Home >Documents >Gangguan Sel Darah Merah

Gangguan Sel Darah Merah

Date post:10-Jul-2015
Category:
View:125 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

Gangguan Sel Darah Merah AnemiaClick to edit Master subtitle style Ririn Sri Handayani

4/28/12

Pengertian

Anemia merupakan keadaan di mana masa eritrosit dan/atau masa hemoglobin yang beredar tidak memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Secara laboratories, anemia di jabarkan sebagai penurunan kadar hemoglobin serta hitung eritrosit dan hematokrit dibawah normal.

4/28/12

Klasifikasi

Derajat anemia

Ringan sekali : Hb 10 gr/dl 13 gr/dl Ringan : Hb 8 gr/dl 9,9 gr/dl Sedang : Hb 6 gr/d; - 7,9 gr/dl Berat : Hb < 6 gr/dl

4/28/12

Gejala Umum Anemia

Gejala-gejalan tersebut apabila diklasifikasikan menurut organ yang terkena 1. Sistem kardiovaskuler : lesu, cepat lelah, palpitasi, takikardi, sesak nafas saat beraktivitas, angina pectoris dan gagal jantung.

4/28/12

2. Sistem saraf : sakit kepala, pusing, telinga mendenging, mata berkunangkunang, kelemahan otot, iritabilitas, lesu serta perasaan dingin pd ekstremitas.

3. Sistem urogenital : gangguan haid dan libido menurun. 4. Epitel : warna pucat pada kulit dan

mukosa, elastisitas kulit menurun, 4/28/12 serta

JENIS-JENIS ANEMIA

4/28/12

Anemia AplastikAnemia aplastik adalah anemia yang disertai dengan pansitopenia pada darah tepi yang disebabkan oleh kelainan primer pada sumsum tulang dalam bentuk aplasia atau hipoplasia tanpa adanya infiltrasi, supresi, atau pendesakan sumsum tulang.

4/28/12

Etiologi

Faktor genetic Obat-obatan dan bahan kimia Infeksi Iradiasi Kelainan imunologis

4/28/12

Gejala Klinis

Gejala klinis anemia aplastik terjadi sebagai akibat adanya anemia, leucopenia, dan trombositopenia. Gejala :

Sindrom anemia : gejala anemia bervariasi, mulai dari ringan sampai berat. Gejala perdarahan : petekie, ekimosis, epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis melena dan menorhagia.

4/28/12

Tanda-tanda infeksi : ulserasi mulut atau Organomegali : berupa hepatomegali dan splenomegali

tenggorokan, febris dan sepsis.

4/28/12

Anemia Defisiensi BesiAnemia defisiensi besi adalah anemia yang timbul akibat kosongnya cadangan besi tubuh, sehingga penyediaan besi untuk eritropoiesis berkurang yang pada akhirnya pembentukan hemoglobin berkurang.

4/28/12

Etiologi

Kehilangan besi sebagai akibat perdarahan menahun yang dapat berasal dari :

Saluran cerna akibat dari tukak peptic kanker lambung, kanker kolon, divertikulosis, hemoroid dan infeksi cacing tambang. Saluran genetalia wanita menoragi atau metroragi. Saluran kemih hematuria nafas hemoptoe

Saluran 4/28/12

Faktor nutrisi akibat kurangnya jumlah besi total dalam makanan atau kualitas besi yang tidak baik (makanan banyak mengandung serat, rendah vitamin C dan rendah daging). Kebutuhan besi meningkat seperti pada prematuritas anak dalam masa pertumbuhan dan kehamilan. Gangguan absorpsi besi gastrektomi, colitis kronis.

4/28/12

Gejala Klinis

Koilorikia kuku sendok (spoon nail) kuku mjd rapuh,

bergaris-garis vertical, dan menjadi cekung shg mirip spt sendok.

Atrofi papilla lidah permukaan lidah menjadi licin dan mengilap karena papil lidah menghilang. Stomatitis Angularis adanya

4/28/12

Anemia Megaloblastik

Anemia megaloblastik adalah anemia yang khas ditandai oleh adanya sel megaloblast dalam sumsum tulang.

4/28/12

Etiologi

Defisiensi vitamin B12 Asupan kurang : pada vegetarian Malabsorpsi Gangguan metabolisme seluler

4/28/12

Defisiensi asam folat

Asupan kurang : gangguan nutrisi dan malabsorpsi Peningkatan kebutuhan Gangguan metabolism folat Penurunan cadangan folat di hati

Gangguan metabolism vitamin B12 dan asam folat Gangguan sintesis DNA yang merupakan akibat dari proses berikut :

4/28/12

Gejala klinis

Anemia karena eritropoiesis yang inefektif Ikterus ringan akibat pemecahan globin Glositis dengan lidah berwarna merah, seperti daging (buffy tongue), stomatitis angularis. Purpura trombositopeni karena maturasi megakariosit terganggu Pada defesiensi vitamin B12 yaitu gejala neuropati

4/28/12

ANEMIA HEMOLITIKAnemia hemolitik adalah anemia yang disebabkan oleh proses hemolisis, yaitu pemecahan eritrosit dalam pembuluh darah sebelum waktunya.

Etiologi

Anemia sel sabit Malaria Penyakit hemolitik pada bayi baru lahir

4/28/12

Pemeriksaan PenunjangPemeriksaan laboratorium

Kadar hemoglobin dan indeks eritrosit MCV, MCHC dan MCH menurun. Leukosit dan trombosit normal. Retikulosit rendah dibandingkan derajat anemia. Pada kasus ankilostomiasis sering dijumpai eosinofilia.1

4/28/12

Apus sumsum tulang

Hiperplasia eritropoesis, dengan kelompokkelompok normoblast basofil. Bentuk pronormoblast-normoblast kecil-kecil Sideroblast.

Kadar besi serum menurun Pada anemia defisensi besi, kadar feritin serum sangat rendah

4/28/12

TIBC (Total Iron Banding Capacity) meningkat. Feses : Telur cacing Ankilostoma duodenale / Necator americanu

4/28/12

Penatalaksanaan

Mengatasi penyebab perdarahan kronik, misalnya pada ankilostomiasis diberikan antelmintik yang sesuai. Pemberian preparat Fe : Bedah Untuk penyebab yang memerlukan intervensi bedah seperti perdarahan karena diverticulum Meckel.

Suportif 4/28/12

TERIMAKASIH

4/28/12

Embed Size (px)
Recommended