Fital Sign

Date post:26-Nov-2015
Category:
View:64 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGIBLOK SISTEM TUBUH IIPENGUKURAN TANDA TANDA VITAL

olehNama: Zoevana Anandra PutriNIM: 131610101078

LABORATORIUM FISIOLOGIFAKULTAS KEDOKTERAN GIGIUNIVERSITAS JEMBER2013/2014

DAFTAR ISI

JUDUL.......................................................................................... 1DAFTAR ISI........................................................................................ 2BAB I. DASAR TEORI.................................................................. 3BAB II. HASIL PERCOBAAN...................................................... 6BAB III. PEMBAHASAN.................................................... .......17BAB IV. KESIMPULAN................................................................28BAB V. DAFTAR PUSTAKA.......................................................30

BAB IDASAR TEORI

Pemeriksaan tanda vital merupakan cara yang digunakan untuk mendektesi adanya perubahan pada sistem tubuh. Tanda vital meliputi : tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, frekuensi pernafasan, suhu tubuh, berat badan, dan tinggi badan. Tanda vital mempunyai nilai yang sangat penting bagi fungsi tubuh. Perubahan tnda vital mempunyai arti sebagai indikasi adanya kegiatan organ-organ di dalam tubuh. Pada prinsipnya pemeriksaan tanda vital tidak selalu sama antara pasien satu dengan yang lainya. Tingkat frekuensi pengukuran akan lebih sering atau lebih ketat pada pasien dengan kegawat daruratan di banding dengan pasien yang tidak mengalami kegawat daruratan/kritisa.

a. Tekanan Darah : Faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah curah jantung, tahanan pembuluh darah tepi, volume darah total, viskositas darah, dan kelenturan dinding arteri. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh pada interpretasi hasil yaitu : i. Lingkungan : suasana bising,kurangnya privasi, suhu ruangan terlalu panas ii. Peralatan : kalibrasi, tipe manometer dan stetoskop, ukuran cuff (manset) iii. Pasien : obat, status emosional, irama jantung, merokok, kopi, obesitas, olah raga iv. Tehnik pemeriksaan : penempatan cuff, posisi lengan, kecepatan pengembangan dan pengempisan cuff, pakaian terlalu tebal, kesalahan membaca sfigmomanometer. Parameter yang diukur pada pemeriksaan tekanan darah yaitu tekanan maksimal pada dinding arteri selama kontraksi ventrikel kiri, tekanan diastolik yaitu tekanan minimal selama relaksasi, dan tekanan nadi yaitu selisih antara tekanan sistolik dan diastolik (penting untuk menilai derajat syok). Komponen suara jantung disebut suara korotkoff yang berasal dari suara vibrasi saat manset dikempiskan. Suara korotkoff sendiri terbagi menjadi 5 fase yaitu : 1. Fase I : Saat bunyi terdengar, dimana 2 suara terdengar pada waktu bersamaan, disebut sebagai tekanan sistolik. 2. Fase II : Bunyi berdesir akibat aliran darah meningkat, intensitas lebih tinggi dari fase I. 3. Fase III : Bunyi ketukan konstan tapi suara berdesir hilang, lebih lemah dari fase I. 4. Fase IV : Ditandai bunyi yang tiba-tiba meredup/melemah dan meniup. 5. Fase V : Bunyi tidak terdengar sama sekali,disebut sebagai tekanan diastolik.

2. Pemeriksaan denyut nadiNilai denyut nadi merupakkan indicator untuk menilai system kardiovaskuler, denyut nadi dapat diperiksa dengan mudah menggunakan palpasi di atas arteri radialis ataupun nadi perifer yang lain.Nilai normal nadi adalah : 60-100 x/menit

3. Pemeriksaan Frekuensi PernapasanSeseorang dikatakan bernapas bila menghirup oksigen (O2) dan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) melalui sistim pernapasan. Bernapas dapat dalam dan dapat pula dangkal. Pernapasan yang dalam akan mempunyai volume udara yang besar, baik pada waktu tarik napas/ inspirasi/ inhalasi atau pada waktu mengeluarkan napas/ ekspirasi/ekshalasi. Sedangkan pada pernapasan dangkal maka volume udara akan mengecil.Jumlah respirasi normal pada orang dewasa adalah 15-20x/menit ketika istirahat.

4. Suhu TubuhSuhu tubuh merupakan hasil keseimbangan antara produksi panas dan hilangnya panas dari tubuh ke lingkungan. Secara normal suhu tubuh manusia adalah 36.5 derajat C - 37.2 derajat celcius.Pengukuran suhu tubuh dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu:a. Melalui oral/mulutYaitu dengan menggunakann termometer/klasik atau termometer modern. Suhu oral 36.8 + 0,35 derajat celciusb. Melalui rektal/anusMenggunakan thermometer air raksa digital. Pengukuran suhu normal anus adalah 37.2 +0.3 derajat celcius.c. Menggunakan aksial/ketiakSuhu normalnya adalah 0.6 derajat celcius di bawah suhu tubuh melalui mulutd Melalui telingaMenggunakan termometer khusus yang bisa mencatat suhu tubuh dengan cepat melui silinder telinga dengan dengan cara ini dapat menunjukkan temperatur inti tubuh

5. Berat dan Tinggi BadanPengukuran fisik tinggi badan dan berat badan sangat diperlukan dalam memperoleh informasi tambahan yang menegakkan diagnosis terutama yang berkaitan dengan hormonal metabolic. Selain itu, pengukuran TB dan BB juga dapat digunakan untuk mengetahui Indeks Massa Tubuh yang dapat digunakan untuk memprediksi kesehatan penderita.

BAB IIHASIL PERCOBAAN

HASIL PENGUKURAN2.1 Pengaruh Tekanan DarahOrangParameterSphygmomanometerArenoidDigital

IIIIIIRerataIIIIIIRerataIIIIIIRerata

Ke-1Tangan Kanan110/80105/75100/70105/7590/7090/6090/6590/65106/72104/74102/73104/73

Tangan Kiri100/7595/6595/7096,6/7085/7095/70105/6595/6893/7293/71123/78103/73

Ke-2Tangan Kanan95/6090/6595/6093/6290/6090/6090/6090/60120/72114/74119/78114/74

Tangan Kiri85/6585/6590/6586/6585/6585/6085/6085/62121/7219/71120/70120/71

2.2 Pengaruh Sikap TubuhOrangParameterBerbaringDudukBerdiri

IIIIIIRerataIIIIIIRerataIIIIIIRerata

Ke-1Tangan Kanan111787412258841056377112,666,378,3101618610057889657839958,385,61067298104748610273851047389,6

Tangan Kiri11167741065879104597810761,3771066480985773975856100,359,669,693766793718912378931037583

Ke-2Tangan Kanan122686512166631257168122,669,365,311763711186672119587111862,371,5120748511474881197888117,675,387

Tangan Kiri12165641226461117616312063,362,61165877110567111363701135972,61217280119717912070811207180

2.5 Pengaruh LatihanOrangParameterNadi (kali/mnt)Sistole (kali/mnt)Diastole (kali/mnt)

Pra9310372

Ke-13 menit pertama10811276

6 menit9811273

9 menit9811273

11 menit979879

Pra10110676

Ke-23 menit pertama8112262

6 menit7911470

9 menit8211162

11 menit7611667

2.6 Pengaruh Stress : Cold Pressure TestOrangParameterSistole (mmhg)Diastole (mmhg)

Ke-1

Pra-Stress10570

30 detik10070

2 menit10076

60 detik9672

2 menit8872

2.7 Pengukuran denyut NadiOrang CobaJenis KelaminDenyut nadi Pada tiga tempat arteri

Arteri RadialisArteri ParotisArteri bracialis

PutriP928084

ZoeP887684

ArumP928880

LilisP808884

2.8 pengukuran frekuensi NafasOrang CobaJenis KelaminFrekuensi Nafas

LilisP24/60 detik

ZoeP19/60 detik

ArumP22/60 detik

PutriP16/80 detik

2.9 Pengukuran Suhu TubuhOrang CobaLokasiSuhu Tubuh

CacaKetek36,2oC

ZoeKetek36,6 oC

RohmaKetek35,9 oC

PutriKetek36,2 oC

2.10 Pengukuran Berat Badan dan Tinggi BadanOrang CobaJenis KelaminBerat Badan dan Tinggi BadanBB IdealIMT ( Indeks Masa tubuh)Klasifikasi

ZoeP50/16118,5-24,9 kg/m219,3Normal

CacaP51/16418,5-24,9 kg/m218,8Normal

RohmaP48/15618,5-24,9 kg/m219,7Normal

ArumP60/15218,5-24,9 kg/m225,96Agak Gemuk

PERTANYAAN PERCOBAAN TEKANAN DARAH

1. Apakah ada perbedaan hasil pengukuran darah dilakukan dengan tensimeter konvensional dan digital?Jawab : Iya ada perubahan yang sedikit antara tensimeter sphygmomanometer dan Aeroid, tetapi pada tensimeter digital, perubahan agak banyak

2. Apakah ada perbedaan hasil pengukuran darah dilakukan pada tangan kanan dan kiri?Jawab : Iya ada, tetapi hanya sedikit saja

3. Apakah ada perbedaan hasil pengukuran darah dilakukan dengan tensimeter konvensional dan digital?Jawab : Iya ada perubahan yang sedikit antara tensimeter sphygmomanometer dan Aeroid, tetapi pada tensimeter digital, perubahan agak banyak

4. Apakah ada perbedaan hasil pengukuran A. Radialis, A. Karotis dan A. Bacialis? Jawab : Iya ada, tetapi tidak terlalu banyak

5. Apakah ada perbedaan tekanan darah yang diukur dengan perbedaan posisi? Jelaskan mengapa? Jawab : Iya, karena adanya perbedaan gaya gravitasi, Apabila pengukuran dilakukan dalam keadadan berdiri, tubuh mengalami pengaruh gaya gravitasi sehingga terjadi penurunan sedikit pada tekanan darah, sedangkan pada posisi duduk tekanan darah cenderung stabil.

6. Sebutkan faktor apa saja yang mempengaruhi tekanan darah? Jawab :A. USIADapat mempengaruhi tekanan darah karena tingkat normal tekanan darah bervariasi sepanjang kehidupan. Tingkat tekanan darah anak-anak atau remaja dikaji dengan memperhitungkan ukuran tubuh dan usia (task porce on blood pressure control in children 1987). Anak-anak yang lebih besar (lebih berat atau lebih tinggi) tekanan darahnya lebih tinggi dari pada anak-anak yang lebih kecil dari usia yang sama. Tekanan darah dewasa cenderung meningkat seiring dengan pertambahan usia. Lansia tekanan sistoliknya meningkat sehubungan dengan penurunan elastisitas pembuluh. STRESTakut, nyeri dan stress emosi mengakibatkan stimulasi simpatik, yang meningkatkan frekuensi darah, curah jantung dan tahanan vascular perifer. Efek stimulasi simpatik meningkatkan tekanan darah. MEDIKASIBanyak medikasi yang secara langsung maupun tidak lang

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended