Home >Documents >KARAKTERISTIK USAHA GAHARU ALAM (Aquilaria malaccensis) DI PROVINSI BENGKULU

KARAKTERISTIK USAHA GAHARU ALAM (Aquilaria malaccensis) DI PROVINSI BENGKULU

Date post:09-Oct-2015
Category:
View:137 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1

    KARAKTERISTIK USAHA GAHARU ALAM

    (Aquilaria malaccensis) DI PROVINSI BENGKULU

    (Studi Kasus di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur,

    dan Kabupaten Seluma)

    DWI MARYANI

    DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN

    FAKULTAS KEHUTANAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    2011

  • KARAKTERISTIK USAHA GAHARU ALAM

    (Aquilaria malaccensis) DI PROVINSI BENGKULU

    (Studi Kasus di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur,

    dan Kabupaten Seluma)

    DWI MARYANI

    E14062548

    Skripsi

    Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Kehutanan

    Pada Fakultas Kehutanan

    Institut Pertanian Bogor

    DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN

    FAKULTAS KEHUTANAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    2011

  • 3

    RINGKASAN

    DWI MARYANI. E14062548. Karakteristik Usaha Gaharu Alam (Aquilaria

    malaccensis) di Provinsi Bengkulu (Studi Kasus: Kabupaten Bengkulu

    Selatan, Kabupaten Kaur dan Kabupetan Seluma). Dibimbing oleh IIN

    ICHWANDI.

    Hutan merupakan sumberdaya yang dapat dimanfaatkan untuk

    kesejahteraan masyarakat. Salah satu hasil hutan yang memiliki potensi untuk

    dimanfaatkan adalah resin gaharu. Gaharu memiliki nilai jual tinggi dengan

    kualifikasi produksi yang terdiri dari kelas gubal, kemedangan dan abu. Masing-

    masing produk mengandung oleo resin dan chromone yang menghasilkan aroma

    khas, sehingga gaharu banyak digunakan di berbagai industri seperti industri

    parfum, kosmetik, obat-obatan dan keperluan ritual agama. Banyaknya kebutuhan

    akan gaharu menyebabkan permintaan terhadap gaharu juga meningkat sehingga

    proses pencarian gaharu yang juga semakin meningkat, sehingga berdampak pada

    populasi gaharu alam yang semakin berkurang. Walaupun populasi gaharu

    semakin berkurang, namun proses pengusahaan gaharu masih berlangsung

    sehingga perlu dilakukan pengkajian tentang karakteristik usaha gaharu alam saat

    ini.

    Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usaha

    gaharu alam di Provinsi Bengkulu, yang meliputi karakteristik pelaku usaha

    gaharu (pencari, pedagang pengumpul kecil dan pedagang pengumpul besar),

    proses pencarian gaharu, jenis dan karakteristik kualitas, sistem pemasaran serta

    kebijakan dalam pengusahaan gaharu. Adapun metode yang dilakukan yaitu

    secara kualitatif dengan mendeskripsikan karakteristik usaha gaharu alam dan

    secara kauntitatif dengan menghitung marjin keuntungan.

    Terdapat tiga kelompok pelaku usaha gaharu yaitu pencari gaharu, pedagang

    pengumpul kecil, dan pedagang pengumpul besar. Kelompok pencari gaharu

    melakukan pencarian. Pada proses pencarian membutuhkan pengetahuan,

    khususnya mengenai ciri-ciri pohon yang mengandung gaharu. Hasil yang

    didapatkan kelompok pencari gaharu selanjutnya dijual ke pedagang pengumpul

    melalui saluran tataniaganya. Penjualan gaharu di awali dengan penentuan

    kualitas dan penetapan harga. Terdapat tujuh kelas kualitas yang disepakati, kelas

    kualitas tersebut sangat menentukan harga. Semakin baik kualitas gaharu maka

    harga semakin tinggi dan semakin rendah kualitas gaharu maka harga semakin

    rendah. Perbedaan harga dari setiap kualitas gaharu dapat mencapai 3-15 kali lipat

    dari setiap peningkatan kelas kualitasnya. Pelaku usaha yang paling berperan

    dalam menetapkan harga yaitu pedagang pengumpul besar sehingga marjin harga

    tertinggi diperoleh pedagang pengumpul besar yaitu 1,4-2 kali lipat dengan

    pendapatan yang diperoleh 28 kali lipat dari pendapatan kelompok pencari gaharu.

    Untuk mengatur pemasaranya pemerintah menetapkan kebijakan berupa

    penetapan kuota yang berlaku dalam kurun waktu satu tahun, izin yang diberikan

    pedagang pengumpul besar berlaku selama lima tahun dan tarif retribusi

    ditetapkan berdasarkan kelas gubal Rp. 20.000/kg dan kemedangan sebesar

    Rp 20.00/kg.

    Kata Kunci: Karakteristik usaha gaharu, kualitas gaharu, pengusahaan gaharu

  • SUMMARY

    Business Characteristics of Natural Agarwood (Aquilaria malaccensis) in

    Bengkulu Province (Case Study: South Bengkulu Regency, Kaur Regency,

    and seluma Regency). Guided by IIN ICHWANDI.

    Forest is a natural resource that can be used for the people walfare. One of

    forest product which has potential to be used is resin agarwood. Gaharu has high

    sold price with production qualification that consist of gubal, kemedangan and

    ash. Each of product containsOleo Chromone which are produce unique aroma, so

    that it often used in many industries such as parfum industry, cosmetic industry

    and religion ritual need. High demand of agarwood cause the demand of it

    increase more, so that influence to the decrease more, but the agarwood exertion

    process still do so that it is important to do investigation of natural agarwood

    characteristics nowdays.

    This Research aims to know the characteristic of the natural agarwood

    exertion in Bengkulu Province, that consist of the characteristic of

    agarwoodenterprenuer (finder small, collector seller and big collector seller), the

    process of agarwood exertion, kinds and quality characteristic, marketing system

    and also policy in agarwood exertion. The methodology of this research is

    qualitative by describing the characteristic of natural agarwood exertion and

    quantitative by counting the margin of profit.

    There are three groups of gaharuenterprenuer namely: agarwood finder,

    small collector and big collector. The group of agarwood finders do the gaharu

    exertion. On the process of agarwood exertion need the specific skill about the

    characteristic of tree that contain agarwood. The products then sell to collector

    seller of agarwoodthrough its selling channel. The selling of agarwood begun by

    determining the condition and price, where there are seven agreed quality. This

    quality class is so determining the price, better quality of agarwood higher the

    price and lower quality of agarwood lower the price. The differences of price from

    each quality of agarwood can reach 3-15 times from the increasing each quality.

    Enterprenuer have role in determining namely big collector seller so that margin

    of highest price gotten by them is 1,4-2 multiple times with their income that they

    gottetn 28 times from income of agarwood finders group.

    In order to manage marketing of agarwood, government determines policy

    in the form of quota in a year, the license that is given to big collector seller in 5

    year and the rate of dues determined based on gubal class Rp 20.000,-/kg and

    kemedanganRp 2.000,-/kg.

    Keyword: business characteristic of agarwood, quality agarwood, agarwood

    cultivation.

  • 5

    PERNYATAAN

    Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul Karakteristik

    Usaha Gaharu Alam (Aquilaria malaccensis) di Provinsi Bengkulu (Studi Kasus:

    Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur dan Seluma). adalah benar-benar

    hasil karya saya sendiri dengan bimbingan dosen pembimbing dan belum pernah

    digunakan sebagai karya ilmiah pada perguruan tinggi atau lembaga manapun.

    Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun

    tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan

    dalam daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.

    Bogor, Maret 2011

    Dwi Maryani

    E14062548

  • Judul : Karakteristik Usaha Gaharu Alam (Aquilaria malaccensis) di Provinsi

    Bengkulu (Studi Kasus: Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur

    dan Kabupaten Seluma)

    Nama : Dwi Maryani

    NRP : E14062548

    Menyetujui

    Dosen Pembimbing

    (Dr. Ir. Iin Ichwandi, MSc. F. Trop)

    NIP. 119641217 199002 1 001

    Mengetahui

    Ketua Departemen Manajemen Hutan

    Fakultas Kehutanan IPB

    (Dr. Ir. Didik Suharjito, MS)

    NIP. 19630401 199403 1 001

    Tanggal Lulus:

  • i

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah

    memberikan segala rahmat dan anugerah-Nya kepada penulis sehingga penulis

    dapat menyelesaikan penyusunan karya ilmiah yang berjudul Karakteristik

    Usaha Gaharu Alam (Aquilaria malaccensis) di Provinsi Bengkulu (Studi

    Kasus: Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur dan Kabupaten

    Seluma).

    Penulis menyadari dalam menyelesaikan karya ilmiah ini tidak terlepas

    dari bantuan moral maupun material dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam

    kesempatan ini penulis ucapkan terimakasih kepada:

    1. Kedua orang tua tercinta, kakak-kakakku, dan kembaranku terimakasih atas

    doa, dukungan serta kasih sayang yang selalu diberikan. Semoga karya ini

    dapat menjadi bukti kasih sayangku terutama untuk Ibu dan Ayah.

    3. Bapak Dr. Ir. Iin Ichwandi, MSc. F. Trop selaku dosen pembimbing skripsi

    yang telah memberikan bimbingan, arahan, waktu, dan kesabaran kepada

    penulis selama penyusunan skripsi ini.

    4. Dosen dan Staf Departemen Manajem Hutan. Terimakasih atas semua ilmu

    pengetahuan dan bantuan yang diberikan kepada penulis.

    5. Bapak Taher selaku pedagang pengumpul besar gaharu, Bapak Sarkawi selaku

    pedagang pengumpul kecil, Bapak Jefri dan semua staf BKSDA Provinsi

    Bengkulu, dan seluruh pelaku usaha gaharu yang telah memberikan izin,

    informasi dan bantua

Embed Size (px)
Recommended