Home >Documents >kandungan natrium 2% dan 5% dalam minuman isotonik

kandungan natrium 2% dan 5% dalam minuman isotonik

Date post:02-Jan-2017
Category:
View:236 times
Download:13 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • TESIS

    KANDUNGAN NATRIUM 2% DAN 5% DALAM

    MINUMAN ISOTONIK MEMPERPENDEK WAKTU

    PEMULIHAN

    NORMAN HIDAJAH

    PROGRAM PASCASARJANA

    UNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR

    2011

  • TESIS

    KANDUNGAN NATRIUM 2% DAN 5% DALAM

    MINUMAN ISOTONIK MEMPERPENDEK WAKTU

    PEMULIHAN

    NORMAN HIDAJAH

    NIM. 0990761038

    PROGRAM MAGISTER

    PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK

    PROGRAM PASCASARJANA

    UNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR

    2011

  • KANDUNGAN NATRIUM 2% DAN 5% DALAM

    MINUMAN ISOTONIK MEMPERPENDEK WAKTU

    PEMULIHAN

    Tesis Untuk Memperoleh Gelar Magister

    Pada Program Magister, Program Studi Biomedik,

    Program Pascasarjana Universitas Udayana

    NORMAN HIDAJAH

    NIM. 0990761038

    PROGRAM MAGISTER

    PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK

    PROGRAM PASCASARJANA

    UNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR

    2011

  • Lembar Pengesahan

    TESIS INI TELAH DISETUJUI

    Tanggal 28 Nopember 2011

    Pembimbing I, Pembimbing II,

    Prof. Dr. dr. I Nyoman Adiputra, MOH, Sp.Erg. dr. Ketut Karna, AIF. M.Kes.

    NIP.194712111976021001 NIP.194509071969021001

    Mengetahui

    Ketua Program Magister

    Program Studi Ilmu Biomedik Direktur

    Program Pascasarjana Program Pascasarjana

    Universitas Udayana Universitas Udayana

    Prof.Dr.dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACS. Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp. S(K)

    NIP. 194612131971071001 NIP. 195902151985102001

  • Tesis Ini Telah Diuji

    Pada Tanggal 24 Oktober 2011

    Panitia Penguji Tesis Berdasarkan

    SK. Rektor Universitas Udayana No.1678/UN 14.4/HK/2011

    Tanggal 3 Oktober 2011

    Ketua : Prof. Dr. dr. I Nyoman Adiputra, MOH, Sp.Erg

    Anggota :

    1. dr. Ketut Karna, AIF. M.Kes.

    2. Prof. dr. Ketut Tirtayasa, MS, AIF

    3. Prof. Dr. dr. J. Alex Pangkahila, M.Sc., Sp. And, AIFO

    4. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes.

  • UCAPAN TERIMA KASIH

    Dengan memanjatkan puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi

    Wasa Tuhan Yang Maha Esa karena atas perkenan-Nyalah tesis ini dapat

    diselesaikan. Terselesainya tesis ini berkat dorongan, petunjuk, bimbingan dan

    bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, melalui kesempatan ini penulis

    menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yth:

    1. Bapak Prof. Dr. dr. I Nyoman Adiputra, MOH, Sp.Erg. selaku

    pembimbing pertama dan Bapak dr. Ketut Karna, AIF. M.Kes. selaku

    pembimbing kedua yang dengan penuh perhatian dan kesabaran telah

    memberikan dorongan, semangat, bimbingan dan masukan dalam

    menyelesaikan tesis ini.

    2. Prof. Dr. dr. J. Alex Pangkahila, M.Sc., Sp. And, AIFO; Prof. dr.

    K. Tirtayasa, M.Sc dan Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes. selaku

    penguji tesis ini, yang telah banyak memberikan bimbingan, petunjuk,

    arahan dan saran perbaikan dalam penulisan tesis ini.

    3. Rektor Universitas Udayana, Direktur Pascasarjana Universitas Udayana

    dan Ketua Program Magister Biomedik, atas kesempatan dan fasilatas

    yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan pada Program

    Magister Program Biomedik Universitas Udayana.

    4. Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, Dekan dan Staf Fakultas

    Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar yang telah

    memberikan kami izin dan fasilitas untuk melakukan penelitian di

    Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar..

    5. Seluruh dosen dan staf pada Program Magister Biomedik Universitas

    Udayana.

    6. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah

    banyak memberikan bantuan dan kerjasamanya dalam penulisan tesis ini.

  • Semoga Ida Sang Hyang Widhi / Tuhan Yang Maha Esa selalu

    melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua.Penulis menyadari sepenuhnya

    bahwa tesis ini masih jauh dari kesempurnaan. Jika terdapat kesalahan dan

    kekurangan dalam penulisan tesis ini baik isi maupun teknis mohon dijadikan

    perhatian agar disampaikan kritik dan sarannya.

    Denpasar, Nopember 2011

    Penulis

  • SURAT PERNYATAAN BUKAN KARYA PLAGIAT

    Yang bertanda tangan dibawah ini,

    Nama : Norman Hidajah

    NIM : 0990761038

    Program Studi : S2 Biomedik Program Pascasarjana

    Universitas Udayana

    Judul tesis : Kandungan Natrium 2% Dan 5% Dalam

    Minuman Isotonik Memperpendek Waktu

    Pemulihan

    Menyatakan dengan sebenarnya bahwa karya ilmiah Tesis ini bebas plagiat.

    Apabila dikemudian hari terbukti terdapat plagiat dalam karya ilmiah ini, maka

    saya bersedia menerima sanksi sesuai peraturan Mendiknas RI No. 17 tahun

    2010 dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku

    Denpasar, 28 Nopember 2011

    Norman Hidajah

  • ABSTRAK

    KANDUNGAN NATRIUM 2% DAN 5% DALAM MINUMAN ISOTONIK

    MEMPERPENDEK WAKTU PEMULIHAN

    Aktivitas fisik menyebabkan terjadinya perubahan parameter fisiologis

    tubuh manusia seperti konsumsi oksigen, denyut jantung, temperatur tubuh dan

    perubahan senyawa kimia dalam tubuh. Asupan cairan penting dalam

    memelihara keseimbangan serta proses metabolisme tubuh. Bila asupan cairan ke

    dalam tubuh lebih sedikit dibandingkan dengan pengeluaran, maka tubuh akan

    mengalami gangguan atau dehidrasi. Cairan hilang akibat pembentukan urine,

    sekresi gasrointestinal, keringat dan pengeluaran lewat paru (insensible water

    loss). Cairan isotonik dengan cepat meresap ke dalam tubuh dan terdiri dari

    elektrolit elektrolit untuk membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.

    Jenis cairan isotonik yang diteliti adalah cairan isotonik yang berkadar natrium

    2 % dan cairan isotonik yang berkadar natrium 5 %.

    Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental

    dengan Pretest-Postest Control Group Design, jumlah sampel 52 orang dibagi

    menjadi 2 kelompok, yang dipilih dengan teknik acak sederhana. Penelitian

    dilakukan pada bulan Juli dan Agustus 2011, pada mahasiswa FKG di kampus

    Universitas Mahasaraswati Denpasar. Cairan isotonik diberikan 30 menit

    sebelum orang coba melakukan aktivitas. Data hasil penelitian dianalisis

    deskriptif untuk mengetahui karakteristik subjek penelitian. Uji Normalitas

    dengan uji Shapiro-Wilk untuk mengetahui distribusi kedua kelompok

    perlakuan. Uji beda digunakan Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney.

    Hasil penelitian menunjukkan perbedaan waktu pemulihan, dimana rerata

    waktu pemulihan kelompok perlakuan 1 sebelum perlakuan 13,35 + 1,02 menit

    dan setelah perlakuan adalah 12,85 + 1,23 menit , sedangkan rerata waktu

    pemulihan kelompok perlakuan 2 sebelum perlakuan 13,38 + 1,06 menit dan

    setelah perlakuan adalah 12,46 + 1,21 menit. Rerata waktu pemulihan pada

    kedua kelompok terjadi perbedaan.

    Pemberian cairan isotonik berkadar natrium 5% lebih memperpendek

    waktu pemulihan daripada pemberian cairan isotonik berkadar Natrium 2%

    setelah berkativitas lari sejauh 2,4 km.

    Kata Kunci : aktivitas fisik, isotonik, natrium

  • ABSTRACT

    THE CONTAINING OF 2% AND 5% NATRIUM IN ISOTONIC

    DRINKING WATER DECREASING THE RECOVERY TIME

    Physical activity leads to changes in the human bodys physiological

    parameters such as oxygen consumtion, heart rate, body temperature and changes

    chemical compounds in the body. Fluid intake is important in maintaining

    balance and metabolic processes of the body. When the intake of fluids into the

    body is much less than required, then the body will experience a disruption or

    dehydration. Fluids lost due to the formation of urine, gastrointestinal secretions,

    sweat and expenditures through the lungs (insensible water loss). Isotonic fluid

    quickly seeps into the body and consists of electrolytes to help replace the lost of

    body fluids. Type os isotonic fluid under study is the isotonic sodium liquid

    grading 2% and the isotonic sodium liquid 5%.

    The study design used was an eksperimental study with pretest-posttest

    control group design, the number of samples of 52 people were divided into two

    groups, selected by simple random technique. The study was conducted in July

    and August 2011, at the Faculty of Dentistry students on the campus of the

    University Mahasaraswati Denpasar. Isotonic fluids were given 30 minutes

    before people try to do the activity. The data were descriptively analyzed to

    determine the distribution of both treatment groups. Normality test and Shapiro-

    Wilk test were applied to determine the distribution of both treatments. Wilcoxon

    and Mann-Whitney Test were applied to find out the difference.

    The results showed the differences in recovery time, where the average

    recovery time of the treatment group 1 before treatment of 13,35 + 1,02 minutes

    and the one after treatment was 12,85 + 1,23 minutes, while the average recovery

    time of treatment groups 2 before treatment 13,38 + 1,06 minutes and after

    treat

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended