Home >Food >Identifikasi obat

Identifikasi obat

Date post:08-Feb-2017
Category:
View:37 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • KIMIA ANALISIS I mengenal obat yang kita minum adalah sangat penting, supaya obat bisa menjadi penyembuh, bukannya musuhIDENTIFIKASI OBAT

  • DAFTAR ISIObat golongan sulfaIdentifikasi barbituratIdentifikasi morfinIdentifikasi amfetaminIdentifikasi hormon steroidIdentifikasi NSAIDObat aborsi dan penyalahgunaannya

  • Obat sulfa

    Obat sulfa merupakan obat antibiotik yang sering dipakai pada zaman dulu. Antibiotika adalah obat yang dapat membunuh kuman yang masuk ke tubuh kita. Digunakan dalam jangka 3-7 hari dan harus dihabiskan.Dapat menyebabkan alergi.Reaksi alergi ini bisa berupa gatal-gatal, bengkak, bahkan bisa sampai pingsancotrimoxazole, sulfadiazine, sulfasalazine, dan sulfadoxin (biasanya kombinasi dengan pyrimethamine untuk pengobatan malaria,infeksi pernafasan,infeksi mata dll.

  • Obat golongan sulfaSulfonamida merupakan kelompok obat penting pada penanganan infeksi saluran kemih ( ISK )Sulfonamide merupakan kelompok anti bakteri dengan rumus dasar yang sama yaitu H2N-C6H4-SO2NHR dan R adalah berbagai macam substituen. Pada prinsipnya senyawa ini dapat digunakan terhadap berbagai infeksi. Namaun setekah ditemukanna antibiotika dan zat-zat lain yang lebih efektif (tetapi kurang toksis) maka sejak tahun 1980an indikasi dan penggunaanna semakin berkurang, juga karena banyak kuman telah menjadi resiten terhadap sulfonamide.

    Sulfonamida bersifat amfoter yang artinya dapat membentuk garam dengan asam maupun dengan basa. Dan larutnya dalam air sangat kecil, garam alkaline lebih baik, walaupun larutan ini tidak stabil karena mudah terurai

  • identifikasiORGANOLEPTIS : Bentuk: halus seperti bubuk Warna: Putih Rasa: Hampir tidak berasa Aroma: Tidak berbau KELARUTAN: Air dingin / air panas : larut / larut Asam Encer Dingin / Asam encer panas : larut / larut Basa Encer Dingin / Basa encer panas : larut / larut Alkohol : larut.

  • Uji KetegasanWarna Reaksi+ DAB HCL : Kuning, Sedikit Orange Reaksi Korek Api : OrangeReaksi Diazo : Merah Frambose Bromate Test : CoklatReaksi Indofenol : MerahReaksi Cuprifil : Kuning, secara bertahap menjadi Violet+ Reagen Parry : Ungu Tua+ NaOH kemudian dipanaskan : bau Amonia Vanillin test : Hijau Kuning

  • Sulfadiazin pada uji pendahuluan menggunakan HCl pekat menghasilkan warna kuning, sedangkan pada uji penegasan menggunakan pereaksi parry menghasilkan endapan putih, dengan menggunakan vanillin ditambah H2SO4 menghasilkan endapan kuning, dan dengan menggunakan CuSO4 menghasilkan biru tua

  • Penyalahgunaan antibiotik akan menjadi racun dan mematikan jika :digunakan tanpa resep dokterdigunakan dalam dosis berlebihDigunakan dalam jangka panjangTidak dibarengi obat lainnyaTidak sesuai dengan penyakit yang diderita

  • BARBITURATBarbiturat adalah kelas obat yang berasal dari asam barbiturat yang bertindak sebagai depresan untuk sistem saraf pusat. Obat ini sering digunakan untuk alasan medis sebagai obat penenang atau anestesi.Dosis rendah barbiturat dapat menurunkan tingkat kecemasan dan meredakan ketegangan, sedangkan dosis tinggi dapat menurunkan denyut jantung dan tekanan darahInteraksi berbahaya dengan obat lain.Kurangnya keamanan dan selektivitas

  • CONTOH BARBITURATAllobarbitalamobarbitalbarbitalpentobarbitalfenobarbitalsecobarbital

  • PENGGUNAAN Gejala ini merupakan residu depresi SSP setelah efek hipnotik berakhir. Efek residu mungkin berupa vertigo, mual, atau diare. Kadang-kadang timbul kelainan emosional.Alergi. Reaksi alergi terutama terjadi pada individu alergik.segala bentuk hipersentivitas dapat timbul, terutama dermatosis. kadang-kadang disertai demam, delirum dan kerusakan degeneratif hati.Rasa nyeri. Barbiturat sesekali menimbulkan mialgia, neuralgia, artrargia, terutama pada penderita psikoneurotik yang menderita insomnia. Bila diberikan pada keadaan nyeri, dapat menyababkan gelisah, eksitasi dan bahkan delirium

  • PENYALAHGUNAANKarena bisa menghilangkan insomnia maka seseorang mengkonsumsi secara terus-menerus dan berlebih menyebabkan ketergantungan obat ini. Selain itu obat ini dipakai untuk menghilangkan kegelisahan sehingga orang seringkali menyalahgunakannya dikonsumsi sebagai salah satu jenis narkoba

  • Identifikasi

    KIMIA

    Identifikasi dengan melakukan berbagai reaksi warna dan pengendapanFISIKA

    Identifikasi dengan Titik Leleh, Kromatografi Lapis Tipis, Kromatografi Gas, dan spektrofotometer IR

  • Reaksi Warna

    1.Reaksi Parri2.ZwikkerZat dilarutkan dalam methanol/alcohol + beberapa tetes pereaksi Zwikker akan Terbentuk warna ungu biru3. Reaksi Buchi dan PerliaZat dilarutkan dalam CHCL3 + pereaksi yang terdiri dari 0,5 mL CaNO30,001 molar dalam metil alkohol absolute + 0,5 mL molar isobutilamin dalam CHCL3 terbentuk warna ungu biru

  • Reaksi-reaksi pengendapan (dengan pereaksi Millon)

    50 mg zat dilarutkan dalam air atau aseton + mL pereaksi Millon, terbentuk endapan. Endapan yang terbentuk kalau dipanaskan mengendap lagi: jika ditambah pereaksi Millon berlebih, larut lagi membentuk kompleks.

  • MORFIN DAN TURUNANNYAMorfina adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfina bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit

  • Efek samping morfina antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfina juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfina menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien ketergantungan morfina juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.Dalam pengobatan klinis, morfin dianggap sebagai standar emas, atau patokan, dari analgesik digunakan untuk meringankan penderitaan berat atau sakit dan penderitaan . morfin langsung mempengaruhi pada sistem saraf pusat (SSP) untuk meringankan rasa sakit . Morfin memiliki potensi tinggi untuk kecanduan , toleransi dan psikologis ketergantungan berkembang dengan cepat, meskipun Fisiologis ketergantungan mungkin membutuhkan beberapa bulan untuk berkembang.

  • Morfin adalah paling banyak mengandung alkaloid yang ditemukan di opium , getah kering (lateks) yang berasal dari hasil getah irisan biji mentah opium, atau dinamakan, poppy, Papaver somniferum . Morfin adalah pemurnian pertama dari sumber tanaman dan merupakan salah satu dari sedikitnya mengandung 50 macam alkaloid dari beberapa jenis dalam opium, Poppy Straw Konsentrat , dan turunan opium lainnya.

  • Morfin berasal dari tanaman opium atau candu. Opium mentah mengandung 421 % morfin. Morfin mempunyai sifat penahan nyeri yang kuat, tidak berbau, rasanya pahit, berupa kristal putih yang dapat berubah warna menjadi kecokelatan. Di dunia medis, morfin digunakan sebagai bahan sedatif (penenang) dan pembunuh rasa sakit.

  • Opium

    Merupakan narkotika dari golongan opioida. Opium diambil dari getah buah mentah Pavaper sommiverum. Opium dikenal juga dengan sebutan candu, morfin, heroin, dan putau. Pemakaian yang terlalu banyak menyebabkan pingsan, atau bahkan mati. Jika pecandu menghentikan pemakaian opium akan menderita penyakit penghentian, dengan tanda-tanda seperti kejang, muntah, diare, berkeringat dan sukar tidur.

  • Heroin

    Heroin atau diamorfin adalah jenis obat analgesik (penahan nyeri) yang kuat dan merupakan turunan sintetis dari morfin. Heroin merupakan senyawa turunan (hasil sintesis) dari morfin yang dikenal dengan sebutan putau. Heroin biasanya berbentuk serbuk putih dan pahit rasanya. Heroin dapat menimbulkan rasa kantuk, halusinasi, dan euphoria.

  • Kodein

    Kodein merupakan senyawa turunan dari morfin, tetapi memiliki kemampuan menghilangkan nyeri lebih lemah. Kodein biasa dipakai dalam obat batuk dan obat penghilang rasa nyeri. Menyebabkan rasa sering mengantuk, perasaan gembira berlebihan, banyak berbicara sendiri, kecenderungan untuk melakukan kerusuhan, merasakan nafas berat dan lemah, ukuran pupil mata mengecil, mual, susah buang air besar, dan sulit berpikir

  • Kokain

    berasal dari tanaman coca (Erythroxylon coca). Efek narkotik dari kokain dan senyawa lain berada di dalam daun coca. Daun coca (Erythroxylon coca) menghasilkan senyawa kimia alkaloid yang bernama kokain dan senyawa-senyawa turunan yang sejenis dan dipakai sebagai anaestetik (pembius)

  • Efek negatif morfin dalam tubuhMorfin digunakan untuk menghambat nyeri yang paling kuat. Dosis analgetik pada penggunan yang diutamakan, yaitu subkutan, adalah 10 mgAda banyak efek samping yang mengakibatkan karena penyalahgunaan Morfin. Efek samping dari penyalahgunaan Morfin termasuk sembelit, mual / muntah, pusing, pelepasan histamin, pruritus (gatal), kemerahan, mulut kering, keringat berlebihan, sakit perut, mengantuk (perasaan mengantuk atau mengantuk), hipotensi (tekanan darah rendah), euforia (perasaan intens, sukacita kebahagiaan kegembiraan, dan kebahagiaan), dll

  • Morfin mengurangi motilitas usus Sembelit yang menghasilkan sembelit dan menghambat generasi oksida nitrat. Morfin mengurangi sekresi usus dan meningkatkan penyerapan cairan usus yang menyebabkan sembelit.Peradangan penyalahgunaan Morfin hati dapat menyebabkan hepatitis C atau peradangan hati. Hepatitis C virus dapat umumnya ditemukan di penyalahguna obat intravena. Morfin merumitkan hepatitis C dengan kekebalan menekan dan juga meningkatkan replikasi virus hepatitis C. Penyalahgunaan morfin akhirnya mengarah pada perkembangan penyakit.

  • Ketergantungan Morfin adalah obat yang sangat kuat dan sangat adiktif. Hal ini dapat menyebabkan ketergantungan psikologis dan fisik. Ini terutama mengaktifkan sistem penghargaan otak. Kemampuan Morfin adalah bahwa hal itu kimiawi mengubah fungsi normal dari sistem imbalan yang mengarah k

Embed Size (px)
Recommended