JUKNIS PAUD TERPADU

Date post:13-Jan-2015
Category:
View:13,481 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Description:
selengkapnya kunjungi http://www.paudjateng.com http:paudjateng.blogspot.com PAUD Terpadu adalah program layanan pendidikan bagi anak usia dini yang menyelenggarakan lebih dari satu program PAUD (TK, KB, TPA, SPS) yang dalam pembinaan, penyelenggaraan dan pengelolaannya dilakukan secara terpadu atau terkoordinasi.
Transcript:
  • 1. MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN PEDOMAN PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI TERPADU

2. i SAMBUTAN Dalam rangka mendukung kebijakan pembinaan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terarah, terpadu dan terkoordinasi, pada tahun 2010 Kementerian Pendidikan Nasional telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Dalam peraturan tersebut ditegaskan bahwa pembinaan PAUD baik formal, nonformal maupun informal, berada di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Ditjen PAUDNI), yang secara teknis dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Meskipun selama ini berbagai kebijakan yang terkait dengan pembinaan PAUD telah ditetapkan dan disosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat, namun pada kenyataannya dari 28,8 juta anak usia 0-6 tahun pada akhir tahun 2009, yang memperoleh layanan PAUD baru sekitar 53,7 %. Masih rendahnya jumlah anak yang terlayani tersebut antara lain disebabkan oleh masih terbatasnya jumlah lembaga PAUD yang ada, baik lembaga Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), maupun lembaga Satuan PAUD Sejenis lainnya. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pendidikan Nasional telah menetapkan PAUD sebagai salah satu program prioritas pembangunan pendidikan nasional dan mencanangkan sebuah Gerakan Nasional Paud sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas 100 tahun Indonesia merdeka. Untuk itu, Ditjen PAUDNI berupaya untuk secara lebih intensif memperluas akses dan meningkatkan mutu PAUD agar lebih terarah dan terpadu diantaranya melalui Program Pendidikan Anak Usia Dini Terpadu. Saya menyambut baik diterbitkannya Petunjuk Teknis ini untuk dijadikan pedoman oleh seluruh pemangku kepentingan PAUD dalam melaksanakan program PAUD secara tertib dan tepat sasaran. Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyusunan petunjuk ini. Semoga petunjuk ini benar-benar dapat dijadikan pedoman dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari komitmen dan kesungguhan kita dalam ikut menyiapkan generasi bangsa yang unggul di masa yang akan datang. Semoga, dan selamat bekerja. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal Hamid Muhammad NIP.195905121983111001 3. ii KATA PENGANTAR Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang sangat fundamental bagi terwujudnya sumber daya manusia unggul dan bermartabat. Oleh sebab itu pemerintah telah mencanangkan Pendidikan Anak Usia Dini sebagai salah satu prioritas pembangunan pendidikan di Indonesia. Upaya mewujudkan cita-cita tersebut di atas, diperlukan adanya peran serta semua pihak dalam peningkatan dan pengembangan layanan Pendidikan Anak Usia Dini. Pada tahun 2009 menunjukkan bahwa anak yang terlayani program Taman Kanak- Kanak(TK), Raudhatul Athfal (RA), Kelompok Bermain (KB),Taman Penitipan Anak (TPA) dan Satuan PAUD Sejenis baru mencapai 53.19%. Hal ini berarti masih terdapat 46.81% anak belum terlayani program Pendidikan Anak Usia Dini. Berbagai strategi telah dilakukan untuk meningkatkan dukungan para pemangku kepentingan yaitu dengan membangun kerja sama dengan Organisasi Kelembagaan, Organisasi Profesi, Organisasi Keagamaan, Organisasi Wanita dan pihak lain yang memiliki komitmen terhadap pendidikan. Agar penyelenggaraan program Pendidikan Anak Usia Dini terlaksana secara terpadu dan terkoordinasi dengan baik, diperlukan adanya Pedoman Penyelenggaraan PAUD Terpadu. Pedoman ini berisi tentang pengertian PAUD Terpadu, prinsip-prinsip penyelenggaraan serta persyaratannya, struktur dan program, peran serta masyarakat dan pola pembinaan PAUD Terpadu. Kami menyadari bahwa Pedoman ini masih sangat sederhana dan masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu kami sangat mengharapkan masukan dari semua pihak terutama para pengguna/pemangku kepentingan. Semoga pedoman ini dapat dijadikan acuan dalam mengembangkan program PAUD Terpadu. Selanjutnya kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangan pemikiran hingga tersusunnya pedoman ini. Jakarta, Juni 2011 Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Erman Syamsuddin NIP. 19570304 1983031015 4. iii DAFTAR ISI SAMBUTAN ........................................................................................................................... i KATA PENGANTAR ............................................................................................................. ii DAFTAR ISI .......................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN ....................................................... 1 A. Latar Belakang .................................................................................................... 1 B. Dasar Hukum ...................................................................................................... 2 C. Batasan Pengertian ............................................................................................. 2 D. Tujuan Pedoman .................................................................................................. 4 E. Tujuan Penyelenggaraan PAUD Terpadu ............................................................ 4 F. Target/Sasaran .................................................................................................... 4 G. Hasil Yang Diharapkan ........................................................................................ 5 BAB II PRINSIP-PRINSIP PENYELENGGARAAN PROGRAM PAUD TERPADU .............. 6 A. Prinsi-prinsip Pendidikan Anak Usia Dini .............................................................. 6 B. Prinsip Penyelenggaraan Program PAUD Terpadu ............................................ 6 BAB III PERSYARATAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PAUD TERPADU ........... 8 A. Persyaratan Administrasi ..................................................................................... 8 B. Persyaratan Lokasi/Lingkungan ........................................................................... 8 C. Persyaratan Pendidik dan Tenaga Kependidikan . 9 D. Persyaratan Sarana dan Prasarana ................................................................... 10 E. Persyaratan Pembiayaan.................................................................................... 12 BAB IV STRUKTUR ORGANISASI LEMBAGA PAUD TERPADU ...................................... 13 A. Struktur Organisasi............................................................................................ 13 B. Hak dan Kewajiban Lembaga PAUD Terpadu ................................................... 14 C. Tugas Pokok dan Fungsi ................................................................................... 14 BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ................................................... 15 A. Program Pembelajaran ....................................................................................... 15 B. Proses Pembelajaran ......................................................................................... 16 BAB VI PERAN SERTA MASYARAKAT ............................................................................ 18 A. Identifikasi Potensi Masyarakat .......................................................................... 18 B. Pihak Yang Berperan Dalam Lembaga PAUD C. Terpadu ............................................................................................................ 18 BAB VII POLA PEMBINAAN PROGRAM PAUD TERPADU 19 BAB VIII PENUTUP ............................................................................................................ 21 5. 5 BAB I P E N D A H U L U A N A. LATAR BELAKANG Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu kebijakan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia mengingat bahwa: 1. Usia dini ini merupakan masa keemasan (the golden age) namun sekaligus sebagai periode yang sangat kritis dalam tahap perkembangan manusia. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sampai usia 4 tahun tingkat kapabilitas kecerdasan anak telah mencapai 50%. Pada usia 8 tahun mencapai 80%, dan sisanya sekitar 20% diperoleh pada saat anak berusia 8 tahun keatas. 2. Pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia dini sangat menentukan derajat kualitas kesehatan, intelegensi, kematangan emosional dan produktivitas manusia pada tahap berikutnya. Dengan demikian pengembangan anak usia dini merupakan investasi sangat penting bagi Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Berdasarkan kajian di atas, maka pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 butir 14 menyatakan bahwa Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Lebih lanjut pada pasal 28 dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. PAUD pada jalur pendidikan formal dapat berupa Taman Kanak-Kanak dan (TK) /Raudathul Atfhal (RA). Adapun PAUD pada jalur pendidikan nonformal dapat berupa Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat. Meskipun berbagai kebijakan yang berkenaan dengan pembinaan dan pelayanan PAUD telah ditetapkan, namun hingga akhir tahun 2009 menunjukkan dari sekitar 28,8 juta anak usia dini (0-6 tahun) yang terlayani PAUD baru sekitar 53,70%, baik yang terlayani melalui PAUD Formal (TK/RA/BA) maupun PAUD Nonformal (Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Satuan PAUD Sejenis, seperti PAUD Terintegrasi BKB/Poasyandu, Taman Pendidikan Anak Sho

Embed Size (px)
Recommended