu strategis sebagaimana telah diuraikanpanjang lebar di atas, maka ditentukan isu-isu strategis BPBA untuk dijadikandasar penyusunan program dan kegiatan periode 2017-2022 adalah sebagaiberikut ini:1. Meningkatnya potensi ancaman bencana diakibatkan anomali iklim sertaakibat kegiatan manusia yang merusak alam.2. Tingginya kerusakan pasca bencana akibat bencana banjir, banjir bandang,gempa bumi, angin putting beliung dan tanah longsor3. Terbatasnya ketersediaan peralatan tempat evakuasi sementara korbanbencana4. Terbatasnya gudang penyimpanan peralatan dan logistik kebencanaan.5. Keterbatasan anggaran untuk dukungan ketersediaan logistik kebencanaan.6. Keterbatasan anggaran untuk mewujudkan Desa Tangguh Bencana
2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPA 2020Program dan kegiatan rutin dan program spesifik sektor penanggulangan bencanayang telah tertuang dalam RKPA tahun 2020 memuat program dan kegiatan yang
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 16
satu sama lain dapat menunjang pencapaian sasaran yaitu penuruan IRB Aceh.Secara keseluruhan program dan kegiatan dimaksud telah merepresentasikanupaya pemerintah Aceh guna menurunkan IRB.2.4.1 Uraian Tentang Perbandingan Antara Rancangan Awal RKPA Tahun 2020Dengan Analisis Kebutuhan.Program Penguatan Kelembagaan Penanggulangan Bencana dan ProgramPenanggulangan Bencana dengan masing-masing kegiatan pendukungnyasebagaimana tertuang dalam RKPA 2020 menunjukan keseimbangankebutuhan pendanaan indikatif. Hal tersebut sangat mendukung upayauntuk menurunkan IRB Aceh.2.4.2 Penjelasan Mengenai Proses Tersebut DilakukanAlasan dilakukan keseimbangan antara kebutuhan indikatif anggaran adalahuntuk menjaga keberlanjutan pelaksanaan program dan kegiatan gunamenurunkan IRB Aceh sesuai dengan target indikator yang telah ditetapkan.2.4.3 Tabel Review Terhadap Rancangan Awal RKPBLihat Lampiran 3 (Tabel C – 31)
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 17
BAB III
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 18
3.3. PROGRAM DAN KEGIATAN BPBAKegiatan adalah media untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telahditetapkan serta upaya yang akan dilakukan untuk menilai tingkat capaiankeberhasilan sasaran dan tujuan. Sedangkan program dimaksudkan sebagaikumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasilsebagaimana yang telah direncanakan BPBA guna mencapai sasaran. Denganadanya program dan kegiatan diharapkan permasalahan-permasalahan yangterkait dengan pelayanan penanggulangan bencana dapat diatasi sesuai dengandukungan sumberdaya yang tersedia. Program dan Kegiatan BPBA yangdirencanakan untuk Periode Tahun 2020 beserta prognosa. Lihat lampiran 5(Tabel C – 33).3.3.1 Penjelasan tentang Faktor-Faktor Yang Menjadi Bahan PertimbanganProgram dan kegiatan penanggulangan bencana sebagaimanatertuang dalam Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021 dirumuskandengan dengan mempertimbangkan Tujuan dan Sasaran PembangunanAceh Tahun 2017-2022, Misi Pembangunan dan peningkatan kualitasinfrastruktur terintegrasi, dan lingkungan yang berkelanjutan yangbertujuan untuk meningkatkan tatakelola kebencanaan dengan sasaranpengarusutamaan pengurangan resiko bencana dalam pembangunan.Target Capaian Sasaran Pembangunan Aceh Tahun 2021, adalahmeningkatkan tatakelola kebencanaan dengan indikator Indeks ResikoBencana.3.3.2 Uraian Garis Besar Rekapitulasi Program dan KegiatanProgram dan kegiatan BPBA tahun 2021 dibagi dalam dua kategori yaitu:a. Program dan Kegiatan GenerikProgram generik BPBA terdiri dari (1) Program Pelayanan AdministrasiPerkantoran; (2) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur;(3) Program Peningkatan Disiplin Aparatur; (4) Program Peningkatan
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 19
Kapasitas Sumberdaya Aparatur, dengan total jumlah kegiatannyasebanyak 16 (enam belas) kegiatan.b. Program Spesifik Penanggulangan BencanaProgram spesifik penanggulangan bencana terdiri dari ProgramPenanggulangan Bencana, dengan jumlah total jumlah kegiatansebanyak 24 (dua puluh empat) kegiatan.3.3.3 Penjelesan Jika Rumusan Program/Kegiatan Tidak Sesuai Dengan RKPA2021Seluruh program dan kegiatan yang tertuang dalam Rancangan Akhir RenjaBPBA tahun 2020 sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Aceh tahun2021.3.3.4 Rumusan Rencana Program dan Kegiatan BPBA dan Perkiraan MajuLihat Tabel T – C 33 (Lampiran 4).
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 20
BAB IV
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH TAHUN 2021
Fokus dan prioritas pembangunan Aceh bidang penanggulangan bencanadiarahkan pada upaya-upaya Pengurangan Indeks Risiko Bencana Aceh danPeningkatan Kapasitas Daerah dalam menghadapi bencana. Berpedoman padakerangka pendanaan pembangunan dan program perangkat Aceh sebagaimana tertuangdalam Dokumen RPJMA 2017 - 2022, Badan Penanggulangan Bencana Aceh sesuaidengan tugas pokok dan fungsinya akan mengimplementasi atau menjalankan Program Penanggulangan Bencana, sebagai prioritas utama. Program prioritas tersebutmenjadi bisnis utama (core bisnis) sektor pembangunan penanggulangan bencana limatahunan.Hal tersebut merupakan komitmen nyata seluruh pejabat struktural dan staflingkup Badan Penanggulangan Bencana Aceh guna mewujudkan pencapaian indikatorpengurangan Indeks Risiko Bencana serta meningkatkan kapasitas daerah, yangdijabarkan secara terperinci dan terukur dalam bentuk kegiatan-kegiatan sesuai tugaspokok dan fungsi seluruh unit kerja eselon 3 (tiga) dan 4 (empat) dan secara hirarkhisaling terkait satu sama lain guna mendukung mewujudkan pencapaian kinerjanyatahunan/lima tahunan eselon 2 (dua) Satuan Kerja Perangkat Aceh BadanPenanggulangan Bencana Aceh.Pelaksanaan kegiatan dan pendanaan BPBA Tahun 2020 harus dilakukan secaraefektif dan efisien. Untuk itu diperlukan upaya sinergitas antar satuan kerja, satuankerja dengan kabupaten/kota maupun satuan kerja dengan masyarakat pada umumnya.Untuk mencapai sinkronisasi kegiatan yang telah diprogramkan dilakukan denganmemanfaatkan forum perencanaan maupun rapat koordinasi sehingga tercapai sinergidalam pelaksanaannya dengan menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas danpartisipasi serta monitoring dan evaluasi.Penerapan prinsip tersebut akan berhasil bila didukung oleh peran sertamasyarakat luas dalam perancangan dan perumusan kebijakan yang dituangkan dalambentuk regulasi. Masyarakat luas juga dapat berperan serta untuk mengawasipelaksanaan kebijakan dan kegiatan dalam program-program pembangunan sehinggaketerlibatan masyarakat merupakan faktor penting bagi terwujudnya pembangunanyang berkesinambungan. Untuk menjaga efektifitas pelaksanaan program, makamonitoring dan evaluasi harus menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari keseluruhanproses pembangunan dan dilaksanakan pada setiap tahapan, agar diperoleh hasil yangmaksimal, serta sebagai umpan balik bagi perencanaan pembangunan tahap berikutnya.Rencana kerja dan pendanaan BPBA Tahun 2021 dapat dilihat pada Tabel 4.1. RencanaProgram dan Kegiatan Prioritas Daerah Tahun 2021.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Aceh – BPBA T.A 2021 21
BAB V
Rancangan Akhir Renja BPBA Tahun 2021 ini merupakan dokumenperencanaan tahunan yang memuat tujuan dan sasaran, program kegiatan yangdirencanakan untuk dilaksanakan guna mewujudkan tujuan pelaksanaan tugas pokokdan fungsi SKPA BPBA sebagai strategi untuk merealisaikan tujuan pembanguanPemerintah Aceh. Rancangan Akhir RENJA BPBA Tahun 2021 adalah acuanperencanaan program dan kegiatan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai padaakhir tahun 2021 yaitu penurunan indek risiko tahunan dengan rata-rata indek 6 poin,sehingga dapat dipakai sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja PemerintahAceh Tahun Anggaran 2021, dan juga digunakan sebagai dasar penyusunan e-Planning,RKA, DPA SKPA APBA.
2 3 8=(7/6) 11= (10/4) 1 WAJIB 1 01 05 KETENTERAMAN, KETERTIBAN UMUM DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT 1 01 05 02 BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH
PROGRAM/KEGIATAN SPESIFIK BPBA 1 01 05 02 17 Program penguatan kelembagaan penanggulangan bencana Peningkatan Kelembagaan dan Tersedianya
Regulasi Kebencanaan 100 % 80 % 80 % 92,96 % 116,20 100 % 273 % 272,96
1 01 05 02 17 011 Pengadaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana Tersedianya Sarana dan Prasarana PB 85 % 70 % 80 % 80 % 100 85 % 235 % 276,47
1 01 05 02 24 PROGRAM PENANGGULANGAN BENCANA Persentase Pengurangan Risiko Bencana 130 - - - 135,0 135,0 103,85
1 01 05 02 24 001 Monitoring dan evaluasi penanggulangan bencana Meningkatnya Monitoring dan Evaluasi PB 4 Dok 1 Dok 1 Dok 8 Dok 800 1 Laporan 1 Laporan 25,00
1 01 05 02 24 002 Penanggulangan Bencana Meningkatnya Koordinasi antar lembaga PB 8 Kali 2 Kali 2 Kali 8 Kali 400 120 orang 120 orang 1.500,00
1 01 05 02 24 003 Kegiatan Pengandaan Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana pendukungan pelayanan penanggulangan bencana
450 Jenis 100 Jenis 100 Jenis 170 Jenis 170 100 % 100 % 22,22
1 01 05 02 24 006 Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana Peningkatan Kapasitas SDM kebencanaan 420 Orang 80 Orang 80 Orang 282 orang 353 120 Orang 120 Orang 28,57
1 01 05 02 24 007 Iventarisasi, verifikasi dan validasi kerusakan akibat bencana Meningkatnya Penanganan Kerusakan Akibat Bencana 92 Proposal 23 Proposal 23 Proposal 47 Proposal 204 18 kali 18 kali 19,57
1 4 5
7 9 10 = (5+7+9)
Target Kinerja Capaian Program (Renstra
SKPA) Tahun 2017 - 2022
Keluaran Kegiatan s/d tahun 2019
6
TABEL T - C 29 REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA BPBA DAN
PENCAPAIAN RENSTRA BPBA S.D TAHUN 2019 PROVINSI ACEH
Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Target Renja SKPA Tahun 2019
Realisasi Renja SKPA Tahun 2019
Tingkat Realisasi
s/d Tahun Berjalan 2020
Tingkat Capaian Realisasi Target
Tahun 2020)
1 01 05 02 24 007 Iventarisasi, verifikasi dan validasi kerusakan akibat bencana Meningkatnya Penanganan Kerusakan Akibat Bencana 92 Proposal 23 Proposal 23 Proposal 47 Proposal 204 18 kali 18 kali 19,57
1 01 05 02 24 008 Pelaksanaan rehabilitasi dan rekontruksi bencana Peningkatan Penanganan Rehabilitas dan Rekontruksi Pasca Bencana
32 kali 2 Kali 2 Kali 11 Kali 550 7 Un it 7 Un it 21,88
1 01 05 02 24 009 Kegiatan Penguatan Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) Penanggulangan Bencana
Pusdalops PB dengan fasilitas minimal mampu memberikan respon efektif untuk pelaksanaan peringatan dini dan penanganan masa krisis
4 Laporan 1 Laporan 100 % 3 Laporan 3 100 % 100 % 2.500
1 01 05 02 24 010 Perbaikan Lingkungan daerah bencana Meningkatnya Penangananan Perbaikan Lingkungan Pasca Bencana
1 Paket 1 Paket 7 Paket 9 Paket 129 1 Paket 1 Paket 100,00
1 01 05 02 24 011 Pemulihan fungsi pelayanan publik dalam wilayah terjadinya bencana Pulihnya Pelayanan Publik dalam wilayah terjadinya bencana
4 Paket 1 Paket 2 Paket 4 Paket 200 4 Lokasi 4 Lokasi 100,00
1 01 05 02 24 012 Penguatan Kelembagaan Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) Penaggulangan Bencana Aceh
Meningkatnya Penyebaran Informasi dan data bencana 23 Kegiatan 4 Kegiatan 4 Kegiatan 4 Kegiatan 100 23 Kab/Kot 23 Kab/Kot 100,00
1 01 05 02 24 013 Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITU PASNA) Tersedianya informasi tentang kaji kebutuhan pasca bencana
4 Kali 1 Kali 1 Kali 21 Kali 2.100 23 Kab/Kot 23 Kab/Kot 575,00
1 01 05 02 24 014 Penyusunan dan Evaluasi Dokumen Perencanaan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana
Tersedianya Dokumen Rehabilitasi dan Rekontruksi 12 Dok 3 Dok 3 Dok 3 Dok 100 5 Dok 5 Dok 41,67
1 01 05 02 24 015 Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pasca Bencana Meningkatnya Pemulihan Ekonommi masyarakat pasca bencana
400 KK 100 KK 100 KK 100 KK 100 88 Paket 88 Paket 22,00
1 01 05 02 24 016 Psikososial Bagi Masyarakat Korban Bencana Tertanganinya psikologi korban bencana 335 Orang 80 orang 80 Orang 80 Orang 100 2 keg 2 keg 0,60
1 01 05 02 24 017 Penguatan Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana Tersedinya logistik dan peratan untuk penanggulangan bencana
788 Orang 138 Orang 138 orang 238 orang 172 100 % 100 % 12,69
1 01 05 02 24 018 Penguatan Kapasitas Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Menurunnya angka kebakaran hutan dan lahan 14 Kali 2 kali 2 Kali 2 Kali 100 3 Kali 3 Kali 21,43
1 01 05 02 24 019 Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Meningkatnya respon penanganan penanggulangan darurat bencana
650 Orang 120 orang 120 Orang 240 Orang 200 23 Kab/Kot 23 Kab/Kot 3,54
1 01 05 02 24 020 Penanganan Darurat Bencana Perbaikan Darurat, Pengerahan Tim Penyelamatan dan Pertolongan Korban, Pengerahan Bantuan pada
23 Kab/Kot 23 kab/Kota 23 kab/Kota 23 kab/Kota 100 9 Unit 9 Unit 39,13
1 01 05 02 24 021 Penguatan Forum Pengurangan Risiko Bencana Meningkatnya Partisipasi Masayarakat dalam PRB 100 Unit 25 Unit 25 Unit 25 Unit 100 6 Keg 6 Keg 6,00
1 01 05 02 24 022 Sosialisasi dan Simulasi Pengurangan Risiko Bencana Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam PRB 12 Kali 3 kali 3 Kali 18 Kali 600 1 keg 1 keg 8,33
1 01 05 02 24 024 Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Evaluasi Penanggulangan Bencana Tersedianya dokumen perencanaan dan kajian serta evaluasi PRB
28 Dok 7 Dok 7 Dok 8 Dok 114 9 Dok 9 Dok 32,14
1 01 05 02 24 025 Peningkatan Sumber Daya Manusia Bidang Penanggulangan Bencana Meningkatnya Sumber Daya Manusia Bidang Penanggulangan Bencana
480 Orang 120 Orang 120 Orang 320 Orang 267 200 Orang 200 Orang 41,67
1 01 05 02 24 026 Penguatan Sekolah, Madrasah Aman Bencana dan Fasilitas Publik Lainnya Meningkatnya Sekolah, Madrasah, Rumah Sakit dan Puskesmas Aman Bencana
6.300 Orang 1.500 Orang 1.500 Orang 1.500 Orang 100 4 Sekolah 4 Sekolah 0,06
2 3 8=(7/6) 11= (10/4)1 4 5
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019
Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPA s/d Tahun Berjalan
7 9 10 = (5+7+9)
Target Kinerja Capaian Program (Renstra
SKPA) Tahun 2017 - 2022
Keluaran Kegiatan s/d tahun 2019
6
Realisasi Renja SKPA Tahun 2019
Tingkat Realisasi
s/d Tahun Berjalan 2020
Tingkat Capaian Realisasi Target
Tahun 2020)
1 01 05 02 24 027 Penguatan Desa Tangguh Bencana Meningkatnya jumlah desa siaga bencana 780 Orang 180 Orang 180 orang 180 orang 100 3 Desa 3 Desa 0,38
Banda Aceh, Agustus 2020
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH
2018
1 Meningkatnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana
Sudah ada dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018 tentang tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Bencana Daerah Kabupaten/Kota
Meningkatnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana
96 % 98 % 98 % 98 % 95 % 95 % 98 % 98 %
2 Meningkatnya kualitas kelembagan dan tersedianya regulasi kebencanaan
Sudah ada dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018
Meningkatnya kualitas kelembagan dan tersedianya regulasi kebencanaan
95 % 98 % 98 % 98 % 90 % 90 % 99 % 99 %
3 Meningkatnya Penanganan Rehabilitasi dan Rekontruksi pasca bencana
Sudah ada dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018
Meningkatnya Penanganan Rehabilitasi dan Rekontruksi pasca bencana
93 % 95 % 95 % 95 % 95 % 95 % 99 % 99 %
4 Meningkatnya Penanganan darurat dan logistik bencana
Sudah ada dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018
Meningkatnya Penanganan darurat dan logistik bencana
95 % 97 % 97 % 97 % 90 % 90 % 97 % 97 %
Tabel T - C 30 PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH
TARGET RENSTRA BPBA REALISASI CAPAIAN
CATATAN
PROYEKSI
2021
(9) (10) (11) (12)
Sudah ada dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018
Meningkatnya Penanganan darurat dan logistik bencana
95 % 97 % 97 % 97 % 90 % 90 % 97 % 97 %
5 Penurunan Indek Risiko Bencana Indeks Risiko Bencana Aceh masih lebih dari 140 Indek
Meningkatnya Kapasitas Daerah 0 0 137,5 Indek 135 Indek 133 Indek 0 0 0 0 135 Indek 133 Indek
94,75 % 97 97 97 92,5 92,5 98,25 98,25RATA-RATA
Banda Aceh, Agustus 2020 BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH
PEMBINA UTAMA MADYA NIP. 19691226 199603 1 004
Ir. SUNAWARDI, M.Si
Program/ Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Target Capaian Pagu Indikatif (Rp.) Target Capaian Prakiraan Maju
1 2 3 4 5 6 7 8 9 51,134,936,908 58,805,177,445
A. PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH 14,934,936,908 17,175,177,445
1 Perencanaan dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 152,688,600 175,591,890 1 Penyusunan Program dan Kegiatan
Perangkat Daerah dalam Dokumen Perencanaan
Banda Aceh Lancarnya kegiatan perencanaan dan pelaporan
4 dok 152,688,600 4 dok 175,591,890
2 Administrasi Keuangan 7,541,529,046 8,672,758,403 2 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN Banda Aceh Lancarnya kegiatan pelayanan
administrasi perkantoran 50 orang 7,541,529,046 50 orang 8,672,758,403
3 Administrasi Umum 7,240,719,262 8,326,827,152 Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
CATATAN PENTING
TABEL T - C 31 REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA PEMERINTAH ACEH TAHUN 2021
PROVINSI ACEH
No. RANCANGAN AWAL RENCANA KERJA PEMERINTAH ACEH HASIL ANALISA KEBUTUHAN
3 Administrasi Umum 7,240,719,262 8,326,827,152 3 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Banda Aceh 90 Kg 18,750,000 90 Kg 21,562,500
2950 buah 2950 buah 4 Banda Aceh 6 Paket 519,760,800 6 Paket 597,724,920
3600 kubik 3600 kubik 25500 Kwh 25500 Kwh 15060 unit 15060 unit
5 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
100 Persen 2,340,680,000 100 Persen 2,691,782,000
6 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
3 Gedung kantor 505,462,480 3 Gedung kantor 581,281,852
7 Penyediaan Alat Tulis Kantor Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
49 Jenis 106,060,997 49 Jenis 121,970,147
8 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
9 Jenis 98,323,236 9 Jenis 113,071,721
99290 Lembar 99290 Lembar 9 Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi
perkantoran 522 Buah 48,952,688 522 Buah 56,295,591
10 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
42 Unit 921,781,157 42 Unit 1,060,048,331
11 Banda Aceh 50 Buah 20,440,200 50 Buah 23,506,230 636 Eksemplarr 636 Eksemplarr
12 Penyediaan Makanan dan Minuman Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
5190 orang 210,066,800 5190 orang 241,576,820
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Semua Kabupaten/Kota Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
60 orang/kali 510,090,000 60 orang/kali 586,603,500
14 Banda Aceh 30840 liter 1,806,181,904 30840 liter 2,077,109,190 74 Unit 74 Unit 40 unit 40 unit
15 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor
Banda Aceh Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
92 Unit 134,169,000 92 Unit 154,294,350
PROGRAM PENANGGULANGAN BENCANA 31,390,895,534 36,099,529,864
Pelayanan Informasi Rawan Bencana Provinsi 3,536,883,833 4,067,416,408 16 Penyusunan Kajian Resiko Bencana Provinsi Aceh Tenggara Terlaksananya Sosialisasi, komunikasi,
pemutakhiran informasi dan edukasi rawan bencana
1 dok 372,341,372 1 dok 428,192,578
17 Sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Provinsi (Per Jenis Bencana)
Banda Aceh Terlaksananya Sosialisasi, komunikasi, pemutakhiran informasi dan edukasi rawan bencana
22 Keg 3,164,542,461 22 Keg 3,639,223,830
18 Pengembangan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) Bencana
Banda Aceh Terlaksananya Sosialisasi, komunikasi, pemutakhiran informasi dan edukasi rawan bencana
12 Buah 0 12 Buah 0
Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana 16,965,639,698 19,510,485,653
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional
Bencana Banda Aceh Meningkatnya kesadaran masyarakat
dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
1 dok 275,000,000 1 dok 316,250,000
20 Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Aceh Tengah, Bireuen, Pidie, Langsa, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Pidie Jaya
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
7 Kegiatan, 2 sekolah, 3 lokasi
2,006,442,778 7 Kegiatan, 2 sekolah, 3 lokasi
2,307,409,195
21 Semua Kabupaten/Kota 12 Laporan 8,601,295,826 12 Laporan 9,891,490,200
Aceh Besar 7 Unit 7 Unit Aceh Tenggara 2 Paket 2 Paket Banda Aceh 2 Unit 2 Unit Aceh Jaya
22 Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan Bencana
Banda Aceh Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan
100 Unit 0 100 Unit 0
23 Pengelolaan Risiko Bencana Aceh Besar 1 Desa 1,263,680,825 1 Desa 1,453,232,949 Aceh Tengah 4 Kab/Kota 4 Kab/Kota Banda Aceh 1 Keg 1 Keg
1 Keg 1 Keg 24 Penguatan Kapasitas Kawasan untuk
Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Semua Kabupaten/Kota 1 Keg 691,241,835 1 Keg 794,928,110Meningkatnya kesadaran masyarakat
dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
Pengendalian Operasi dan Penyediaan Sarana Prasarana Kesiapsiagaan terhadap Bencana
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
Banda Aceh 1 Laporan 1 Laporan
25 Penanganan Pascabencana Semua Kabupaten/Kota 1 dok 4,127,978,434 1 dok 4,747,175,199
Aceh Barat 2 Keg 2 Keg Aceh Tengah 2 Laporan 2 Laporan Aceh Tenggara 84 Paket 84 Paket Simeulue Aceh Jaya Gayo Lues Bener Meriah
26 Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana
Banda Aceh Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan
60 orang 0 60 orang 0
Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana 9,276,463,000 10,667,932,450 27 Respon Cepat Kejadian Luar Biasa
Penyakit/Wabah Zoonosis Prioritas Semua Kabupaten/Kota Terlaksananya Pelayanan
Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana
100 Persen 0 100 Persen 0
28 Respon Cepat Penanganan Darurat Bencana Semua Kabupaten/Kota Terlaksananya Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana
20 Paket 3,380,088,000 20 Paket 3,887,101,200
29 Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi Korban Bencana
Semua Kabupaten/Kota Terlaksananya Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana
100 Persen 0 100 Persen 0
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana
29 Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi Korban Bencana
Semua Kabupaten/Kota Terlaksananya Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana
100 Persen 0 100 Persen 0
30 Penyediaan Logistik Penyelatam dan Evakuasi Korban Bencana
Semua Kabupaten/Kota Terlaksananya Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana
23 Kab/Kota 5,896,375,000 23 Kab/Kota 6,780,831,250
Penataan Sistem Dasar Penanggulangan Bencana 1,611,909,003 1,853,695,353 31 Penyusunan Regulasi Penanggulangan
Bencana Daerah Banda Aceh Terlaksananya Penguatan
Kelembagaan dan kerjasama antar lembaga Penanggulangan Bencana Daerah
1 dokumen 200,000,000 1 dokumen 230,000,000
32 Penguatan Kelembagaan Bencana Daerah Banda Aceh Terlaksananya Penguatan Kelembagaan dan kerjasama antar lembaga Penanggulangan Bencana Daerah
2 Keg 961,909,003 2 Keg 1,106,195,353
33 Kerjasama Antar Lembaga dan Kemitraan dalam Penanggulangan Bencana
Banda Aceh Terlaksananya Penguatan Kelembagaan dan kerjasama antar lembaga Penanggulangan Bencana Daerah
15 Keg 450,000,000 15 Keg 517,500,000
PROGRAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN 4,809,104,466 5,530,470,136 Penyelenggaraan Pemetaan Rawan Bencana Kebakaran 4,809,104,466 5,530,470,136
34 Penyediaan dan Pemutakhiran Informasi Daerah Rawan Kebakaran dan Peta Rawan Kebakaran
Banda Aceh 63 unit 255,000,000 63 unit 293,250,000
35 Penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran
Banda Aceh 3 dokumen 0 3 dokumen 0
36 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia
Banda Aceh 1 Kali 235,223,214 1 Kali 270,506,696
37 Kerjasama Antar Lembaga dan Kemitraan Dalam Teknik Penanganan Kebakaran
Banda Aceh 3 Kegiatan 0 3 Kegiatan 0
38 Banda Aceh 10 paket 4,318,881,252 10 paket 4,966,713,440 162 unit 162 unit
51,134,936,908 58,805,177,445
Ir. SUNAWARDI, M.Si
NIP. 19691226 199603 1 004
Nama SKPA : BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH
1 2 3 6 1
- Pengadaan Kendaraan/Armada Pemadam Kebbakaran Double Kabin, Kapasitas 3000 LiterAir Beserta Kelengkapannya
Kota Banda Aceh Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
1 Paket Surat Walikota Banda Aceh Nomor : 050/0239
- Pengadaan Kendaraan Armada Pemadam Kebakaran Double Kabin, Fire Rescue Beserta Kelengkapannya
Kota Banda Aceh Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
1 Paket Surat Walikota Banda Aceh Nomor : 050/0239
- Pengadaan Peralatan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Aceh Singkil Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
13 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nagan Raya Nomor : 020/094/2020
- Kajiaan Mikrozoonasi Sesar Aktif Seulimum Kabupaten Aceh Besar Tersedianya Kajiaan Mikrozoonasi Sesar Aktif Seulimum
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
TABEL T - C 32 USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DARI PARA PEMANGKU KEPENTINGAN/MASYARAKAT TAHUN 2020
PROVINSI ACEH
5 Program Penanggulangan Bencana
- Kajiaan Mikrozoonasi Sesar Aktif Seulimum Kabupaten Aceh Besar Tersedianya Kajiaan Mikrozoonasi Sesar Aktif Seulimum
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Penguatan Desa Tangguh Bencana Kabupaten Aceh Besar Terlaksananya Penguatan Desa Tangguh Bencana 5 Desa Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Gerakan Pengurangan Risiko Bencana (Sekolah Sungai, Sekolah Gunung, Sekolah Pantai)
Kabupaten Aceh Besar Terlaksananya Gerakan Pengurangan Risiko Bencana (Sekolah Sungai, Sekolah Gunung, Sekolah Pantai)
3 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Evaluasi Penanggulangan Bencana
Kabupaten Aceh Besar Terlaksananya Kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kebencanaan
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Penyusunan Dokumen Rencana Kontijensi Bencana Banjir Kabupaten Aceh Besar
Kabupaten Aceh Besar Terlaksananya Kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kebencanaan
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Sarana Prasarana Pemadaman Karhutla (Hose 2,5" dan 1,5") Kabupaten Aceh Besar Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
20 Roll Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020- Pengadaan Mesin Speedboat Manta Merk Yamaha 150 PK Kabupaten Aceh Besar Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan
Bencana 2 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar
Nomor :360/032/2020- Pengadaan Mobiler Pusdalops Kabupaten Aceh Besar Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Pengadaan Sarana Prasarana Pemadaman Karhutla (Pompa Air Portable)
Kabupaten Aceh Besar Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
5 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Besar Nomor :360/032/2020
- Pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Saran dan Prasarana Penanggulangan Bencana
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Pembangunan Pos Karhutla Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Saran dan Prasarana Penanggulangan Bencana
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Perkuatan tebing dan Normalisasi Sungai Lawe Kinga Desa Buah Pala - Desa Kuning 1
Kabupate Aceh Tenggara TersedianyaPerkuatan tebing dan Normalisasi Sungai Lawe Kinga Desa Buah Pala - Desa Kuning 1
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
1 2 3 6
No. PROGRAM/KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA BESARAN /VOL CATATAN
5 - Perkuatan tebing dan Normalisasi Sungai Alas Desa Bambel Gabungan Kabupate Aceh Tenggara TersedianyaPerkuatan tebing dan Normalisasi Sungai
Alas Desa Bambel Gabungan 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020 - Perkuatan Tebiing dan Normalisasi Sungai Alas Desa Jambur Damar Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Perkuatan Tebiing dan Normalisasi
Sungai Alas Desa Jambur Damar 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020 - Rehablitasi dan Rekonstruksi Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca
Bencana Bnjir Sungai Lawe Natam Desa Natam Lama Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Rehablitasi dan Rekonstruksi Perkuatan
Tebing Penanggulangan Pasca Bencana Bnjir Sungai Lawe Natam Desa Natam Lama
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinding Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca bencana Banjir Sungai Lawe Alas Desa Biak Muli Baru
Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinding Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca bencana Banjir Sungai Lawe Alas Desa Biak Muli Baru
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinding Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca bencana Banjir Sungai Lawe Alas Desa Biak Bambel Baru
Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinding Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca bencana Banjir Sungai Lawe Alas Desa Biak Bambel Baru
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinding Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca bencana Banjir Sungai Lawe Kinga Desa Lawe Hijo
Kabupate Aceh Tenggara Tersedianya Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinding Perkuatan Tebing Penanggulangan Pasca bencana Banjir Sungai Lawe Kinga Desa Lawe Hijo
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara Nomor :360/158/BPBD/2020
- Pembangunan Pos Karhutla Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pembangunan Pos Karhutla Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana
1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan Tabung Racun Api Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Peralatan Penanggulan Bencana 1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan Valbed Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana
100 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Peta/Kajian Kawasan Rawan Bencana Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Peta/Kajian Kawasan Rawan Bencana 1 Dok Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan dan Penanaman Tanaman Rumput Vetiver (Rawan longsor) Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana
2 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pembuatan Bak Penampungan Air Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Bak Penampungan Air 6 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan Rubber Boat Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana
2 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pembangunan Gedung PUSDALOPS Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Gedung PUSDALOPS 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pembuatan One Map Policy Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya One Map Policy 1 Dok Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan Mobil Fire Jeep Rescue Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Mobil Fire Jeep Rescue 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan baju Tahan Api Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
10 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Selang Api Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
- Pengadaan Baju Tahan Panas dan Perlengkapannya Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana Peralatan Penanggulangan Bencana
30 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Nomor :900/078
1 2 3 6
5 - Pembuatan Website Database Kebencanaan Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Website Database Kebencanaan 1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Drone Pemantau Bencana Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Sepeda Motor Pemadam Kebakaran Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran Kapasitas 5000 Liter Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 2 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran Kapasitas 3000 Liter Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 2 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Motor Pemadam Kebakaran (Roda 3) Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 2 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Sheetpile Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 2 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Excavator (Beko Loader) Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Mobil Crane Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Mobil Crane Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pengadaan Alat Bantu Forklift Kabuten Aceh Tamiang Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh
Tamiang Nomor :900/078 - Pembangunan Gudang Peralatan Kebancanaan Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Escape Hill Gp. Panton Makmur Kec. Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Escape Hill Kec. Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Escape Hill Kec. Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) Bencana Banjir Gp.
Pasie Timon Kec. Teunom Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Jalur dan Tempat Evakuasi Sementara Bencana Kec.
Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) Bencana tsunami
Gp. Lhok Buya Kec. Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) Bencana Banjir Gp.
Sapek Kec. Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) Bencana tsunami
Gp. Lhok Timon Kec. Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 1 Unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pengadaan Honda Trail Pusdalops Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penanggulangan
Bencana 4 unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020
No. PROGRAM/KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA BESARAN /VOL CATATAN
5 - Pengadaan Logistik, Sandang, Pangan, dan Papan Kabupaten Aceh Jaya Logistik, Sandang, Pangan, dan Papan 1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pengadaan Alat Penyelam Lengkap Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Peralatan Penanggulan Bencana 4 unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020- Pengadaan Chain Saw Setara Steel Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Peralatan Penanggulan Bencana 10 unit Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020- Fasiliitasi Pembuatan dan Penguatan Sekolah Madrasah Aman
Bencana Kabupaten Aceh Jaya Terlaksananya Pembuatan dan Penguatan Sekolah
Madrasah Aman Bencana 10 sekolah Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Fasilitasi Pembuatan Desa Tangguh Bencana Kabupaten Aceh Jaya Terlaksananya Desa Tangguh Bencana 9 Desa Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya
Nomor :900/085/2020 - Pengadaaan Sarana dan Prasarana Penunjang Pusat Peengendali
Operasi (PUSDALOPS) Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Sarana dan Prasarana Penunjang Pusat
Peengendali Operasi (PUSDALOPS) Penanggulangan Bencana
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Tim Reaksi Cepat 1 Keg Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Pelatihan Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Petugas Pemadam Kebakaran 1 Keg Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Sosialisasi dan Simulasi Bencana Banjir Kabupaten Aceh Jaya Terlaksananya Sosialisasi dan Simulasi Bencana Banjir
1 Keg Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Sosialisasi dan Simulasi Bencana Banjir Kabupaten Aceh Jaya Terlaksananya Sosialisasi dan Simulasi Bencana Banjir
1 Keg Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Penguatan Forum Pengurangan Risiko bencana Kabupaten Aceh Jaya Terlaksananya Penguatan Forum Pengurangan Risiko bencana
1 Keg Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Evaluasi dan Penyusunan Kajian Risiko Bencana Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Evaluasi dan Penyusunan Kajian Risiko Bencana
1 Paket Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Evaluasi dan penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Evaluasi dan penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana
1 Dok Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
- Penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Banjir Kabupaten Aceh Jaya Tersedianya Penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Banjir
1 Dok Usulan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh jaya Nomor :900/085/2020
PEMBINA UTAMA MUDA NIP. 19691226 199603 1 004
Banda Aceh, Agustus 2020
Ir. SUNAWARDI, M.Si
Indikator Kinerja Program/Kegiatan
Lokasi Output Kegiatan
1
1 5 51,134,936,908 58,805,177,445
1 5 1 14,934,936,908 17,175,177,445 1 5 1 1.01 152,688,600 175,591,890
1 5 1 1.01 2 Penyusunan Program dan Kegiatan Perangkat Daerah dalam Dokumen Perencanaan
Lancarnya kegiatan perencanaan dan pelaporan
Banda Aceh 4 dok 152,688,600 PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)
4 Dok 175,591,890
1 5 1 1.02 Administrasi Keuangan 7,541,529,046 8,672,758,403
Tabel T - C 33 RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH TAHUN 2020 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2021
PROVINSI ACEH
Nama SKPA : Badan Penanggulangan Bencana Aceh Kode Urusan/ Bidang Urusan
Pemerintahan Daerah Dan Program/ Kegiatan
1.02 1 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN
50 orang 8,672,758,403
Prakiraan Maju Rencana Tahun 2021 Target Capaian
Kinerja
URUSAN PEMERINTAHAN WAJIB YANG BERKAITAN DENGAN PELAYANAN DASAR
URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SERTA PERLINDUNGAN MASYARAKAT PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH
Lancarnya kegiatan pelayanan administrasi perkantoran
Banda Aceh 50 orang 7,541,529,046
1 5 1 1.02 Administrasi Keuangan 7,541,529,046 8,672,758,403
PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) Dana Transfer Umum - Dana Alokasi Umum
1 5 1 1.03 Administrasi Umum 7,240,719,262 8,326,827,152 90 Kg 100%
2950 buah 6 Paket 3600 kubik 25500 Kwh 15060 unit
1 5 1 1.03 7 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
100% 2,691,782,000
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Banda Aceh 3 Gedung kantor 505,462,480 Dana Transfer Umum - Dana Alokasi Umum
100% 581,281,852
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Banda Aceh 49 Jenis 106,060,997 Dana Transfer Umum - Dana Alokasi Umum
100% 121,970,147
Dana Transfer Umum - Dana Alokasi Umum
100% 113,071,721Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Banda Aceh 98,323,236
100% 597,724,920Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
Dana Transfer Umum - Dana Alokasi Umum
21,562,500Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran
1.02 1 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN
1 5 1 1.03 1
50 orang 8,672,758,4031 5 1 Lancarnya kegiatan pelayanan administrasi perkantoran
Banda Aceh 50 orang 7,541,529,046
Indikator Kinerja Program/Kegiatan
Lokasi Output Kegiatan
Pagu Indikatif (Rp.) Sumber Dana Target Pagu Indikatif (Rp.) Kode Urusan/ Bidang Urusan
Pemerintahan Daerah Dan Program/ Kegiatan
Prakiraan Maju Rencana Tahun 2021 Target Capaian
Kinerja
Rencana Tahun 2021 Catatan Penting
1 5 1 1.03 12
of 47/47
RENCANA KERJA (RENJA) 2021 Jln. Daud Beureueh, No. 18 Telp. 0651-34783 BANDA ACEH, 23121 www.bpba.acehprov.go.id
Embed Size (px)
Recommended