Home >Documents >Isomatrik,Isotonik Dan Ion Ca2+

Isomatrik,Isotonik Dan Ion Ca2+

Date post:20-Jan-2016
Category:
View:54 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
k
Transcript:

A. TIPE JARINGAN OTOT

Tiga tipe jaringan otot yaitu jaringan otot rangka, otot jantung, dan otot polos. Meskipun perbedaan tipe dari jaringan otot memberikan beberapa perlengkapan, mereka berbeda dari satu dengan yang lain dalam anatomi mikroskop, lokasi, dan bagaimana mereka dikontrol oleh jaringan saraf dan system endokrin.Jaringan otot rangka dinamakan demikian karena sebagian besar otot rangka menggerakan tulang rangka. (sebagian kecil otot rangka mengikat dan menggerakkan kulit atau otot rangka lainnya). Jaringan otot rangka itu berlapis-lapis : terang dan gelap (lapisan) dapat dilihat ketika jaringan diamati dengan sebuah mikroskop. (lihat gambar 10.4). Jaringan otot rangka bekerja sebagian besar tanpa adanya perintah. Aktivitas itu dapat secara sadar dikontrol oleh neuron (sel-sel saraf) yang terletak somatic (tidak dikehendaki). Banyak otot rangka juga dikontrol secara tak sadar untuk beberapa tingkat. Contoh diafraghma berkontraksi.Jaringan otot jantung hanya berisi otot jantung, yang membentuk sebagian besar dinding jantung. Otot jantung juga berlapis, tetapi tindakannya tidak sadar. Kontraksi dan relaksasi secara bergantian tidak dikontrol secara sadar. Sebaliknya, karena jantung berdenyut, memiliki alat pacu jantung yang memulai setiap kontraksi ini dibangun dalam ritme yang diistilahkan auto irama. Beberapa neurotransmitter dan hormon tertenut yang mengatur kecepatan denyut jantung oleh alat pacu jantung.Kelancaran jaringan otot terletak di dinding rongga internal, seperti pembuluh darah, saluran udara dan sebagian besar organ dalam rongga abdomen. Hal ini ditemukan pada kulit, yang melekat ke rambut folikel, dibawah mikroskop, jaringan ini tidak mempunyai lapisan dari kerangka dan jaringan otot jantung. Untuk alasan ini, yang tampak tidak berlapis-lapis, mengapa yang disebut energi menjadi tenaga mekanik untuk memaksa, melakukan pekerjaan dan menghasilkan gerakan. Selain itu jaringan otot menstabilkan organ tubuh mengatur volume suara, menghasilkan tungku yang menggerakan cairan dan makanan melalui berbagai sistem tubuh. Para ilmuwan belajar dari otot disebut sebagai ilmu jamur. Sebagai tindakan yang halus, otot biasanya tidak disadari, dan beberapa jaringan otot halus, seperti otot yang mendorong makanan melalui sistem gastrointestinal, telah otomatis kedua otot diatur oleh jantung dan otot halus diatur oleh saraf yang merupakan bagian dari otonom (involuntary) dari sistem saraf dan hormone dilepaskan oleh kelenjar endokrin elands. Fungsi Jaringan OtotMelalui kontraksi atau bolak-balik kontraksi dan relaksasi, jaringan otot memiliki empat fungsi utama: menghasilkan gerakan tubuh, memantapkan posisi tubuh, dan menyimpan benda bergerak di dalam tubuh dan mengatur suhu tubuh :1. Melakukan gerakan tubuh, pergerakan oleh tubuh seperti berjalan kaki dan berlari gerakan khusus seperti menggenggam sebuah pensil / menganggukan kepala, hal ini bergantung pada integrasi fungsi tulang, sendi, dan otot rangka.2. Stabilitas posisi tubuh. Kontraksi otot rangka menstabilikan sendi dan membantu posisi utama tubuh, seperti berdiri/duduk. Bentuk kontraksi otot berkelanjutan ketika kamu bangun. Contoh : kontraksi menopang dari otot lehermu menahan kepalamu anik.3. Penyimpanan dan pergerakan (substansi) menyimpan dan menggerakan komponen di dalam tubuh. Kumpulan dari kontraksi yang terus menerus dari titin yang membungkus otot polos disebut spinkter, yang mencegah keluarnya isi dari sebuah organ yang berongga. Sementara penyimpanan makanan diperut atau air seni di kandung kemih itu mungkin, karena spinkter otot polos tertutup(jalan keluar) dari organ ini. Kontraksi otot jantung dari pompaan darah jantung melewati pembuluh darah dari tubuh. Kontraksi dan relaksasi dari otot polos di dinding pembuluh darah membantu menyesuaikan diameter pembuluh darah dan mengatur rata-rata aliran darah. Kontraksi otot polos juga memindahkan/ mengalirkan bahan makanan dan substansi seperti empedu dan enzim melalui saluran pencernaan, mendorong gamet/zigot melewati lorong dari sistem reproduksi dan mendorong urin melalui sistem urine. Kontraksi otot rangka mempengaruhi aliran limfa dan membantu darah kembali ke jantung.4. Menghasilkan panas sebagai kontraksi jaringan otot, menghasilkan panas, sebuah proses yang dikenal sebagai thermogenesis. Sebagian besar panas yang dihasilkan oleh otot digunakan untuk menjaga suhu tubuh normal. Kontraksi yang tidak disadari dari otot rangka, yang dinamakan menggigil, dapat meningkatkan suhu tubuh.Jaringan otot memiliki empat sifat khusus yang memungkinkan untuk fungsi dan berkontribusi untuk homeostatis:1. Sifat dapat dirangsang listrik, perlengkapan kedua sel otot dan saraf yang dijelaskan dalam bab 4, yaitu kemampuan untuk menanggapi stimuli dengan jalan produksi sinyal listrik disebut tindakan potensial. Potensial aksi terdapat disepanjang perjalanan sel dari membran plasma karena keberadaan tegangan saluran yang spesifik. Untuk sel-sel otot, dua jenis potensi stimuli memicu tindakan. Salah satunya adalah autoritmik sinyal listrik yang muncul di jaringan otot itu sendiri, seperti di pacu jantung. Kimia yang oilier adalah stimuli, seperti neurotransmitter dirilis oleh saraf, hormone didistribusikan oleh darah, atau bahkan perubahan local dalam pH.2. Kontraksi adalah kemampuan jaringan otot untuk merangsang kontraksi kuat oleh sebuah tindakan potensial aksi, bila otot berkontraksi, menghasilkan tegangan (kekuatan kontraksi) sambil menarik pada bagian utama. Jika tegangan yang dihasilkan cukup besar untuk mengatasi perlawanan dari objek yang akan dipindahkan, pada otot memperpendek gerakan yang terjadi.3. Kemampuan merenggangkan jaringan otot bidang yang dirusak memperpanjang kemungkinan berkontraksi otot ke sistem kuat meskipun telah teregang. Biasanya otot polos yang tunduk pada jumlah besar yang memanjang. Misalnya, setiap kali anda mengisi perut dengan makanan, otot di dalam dinding meregang. Otot jantung juga meregang setiap kali mengisi hati dengan darah.

4. Elastisitas adalah kemampuan jaringan otot untuk kembali ke kondisi semula dan bentuk panjang setelah kontraksi atau ekstensi. Hal ini terutama berfokus pada struktur dan fungsi jaringan otot rangka.A. JARINGAN OTOT RANGKASetiap otot rangka yang terpisah organ terdiri dari ratusan ke ribuan sel yang disebut serabut otot. Dengan demikian otot dan serabut otot merupakan dua hal yang sama strukturnya. Jaringan rangka juga mengandung serat otot sekitarnya dan seluruh otot, dan urat darah (gambar 10.1). untuk berdiri di bawah dengan cara kontraksi dari otot rangka dapat mengatur tegangan otot, anda harus terlebih ahulu memahami dalam anatomi secara garis besar dan kecil.1. Komponen Jaringan IkatHubungan jaringan yang mengelilingi dan melindungi jaringan otot. Jalur pembungkus adalah lembar atau ikatan dari serabut penghubung jaringan yang mendukung otot dan organ lain dari tubuh. Jalur yang dangkal dibawah lapisan atau hipodermis, yang memisahkan otot dari kulit yang terdiri dari areola yang menghubungkan jaringan dan jaringan adipose ini menyediakan suatu jalan untuk urat, pembuluh darah dan lymfe untuk keluar dan masuk ke otot. Jaringan adipose jalur utama dangkal menyimpan sebagian besar tubuh trigliserida, yang bertindak sebagai lapisan isolasi yang mengurangi sedikit suhu / menurunan suhu dan melindungi otot dari trauma fisik. Deep farina adalah jalur padat tidak teratur yang menghubungkan jaringan di dinding tubuh dan bercabang-cabang dan merupakan otot yang sama dengan fungsi bersama. Deep farina bebas memungkinkan gerakan otot membawa urat, pembuluh darah dan pembuluh limfe dan ruangan tempat diantara otot. Tiga lapisan dari jaringan penghubung dari deep fascia untuk melindungi dan memperkuat otot kerangka yang paling luar dari lapisan otot. Termasuk otot yang disebut epimysium. Perimysium mengelilingi 10 sampai 100 atau lebih serabut otot, memisahkannya ke dalam kumpulan disebut fascicles. Banyak fascicles cukup besar untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Mereka memberi makan yang dipotong dari karakteristik gandum, jika anda menyobek sepotong dari makan, selain itu merobek-robek sepanjang fascicles. Baik epimysium dan perimysium tebal tidak beraturan, menghubungkan jaringan pengikat dari dalam dari setiap fesicle dan memisahkan individu dari serabut otot satu sama kain disebut endomysium, pembungkus yang tipis dari partikel areolar menghubungkan jaringan epimysium perimysium, dan endomysium. Semuanya terus menerus menghubungkan jaringan yang melindungi otot kerangka ke struktur lainnya, seperti tulang atau otot. Ketiga partikel luar jaringan memperpanjang melebihi serabut otot ke tendon tali tebal tetap menghubungkan jaringan diubah dari pembungkus pararel dan serabut kolagen yang melindungi otot ke periosteum dari tulang.Misalnya epicranial aponeurosisaponeurosis yang merupakan tendon dari yang menghubungkan otot ke karnikus oktan insole.Tendon tertentu khususnya pada pergelangan tangan dan kaki, ditutupi oleh lubes dari serabut menghubungkan jaringan disebut tendon pembungkus (synovial) yang serupa dalam struktur, untuk serabut yang dilapisi oleh sinapsis dalam lapisan tendon yang membungkus lapisan dalam yang melekat pada permukaan tendon. Lapisan luar yang dikenal sebagai lapisan parietal terpasang ke tulang. Di antara lapian ada rongga yang berisi cairan tipis, cairan otot kadang synovial mengurangi gesekan tendon geser dan sebagainya. Saraf dari persediaan darah otot disuplai oleh saraf dan pembuluh darah. Biasanya sebuah arteri dan satu / dua vena berkumpul pada setiap saraf menembus kerangka otot. Saraf yang merangsang kerangka otot untuk kontrak saraf motor somatic. Setiap saraf motor somatic memiliki benang akson yang meluas dari otak ke saraf tulang belakang kelompok serabut otot kerangka. Akson dari saraf motor somatic biasanya memerlukan banyak waktu, masing-masing cabang berbeda dari otot serabut kerangka.Mikroskop pembuluh darah disebut kapiler yang berlimpah-limpah pada jaringan otot. Setiap jar

Embed Size (px)
Recommended