Home >Leadership & Management >Kasus RSUD Tabanan Bali

Kasus RSUD Tabanan Bali

Date post:30-Jun-2015
Category:
View:238 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Description:
Kasus RSUD Tabanan Bali
Transcript:
  • 1. ORGANIZATIONAL BEHAVIOUR Lecture : Widigdo Sukarman, MBA., MPA., Dr. Eko Budiwiyono, Drs., MBA., Dr. Saefuddien Hasan, Drs., MBA. Manajemen Perubahan Pada Rumah Sakit Umum Daerah Tabanan, Bali Purwedi Darminto Made Sedana Yoga Shobihatul Musayyadah Prepared by Group I Eks B 27 C :

2. LATAR BELAKANG 3. RS UMUM TABANAN Berdiri 24 November 1953, milik Pemkab Tabanan, Bali RS bertipe C+ Lokasi strategis pusat kota Image : 5 K Kotor Kumal Kasar Kacau - Keleleran BIROKRATIS TIDAK BERORIENTASI PUBLIK DAN PASAR 4. Visi : RS prima dan mandiri serta berstandar internasional tahun 2015 berkat rahmat Tuhan YME Misi : Memberikan pelayanan paripurna bermutu prima kepada seluruh lapisan masyarakat dan wisatawan mancanegara, melalui organisasi yang pembelajar, SDM yang profesional, produktif dan berkomitmen serta manajemen yang efektif, efisien dan mandiri Motto : CEMERLANG (Cepat, Efektif, Mudah, Efisien, Ramah, Lancar, Aman, Nyaman dan Gairah TARGET : STANDAR INTERNASIONAL, PELAYANAN BERSTANDARISASI ISO dr. Ketut Sanjana, M. Kes Direktur RSUD Tabanan 99 06 5. 1998 2000 PERIODE KRISIS/PENDARAHAN Peraturan hukum kacau Dolar naik --- obat, alat kesehatan melambung Subsidi pemerintah rendah Manajemen krisis 2001 2005 PERIODE PERUBAHAN/PEMBIBITAN Manajemen petani Manajemen perubahan Pembelajaran, Fleksibel 2006 2010 PERIODE PERTUMBUHAN Peningkatan dan pengembangan : SDM, proses, product, system, manajemen fasilitas, profit PERIODE PERTUMBUHAN MANAJEMEN 6. The External and Internal Forces of Change LANDASAN TEORI 7. Lewins Change Model 8. PERMASALAHAN 1) Bagaimana pemenuhan ekspektasi pelanggan 2) Bagaimana meningkatkan market share 3) Bagaimana meningkatkan motivasi karyawan 9. POLA MANAJEMEN PETANI TAHAP PERUBAHAN INFORM; MERUBAH CARA PANDANG REFORM; MELAKUKAN PERUBAHAN SISTEM, STRUKTUR, STYLE, STAFF, SKILL, DAN ISO TRANSFORM; MEMBENTUK BUDAYA ORGANISASI TAHAP PERTUMBUHAN BALANCE SCORE CARD PENINGKATAN MUTU DAN KOMPETENSI SDM PENERAPAN ISO JAMINAN PELAYANAN UNTUK KEPUASAN PELANGGAN MENINGKATKAN SARANA DAN FASILITAS RUMAH SAKIT 10. KONSEP MANAJEMEN PERUBAHAN Memahami perubahan lingkungan Menambah dan menguatkan pemahaman tentang organisasi RUMAHKITA Memahami setting Tata Nilai Budaya Organisasi RUMAHKITA sebagai acuan dalam sikap dan berperilaku Inform Redesign System Rearrange The Roles Retraining People Reform Budaya Perbaikan Mutu Berkelanjutan Budaya Melayani/Men ghargai Pelanggan Budaya Kerjasama Tim Transform 11. PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2000 MEMBANGUN KOMITMEN MEMBENTUK TIM KERJA PELATIHAN ISO 9001:2000 PERSIAPAN DOKUMEN UJI COBA IMPLEMENTASI COACHING DAN MONITORING OLEH KONSULTAN ISO PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL IMPLEMENTASI ISO AUDIT MUTU INTERNAL 12. PENGARUH PENERAPAN SYSTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2000 FOKUS PADA MUTU LAYANAN DAN KEPUASAN PELANGGAN SERVICE EXCELLENCE PELAKSANAAN PEKERJAAN YANG RAPI MEMBANTU KARYAWAN DALAM MELAKUKAN TUGAS SESUAI DENGAN WEWENANGNYA SERTA PENILAIAN KERJA YANG TRANSPARAN DOKUMENTASI SOP TUMBUHNYA BUDAYA LEARNING AND GROWTH DI KALANGAN KARYAWAN TUMBUHNYA BUDAYA CONTINUOUS IMPROVEMENT PADA SISTEM POLA KERJA TIMBULNYA PARADIGMA CUSTOMER PRIORITY DALAM PEMBERIAN LAYANAN 13. KONSEP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERKOMPUTERISASI BILLING HOSPITAL MANAGEMENT PHARMACY AND INVENTORY SYSTEM MEDICAL RECORD ACCOUNTING FINANCE SYSTEM HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT SYSTEM INVENTORY ASSET SYSTEM 14. ILUSTRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT 15. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERKOMPUTERISASI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA PENINGKATAN KUALITAS INFORMASI SISTEM KERJA LEBIH MUDAH SEHINGGA MEMOTIVASI KARYAWAN BEKERJA LEBIH BAIK PROSES LAYANAN YANG LEBIH PRAKTIS DAN MUDAH MEMBANTU PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN MENJADI LEBIH MUDAH DAN CEPAT MEMUDAHKAN MANAJEMEN DALAM MENENTUKAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN MARKET SHARE DAN PENDAPATAN RUMAH SAKIT 16. PENGEMBANGAN SISTEM REMUNERASI Tujuan akhirnya adalah meningkatkan motivasi karyawan. Premis dasar : If you cant measure it, you cant manage it. If you cant manage it, you cant achieve it ! Menerapkan tiga prinsip dasar : 1. Keterbukaan akuntabilitas penilaian kinerja dan penghitungan remunerasi. 2. Penghargaan fee for service dan no work no pay 3. Kebersamaan membangun semangat team work baik di dalam unit kerja maupun cross functional team. 17. PENGEMBANGAN SISTEM REMUNERASI Tiga pilar dalam pembagian remunerasi : 1. Basic salary memberikan rasa aman (safety). 2. Incentives memberikan motivasi kerja. 3. Bonus bentuk penghargaan atas kinerja. 18. HASIL Kinerja keuangan melonjak drastis pada tahun 2000 2002. Pada periode kritis sebelum tahun 2000, pendapatan cenderung relatif stabil pada tingkat yang rendah. Pada periode perubahan setelah tahun 2000, terjadi lonjakan yang signifikan dikarenakan : Jumlah pasien yang meningkat Proses penagihan yang cepat Pengembangan jejaring pelanggan yang efektif 19. HASIL 20. PENUTUP Ungkapan hampir semua masalah timbul akibat ketidakmampuan kita melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda telah mengilhami manajemen RSUD Tabanan, Bali untuk melihat permasalahan yang ada dari sudut pandang yang berbeda. Berani mengambil sikap sebagai the people who make change happen dan bukan hanya menjadi the people who watch change happen atau hanya menjadi the people who just say, what happen?

Embed Size (px)
Recommended