Home >Documents >KAJIAN RESEP 1

KAJIAN RESEP 1

Date post:03-Aug-2015
Category:
View:627 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

KAJIAN RESEPResep 1

SIP : Alamat praktek

dr. A

Jl.Slamet riyadi no 501,kleco surakarta Tanggal : 10-07-2012 R/ Ultracet Mucosta m.f.caps dtd No VIII S1dd1 R/ Prednison 2,5 mg Antasida m.f. caps dtd No VIII S 1 d d pc Pro : Ny. Sudarmi no 1 1 tab no 1 no 1

A. Skrining resep/legalitas resep

Kelengkapan resep Nama dokter SIP Alamat praktek Tanggal resep Aturan pakai / signa Paraf dokter Nama pasien Umur Pasien

Ada

Tidak

Keterangan

Bisa ditanyakan langsung pada paisen

Alamat pasien Jenis Kelamin Berat badan pasien Nama Obat,dosis,potensi dan jumlah obat yang dimintaB. Aspek Ilmiah

Tanya langsung pasien Dapat diketahui nama pasien Tanya langsung pasien Dosis dan potensi tercantum

pada dari pada tidak

Nama Obat Ultracet

Bentuk sediaan tablet

KandunganTramadol 3,75 mg dan Acetaminop hen 325 mg Rebamipid 100 mg

indikasiTerapi jangka pendek untuk nyeri akut sedang sampai kuat Pengobatan gastritis dan ulkus gaster

Dosis1-2 tablet tiap 4- 6 jam 3 kali sehari 1 tablet

Efek sampingMual.pusing,somnolen

Mucosta

tablet

Leukopenia, disfungsi hepatik, jaundis, reaksi hipersenitif, neuropsikiatrik, gangguan gastro intestinal, gangguan menstruasi, peningkatan nilai basal ureum nitrogen, edema.

Prednison

tablet

Prednison 2,5 mg

Antasida

tablet

Alumunium hidroksida

Keadaan alergi peradangan dan penyakit lain yang membutuhkan pengobatan dengan obat golongan glukokortikoid seperti reumatik,penyaki t kolagen dan penyakit kulit. Obat sakit maag untuk mengurangi nyeri lambung yang disebabkan oleh kelebihan asam lambung dengan

Gangguan cairan dan 1-4 tablet / elektrolit ,retensi natrium hari dan cairan,hipokalemia,hipert ensi,hipersensitif terhadap prednison.

3-4 kali sehari 1-2 tablet

Konstipasi,diare,mual, muntah.

gejala seperti mual dan perih (Anonim,2010). C. Ketepatan Dosis Nama Obat Ultracet Mucosta Prednison Antasida Dosis 1-2 tablet tiap 4- 6 jam 3 kali sehari 1 tablet 3 kali sehari 1 tablet 3-4 kali sehari 1-2 tablet Dosis pada resep 1 kali sehari 1 kali sehari 1 kali sehari 1 kali sehari Keterangan Kurang sesuai Kurang sesuai Kurang sesuai Kurang sesuai

D. Analisa resep Berdasarkan resep diatas,pasien mendapatkan obat antara lain ultracet,mucosta,prednisone dan antasida (antasida doen).Dari obat-obat tersebut dapat diketahui bahwa kemungkinan pasien menderita tukak lambung.Antasida doen yang kandungannya Alumunium hidroksida adalah obat golongan antasida.Kebanyakan kerja antasida bersifat lokal karena hanya sebagian kecil dari zat aktifnya yang diabsorpsi.Karena merupakan basa lemah maka jika berikatan dengan asam lambung menyebabkan keasaman lambung berkurang (Priyanto,2008). Alumunium hidroksida bersifat sebagai adstringen,yakni menciutkan selaput lender berdasarkan sifat ion alumunium hidroksida yang membentuk kompleks dengan antara lain protein (Tjay Tan Hoan, 2010).Sedangkan untuk mucosta yang berisi rebamipid yang merupakan analog prostlagandin yang sebagian mekanisme kerjanya mirip

misoprostol yaitu menghambat produksi asam lambung dan meningkatkan pertahanan mukosa lambung dari serangan asam. Ultracet Adalah kombinasi dari dua obat yaitu tramadol 37,5 mg dan asetaminofen 325 mg yang digunakan untuk meringankan nyeri akut,sedangkan prednisone dapat digunakan sebagai terapi apabila terjadi peradangan. 1. Interaksi obat

Dalam resep tidak tedapatinteraksi antar obat 2. Ketepatan obat Ketepatan obat tidak dapat ditentukan karena umur pasien tidak tercantum dalam resep. 3. KIE/PIO Pasien Ny Sudarmi diberikan 4 jenis obat,yaitu ultracet dan mucosta yang dibentuk dalam sediaan kapsul diminum 1 kali sehari 1 tablet,prednisone dan antasida (antasida doen) yang dibentuk dalam sediaan kapsul juga diminum 1 kali sehari 1 tablet setelah makan.Karena pasien menderita tukak

lambung,maka perlu diinformasika juga bahwa pasien harus menjaga pola makan dan jangan sampai perut kosong.Selain itu,pasien juga jangan sampai stress serta minum air putih satu gelas setelah bangun dan istirahat yang cukup.

Resep 2

dr.BSIP : 279/SIP.Dr.SP/IX/2006 Alamat praktek Jl.Slamet riyadi no 501,kleco Surakarta

Tanggal: 16-07-2012 R/ Ethifix 50 mg S2dd1 R/ Rhinofed S2dd1 R/ Ambroxol S2dd1 R/ paracetamol 500 mg S bila perlu 1kali sehari ( maks 3 kali sehari) Pro : Nn.Noroz zaki no X no X no X no X

A. Skrining resep / legalitas resep Kelengkapan resep Nama dokter SIP Alamat praktek Tanggal resep Aturan pakai / signa Paraf dokter Nama pasien Ada Tidak Keterangan

Umur Pasien Alamat pasien Jenis Kelamin Berat badan pasien Nama Obat Jumlah yang diminta

ditanyakan langsung pada paisen Tanya langsung pada pasien Dapat diketahui dari nama pasien Tanya langsung pada pasien

B. Aspek Ilmiah Nama Obat Ethifix 50 mg Bentuk sediaan kapsul Kandungan indikasi Dosis 50-100 mg/hari 2 kali sehari Efek samping Diare,ruam kulit,urtikaria, shock,gangguan ginjal ,gangguan pernafasan, defisiensi vitamin K

Rhinofe d

tablet

Sefiksim 50 Infeksi saluran mg kemih tidak terkomplikasi,faringi tis,bronchitis akut dan kronik,eksaserbasi akut. Pseudoephe Rinitis drin dan alergika,rhinitis terfenadine vasomotor

Ambrox ol

tablet

Ambroxol

Paraceta mol

tablet

Paracetamol

Gangguan saluran nafas akut dan kronik sehubungan dengan sekresi bronchial yang abnormal,bronchitis smatis,asma bronkial Demam,nyeri,sakit 0,5-1 g Reaksi kepala,sakit 3-4 kali hipersensitivitas,gang gigi,nyeri otot sehari guan hematologi,pancreatiti s akut,dosis tinggi atau terapi jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.

3 kali Anoreksia,mual,munt sehari ah,tidak enak 1-2tablet diperut,mulut kering,insomnia,muda h lelah,ansietas,palpitasi ,takikardia 1 tablet Gangguan saluran 3 cerna ringan, jarang : kali/hari reaksi alergi. 30 ml

(Anonim,2009). 1. Ketepatan dosis Nama obat Ethifix Rhinofed Ambroxol Paracetamol Dosis 50-100 mg/hari 2 kali sehari 3 kali sehari 12tablet 1 tablet 3 kali/hari 30 mg 0,5-1 g 3-4 kali sehari Dosis pada resep 2 kali sehari 1 kapsul 500 mg 2 kali sehari 1 tablet 2 kali sehari 1 tablet Bila perlu maksimal 3 kali sehari Keterangan sesuai Kurang sesuai Kurang sesuai sesuai

Perhitungan dosis untuk cefixim pada resep diatas yaitu :

1. Indikasi Resep ini diindikasikan untuk pasien yang kemungkinan menderita menderita batuk berdahak dan flu karena alergi. 2. Interaksi Obat Obat-obat di dalam resep tidak terdapat interaksi obat 3. Ketepatan Obat Ketepatan obat tidak dapat ditentukan karena umur pasien tidak tercantum dalam resep.

C. Aspek Rasionalitas

KIE/PIO Ethifix,rhinofed dan ambroxol masing-masing diminum 2 kali sehari 1 tablet atau kapsul.Rhinofed digunakan untuk mengurangi

gejala flu seperti hidung tersumbat dan ambroxol untuk mempermudah pengeluaran secret dalam saluran nafas.Perlu diinformasikan kepada pasien juga bahwa Ethifex adalah suatu antibiotik untuk membunuh mikroorganisme penyebab batuk dan flu,sehingga penggunaan antibiotic ini harus diminum teratur 2 kali sehari sampai habis.Apabila pasien merasa pusing,disarankan minum paracetamol dengan

pemakaian maksimal 3 kali sehari.Perlu diberitahukan kepada pasien juga agar tidak mengkonsumsi minuman dingin atau es serta istirahat yang cukup. D. Analisa Resep Berdasarkan resep diatas,pasien mendapatkan obat-obat yaitu Ethifix, Rhinofed, Ambroxol dan paracetamol,sehingga dapat

disimpulkan bahwa pasien menderita batuk berdahak dan flu karena alergi.Untuk dosis Rhinofed memiliki 2 kandungan yaitu pseudopedrin untuk mengatasi hidung tersumbat yang bekerja

sebagai sympathomimetic agent secara langsung merangsang reseptor adrenergik dan terfenadine untuk menghilangkan gejala rinitis alergika seperti bersin,rasa gatal di sekitar hidung dan mata.Ethifix yang kandungannya cefixim sebagai bakterisid yang diindikasikan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh

mikroorganisme.Sedangkan ambroxol digunakan untuk mengobati batuk berdahak. Ambroxol ini mempunyai sifat sekretolitik yang dapat mempermudah pengeluaran sekret yang kental dan lengket di dalam saluran pernafasan.Sedangkan paracetamol di gunakan jika diperlukan saja.Paracetamol ini digunakan untuk mengobati sakit kepala yang mungkin diakibatkan karena gejala flu.

Resep 3

dr.C SIP : 33724 146/DU/03/449.1/0047/03/2012 Alamat praktek Jl.Slamet riyadi no 501,kleco Surakarta Tanggal : 9-07-2012 R/ Hufamag S3dd1 R/ Pamol S3dd1 R/ Thiampenicol S3dd1 Pro : Ny Dwi Eni no X no X no X

A. Skrining resep

Kelengkapan resep

Ada

Tidak

Keterangan

Nama dokter SIP Alamat praktek Tanggal resep Aturan pakai / signa Paraf dokter Nama pasien Umur Pasien Alamat pasien Jenis Kelamin Berat badan pasien

Bisa ditanyakan langsung pada paisen Tanya langsung pada pasien Dapat diketahui dari nama pasien Tanya langsung pada pasien Dosis dan potensi tidak tercantum

Nama Obat,dosis,potensi dan jumlahobat yang dimintaB. Aspek Ilmiah

(Anonim,2010).

Nama Obat Hufamag

Bentuk sediaan tablet

KandunganAlhidroksida, Mg trisilikat

indikasiMengurangi gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung,tukak lambung,tukak usus 12 jari. Demam dan nyeri

Dosis1-2 tablet 3-4 kali sehari

Efek samping

Pamol

tablet

Parasetamol 500 mg

Thiampe nicol

kapsul

Tiamfenikol

Infeksi yang disebabkan H influenza,ricketsia,lymph ogranulomapsittacosis,bakteri gram negative penyebab bakteremia-maningitis.

Sembelit,diare,mua l muntah dan gejala tersebut akan hilang bila pemakaian obat dihentikan 3-4 kali Gangguan sehari, penc