Home >Documents >G u M Buku Guru M A E T Matematika T I K A

G u M Buku Guru M A E T Matematika T I K A

Date post:30-Oct-2021
Category:
View:0 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
Matematika Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.
MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN
Buku Guru
M A T E M A T I K A
B u n t a s
E r n a w a t i
S M A L B
K e l a s
XI
Buku Guru
M A T E M A T I K A
Oleh :
M A T E M A T I K A
Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku
guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan kurikulum
2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan
sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari
berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.
MILIK NEGARA
TIDAK DIPERDAGANGKAN
Hak Cipta pada kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang–Undang
Penulis : Buntas Ernawati, S.Pd Penelaah : Dra. Endang Listyani, MS
Penyunting bahasa : Badan Bahasa
Cetakan ke-1, 2016
Kebudayaan. –Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.
xii, 218 hl. : ilus.; 25 cm.
Untuk SMALB Kelas XI
ISBN 978-602-358-520-5 (jilid lengkap)
ISBN 978-602-358-522-9 (jilid 2)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN
kompetensi peserta didik dari sisi pengetahuan, keterampilan,
dan sikap secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar
dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran,
sehingga kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup
kompetensi dasar kelompok sikap, kompetensi dasar
kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok
keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti
rumusan tersebut.
keimanan dan akhlak mulia serta rasa ingin tahu
sebagaimana diarahkan oleh falsafah hidup bangsa Indonesia
yaitu Pancasila sehingga dapat berperan sebagai warga
negara yang efektif dan bertanggung jawab
Pembelajaran Matematika dirancang berbasis aktivitas
yang diharapkan dapat mendorong siswa menjadi warga
negara yang baik melalui rasa ingin tahu, inovasi dan
kreativitas. Rasa ingin tahu tersebut ditunjukkan dalam
bentuk eksplorasi terhadap alam sekitar yang terkait dengan
dirinya. Kompetensi yang dihasilkan bukan lagi terbatas pada
kajian pengetahuan dan keterampilan penyajian hasil
kajiannya dalam bentuk karya tulis, tetapi lebih ditekankan
kepada pembentukan sikap dan tindakan nyata yang harus
mampu dilakukan oleh tiap siswa. Dengan demikian akan
v
Indonesia.
dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang
diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan
dalam Kurikulum 2013, siswa diajak menjadi berani untuk
mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang
luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan
menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan
kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat
memperkaya dengan kreasi dalam berbagai bentuk kegiatan
lain yang sesuai, relevan, bersumber dari lingkungan sosial
dan alam.
perlu terus dilakukan perbaikan untuk penyempurnaan. Oleh
karena itu, kami mengundang para pembaca memberikan
kritik, saran dan masukan untuk perbaikan serta
penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi
tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan
kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia
pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus
tahun Indonesia Merdeka (2045).
Jakarta, Mei 2016 Penulis,
A. Pembelajaran Matematika Kelas XI Tunadaksa ...... 1
1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata
Pelajaran Matematika Kelas XI Tunadaksa .... ...
1
Tunadaksa .................................................... ...
4
Tunadaksa .................................................... ...
5
Matematika Kelas XI Tunadaksa ................... ....
Tunadaksa ........................................................ ....
7
2. Karakteristik Penilaian Pembelajaran ........... .... 11
3. Teknik dan Instrumen Penilaian Pembelajaran .. 12
4. Pengolahan Hasil Penilaian dan Pelaporan .... .... 14
C. Remedial ........................................................... .... 15
1. Interaksi Secara Langsung ............................ .... 21
2. Interaksi Secara Tidak Langsung .................. ..... 21
Bagian II Petunjuk Khusus ..................................... .....
2. Indikator ....................................................... .... 23
5. Langkah-langkah Pembelajaran .................... .... 24
a. Peluang Teoretik ...................................... ..... 25
25
Kegiatan 1.2 Kejadian .............................. ..... 32
b. Peluang Empirik ...................................... ..... 45
Kegiatan 1.3 Membandingkan Peluang
1. Penilaian ...................................................... .... 57
BAB II STATISTIKA ……………………………………… .... 61
2. Indikator ....................................................... .... 61
5. Langkah-langkah Pembelajaran ..................... .... 63
a. Penyajian Data dengan Tabel .................... .... 65
b. Penyajian Data dengan Diagram ............... .... 68
1) Diagram Batang ................................... .... 68
2) Diagram Garis ..................................... .... 69
3) Diagram Lingkaran .............................. .... 70
ix
A. Pembelajaran .................................................... ..... 87
2. Indikator ....................................................... ..... 87
5. Langkah-langkah Pembelajaran .......................... 88
dan bidang ...................................... ..............
Garis .................................................... ....
95
x
Derajat ................................................ ....
114
7) Melukis Sudut ..................................... .... 118
1. Penilaian ....................................................... .... 128
BAB IV PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL ..... ..... 131
A. Pembelajaran ..................................................... ..... 131
2. Indikator ....................................................... .... 131
5. Langkah-langkah Pembelajaran ..................... .... 133
2) Variabel dan koefisien pada persamaan
Linear Dua Variabel ............................. .....
Variabel lain Pada Persamaan Linear ... ..... 139
Latihan 4.2 .......................................... ..... 140
Variabel (PLDV) ................................... ..... 142
Latihan 4.3 ......................................... ...... 144
b. Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
(SPLDV) .................................................... ..... 153
variabel ........................................ ............
154
Variabel dan Sistem Persamaan Linear
Dua Variabel ............................ ................
Variabel dalam Kehidupan Sehari-hari ...... ....
d. Tugas Proyek ............................................ ..... 166
1. Penilaian …………………………………………….. .... 184
Instrumen Penilaian ............................................... .... 187
Tabel 1.2 Pasangan berurut dua buah dadu ............... 28
Tabel 1.3 Peluang empirik percobaan penggelindingan
satu dadu .................................................... 37
dan mata dadu kedua bilangan prima ......... 46
Tabel 1.5 Percobaan pengetosan koin 50 kali .............. 49
Tabel 1.6 Percobaan penggelindingan dadu 120 kali ... 49
Tabel 1.7 Percobaan pengambilan kelereng 90 kali ..... 50
Tabel 2.1 Banyak Siswa Menurut Tingkat Sekolah
dan Jenis Kelamin di Suatu Daerah ............ 65
Tabel 2.2 Suhu pada siang hari di sebuah wilayah ..... 66
Tabel 2.3 Banyaknya waktu untuk menonton TV
selama 1 minggu ......................................... 73
Tabel 4.2 Daftar alat tulis ........................................... 167
xiv
Gambar 1.2 Hasil yang mungkin dari melambungkan koin
mata uang ................................................. 26
dadu ......................................................... 28
X Tahun 2015 (dalam satuan ton) .............. 63
Gambar 2.2 Diagram Batang Hasil Pertanian di Daerah
X Tahun 2015 (dalam satuan ton) .............. 64
Gambar 2.3 Diagram Batang Banyak Penduduk di 4 Desa
Tahun 2015 ............................................... 69
Pasien pada Rumah Sakit X ....................... 70
Gambar 2.5 Diagram Lingkaran Banyak Buku di
Perpustakaan Daerah X Tahun 2015 ......... 72
Gambar 3.1 Keadaan lingkungan sekitar sekolah .......... 88
Gambar 3.2 Representasi titik A, garis EF, dan bidang 90
Gambar 3.3 Balok ......................................................... 91
Gambar 3.7 Jam menunjukkan pukul 12.00 ................. 93
xv
Gambar 3.9 Gambar garis AB dibagi menjadi dua
yaitu garis AC dan garis BC ....................... 95
Gambar 3.10 Garis AB dipotong menjadi dua ................. 96
Gambar 3.11 Tangga yang disandarkan ke tembok ......... 101
Gambar 3.12 Mengukur tinggi pohon dan mengukur tinggi
orang ......................................................... 102
Gambar 3.14 Buku, gunting, dan segitiga merah ........... 17
Gambar 3.15 (a) sudut siku-siku, (b) sudut lancip, (c)
sudut tumpul, (d) sudut refleksi, dan (e)
sudut lurus ............................................... 108
dan (c) sudut bertolak belakang ................. 110
Gambar 3.17 (a) penggaris, (b) busur derajat .................. 111
Gambar 3.18 Besar sudut ABC = 80° ............................. 114
Gambar 3.19 Sudut ABC siku-siku di titik B .................. 117
Gambar 3.20 Cara membagi sudut menjadi dua
sama besar ................................................ 118
menggunakan jangka ................................ 120
yang belum dipangkas ............................... 147
Gambar 4.3 Halaman Sekolah ...................................... 169
xvi
Gambar 4.4 5 buah buku dan 2 buah pensil ................. 172
Gambar 4.5 Kran air yang bocor ................................... 180
Gambar 4.6 Gelas ukur, gelas plastik,paku, dan
stopwatch .................................................. 181
1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran
Matematika Kelas XI Tunadaksa
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong),
santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
pembelajaran Pengetahuan dan Keterampilan.
dengan memperhatikan karakteristik, kebutuhan, dan
kondisi peserta didik.
dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung,
2
KOMPETENSI INTI 3
Secara umum, pembelajaran matematika bertujuan agar
peserta didik memiliki kecakapan atau kemahiran
matematika. Kecakapan atau kemahiran matematika
merupakan bagian dari kecakapan hidup yang harus
dimiliki peserta didik terutama dalam pengembangan
penalaran, komunikasi, dan pemecahan masalah (problem
solving) yang dihadapi dalam kehidupan peserta didik
sehari-hari. Matematika selalu digunakan dalam segala
segi kehidupan.
matematika yang sesuai, merupakan sarana komunikasi
yang logis, singkat dan jelas, dapat digunakan untuk
menyajikan informasi dalam berbagai cara, meningkatkan
kemampuan berpikir logis, ketelitian dan kesadaran
keruangan, memberikan kepuasan terhadap usaha
memecahkan masalah yang menantang, mengembangkan
kreativitas, dan sarana untuk meningkatkan kesadaran
terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pembelajaran matematika di SMALB Tunadaksa
diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu
dari berbagai sumber, mampu merumuskan masalah
bukan hanya menyelesaikan masalah sederhana dalam
kehidupan sehari-hari. Disamping itu, pembelajaran
diarahkan untuk melatih peserta didik berpikir logis dan
kreatif bukan sekedar berpikir mekanistis serta mampu
bekerja sama dan berkolaborasi dalam menyelesaikan
masalah.
5
mencapai kompetensi sikap spiritual, sikap sosial,
pengetahuan, dan keterampilan. Pengembangan
melalui kegiatan pembelajaran tidak langsung (Indirect
Teaching).
Buku ini diperuntukkan anak tunadaksa yang
mempunyai hambatan intelektual ringan, hambatan
emosi, dan hambatan komunikasi sehingga guru wajib
melakukan asesmen terlebih dahulu sebelum pelaksanaan
pembelajaran. Apabila hasil asesmen menunjukkan bahwa
kemampuan peserta didik tidak sesuai seperti yang
diharapkan (tidak sesuai dengan standar indikator dalam
buku ini) maka guru wajib melakukan penyederhanaan
pembelajaran. Apabila ternyata hasil asesmen
menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik berada
diatas standar yang diharapkan maka guru wajib
melakukan penambahan materi pembelajaran.
peserta didik kelas XI tunadaksa meliputi 3 aspek yaitu
sebagai berikut:
a. Aljabar
akan dipelajari oleh peserta didik yaitu sebagai berikut:
a. Bab I tentang Peluang
b. Bab II tentang Statistika
c. Bab III tentang Garis dan Sudut
d. Bab IV tentang Persamaan Linear Dua variabel (PLDV)
Alokasi waktu untuk pembelajaran matematika bagi
peserta didik kelas XI tunadaksa yaitu 2 jam pelajaran/
minggu.
Kelas XI Tunadaksa
matematika dalam kehidupan sehari-hari,
fenomena, atau data yang ada,
c. melakukan operasi matematika untuk
penyederhanaan, dan analisis komponen yang ada,
d. melakukan penalaran matematis yang meliputi
membuat dugaan dan memverifikasinya
gagasan melalui simbol, tabel, diagram, atau media
lain untuk memperjelas keadaan atau masalah,
f. menumbuhkan sikap positif seperti sikap logis, kritis,
cermat, teliti, dan tidak mudah menyerah dalam
memecahkan masalah.
1. Konsep Penilaian dalam Pembelajaran
Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk
memperoleh informasi atau data mengenai proses dan
hasil belajar peserta didik. Strategi penilaian disiapkan
untuk memfasilitasi guru dalam mengembangkan
pendekatan, teknik, dan instrumen penilaian hasil
belajar dengan pendekatan penilaian otentik yang
memungkinkan para pendidik menerapkan program
remedial bagi peserta didik yang tergolong pebelajar
lambat dan program pengayaan bagi peserta didik
yang termasuk kategori pebelajar cepat.
Penilaian dilakukan dengan cara menganalisis
dan menafsirkan data hasil pengukuran capaian
kompetensi peserta didik yang dilakukan secara
sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi
informasi yang bermakna dalam pengambilan
keputusan.
aktivitas yang bertujuan memfasilitasi peserta didik
memperoleh sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Penilaian sikap digunakan sebagai pertimbangan guru
dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih
lanjut sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta
didik.
8
proses penilaian, yaitu:
rendah sampai tinggi.
pemikiran mendalam (bukan sekedar hafalan).
c. Mengukur proses kerjasama, bukan hanya hasil
kerja.
didik.
dengan aktivitas yang ditempuh peserta didik dalam
proses pembelajaran. Terkait hal itu perlu diingat,
dalam Standar Proses dinyatakan bahwa sasaran
pembelajaran mencakup pengembangan ranah sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang dielaborasi
untuk setiap satuan pendidikan. Sikap diperoleh
melalui aktivitas “menerima, menjalankan,
menghargai, menghayati, dan mengamalkan”.
memahami, menerapkan, menganalisis,
menyaji, dan mencipta”. Aktivitas-aktivitas pada tiap
ranah kompetensi tersebut bergradasi.
menekankan pada:
menyelesaikan masalah.
mengembangkan keterampilan berpikir logis,
kritis, analitis, dan kreatif.
dan teknik penilaian. Pembuatan instrumen penilaian
dalam mata pelajaran Matematika SMALB Kelas XI
Tunadaksa perlu mempertimbangkan aspek-aspek
meliputi empat aspek sebagai berikut:
1. Penilaian pemahaman
peserta didik dalam mendeskripsikan konsep,
menentukan hasil, dan mengidentifikasi.
Pada aspek ini yang dinilai adalah kemampuan
peserta didik dalam membaca dan menafsirkan
berbagai bentuk penyajian (seperti tabel dan
grafik), menyajikan data dan informasi dalam
berbagai bentuk tabel dan grafik, melukiskan garis
dan sudut, menyajikan / menafsirkan berbagai
representasi konsep dan prosedur, dan menyusun
model matematika suatu situasi/keadaan.
Pada aspek ini yang dinilai adalah kemampuan
peserta didik dalam mengidentifikasi contoh dan
bukan contoh, menduga dan memeriksa kebenaran
suatu pernyataan, mendapatkan atau memeriksa
kebenaran dengan penalaran induksi, pemecahan
masalah matematika, dan menurunkan atau
membuktikan rumus dengan penalaran deduksi.
4. Penilaian pemecahan masalah
peserta didik menggunakan matematika dalam
penyelesaian masalah matematika maupun dalam
konteks kehidupan nyata, ilmu, dan teknologi.
2. Karakteristik Penilaian Pembelajaran
berlangsung.
mengingat fakta.
d. Berkesinambungan.
f. Berdasarkan acuan kriteria.
11
Teknik penilaian dalam pembelajaran dengan
pendekatan saintifik dapat dilakukan melalui penilaian
proses, penilaian produk, dan penilaian sikap. Ketiga
aspek penilaian tersebut dapat kita jabarkan sebagai
berikut:
kelompok, bekerja individu, berdiskusi maupun
pada saat presentasi dengan menggunakan lembar
observasi kinerja.
prinsip, dan hukum. Penilaian produk tersebut
dapat dilakukan dengan tes tertulis.
c. Penilaian sikap dilakukan melalui saat peserta didik
bekerja kelompok, bekerja individu, berdiskusi
maupun pada saat presentasi. Penilaian sikap
tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan
lembar observasi sikap.
penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan
keterampilan adalah sebagai berikut:
a. Observasi
berkesinambungan dengan menggunakan
langsung dengan menggunakan pedoman
perilaku yang diamati.
b. Penilaian Diri
didik untuk mengemukakan kelebihan dan
kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian
kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa
lembar penilaian diri.
pencapaian kompetensi. Instrumen yang
peserta didik.
yang berisi informasi hasil pengamatan tentang
kekuatan dan kelemahan peserta didik yang
berkaitan dengan sikap dan perilaku.
2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan (Knowledge)
a. Instrumen tes tulis
singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian.
13
merespon pertanyaan tersebut sehingga
c. Instrumen penugasan
yang dikerjakan secara individu maupun
kelompok.
a. Tes praktik/ kinerja atau performance
Penilaian yang menuntut respons berupa
keterampilan melakukan suatu aktivitas/
perilaku sesuai dengan kompetensi.
kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan
jangka waktu tertentu.
c. Penilaian portofolio
bersifat reflektif-integratif untuk mengrtahui
minat, perkembangan, prestasi, kreativitas
14
Penilaian hasil belajaroleh pendidik harus
memperhatikan hal-hal berikut ini:
sebagai acuan dalam membuat rancangan dan
kriteria penilaian pada awal semester. Setelah
menetapkan kriteria, pendidik memilih teknik
penilaian sesuai dengan indikator dan
mengembangkan instrumen serta pedoman
dipilih.
diawali dengan penelusuran dan diakhiri dengan tes
atau non tes. Penelusuran dilakukan dengan teknik
bertanya untuk mengeksplorasi pengalaman belajar
sesuai dengan kondisi dan tingkat kemampuan
peserta didik.
untuk mengetahui kemajuan dan kesulitan belajar.
d. Laporan hasil penilaian meliputi:
1) Nilai/ deskripsi pencapaian kompetensi
pengetahuan dan keterampilan.
e. Laporan hasil penilaian disampaikan kepada kepala
sekolah dan pihak lain yang terkait (misalnya: wali
kelas, dan orang tua peserta didik) pada periode
yang ditentukan.
kepada peserta didik untuk memperbaiki prestasi belajar
agar mencapai kriteria ketuntasan minimal yang harus
dicapai oleh peserta didik. Remedial diperlukan bagi
peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal
yang ditetapkan dalam rencana pelaksanaan
pembelajaran.
memperhatikan prinsip-prinsip dalam remedial seperti
berikut ini:
a. Adaptif
masing dan berbeda-beda antara yang satu dengan
yang lainnya. Oleh karena itu, program
pembelajaran remedial harus dapat mengakomodasi
perbedaan individual peserta didik dan disusun
sesuai dengan kecepatan, kesempatan, dan gaya
belajar masing-masing.
b. Interaktif
secara intensif dapat berinteraksi dengan pendidik
dan sumber belajar yang tersedia. Remedial bersifat
perbaikan maka perlu mendapatkan monitoring dan
pengawasan agar dapat diketahui kemajuan
16
tindakan.
Penilaian.
metode mengajar dan metode penilaian sesuai
dengan karakteristok peserta didik.
konfirmatif.
Pelayanan.
remedial merupakan satu kesatuan sehingga harus
berkesinambungan.
Peserta didik kadang-kadang mengalami
kesulitan memahami penyampaian materi
disajikan hanya sekali, apalagi kurang ilustrasi
dan contoh. Pemberian tambahan ilustrasi,
contoh dan bukan contoh untuk pembelajaran
17
Berbeda dengan Sebelumnya
dihadapi.
Penerapan prinsip pengulangan dalam
menangkap pesan pembelajaran. Pengulangan
dan media yang sama atau metode dan media
yang berbeda.
Penggunaan berbagai jenis media dapat menarik
perhatian peserta didik. Perhatian memegang
peranan penting dalam proses pembelajaran.
Semakin memperhatikan, hasil belajar akan lebih
baik. Namun, peserta didik sering kali mengalami
kesulitan untuk memperhatikan atau
perhatian peserta didik terkonsentrasi pada
materi pelajaran, perlu digunakan berbagai media
untuk mengendalikan perhatian peserta didik.
18
oleh peserta didik, maka langkah selanjutnya dalah
memberikan perlakuan berupa pembelajaran
remedial. Adapun bentuk-bentuk pelaksanaan
pembelajaran remedial antara lain:
dan media yang berbeda.
3) Pemberian tugas dan latihan secara khusus.
4) Pemanfaatan tutor sebaya.
pencapaian kompetensi melalui penilaian
semester.
hasil maka sebaiknya hanya mengulang tes
tersebut dengan pembelajaran ulang jika
diperlukan. Namun apabila ketidak lulusan
akibat dari penilaian proses yang tidak diikuti
(misalnya kinerja praktik, diskusi/ presentasi
kelompok) maka sebaiknya peserta didik
mengulang semua proses yang harus diikuti.
19
mencapai penguasaan kompetensi minimal yang
ditetapkan, maka pendidik memberikan perlakuan
khusus berupa program pembelajaran pengayaan.
Tujuan pembelajaran pengayaan yaitu untuk
memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi
peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikian rupa
sehingga mereka dapat mengoptimalkan perkembangan
minat, bakat, dan kecakapannya.
dirancang untuk disajikan kepada peserta didik
dapat berupa sejarah tokoh dalam bidang ilmu yang
dipelajari, buku yang relevan, peristiwa alam yang
terkait dengan materi pembelajaran, dan sebagainya
yang tidak tercakup dalam kurikulum.
b. Keterampilan proses, yang diperlukan oleh peserta
didik agar berhasil dalam melakukan pendalaman
dan investigasi terhadap topik yang diminati dalam
bentuk pembelajaran mandiri.
berupa pemecahan masalah nyata dengan
menggunakan pendekatan pemecahan masalah/
sebagai berikut:
Kegiatan ini dimaksudkan supaya terjadi komunikasi
antara guru dan orang tua dalam proses pembelajaran.
Guru memberikan informasi tentang sejauh mana
pembelajaran berlangsung dan tentang kemampuan
peserta didik dalam menerima pembelajaran sehingga
orang tua dapat mengetahui tentang kemampuan peserta
didik dan dapat membantu peserta didik ketika belajar di
rumah. Dengan adanya interaksi antara guru dan orang
tua, diharapkan peserta didik dapat terpantau kegiatannya
juga peserta didik akan merasa diperhatikan oleh guru
dan orang tua sehingga memberikan semangat dan
motivasi dalam belajar.
memberikan manfaat oleh orang tua untuk memotivasi
peserta didik agar belajar lebih baik. Untuk itu diperlukan
informasi akurat tentang hasil belajar peserta didik yang
meliputi ranah kognitif, psikomotor, dan afektif. Informasi
tersebut digunakan oleh orang tua untuk:
21
4. Membantu sekolah melengkapi fasilitas belajar.
Bentuk laporan yang diberikan kepada orang tua
peserta didik harus mencakup semua ranah dan disertai
deskripsi yang lebih rinci tentang kelemahan, kekuatan,
dan keterampilan peserta didik dalam melakukan tugas
serta minat terhadap mata pelajaran.
Interaksi antara pendidik dengan orang tua peserta didik
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
1. Interaksi Secara Langsung
pendidik di sekolah
b. Home visit
a. Buku penghubung
disimpan sebagai portofolio peserta didik.
22
Garis
Sudut
Dua Variabel
(output) yang mungkin diperoleh berdasarkan
sekelompok data (tunggal)
4.2 Menentukan peluang empirik dari suatu kejadian
dengan memanfaatkan teknologi untuk mengolah
data
teoretik.
2. Menentukan Nilai Kemungkinan dan Frekuensi
harapan
a. Media
materi peluang tersebut yaitu:
1) Permaianan ular tangga
1) Buku teks matematika kelas XI Tunadaksa yang
diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
5. Langkah-langkah Pembelajaran
peluang, sering kita dengar dalam kehiudupan sehari-hari.
Banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari yang didasarkan
pada peluang kejadian yang mungkin di luar jangkauan kita.
Dengan mempelajari bab tentang peluang ini, maka kita dapat
memprediksi besarnya peluang yang mungkin terjadi. Teori
peluang banyak digunakan dalam dunia bisnis, meteorologi,
sains, industri, politik, dan lain-lain. Misalnya sebuah
perusahaan menggunakan peluang untuk memasarkan
produknya, dokter menggunakan peluang untuk memprediksi
besar kecilnya kesuksesan metode pengobatannya, ahli
25
kondisi cuaca, dalam dunia politik menggunakan teori
peluang untuk memprediksi hasil sebelum pemilihan umum.
Peluang juga digunakan PLN untuk merencanakan
pengembangan sistem pembangkit listrik dalam menghadapi
perkembangan beban listrik di masa depan.
a. Peluang Teoretik
Perhatikan gambar berikut ini!
koin pecahan Rp 200,00 yang telah disediakan baik oleh guru
maupun peserta didik itu sendiri. Untuk lebih memperjelas,
guru menayangkan gambar uang koin tersebut pada layar
LCD agar peserta didik dapat mengamati penjelasan dari
guru.
bergambar burung Garuda
Sumber https://encrypted-tbn3.gstatic.com
kemudian gali pengetahuannya sebagai berikut:
1. Pernahkah kamu melihat uang koin pecahan yang lain?
2. Apa yang terlihat pada koin tersebut?
Guru menyiapkan uang koin yang lain yaitu misalnya:
Rp100,00; Rp500,00; danRp 1.000,00. Guru menyiapkan
contoh uang koin yang dimaksud tersebut dan membagikan
kepada masing-masing kelompok agar peserta didik dapat
mengamati lebih jelas.
Pada sebuah koin mata uang terdapat dua permukaan atau
sering juga disebut dengan dua sisi, yaitu sisi angka dan sisi
gambar. Jika koin mata uang tersebut dilambungkan,
kemungkinan sisi yang akan muncul adalah:
G
Mata uang
dadu terdapat 6 buah permukaan yang mewakili tiap
nomornya.
dadu yang muncul adalah :
dadu dilempar? Untuk lebih memahaminya, lengkapilah tabel
berikut!
A2 G2
dan tulisan…

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended