Home >Documents >Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

Date post:06-Apr-2018
Category:
View:231 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    1/97

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Pada masa ini perkembangan teknologi komunikasi multimedia

    berkembang ke arah kompleks dan efektivitas khususnya yang berbasis Code

    Division Multiple Access (CDMA)yang semakin pesat. Salat satu perkembangan

    teknologi multimedia yang sedang digemari saat ini adalah teknologi video

    streaming dengan menggunakan CDMA (Code Division Multiple Access) yang

    memungkinkan pengguna untuk melakukan pengamatan terhadap objek-objek

    secara langsung dari tempat yang berbeda. Contohnya mengamati keadaan jalan

    di kota Jakarta.

    Teknologi telekomunikasi multimedia yang sedang berkembang saat ini

    adalah teknologi video streaming. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini

    antara lain mengamati, mempelajari dan menganalisis sistem kerja dari teknologi

    videostreamingtersebut.

    Dalam video streaming terjadi delay yang dapat menghentikan gambar

    selama beberapa detik. Kualitas gambar dipengaruhi oleh kecepatan pengiriman

    data yang diterima oleh jaringan. Semakin cepat kecepatannya maka semakin

    bagus gambar yang dihasilkan.

    Dari uraian diatas maka penulis tertarik sekali untuk membahas tentang

    video streaming dengan menggunakan Code Division Multiple Access (CDMA),

    untuk itu maka penulis akan mengambil judul Analisis Sistem Kerja Video

    1

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    2/97

    Streaming Pada Teknologi Code Division Multiple Access

    (CDMA).

    1.2. Identifikasi Masalah

    Identifikasi masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana cara kerja,

    kecepatan dan delay pada sistem teknologi video streaming dengan menggunakan

    Code Divisiom Multiple Access (CDMA) yang mempunyai fasilitas di handphone

    dan internet, spesifikasi software control mobile phone yang mendukung aplikasi

    video streaming dan kecepatan pengiriman data dan kabel data yang akan

    dihubungkan ke komputer.

    1.3 Batasan Masalah

    Pada penulisan tugas akhir ini penulis meninjau mengenai teknologi video

    streaming yang berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) dengan

    menggunakanRadio Access Network(RAN) sebagai bearer/ gelombang pembawa

    untuk di sampaikan kepada pemakai. Penelitian yang dilakukan oleh penulis

    hanya meneliti bagian-bagian yang penting saja diantaranya:

    1. Sistem kerja video streaming secara umum yaitu kecepatan dan delay pada

    video streaming.

    2. Sistem informasi yang di analisis berbasis jaringan Code Division Multiple

    Access (CDMA).

    3. Menggunakan Radio Access Network (RAN) sebagai bearer / gelombang

    pembawa.

    2

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    3/97

    1.4. Maksud dan Tujuan

    Maksud dari penelitian ini adalah salah satu syarat bagi mahasiswa untuk

    melaksanakan skripsi di Universitas Komputer Indonesia, khususnya jurusan

    Manajemen Informatika.

    Tujuan penelitian ini antara lain:

    1. Mengamati dan mempelajari sistem kerja video streaming diantaranya

    kecepatan dan delay yang terjadi pada video streaming.

    2. Menganalisis sistem kerja teknologi video streaming dengan

    menggunakan Code Division Multiple Access (CDMA).

    3. Memberikan informasi teknologi video streaming bagi pengguna media

    telekomunikasi phone mobile yang berbasis Code Division Multiple

    Access (CDMA) kepada masyarakat luas.

    1.5. Metodologi Penelitian

    Metodologi yang dilakukan pada penelitian ini adalah mencakup tempat

    dan waktu penelitian, metode penelitian, alat dan instrumen.

    1.5.1 Tempat dan waktu penelitian

    Dalam pelaksanaannya, penelitian dilakukan di Jurusan Manajemen

    Informatika Universitas Komputer Indonesia. Terhitung sejak September 2004

    sampai dengan Februari 2005.

    1.5.2 Metode Penelitian

    Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode

    deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu metode yang meneliti status

    sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi atau suatu sistem pemikiran yang

    3

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    4/97

    bertujuan membuat deskripsi sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta,

    sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.

    Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut :

    MULAI

    PENGUMPULAN DATA

    ALAT PERAGA DAN

    ALAT PENELITIAN

    DATA

    TEKSTUAL

    PERAKITAN ALAT

    PENELITIANPEMBANGUNAN

    DATA TEKTUAL

    JALANKAN DENGAN SISTEM

    KERJA YANG ADAANALISIS DATA

    ANALISIS SISTEMKERJA

    KESIMPULAN

    DOKUMENTASI

    SELESAI

    Gambar 1.1 langkah-langkah penelitian

    1.5.3 Alat dan Instrumen

    Alat dan instrumen yang digunakan dalam penelitian antara lain :

    seperangkat komputer Intel pentium 3, memori 256 MB, monitor 14 inci dan

    4

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    5/97

    printer canon, handphone 3105, kabel data serta perangkat lunak menggunakan

    sistem operasi windows 2000.

    1.6 Sistematika Penulisan

    Untuk memperjelaspenulisan skripsi ini scara menyeluruh tentang uraian

    pembahasan yang dilakukan bab demi bab dalam penulisan skripsi ini. Maka

    penulis membuat sistematika penulisan skripsi agar mempermudah pembaca

    dalam memahami penulisan skripsi ini.

    Adapun sistematika penulisan skripsi adalah sebagai berikut:

    BAB I PENDAHULUAN

    Pada bab ini dibahas mengenai latar belakang, identifikasi masalah,

    batasan masalah, maksud dan tujuan, metodologi penelitian, serta sistematika

    penulisan.

    BAB II LANDASAN TEORI

    Pada bab ini akan dibahas mengenai sistem, sejarah CDMA, evolusi

    telepon seluler, serta RAN sebagai bearer/ gelombang pembawa dari teknologi

    video streaming.

    BAB III ANALISA MASALAH

    Pada bab ini akan dibahas mengenai evolusi pesan tesk ke pesan

    multimedia, video streaming, arsitektur dan struktur video streaming, protokol

    video streaming, pesan video dan teknologi switching.

    BAB IV PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA

    Dalam bab ini dijelaskan bagaimana cara kerja video streaming pada

    teknologi CDMA.

    5

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    6/97

    BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

    Dalam bab ini dijelaskan jenis-jenis apa saja yang dapat menikmati video

    streaming dan bagaimana cara menginstal kabel data dan modem pada komputer.

    BAB V PENUTUP

    Dalam bab ini berisi kesimpulan dan saran dari penelitian yang telah

    dilakukan.

    6

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    7/97

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    2.1 Sistem

    Menurut SUS [10]

    Sistem adalah kumpulan/ group dari bagian/ komponen yang salingberhubungan dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai tujuan yang

    diinginkan

    Tujuan sistem adalah sasaran akhir yang ingin dicapai oleh suatu sistem.

    Sistem dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil yang disebut subsistem.

    Sedangkan sistem yang lebih besar dan kompleks disebut supersistem.

    Dalam teknologi informasi khususnya teknologi video streaming, data

    berupa objek yang sedang diamati, misalnya kesibukan lalu lintas di Jalan M.H

    Thamrin, Jakarta. Sedangkan gambar yang dihasilkan adalah informasi bagi

    pengguna. Sehingga informasi merupakan hasil dari pengolahan data yang dapat

    bermanfaat bagi penggunanya. Kualitas informasi harus akurat, tepat waktu,

    lengkap dan relevan.

    2.2 Telepon Seluler

    Banyak orang telah mengenal dan menggunakan telepon seluler (ponsel),

    atau hand phone (hp) sebagai peralatan yang sangat praktis untuk melakukan

    komunikasi di mana pun mereka berada tanpa dibatasi oleh ruang dan rentang

    panjang kabel.

    Saat ini ponsel telah mempunyai beberapa fungsi yang semakin

    berkembang, tidak hanya sebagai alat komunikasi praktis saja. Fungsi ini memang

    7

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuanya

    8/97

    sangat bervariasi tergantung pada model ponsel yang telah berkembang, antara

    lain:

    a. Digunakan untuk menyimpan informasi.

    b. Membuat daftar pekerjaan atau perencanaan pekerjaan.

    c. Mencatat appointment (janji pertemuan) dan dapat disertakan reminder

    (pengingat waktu).

    d. Kalkulator untuk perhitungan dasar sederhana.

    e. Mengirim dan menerima E-mail.

    f. Mencari informasi (berita, hiburan, dan informasi lain) dari internet.

    g. Memainkan permainan-permainan sederhana.

    h. Integrasi ke peralatan lain, seperti PDA, Mp3 player dan GPS (Global

    Positioning System)

    2.2.1 Sejarah Telepon Seluler

    Sejarah perkembangan teknologi jaringan wireless hingga saat ini dibagi

    menjadi 3 generasi yag masing-masing disebut generasi-1 (1G), generasi-2 (2G),

    dan generasi-3 (3G). Generasi-1 dimulai pada akhir tahun 1970-an di Amerika (di

    Eropa pada awal tahun 1980-an). Advanced Mobile Phone Service (AMPS)

    pertama kali diperkenalkan di New Jersey dan Chicago pada tahu 1978. AMPS

    memiliki kelemahan yaitu dalam hal mobilitas pengguna yang sangat terbatas

    karena belum adanya kemampuan handover yang menyebabkan pembicaraan dari

    pengguna akan segera terputus apabila dia berada di luar jangkauan area, efisiensi

    yang sangat kecil karena keterbatasan kapasitas spektrum yang menyebabkan

    hanya sedikit pengguna saja yang dapat berbicara dalam waktu bersamaan, dan

    8

  • 8/2/2019 Jbptunikompp Gdl s1 2005 Ettysumiat 874 Smuany

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended