Home >Documents >Gangguan Keseimbangan Audiometri Dan Timpanometri

Gangguan Keseimbangan Audiometri Dan Timpanometri

Date post:18-Dec-2015
Category:
View:54 times
Download:16 times
Share this document with a friend
Description:
hehehe
Transcript:

KEGAWATDARURATAN DI BIDANG THT

GANGGUAN KESEIMBANGAN, AUDIOMETRI, TIMPANOMETRIKOASS THT PERIODE 8/12/2014-17/01/2015

KESEIMBANGANKeseimbangan bergantung pada empat sistem bereda yang saling tidak tergantung:Sistem vestibularRangsang propioseptif dari sensasi posisi sendi serta tonus ototPenglihatanBatang otak dan serebelumPROSESJENIS DAN LOKASIInfeksiLabirinitisPetrositisMeningitisEnsefalitisBakteri, virus, sifilitik, kolesteatoma, herpes zosterBakteriBakteri, virusVirusVaskularOklusiAneurissmaInfarkMalformasi arteriovenosaMigrenArteri vertebralis, basilaris, akustikus internus, PICA, AICATraumaFraktur tulangBarotraumaKontusioAvulsi (putus)Longitudinal dan transversalFistula fenestra ovalis/ rotundaLabirin, batang otak, serebelumSaraf kedelapanNeoplasmaKankerGlomusSchwannomaMeningiomaEpidermoidTumor otak primerKeganasan primer dan metastasis pada tulang temporal yang melibatkan labirinSaraf kedellapanKanalis akustikus internusLabirinMetabolikDM, otosklerosis, penyakit Paget, Defisiensi tiamin, Ataksia familial, OsteoporosisPenyebab yang tidak diketahuiPenyakit MeniereNeuronitis vestibularisKupulolitiasisMultipel sklerosisAutoimun, idiopatikVirus ?KupularVERTIGO DENGAN DASAR VESTIBULARBPPVNeuronitis VestibularLabirinitisPenyakit MeniereBPPVDefinisi Gangguan keseimbangan perifer yang sering ditemui dengan gejala vertigo yang datang tiba-tiba dengan perubahan posisi kepala, bisa timbul pada posisi tertentu, dirasakan hanya beberapa detik dan sangat berat dan sering berulang.

Epidemiologi Merupakan penyakit degeneratif yang idiopatik yag kebanyakan dijumpai pada usia dewasa muda dan usia lanjut.PatofisiologiOtolith terlepas dari sel rambutKalsium karbonat 2 kali lebih berat dibanding endolimfe sehingga ketika kepala bergerak dan menyebabkan pergerakan endolimfe, menstimulasi ampula kanal yang terkena sehingga menimbulkan vertigo.

Gejala klinisPusing berputar saat perubahan posisiLama serangan hanya beberapa detik sajaTerdapat masa laten; jeda antara waktu perubahan posisi dengan timbulnya sensasi berputarNistagmusMual-muntahPemeriksaan Fisik BPPVDix-hallpike maneuverSidelying

Hasil provokasiNistagmusNistagmus hilang 1 menit (kupolitiasis)Serangan vertigo berat timbul bersamaan dengan nistagmus.Penatalaksanaan CRT (canalith repositioning treatment)LiberatoryBrandt-daroff

NEURITIS VESTIBULARISDEFINISINeuronitis vestibularis adalah suatu keadaan hilangnya fungsi vestibular secara tiba-tiba disertai vertigo hebat, mual, muntah dan nistagmus spontan.Biasanya tidak dijumpai gangguan pendengaran ataupun tinitus.PENDAHULUANNeuronitis vestibularis suatu penyakit yang ditandai dengan serangan akut vertigo, mual dan muntah dan nistagmus spontan tanpa disertai gangguan fungsi pendengaran.Neuronitis vestibularis bisa terjadi setelah menderita flu yang lama. Gejala klinik dimulai dengan tanda infeksi virus umumnya yaitu demam dengan suhu tinggi, sakit di sendi-sendi dan malaise. Vertigo terjadi beberapa hari kemudian dan cukup berat, disertai muntah tapi hanya satu kali serangan. Penyakit ini dapat sembuh sendiri (self limiting disease) bila istirahat beberapa minggu. ANATOMI TELINGA DALAM

Anatomi

FUNGSI TELINGA DALAMAlat mendengar (koklea).Alat keseimbangan (vestibuler).FISIOLOGI VESTIBULARKanalis semisirkularis merupakan alat keseimbangan dinamik. Utrikulus dan sakulus merupakan alat keseimbangan statik.

Epidemiologi

Merupakan penyakit ketiga terbanyak disfungsi vestibular perifer. Insiden 3,5 per 100000 populasi sekitar 5,6% dari pasien yang didiagnosis dengan neuronitistis vestibular sekitar 150.000 pasien. tidak pernah dijumpai pada anak-anak, melainkan pada orang dewasa saja yang berumur antara 20 sampai 60 tahun. Tidak ada perbedaan jumlah yang signifikan antara pria dan wanita.4,5

Etiologi

Infeksi virus pada saraf vestibular Jenis infeksi neuronitis vestibularis sendiri belum pernah diungkapkan. Disebabkan oleh HSV-1 Iskemia akut lokal dari struktur ini juga dapat menjadi penyebab penting. Terutama pada anak-anak, dapat didahului oleh gejala flu biasa. Namun, mekanisme penyebab ini masih belum jelas.

PATOFISIOLOGINeuronitis vestibularis terjadi apabila terjadi infeksi pada nervus vestibular di telinga dalamApabila nervus ini terinfeksi akan menyebabkan suatu keadaan vertigo.Biasanya terjadi hanya pada satu telinga saja. Tanda-tanda kunci dan gejala neuritis vestibular adalah:

Onset akut dari vertigo berputar berkelanjutanKetidakseimbangan postural dengan tanda Romberg (yaitu, jatuh, dengan mata tertutup, ke arah telinga yang terkena dampak)Nistagmus spontan horisontal (arah telinga terpengaruh) dengan komponen rotasi, dan mual. Pengujian kalori (irigasi telinga dengan air hangat atau dingin) selalu menunjukkan hyporesponsiveness ipsilateral atau nonresponsiveness.

TANDA DAN GEJALAVertigo adalah gejala utama, biasanya terjadi secara tiba-tiba. Tidak adanya tanda-tanda keterlibatan koklea. Tidak adanya tanda-tanda dan gejala neurologis. Nistagmus spontan.Gejala sistemik seperti demam yang tinggi, malaise, sakit pada sendi-sendi. Penegakan diagnosa

Untuk menilai klinis disfungsi vestibular1. anamnesa cermat2. Pemeriksaan klinis kemudian meliputi penilaian gerakan mata, postur, dan gaya berjalan3.Pemeriksaan tes nistagmus posisi penting dalam mendefinisikan dan lokalisasi patologi vestibular

Pemeriksaan fungsi vestibuler/serebeler dapat dilakukan dengan pemeriksaan:

a. Uji Rombergb. Tandem Gaitc. Past-pointing test (Uji Tunjuk Barany)d. Tes Posturografie. Tes impuls kepala

Pemeriksaan untuk memprovokasi nistagmus dan menentukan apakah letak lesinya di sentral atau perifer.

a. Tes nistagmus posisi dengan perasat dix hallpikeb. Tes Kalori( merupakan gold standar neuritis vestibularis)

Komplikasi

10 -15% menderita vertigo posisi paroksismal jinak dalam beberapa minggu. Peradangan pada labirin dan kanalolitiasis.Vertigo postural somatoform fobia

DIAGNOSIS BANDINGInsufisiensi vertebrobasiler atau infark batang otak. Penyakit Meniere.Neuroma akustik.Vestibular schwannoma.LabirintitisBPPVManajemen terapiPengobatan simptomatikPengobatan kausal dengan kortikosteroidTerapi fisik (vestibular latihan dan latihan keseimbangan)PrognosaKebanyakan pasien mengalami pemulihan lengkap dalam beberapa minggu.(1,9%) mengalami neuronitis vestibularis kedua kalinyaBerdasarkan letak lesi..

Lesi vestibular perifer (vertigo posisi paroksismal jinak)Lesi sentral (Lesi batang otak, sklerosis multipel, tumor infratentorial)Vertigo dan nistagmus yang telah dibangkitkan cepat berhenti dan intensitas yang tidak biasa1.Vertigo dan nistagmus yang dibangkitkan berlangsung lama sekali2. Hanya timbul bila kepala berputar kea rah tertentu saja.2.Timbul pada setiap perubahan sikap kepala3. Bangkitnya sejenak setelah kepala menoleh ke samping tertentu3.Timbulnya sesaat setelah posisi kepala dirubah.4. Pada tes nistagmus posisi terdapat kelelahan, vertigo berat4.Pada tes nistagmus posisi tidak terdapat kelelahan, vertigo ringan5. Nistagmus kalori paresis5.Nistagmus kalori normalPerasat dix-HALLPIKEUntuk melakukan perasat Dix-Hallpike kanan, pasien duduk tegak pada meja pemeriksaan dengan kepala menoleh 450 ke kanan. Dengan cepat pasien dibaringkan dengan kepala tetap miring 450 ke kanan sampai kepala pasien menggantung 20-30 pada ujung meja pemeriksaan, tunggu 40 detik sampai respon abnormal timbul. Penilaian respon pada monitor dilakukan selama + 1 menit atau sampai respon menghilang. Setelah tindakan pemeriksaan ini maka dapat langsung dilanjutkan dengan Canalith Repositioning Treatment (CRT) bila terdapat abnormalitas.

Perasat dix-HALLPIKE

PenatalaksanaanPerasat ini dimulai pada posisi Dix-Hallpike kanan yang menimbulkan respon abnormal dengan cara kepala ditahan pada posisi tersebut selama 1-2 menit, Kemudian kepala direndahkan dan diputar secara perlahan ke kiri dan dipertahankan selama beberapa saat. Setelah itu badan pasien dimiringkan dengan kepala tetap dipertahankan pada posisi menghadap ke kiri dengan sudut 450 sehingga kepala menghadap kebawah melihat ke lantai. Akhirnya pasien kembali ke posisi duduk, dengan kepala menghadap ke depan. Setelah terapi ini pasien di lengkapi dengan menahan leher dan disarankan untuk tidak menunduk, berbaring, dan membungkukkan badan selama satu hari. Pasien harus tidur pada posisi duduk dan harus tidur pada posisi yang sehat untuk 5 hari.

Canalith Repositioning Treatment (CRT) atau Epley maneuver

2. Latihan Semont LiberatoryPertama posisi duduk , bila terdapat keterlibatan kanal posterior kanan, untuk, kepala menoleh ke kiri. Perasat dimulai dengan penderita diminta untuk duduk pada meja pemeriksaan dengan kepala diputar menghadap ke kiri 45Kemudian langsung bergerak ke kanan sampai menyentuh tempat tidur, denganposisi kepala tetap, tunggu sampai vertigo hilang (30-60 detik)Kemudian tanpa merubah posisi kepala berbalik arah ke sisi kiri tunggu 30-60detik, baru kembali ke posisi semula. Penopang leher kemudian dikenakan dan diberi instruksi yang sama dengan pasien yang diterapi dengan CRT. Bila kanal anterior kanan yang terlibat, perasat yang dilakukan sama, namun kepala diputar menghadap ke kanan.2. Latihan Semont Liberatory :

3. Manuver Brand-Darroff Pasien melakukan gerakan-gerakan dari duduk ke samping yang dapat mencetuskan vertigo (dengan kepala menoleh ke arah yang berlawanan) dan tahan selama 30 detik, lalu kembali ke posisi duduk dan tahan selama 30 detik, lalu dengan cepat berbaring ke sisi yang berlawanan (dengan kepala menoleh ke arah yang berlawanan) dan tahan selama 30 detik, lalu secara cepat duduk kembali. Pasien melakukan latihan secara rutin 10-20 kali, 3 kali sehari sampai vertigo hilang paling sedikit 2 hari.

LABIRINITISLabirin Labirin organ keseimbanganOrgan keseimbangan terbagi menjadi :Labirin statik meliputi :utrikel & sakula dr vestibu

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended