Home >Documents >irwan jaya 012.12.001

irwan jaya 012.12.001

Date post:16-Oct-2015
Category:
View:42 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
Alat uji pulp
Transcript:
  • MACAM-MACAM JENIS TIMBANGAN DAN PENGGUNAANNYA.

    Timbangan Pocket

    Jenis timbangan kecil yang bisa dibawa kemana mana.

    Disamping dimensinya kecil juga kapasitas yang disandangnya pun

    kecil. Biasanya dengan kapasitas 30 kg kebawah.

    Timbangan Portable/ Bench Scale

    Timbangan ini terpisah antara tempat timbang dan

    penunjukannya ( Indicator ). Biasanya

    dihubungkan dengan tiang penyangga.

    Kalau dari Pabrikan resmi biasanya ukurannya

    sudah tertentu semisal : 30 x 40 cm, 45 x 60 cm

    dll.

    Sebagian pabrikan timbangan baik dari China,

    Jepang, Korea, Eropa dan Amerika mengeluarkan

    produk ini. Semisal Cardinal dari Amerika, Avery

    dari Eropa mengeluarkan Seri HL nya, Kemudian

    Shimadzu dari JEPANG dan UWE buatan

    Taiwan.

    Ukuran kapasitas timbangan ini biasanya antara

    lain : 6 kg, 15 kg, 30 kg, 60 kg, 100 kg, sampai

    300 kg. Timbangan model ini juga bisa dibuat

    sesuai pesanan sipembeli sendiri dari mulai

    ukuran maupun kapasitasnya.

  • Timbangan Platform/ Floor Scales

    Timbangan ini seperti bench scale. Yang

    membedakan adalah Kapasitasnya lebih besar

    tidak adanya tiang penyangga. Dimensi tempat

    timbangpun akan jauh lebih besar.

    Biasanya Platform dari floor scale dibuat oleh

    pabrikan lokal untuk menekan biaya produksinya.

    Disini floor scale akan benar benar membebaskan penggunanya untuk menentukan

    ukuran Platform yang cocok. Ukuran yang biasa

    dipesan adalah 1 x 1m, 1,2 x 1 m, 1,2 x 1,2 m, 1,5

    x 1,5 m dll.

    Dinamakan timbangan lantai awal mulanya karena

    timbangan ini biasanya ditanam dilantai yang

    dibuat kolam, jadinya timbangan tersebut akan

    rata dengan lantai.

    Biasanya barang yang akan ditimbang di foor

    Scale ini adalah barang dengan beban berat.

    Barang tersebut dibawa dengan memakai kereta

    dorong. Jadi disitu karena timbangan rata dengan

    lantai maka kereta tinggal disorong ketempat

    timbang kemudian barang ditaruh ditimbang dan

    kereta keluar. Timbangan tersebut bisa dibuat

    dengan memenuhi permintaan pesanan dari

    sipemakai.

    Timbangan Gantung/ Crane Scale/ Hanging Scale

    Dinamakan timbangan gantung karena system

    penimbangannya digantungkan ditimbangan

    tersebut.

    Jadi Timbangan tersebut tidak mempunyai

    platform tempat timbang.

    Beban yang akan ditimbang digantung langsung

    menarik Loadcell yang sudah menyatu dengan

    Indicatornya.

  • Timbangan Ternak (Live Stock/ Animal Weighing)

    Dinamakan timbangan ternak karena kegunaan

    timbangan ini untuk menimbang hewan ternak

    semisal sapi, kerbau, kambing dll.

    Perbedaan timbangan ternak elektronik dengan

    timbangan elektronik lain adalah adanya fungsi

    HOLD / PEAK HOLD disamping memang tempat

    timbangnya yang juga berbeda.

    Fungsi HOLD adalah fungsi dimana bila didapat

    angka yang sering menunjuk maka angka tersebut

    otomatis berhenti dan mengunci.

    Sedang fungsi PEAK HOLD adalah sama dengan

    HOLD akan tetapi angka berhentinya pada saat

    timbangan mendapatkan angka tertingginya.

    Fungsi-fungsi ini diterapkan pada timbangan

    ternak karena bila hewan ternak ditimbang pasti

    akan bergerak-gerak terus. Bergeraknya benda

    diatas timbangan akan menyebabkan angka tidak

    bisa stabil.

    Timbangan Tahan Air (Waterproof)

    Seperti timbangan-timbangan elektronik yang

    lainnya. Timbangan waterproof memiliki

    kelebihan akan adanya ketahanan terhadap

    lingkungan yang berair dan lembab.

    Timbangan ini biasanya dipakai untuk Industri

    Ikan atau hewan yang hidup diair. Lingkungan

    yang dingin, lembab dan cenderung basah akan

    mengakibatkan timbangan biasa tidak bisa

    bertahan.

    Pada produk timbangan waterproof tertentu malah

    ada yang mengklaim bisa tahan tidak rusak

    walaupun direndam dalam air sekalipun.

  • Timbangan Penghitung Satuan (Counting Scale)

    Timbangan ini berfungsi untuk menghitung

    barang barang kecil yang bila dilakukan akan memakan waktu. Semisal Baut dan Mur, Kancing,

    Tablet obat dll.

    Kerja timbangan ini adalah dengan

    menimbangkan sample dulu ketimbangan.

    Semisal 10 biji kancing. Selanjutnya berat kancing

    itu akan disimpan didalam memori timbangan itu

    untuk jumlah 10 kancing. Setelah itu berapapun

    kancing yang dimasukan kedalam timbangan akan

    bisa dihitung berat dan jumlahnya oleh timbangan

    tersebut.

    Timbangan Harga Retail ( Retail Computing Scale )

    Timbangan ini biasanya dipakai untuk menimbang

    buah, oleh-oleh, makanan kecil, permen, daging dll.

    Biasanya dipakai oleh Toko Buah, Oleh-oleh,

    Supermarket, Minimarket dll.

    Timbangan tersebut dilengkapi dengan 3 buah display

    antara lain : display untuk penunjukan berat, display

    untuk harga perkilo barang yang ditimbang dan display

    untuk total harga.

    Timbangan jenis ini juga ada yang memiliki berbagai

    fitur yang lengkap. Antara lain :

    Memiliki memory yang besar hingga bisa menyimpan

    PLU sampai 3000. Itu artinya timbangan tersebut bisa

    memuat data barang dan harganya sampai 3000 item.

    Bisa Melakukan Berbagai Jurnal dan Laporan. Barang-

    barang yang sudah laku, nama maupun jumlahnya bisa

    dibuatkan jurnalnya setiap saat.

    Dilengkapi dengan printer yang akan mencetak dari

    setiap transaksi yang ada.

    Ada Interface yang bisa mengkomunikasi timbangan

    tersebut dengan timbangan-timbangan sejenis yang

    lain kemudian semuanya bermuara ke komputer Induk.

    Jaringan tersebut nanti berbentuk LAN.

  • Timbangan Laboratorium (Lab. Balance)

    Timbangan ini dipakai dilaboratorium. Biasanya

    dengan ketelitian yang cukup tinggi. Range yang

    dipakai antara 0,01 g sampai 0,0001 g.

    Timbangan Kadar Air (Moisture Balance)

    Timbangan tersebut sangatlah unik yaitu bisa

    mengeluarkan panas.

    Jadi kegunaan timbangan tersebut adalah untuk

    mengetahui seberapa banyak kadar air yang

    tersembunyi dalam setiap barang yang ditest.

    Cara kerja timbangan tersebut adalah sebagai

    berikut : Barang yang akan ditest kadar airnya

    ditimbang terlebih dahulu. Setelah didapat

    beratnya kemudian barang tersebut dipanaskan

    oleh system pemanas dari timbangan. Setelah

    dipanasi kemudian barang tersebut ditimbang lagi.

    Perbandingan antara berat barang yang basah /

    belum dipanasi dengan barang yang sudah kering

    setelah dipanasi itulah yang menjdi pengukuran

    kadar airnya

  • Timbangan Mobil & Truk

    (Truck Scele/ Weighbridge/ Jembatan Timbang)

    Inilah Jenis timbangan paling besar. Dinamakan

    jembatan timbang karena memang bentuknya

    seperti jembatan. Timbangan ini dipergunakan

    untuk menimbang kendaraan roda 4 atau lebih.

    Kapasitas timbangan ini bisa sampai 100 ton

    dengan dimensi yang berbeda-beda. Ada ukuran 9

    x 3 m, 12 x 3 atau 16 x 3 m.

    Jembatan Timbang sekarang sudah bukan

    monopoli milik LLAJR saja melainkan sudah

    merupakan kebutuhan pokok perusahaan-

    perusahaan yang mempunyai kegiatan bongkar

    muat barang dengan kendaraan bermotor.

    Sumber : http://alat2xukur.wordpress.com/2011/01/04/macam-macam-jenis-timbangan-dan-

    penggunaannya/ ( diunduh pada tanggal 12 oktober 2013 pada pukul 12.15 wib).

  • pH METER

    A pH meter is an electronic device used for measuring the pH (acidity or alkalinity) of a liquid

    (though special probes are sometimes used to measure the pH of semi-solid substances). A typical

    pH meter consists of a special measuring probe (a glass electrode) connected to an electronic meter

    that measures and displays the pH reading.

    The probe

    The probe is an essential part of a pH meter, it is a rod like structure usually made up of glass.

    At the bottom of the probe there is a bulb, the bulb is a sensitive part of a probe that contains

    the sensor. Never touch the bulb by hand and clean it with the help of an absorbent tissue

    paper with very soft hands, being careful not to rub the tissue against the glass bulb in order

    to avoid creating static. To measure the pH of a solution, the probe is dipped into the solution.

    The probe is fitted in an arm known as the probe arm.

    Calibration and use

    For very precise work the pH meter should be calibrated before each measurement. For

    normal use calibration should be performed at the beginning of each day. The reason for this

    is that the glass electrode does not give a reproducible e.m.f. over longer periods of time.

    Calibration should be performed with at least two standard buffer solutions that span the

    range of pH values to be measured. For general purposes buffers at pH 4.01 and pH 10.00 are

    acceptable. The pH meter has one control (calibrate) to set the meter reading equal to the

    value of the first standard buffer and a second control (slope) which is used to adjust the

    meter reading to the value of the second buffer. A third control allows the temperature to be

    set. Standard buffer sachets, which can be obtained from a variety of suppliers, usually state

    how the buffer value changes with temperature. For more precise measurements, a three

    buffer solution calibration is preferred. As pH 7 is essentially, a "zero point" calibration (akin

    to zeroing or taring a scale or balance), calibrating a

Embed Size (px)
Recommended