Hotel

Date post:14-Nov-2014
Category:
View:25,526 times
Download:9 times
Share this document with a friend
Description:
 
Transcript:
  • 1. Sanitasi = adalah upaya pengendalian semua faktorlingkunganfisik yang dapat memberikan pengaruhberbahaya terhadap perkembangan jasmani, kesehatan,dan perkembangan hidup manusia. (WHO)Tempat-tempat umum = adalah Tempat kegiatan bagiumum yang dilakukan oleh badan. Badan pemerintahan,swasta, peroranganyang langsungdigunakan olehmasyarakat, mempunyai tempat dan kegiatan tetap, sertamemiliki fasilitas. (Depkes RI)Sanitasi tempat-tempat umum = adalah suatu upayapengendalian atau pengawasan terhadap faktor-faktoryang dapat mengganggu perkembangan fisik, kesehatan,dan kelangsungan hidup manusia yang ditimbulkan olehtempat-tempat yang digunakan untuk kegiatan umumAdalah satu contoh tempat-tempat umum adalah penginapan.Penginapan = adalah perusahaan yang menyewakan ruanganpenginapan untuk umum, termasuk dalam pengertianrumah penginapanadalahhotel,gubuk pariwisata

2. (cottage), motel (motoristhotel), losmen, wismapariwisata, pesanggrahan (hostel), pondok pariwisata(home stay), penginapan remaja (young hostel).H o tel = Suatu bidang usaha yang menggunakan suatubangunan atau sebagian bangunan yang disediakan secarakhusus, untuk setiap orang menginap, makan, memperolehpelayanan dan menggunakan fasilitas lainnya denganpembayaranSalah satu jenisakomodasi yangmempergunakansebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasalayanan penginapan, makan,dan minum serta jasa lainnya bagiumum yang dikelola secara komersil. (MENPARPOSTELNo:KM.94/HK.103/MPPT.87).Suatu penginapan bagi umum yang terdiri atas beberapaatau banyak kamar yang disewakan kepada masyarakat umum,untuk waktu-waktu tertentu serta menyediakan makanan danminuman untuk para tamunya. (Buku Pedoman STTU AKLPemprov Sumsel). 3. G ubuk pariwisata (cottage) = adalah suatu bentuk usahaakomodasi terdiri dari unit-unit bangunan terpisah sepertirumah tinggal dengan perhitungan pembayaran harianserta dapat menyediakan restoran/rumah makan yangterpisah (Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 12Tahun 2003).Motel (motorist hotel) = adalah jenis akomodasi yangdirancang khusus untuk orang- orang atau tamu yangtengah melakukan perjalanan dengan mengendarai mobil.Dan kata motel ini berasal dari kata motor hotel, Lodge L o smen = adalah usaha komersial yang menggunakanseluruh atau sebagian daribangunan yang khususpelayanan penginapan.Losmenberasal dari kataLodgementWisma pariwisata = adalah suatu usaha yang menggunakan sebagian rumah tinggal untuk penginapan bagi setiap 4. orang dengan perhitungan pembayaran harian (PeraturanDaerah Kota Tarakan Nomor 12 Tahun 2007).Pesanggrahan(hostel)= adalah suatu usaha yangmenggunakan seluruh atau sebagian dari suatu bangunanyang disediakan bagi wisatawan untuk memperolehpelayananpenginapan danpelayanan lainnya(dimodifikasi dari Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor12 Tahun 2007).Pondok pariwisata = adalah rumah-rumah pribadi yangdisewakan untuk para wisatawanD E F IN IS I H O T EL .Secara harfiah, kata H o t e l dulunya berasal dari kataHOSPITIUM (bahasa Latin), artinya ruang tamu. Dalam jangkawaktu lama kata hospitium mengalami proses perubahanpengertian dan untuk membedakan antara Guest House denganMansion House (rumah besar) yang berkembang pada saat itu,maka rumah-rumah besar disebut dengan H O S T E L. 5. Rumah-rumah besar atau hostel ini disewakan kepadamasyarakat umum untuk menginap dan beristirahat sementarawaktu, yang selama menginap para penginap dikoordinir olehseorangh o s t, dan semua tamu-tamu yang (selama) menginapharus tunduk kepada peraturan yang dibuat atau ditentukanoleh host (HOST HOTEL).Sesuai dengan perkembangan dan tuntutan orang-orangyang ingin mendapatkan kepuasan, tidak suka dengan aturanatau peraturan yang terlalu banyak sebagaimana dalam hostel,dan kata hostel lambat laun mengalami perubahan. Hurufspada kata hostel tersebut menghilang atau dihilangkan orang,sehingga kemudian kata hostel berubah menjadi H o t e lseperti apa yang kita kenal sekarang. Menurut beberapapengertian, Hotel didefinisikan sebagai berikut :Menurut Dirjen Pariwisata Depparpostel:Ho t e l adalah suatu jenis akomodasi yangmempergunakan sebagian atau seluruh bangunan, untuk 6. menyediakan jasa penginapan, makan dan minum, serta jasalainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial.Menurut Surat Keputusan Menteri Perhubungan R.I No.PM 10/PW 301/Phb. 77, tanggal 12 Desember 1977. H o t e l adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelolasecara komersial, disediakan bagi setiap orang untukmemperoleh pelayanan penginapan, berikut makan dan minumMenurut Webster.: H o t e l adalah suatu bangunan atau suatu lembagayang menyediakan kamar untuk menginap, makan dan minumserta pelayanan lainnya untuk umum.Menurut Buku Pedoman Sanitasi Tempat-Tempat Umum: H o t e l adalah sebagai tempat menginap bagi umumyang dikelola secara komersial, terdiri dari beberapa kamar danmenyediakan juga makanan dan minuman (Depkes RI, 2003).Menurut buku Menaging Front Office Operations dari AMHA(American Hotel & Motel Association) 7. H o t e l dapat didefinisikan sebagai sebuah bangunanyang dikelola secara komersial dengan memberikan fasilitaspenginapan untuk umum dengan fasilitas pelayanan sebagaiberikut pelayanan makan dan minum, pelayanan kamar,pelayanan barang bawaan, pencucian pakaian dan dapatmenggunakan fasilitas perabotan dan menikmati hiasan-hiasanyang ada di dalamnya. Hotel adalah suatu bidang usaha yang menggunakan suatubangunan atau sebagian bangunan yang disediakan secarakhusus, untuksetiap orang yangmenginap,makan,memperoleh pelayanan dan menggunakan fasilitas lainnyadengan pembayaran.Ciri khusus dari hotel adalah mempunyai restoran yangdikelola langsung di bawah manajemen hotel tersebut. Kelashotel ditentukan oleh Dinas Pariwisata Daerah (Diparda).Dengan persyaratan antara lain mencakup:-Persyaratan Fisik, seperti lokasi hotel, kondisi bangunan.-Bentuk pelayanan yang diberikan (service). 8. -Kualifikasi tenaga kerja, seperti pendidikan, dan kesejahteraankaryawan.-Fasilitas olahraga dan rekreasi lainnya yang tersedia, sepertilapangan tenis, kolam renang, dan diskotik. J umlah kamar yangtersediaK LARIFIKASI H O TE L Yang dimaksud dengan klasifikasi atau penggolonganhotel ialah suatu sistem pengelompokkan hotel-hotel ke dalamberbagai kelas atau tingkatan, berdasarkan ukuran penilaiantertentu. Hotel dapat dikelompokkan ke dalam berbagai kriteriamenurut kebutuhannya, namun ada beberapa kriteria yangdianggap paling lazim digunakan. Sistem klasifikasi ataupenggolongan hotel di dunia berbeda antara negara yang satudengan negara yang lainnya.Sebagai contoh, klasifikasi hotel di negara tertentu antara lain :Republik Rakyat Cina (RRC) mempergunakan klasifikasi :Tourist Class, Standard dan Superclass Hotel, Bulgaria, 9. Columbia, Equador, Syria, Quait, mempergunakan klasifikasi :Hotelkelas 3, 2, 1 dan D eluxeYunani menggunakan klasifikasi : Hotel kelas A, B, C, D, EHotel terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :1. Transient Hotel, adalah hotel yang letak / lokasinya ditengah kota dengan jenis tamu yang menginap sebagian besar adalah untuk urusan bisnis dan turis.2. Residential Hotel, adalah hotel yang pada dasarnyamerupakan rumah-rumah berbentuk apartemen dengankamar-kamarnya dan disewakan secara bulanan atautahunan. Residential Hoteljugamenyediakankemudahan- kemudahan, seperti: layaknya hotel,seperti : restoran, pelayanan makanan yang diantar kekamar, dan pelayanan kebersihan kamar. 3. Resort Hotel, adalah hotel yang pada umumnya berlokasidan juga ruang serta fasilitas konfrensi untuk tamu-tamunya 10. Klasifikasi atau pengolongan berdasarkan sanitasinya :1. Grade A : keadaan sanitasi = 80 % ( Internasional ) dengan minimal 1500 sanitari item yang diperiksa2. Grade B : keadaan sanitai = 70% - 79 % ( Nasional ) dengan minimal 1000 sanitari item yang diperiksa3. Grade C : keadaan sanitai = 60 % - 65 % ( Lokal ) dengan minimal 500 sanitari item yang diperiksa4. Grade D : keadaan sanitas kurang dari 60 % ( Percobaan ) dengan minimal 500 sanitari item yang diperiksaDi Indonesia pada tahun 1970 oleh pemerintah menentukanklasifikasi hotel berdasarkan penilaian-penilaian tertentusebagai berikut : Luas Bangunan Bentuk Bangunan Perlengkapan (fasilitas) Mutu PelayananNamun pada tahun 1977 ternyata sistem klasifikasi yang telahditetapkan tersebut dianggap tidak sesuai lagi. Maka dengan 11. SuratKeputusan Menteri Perhubungan No. PM.10/PW.301/Pdb 77 tentang usaha dan klasifikasi hotel, ditetapkanbahwa penilaian klasifikasi hotel secara minimum didasarkanpada : J umlah Kamar Fasilitas Peralatan yang tersedia Mutu PelayananSetiap hotel berbintang maupun hotel melati dapat diberikanpenghargaan (award) tambahan setelah memenuhi persyaratandasar dalam kriteria penggolongan kelas hotel, yaitu a hotelberlian ( diamond ). Dengan dikeluarkannya peraturan terbaruini, maka akan ada hotel melati dengan kategori berlian, karenamemenuhi persyaratan tambahan yang telah ditetapkan.Adapun penghargaan tambahan tersebut meliputi aspek-aspek1. ramah lingkungan,2. sanitasi dan higiene, 12. 3. sumber daya manusia,4. penggunaan produk dalam negeri dan5. pemberdayaan masyarakat sekitar.Kriteria penggolongan kelas hotel menurut KEPMEN NoKM.03/HK001/MKP.02 dibagi menjadi dua, yaitu : atas dasarpenilaian persyaratandasar,dan atasdasar penilaianpersyaratan teknis operasional.A. Persyaratan dasar, merupakan unsur persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap hotel untuk dapat beroperasi. Unsur perlindungan publik ini diatur olehperaturan perundang- undangan yang berlaku, dan merupakan tanggung jawab pemerintahuntuk menyatakandankelayakan teknis operasional. Unsur inimeliputi: 1 . Semua perijinan untuk suatu hotel, antara lain: ijin mendirikan hotel, dan usaha perhotelan 2. Kelayakan teknis instalasi atau peralatan yang digunakn hotel, antara lain:l i f t dan instalasi listrik. 3 . Sanitasi dan hygiene, pemeriksaan kualitas dan kuantitas 13. air, pemeriksaan yang berkaitan dengan pengolahan makanan ( f o o d processing).Termasuk pemeriksaan kesehatan karyawan pengolahan makanan, s

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended