Home >Documents >gangguan peredaran darah

gangguan peredaran darah

Date post:09-Jul-2015
Category:
View:1,574 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

GANGGUAN PEREDARAN DARAH, ELEKTROLIT DAN CAIRAN TUBUH1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

EDEMA DEHIDRASI HIPEREMIA PERDARAHAN SHOCK TROMBOSIS EMBOLI INFARK ISKEMIA GANGREN

EDEMA = SEMBAB Timbunan

cairan pada rongga ekstra seluler & ekstra vaskuler atau pada rongga tubuh Penyebab :Obstruksi limfatik Permeabilitas kapiler meningkat Protein plasma yang rendah Tekanan hidrostatik meningkat Retensi natrium dan air

Obstruksi limfatik = Limfedema Mastektomi Metastase

tumor Filariasis ( elephantiasis ) Chylothorax Chyloperitoneum

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Edema limfati (filariasis)

Mikrofilaria

chylothorax

Permeabilitas kapiler meningkat Permeabilitas

kapiler protein plasma keluar tekanan osmotik edema :

Contoh

Edema akibat radang Angio neurotik edema

Edema akibat radang

Protein plasma yang rendah Edema

nefrotik pada sindroma nefrotik Malnutrisi Edema pada cirrhosis hepatis

Edema

Edema

Edema

Edema

Tekanan hidrostatik meningkat Kongesti

pasif pd wanita hamil Edema kardial pd LSHF Obstruksi portal pd cirrhosis hepatis Edema postural

Retensi natrium dan air Renal

: renal : Aldosteron ACTH Testosteron Progesteron

Filtrasi menurun Reabsorbsi normal

Ekstra

Neurogen Hormonal :

MORFOLOGI EDEMA Makroskopis

:berkilat

Berat bertambah Kapsul tegang

Mikroskopis

:

Jaringan ikat terpisah jauh Warna cairan merah muda

DEHIDRASI Gangguan

intake Dehidrasi primer : Intake :

keseimbangan air dimana out put >

Penyakit Hidrofobia Coma

Out

put :Keringat berlebihan

Gejala

:Haus, ludah sedikit, oliguria, lemah, halusinasi & delirium

DEHIDRASI Dehidrasi

sekunder :

Out put Na : Diare Muntah-muntah Acidosis

pd diabetes Penyakit ginjalGejala : Mual

& muntah Kejang Sakit kepala lemah

HIPEREMIA = kongesti = pembendungan Meningkatnya

volume darah pd pembuluh darah yg melebar pd jaringan atau organ aktif :

Hiperemia

Darah arterial Rangsangan pd saraf vasodilator Dijumpai pada : Exercise Emosi radang

Hiperemia karena radang

HIPEREMIA Hiperemia

pasif :

Darah vena Akibat obstruksi dari luar atau dari dalam Obstruksi dari dalam: Trombosis

Obstruksi dari luar : Tekanan

tumor Ligasi vena Jaringan parut hernia

PERDARAHAN = HEMORAGIA

Keluarnya darah dari sistim kardiovaskuler H. Non ruptur :

Hemoragia perdiapedesis

H. Ruptur :ecchymosis Petechiae Hematom Apoplexia Epistaxis Hemoptysis Hematemesis Melena Metroragia Hematothorax dll

Perdiapedesis

HEMATOM

ECCHYMOSIS

PERDARAHAN = HEMORAGIA Penyebab:Trauma Kelainan pembuluh darah Proses patologik Gangguan pembekuan darah

PERDARAHAN = HEMORAGIA Akibat

perdarahan : Apoplexia

Akibat lokal :

otak Hematom subdural selaput otak Hemothorax pleura Hemopericardium tamponade jantungAkibat sistemik : Shock Kematian Kompensasi

: jantung, arteri, limpa & SSTL

Apoplexia cerebri

Apoplexia cerebri

Subdural hematom

Hemothorax

SHOCK Sindroma

akibat tdk seimbangnya volume darah dgn ruang vaskuler Shock primer = akut = neurogenik shockContoh : sakit yg hebat misalnya pada : Pankreatitis

akut Hernia incarcerata Phobia Dsb

Gejala

:

Pucat, pingsan, sangat lemah, tensi oliguria,dsb ,

SHOCK Shock

sekunder = delayed shock

Timbul setelah beberapa waktu Defisiensi sirkulasi perifer Volume darah Aliran darah berkurang Hemokonsentrasi Fungsi ginjal terganggu

Gejala

:

Lesu,lemah,kulit basah,vena kolaps,nadi cepat &

lemah,pernafasan dangkal,tensi ,oliguria, dsb

SHOCK Patologi

shock :

: volume darah Cardiac insuffisiensi Perubahan resistensi vaskuler Hipovolemia

Klasifikasi

:

Hypovolemic

shock Cardiogenic shock Vascular shock Neurogenic shock Septic shock

TROMBOSIS

Proses pembentukan trombus Trombus adalah bentukan dari unsur darah di dalam pembuluh darah/jantung Etiologi :

Perubahan endotel :

Aterosklerosis Radang pembuluh darah Endokarditis Trauma Varices

Perubahan aliran darah (melambat)

Perubahan konsisitensi darah trombosit :Pasca bedah Nifas Infark paru Tumor ganas

ATEROSKLEROSIS

Trombus a.coronaria

Sklerosis a. coronaria

ATEROSKLEROSIS

ATEROSKLEROSIS

Aterosklerosis

Mikroskopis sklerosis

Trombus karena koagulasi

Jenis trombus

Saddle trombus = riding trombus

Trombus yang memanjang dan masuk ke dlm cabang pembuluh

Mural trombus = parietal trombus

Trombus yg sebagian melekat pd dinding pembuluh darah, sebagian berenang dlm darah

Berdasarkan warna :

Red T White T Mixed T Fresh T Old T Septic T Sterile T

Berdasarkan waktu :

Berdasarkan kandungan Kuman :

Nasib Trombus Organisasi

rekanalisasi Kalsifikasi phlebolith Embolus

Rekanalisasi

Kalsifikasi

EMBOLUS Benda

asing yg tersangkut di suatu tempat pd sistim kardio vaskuler berupa trombus yg terlepas & terbawa aliran darah

Biasanya

Asal embolus Dari

sistim vaskuler yg masuk ke aliran darahSel tumor Gumpalan bakteri Benda asing

Trombus

( 95 % ) Atheroma

Benda

Padat :

Cair :Lemak Cairan amnion

Gas

:

N2, CO2, udara

Akibat yg ditimbulkan embolus Sama

dengan trombus E. septik infeksi / abses E. sel tumor metastase

Jenis embolus

E. vena :Biasanya berasal dari vena tungkai bawah V. pulmonalis cor pulmonale akuta

E. arteri :Berasal dari mural trombus di jantung Organ yg terkena :

Otak, ginjal, limpa, usus

E. lemak : berasal dari

trauma :

Tulang Jaringan lemak

Nifas Combustio Perlemakan hati Radang lemak

Embolisme paru

Saddle embolus

Thrombo embolus paru

Thrombo embolus paru

ISKEMIA Berkurangnya

suplai darah pd suatu jaringan / organ Jenis iskemia :Akut : Ligasi

arteri Trombus / embolusPerlahan : erteriosklerosis

Berat ringan iskemia tergantung pada Akut

atau perlahan Sumbatan parsial atau komplit Jenis jaringan yg terkena :Otak palig peka

Ada

tidaknya sistim kolateral

INFARK Nekrosis

iskemik setempat akibat insufisiensi sirkulasi darah infark : Terjadi

Jenis

I. pucat ( anemik )

pd organ yg padat akibat penyumbatan arteri pd organ yg renggang : paru-paru, usus

I. merah ( hemoragik ) Terjadi

Morfologi infark Makroskopis

:

Berbentuk limas dgn puncak pd tempat oklusi

Mikroskopis

:

Nekrosis koagulatif Nekrosis perlunakan Sel-sel radang PMN, makrofag dan fibroblas

Infark hemoragik paru

Infark miokardium

Infark otak

Infark otak

Infark otak

Akibat-akibat dari infark Rasa

sakit Demam Lekositosis Hemoptysis (paru-paru) Hematuria (ginjal) Cardiac tamponade (jantung)

GANGREN = Septik infark Sering

terjadi pada organ yg berhubungan dgn dunia luar :Kulit Lambung Paru-paru Dsb

Jenis-jenis

gangren :

G. Basah : Pada organ yg banyak air G. Kering : Pada organ yg sedikit air

Dry gangren

Wet gangren

Wet gangren

Embed Size (px)
Recommended