Fungsi sel

Date post:18-Jul-2015
Category:
View:150 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Transcript:

JENIS-JENIS SEL DIBEDAKAN MENJADI 2

JENIS-JENIS SEL DIBEDAKAN MENJADI 2SEL PRAKARIOTIKSEL EUKARIOTIK

SEL PROKARIOTIKUkuran relatif kecil ( 0,5-1 m) Sitoplasmanya mengandung ribosom Sel dibungkus oleh plasma membran, dinding luar sel yang kompleks, pili, kadang-kadang berflagela Tidak memiliki membran nukleus (inti) DNAnya kontak dengan sitoplasmanya secara tidak langsung

SEL PROKARIOTIK

yang lebih jelasnya, sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki sistem endomembran sehingga sel tipe ini memiliki materi inti yang tidak dibatasi oleh sistem membran, tidak memiliki organelyang dibatasi oleh sistem membran. Contoh organisme yang memiliki Sel prokariotik adalah pada bakteri dan ganggang birua. Dinding SelDinding sel tersusun atas peptidoklan, polisakarida, lemak, dan proteinberfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk yang tetap. Pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul.

b. Membran Plasma

Membran plasma atau membran sel tersusun atas molekul lemak dan protein. Fungsinya sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekitarnya dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dan ke dalam sel.

. MesosomPada tempat tertentu, membran plasma melekuk ke dalam membentuk mesosom.berfungsi dalam pembelahan sel dan sebagi penghasil energi. terletak dekat dinding sel yang baru terbentuk pada saat pembelahan biner sel bakteri. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi.

d. Sitoplasma

Sitoplasma tersusun atas air, protein, lemak, mineral, dan enzim-enzim. Enzim-enzim digunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk melakukan proses metabolisme sel. Metabolisme terdiri dari proses penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat.

e. Ribosom

Ribosom merupakan organel tak bermembran tempat berlangsungnya sintesis protein. Ukurannya sangat kecil, berdiameter antara 15-20 nm (1 nanometer = 10-9 meter). Di dalam sel bakteri terkandung 15.000 butir ribosom, atau sekitar 25% dari massa total sel bakteri.

. DNA

Asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid, disingkat DNA) merupakan persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa, fosfat, dan basa-basa nitrogen. berfungsi sebagai pembawa informasi genetik, yakni sifat-sifat yang harus diwariskan kepada keturunan. DNA disebut sebagai materi genetik.

g. RNA

Asam ribonukleat (ribonucleic acid, disingkat RNA) merupakan persenyawaan hasil transkripsi (hasil cetakan, hasil kopian) DNA. Jadi, bagian tertentu DNA melakukan transkripsi (mengopi diri) membentuk RNA. RNA membawa kode-kode genetik sesuai dengan pesanan DNA. Selanjutnya kode-kode genetik itu akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein.

h. Flagela dan PiliBeberapa bakteri memiliki flagela yang berfungsi untuk pergerakan. Hal ini dibuktikan dengan percobaan, yaitu jika flagelanya dipotong, bakteri tidak dapat bergerak.Fungsi pili bagi bakteri adalah untuk menempel saat melakukan reproduksi.SEL EUKARIOTIKUkurannya relatif besar ( 10-100 m) Organel yang tidak dibatasi membran adalah ribosom, mikrotubul, sentriol, flagela, dan sitoskeleton Bagian dalam sangat kompleks dengan organel-organel yang dibatasi membran maupun yang tidak dibatasi membran Memiliki inti sejati yang dibatasi membran Organel lain yang dibatasi membran adalah endoplasmik retikulum, Golgi aparatus, mitokondria, lisosom, dan mikrobodies

Bagian-bagian dari sel eukariotikMembran plasma -Tersusun dari: molekul lemak -Fungsinya: sangat penting untuk menjaga kehidupan sel. - Melindungi isi sel- Mengatur keluar masuknya molekul-molekul; - Sebagai reseptor (penerima) rangsangan dari luar sel (bagian sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah glikoprotein); rangsang kimia, mis. hormon, racun, listrik, mekanik.

b.Sitoplasma Merupakan: cairan yang berada dalam sel Fungsi Sitoplasma: Tempat penyimpanan bahan2 kimia yg penting bagi metabolisme sel (enzim2, ion2, gula, lemak & protein); Terjadi pembongkaran & penyusunan zat2 melalui reaksi2 kimia. Contoh: Pembentukan energi, sintesis asam lemak, asam amino, protein, dan nukleotida. Sitoplasma selalu mengalir agar metabolisme berjalan dengan baik.

c. Sentriol: Dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan; pada fase tertentu dalam hidupnya sentriol memiliki silia/flagela dan hanya ditemui pada sel hewan. Cara pembelahan sel: sentriol terletak tegak lurus antarsesamanya, dekat nukleus; pada pemb. motosis sentriol terbagi menjadi 2, tiap2 bagian menunjukkan kutub sel; maka terbentuklah benang2 spindel yang menghubungkan kedua kutub & berfungsi menarik kromosm menuju kutub masing2.

d. Retikulum Endoplasma: Letaknya: memusat pada bagian dalam sitoplasma (endoplasma); maka disebut Retikulum Endoplasma (RE); hanya pada sel eukariotik

e. Ribosom: tersusun atas: RNA-ribosom & protein; tdk punya membran; ribosom tidak punya membran. Menurut bentuknya: maka ada ribosom terdiri dari unit besar & unit kecil. Ribosom disintesis oleh nukleolus.

G. Lisosom: berfungsi untuk pencernaan intra sel (mencerna zat2 yang masuk ke dalam sel). H. Badan Mikro: Terdiri atas : Peroksisom (dikandung banyak pada sel2 yang banyak melakukan respirasi; Contoh: Sel hati, ginjal, otot Glioksisom: hanya pada sel tumbuhan; terutama pada jaringan yg mengandung lemak, spt biji2an berlemak

Mitokondria: Penghasil energi (ATP) The power house --karena berfungsi untuk respirasi. Secara umum mitokondria berbentuk butiran/benang dan bersifat plastis (mudah berubah). J. Mikortubulus & Mikrofilamen: Mikrotubulus: pada gelendong sel; berupa benang2 spindel yg menghubungkan 2 kutub sel pada waktu pembelahan Mikrofilamen: merupa

PERBEDAAN SEL HEWAN DAN TUMBUHAN Sel Hewan Sel TumbuhanSel hewan lebih kecil dari - Sel tumbuhan lebih besar pada tumbuhan dari pada sel hewan - Tidak mempunyai bentuk - Mempunyai bentuk yang yang tetap tetap

- Tidak mempunyai dinding - Mempunyai dinding sel sel

Embed Size (px)
Recommended