Home >Documents >Graphic Design Style

Graphic Design Style

Date post:30-Oct-2015
Category:
View:525 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Description:
A brief explanation about Graphic Design Style from time to time.
Transcript:
  • | 1

  • 2 | gravity

    Victorian

    early modern

    Dinamai berdasarkan Ratu Victoria, ratu Inggris pada saat itu, gaya desain ini merupakan hasil dari penola-kan terhadap industrialisasi yang dianggap menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan pada karya desain.

    Gaya desain grafis Victorian berkembang di Amerika, Inggris, Perancis, dan sebagian besar benua Eropa sejak tahun 1820-an hingga tahun 1900. Gaya desain ini dimulai ketika terjadi revolusi industri di Inggris ketika prinsip kerja mesin uap disempurnakan oleh James Watt di tahun 1769. Gaya desain ini muncul karena adanya reaksi seni-man atas akibat yang ditimbulkan oleh revolusi industri. Revolusi industri di Inggris memunculkan sesuatu yang positif namun juga memunculkan sesuatu yang negatif seperti meningkatnya kriminalitas, urbanisasi, dan orang kaya baru (kaum borjuis).Dengan meledaknya revolusi industri, maka kebutuhan manusia pada zaman itu semakin berkembang. Muncul kebutuhan untuk mempromosikan dan menginfor-

    2 | gravity

  • | 3

    victorian

    Kiri:Poster iklan SuttonsCompound Cream of Ammonia, 1907.

    | 3

  • 4 | gravity

    masikan sesuatu dari seseorang ke-pada publik. Teknologi cetak pun se-makin berkembang, hingga muncul kebutuhan-kebutuhan baru dalam bidang marketing, di antaranya kebu-tuhan untuk mengedukasi pasar den-gan iklan, bagaimana mempercantik sebuah kemasan produk, bagaimana menginformasikan secara massal se-bagai sebuah industrialisasi yang se-makin maju dan kompleks.

    Pada Pameran Internasional I, pada tahun 1851 di London, timbullah reaksi menolak kehadiran mesin karena di-anggap menciptakan dehumanisasi, yaitu kemerosotan nilai-nilai kema-nusiaan pada karya desain. Setelah peristiwa Pameran Internasional I, masyarakat semakin menyegani or-namentasi bentuk-bentuk bersejarah. Masyarakat beranggapan bahwa ben-tuk-bentuk yang cenderung gemuk akan menimbulkan efek yang meny-enangkan mata dengan cara membuat menjadi lebih lebar dan hitam. Cara ini dinamakan dengan Fat Face. Hal inilah

    Atas:Sampul majalah Punch, 1883, yang bergaya Victorian Inggris.

    early modern

  • | 5

    yang memicu visualisasi gaya grafis Victorian, yang menggunakan banyak ornamen dekorasi yang melambang-kan kenyamanan hidup masyarakat pada masa itu.

    victorian

    Gaya ini cenderung berkesan nat-ural. Hal ini terlihat dari berbagai poster dan iklan pada zaman itu yang kebanyakan menggambarkan seseorang dengan pose-pose yang terkesan datar, alami, dan biasa ter-jadi di lingkungan sekitar, pose-pose ekstrem, misalnya menggunakan sudut pandang mata kodok sangat sulit diterima pada zaman ini. Peng-gunaan warna-warnanya pun juga berkesan natural.Gaya ilustrasinya biasanya digambar secara realisme dan sentimental, ser-ta mengutamakan keindahan, namun biasanya digambar secara kasar. Framing yang digunakan seringkali berupa ornamen-ornamen.Banyak juga ditemui karya-karya yang sifatnya simetris.Tipografi dengan menggunakan hu-ruf jenis Sans Serif banyak ditemui, misalnya Bodoni dan Didot, dengan berbagai penggunaan variasi type-face dalam satu karya.

    Kiri:Kartu penukaran Best in The World Superior Silk, 1880, yang kental dengan nuansa gaya Victo-rian Amerika.

  • 6 | gravity

    Kiri Atas:Sampul majalah

    Les Contemporains, 1889, yang bergaya Victorian Perancis.

    Kanan Atas:Sampul majalah

    Judge, 1889, yang bergaya Victorian

    Amerika.

    BawahPoster Uncle Sams Little Dinner Party,

    1876, yang bergaya Victorian Amerika.

    early modern

  • | 7

    Kiri:Berbagai desain poster yang bergaya Victorian.

    Kanan:Print Ad iklan par-fum Diesel, 2007, yang merupakan karya desain baru yang menggunakan pendekatan gaya Victorian.

    Beberapa desainer grafis yang berkarya dengan pendekatan gaya ini, antara lain Jean Alexis Rouchon, Sir John Millais, dan Alfred Le Petit.

    Pada masa kini pun, terdapat bebe-rapa desainer grafis yang karyanya mengacu pada gaya desain ini, an-tara lain Sarah Anne Langton.

    victorian

  • 8 | gravity

    Art & Crafts

    early modern

    Lahir dari usaha untuk menghidupkan kembali kete-rampilan tangan manusia dalam seni dan kriya, sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap gaya Victorian yang di-anggap sudah terlalu tradisional dan ketinggalan zaman pada masa itu.

    Gaya desain grafis Art & Crafts muncul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap gaya Victorian yang dianggap sudah terlalu tradisional dan ketinggalan zaman. Selain itu, gaya Victorian juga dianggap miskin akan nilai-nilai estetis karena sifat-sifatnya yang natural dan apa adanya. Gaya desain ini juga merupakan bentuk usaha untuk menghidupkan kembali keterampilan tangan manusia dalam seni dan kriya sebagai penolakan industri yang menggunakan mesin. Dengan dipelopori oleh William Morris dan John Ruskin, gaya ini mengusung gaya ilustrasi yang kaya akan seni dekoratif yang memiliki nilai keterampilan tangan yang tinggi.

    8 | gravity

  • | 9

    art & crafts

    Kiri:Halaman pembuka dari buku The Can-terbury Tales, 1896.

    | 9

  • 10 | gravity

    William Morris dan John Ruskin mendirikan bengkel untuk mem-produksi logam, furniture, tekstil, serta barang cetakan dengan gaya Goth-ic dan oriental yang menghasilkan barang yang indah, mengutamakan kepuasan seniman dalam berkarya serta harga yang terjangkau.John Ruskin merupakan seorang sen-iman dan kritikus yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk Gothic dan or-namen merupakan obat yang paling manjur untuk menyembuhkan semua penyakit estetika modern. Sementa-ra William Morris merupakan seorang arsitek dan desainer rekan Ruskin menerapkan typeface-typeface sans serif dan menolak memakai typeface klasik Roman. Gaya ini menjadi pen-garuh dari pergantian cara pikir di dalam estetika era Victorian.

    Gaya desain Art & Crafts awal mu-lanya berkembang di Inggris selama setengah abad, lalu gaya ini dipelajari oleh desainer-desainer Amerika dan menjadi berkembang pula di sana.

    early modern

    Atas:Permadani The

    Woodpecker, 1885, yang yang kental

    dengan nuansa gaya Art & Crafts Inggris.

    Kanan:Salah satu ilus-

    trasi halaman buku Morte dArthur, 1893, yang kental dengan nuansa gaya Art &

    Crafts Inggris.

  • | 11

    art & crafts

    Gaya ini biasanya diterapkan pada karya yang dibuat secara indivi-du oleh seniman dengan sentuhan artistik yang khas, yang dikerjakan dengan serius dan teliti.

    Karya-karyanya berangkat dari gaya yang baru dengan inspirasi dari alam yang disederhanakan, serta ditampilkan dalam bentuk pattern. Produk-produknya juga merupakan kombinasi dari seni dan kerajinan (sesuai nama gerakannya) yang be-gitu memperhatikan kualitas.

    Gaya ini menekankan pada produk-produk yang dihasilkan dengan tan-gan, meski akibatnya produk yang dihasilkan menjadi sangat terbatas secara kuantitas. Hal ini disebab-kan karena gerakan ini sangat anti terhadap mesin-mesin industri yang mampu memproduksi karya secara massal. Hal ini pula yang kemudian dianggap sebagai faktor yang mem-buat gerakan untuk mempopulerkan gaya ini menjadi gagal.

    Kiri:Sampul majalah The Studio, 1894, yang kental dengan nuansa gaya Art & Crafts Inggris.

  • 12 | gravity

    Kanan Atas:Sampul majalah Arts

    and Crafts, 1893, yang bergaya Victo-

    rian Amerika.

    Kanan BawahSampul majalah The

    Craftsman, 1876, yang bergaya Art &

    Crafts Amerika.

    early modern

    Gaya ini sudah memiliki prinsip pro-porsi dan fungsi-fungsi bentukan, serta memiliki nilai estetis dan kete-rampilan tangan yang sangat tinggi.Gaya ini juga menggunakan border berupa seni ornamen yang mayoritas berupa sulur-sulur atau tetumbuhan yang padat dan rumit, serta menggu-nakan typeface yang jelas dan ang-gun.Ilustrasi pada gaya ini dipengaruhi oleh gaya ilustrasi Gothic, yang beru-pa naskah, hiasan dinding, bunga, dan motif lengkung, serta menampil-kan motif alam dan simbol yang me-miliki makna.

    Apabila dibandingkan dengan gaya Victorian, gaya Art & Crafts jauh ter-lihat lebih bagus dan inovatif.

  • | 13

    Beberapa desainer grafis yang berkarya dengan pendekatan gaya ini, antara lain William Morris, Aubrey Beardsley, Henry van de Velde, dan Walter Crane.

    Pada masa kini pun, terdapat bebe-rapa desainer grafis yang karyanya mengacu pada gaya desain ini, an-tara lain Irina Vinnik.

    Kiri:Berbagai desain ilustrasi tipografi-yang bergaya Art & Crafts, 2009.

    art & crafts

  • 14 | gravity

    Art Nouveau

    early modern

    Bermula dari Inggris, gaya yang merupakan turunan dari gaya Art & Crafts ini digunakan sebagai karya seni po-puler yang dinikmati orang banyak, namun lebih ban-yak diterapkan pada barang konsumsi mereka yang ter-golong kaya.

    Gaya desain grafis Art Nouveau merupakan gaya desain internasional pertama yang berkembang mulai tahun 1880-an hingga era awal Perang Dunia I. Walaupun hanya berlangsung relatif singkat, gaya ini memiliki kekuatan dalam menyebarkan seni murni di masyarakat, dan bahkan dianggap sebagai salah satu inovasi pal-ing imajinatif di dalam sejarah desain oleh para kritikus saat itu. Masih merupakan reaksi terhadap industrialisasi yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam produksi barang kebutuhan manusia, sehingga seringkali malah tampil berlebihan dan menekankan sifat emosional.

    14 | gravity

  • | 15

    art nouveau

    Kiri:Poster Bieres de la Meuse, 1897, yang kental dengan nuansa gaya Art Nouveau Perancis atau Belgia.

    | 15

  • 16 | gravity

    Nama Art Nouveau sendiri mula-mu-la dipakai pada sebuah toko di Paris 1895 oleh Siegfried Bing.Aliran Art Nouveau di Eropa meng-gunakan beberapa nama:, antara lain Jugenstil (youth style) di Jerman, Vin-na Secession di Austria, Stile L

Embed Size (px)
Recommended