Home >Documents >Fire Rescue & Emergency Response

Fire Rescue & Emergency Response

Date post:07-Sep-2015
Category:
View:37 times
Download:12 times
Share this document with a friend
Description:
fr
Transcript:
  • *

  • *Keadaan darurat adalah situasi/kondisi/kejadian yang tidak normal-Terjadi tiba-tiba-Mengganggu kegiatan/organisasi/komunitas-Perlu segera ditanggulangi

    Keadaan darurat dapat berubah menjadi bencana (disaster) yang mengakibatkan banyak korban atau kerusakan

  • Natural hazard (Bencana Alamiah) -Banjir-Kekeringan-Angin topan-Gempa-Petir

    Technological Hazard (KegagalanTeknis) -Pemadaman listrik-Bendungan bobol-Kebocoran nuklir-Peristiwa Kebakaran/ledakan-Kecelakaan kerja/lalulintasHuru hara -Perang-Kerusuhan

  • Mengapa harus dibuatTuntutanPeraturanTuntutanK3TuntutanAsuransiTuntutan publikTuntutanPihak ke IIITuntutanMedia masa

  • *Tidak direncanakanlossesDirencanakan

  • PencegahanPersiapanPenangananPemulihan

  • 1.Identifikasi bahaya dan Penaksiran resiko2.Penakaran sumber daya yang dimiliki3.Tinjau ulang rencana yang telah ada4.Tentukan tujuan dan lingkup5.Pilih tipe perencanaan yang akan dibuat6.Tentukan tugas-tugas dan tanggung jawab7.Tentukan konsep operasi8.Tulis dan perbaiki

  • Tim penyusunHarus melibatkan semua unsur manajemen, tetapi tidak terlalu banyak orang

    Muatan FEPMemuat uraian lengkap terintegrasi dalam manajemen secara menyeluruh

  • 1.Rencana dasarPendahuluanTujuan, kebijakan dan dasar hukumRuang lingkupKonsep operasi daruratOrganisasi dan uraian tugasDistribusi

    2.PencegahanKebijakan K3 umumKebijakan pencegahan kebakaranTinjauan K3 umumInspeksi/kontrolP2K3

  • 3.Persiapan daruratProgram pelatihanPelaksanaan pelatihanFasilitas, Pasokan dan PeralatanKerja samaSistem informasi4.Tanggap daruratKomunikasi darurat untuk tim inti Komunikasi darurat untuk umumEvakuasiKoordinasi dengan instansi terkait

  • 5.PemulihanPenjelasan umum Tim pemulihan Investigasi AnalisisPerhitungan KerugianRehabilitasi

  • BERBUAT APASIAPAAudibleVisible

  • ALARM

  • FIRE EMERGENCY PROCEDURE SIGNAL ALARMKEPALA PIKETSTANDBY DITEMPATINSTRUKSI SIAGA DARURATCHECK LOKASI21SESUAI PORMASI

  • FIRE EMERGENCY PROCEDURE 1STATUSFalse ALARMFIRE LAPORKAN KE PIKETPADAMKANSELESAIPADAMSELESAIYALOKALISIRTIDAKEVAKUASIBERKUMPULABSENSILENGKAPSELESAIYACARITIDAKPERAN KEBAKARAN

  • FIRE EMERGENCY PROCEDUREFIRE MENSFORMASI 5 ORANG 1. KA REGU2. NOZLEMEN3. HELPER R. POMPAPENGHUBUNG

  • FIRE EMERGENCY PROCEDURE 2STATUSFALSE ALARMFIRE LAPORKAN PIKETPADAMKANSELESAIPADAMSELESAIYALOKALISIRTIDAKEVAKUASIBERKUMPULABSENSILENGKAPSELESAIYACARI/RESCUE/P3KTIDAKFIRE MENS12345

  • LaporanStandard Operating ProcedureMulaiAlarm ITindaklanjutMintaKeputusanPadamTidakKPSD/GHMinta persetujuanEvakuasiKe DireksiEvakuasiSetujuBerkumpulAbsensiAlarm II&PagingCariLENGKAPYaTidakSelesaiYaPegawai menemukan asap/api kecil di ruangan terindikasi oleh alarm lapor ke Security menindak lanjuti dan melaporkan ke TBK, selanjutnya minta persetujuan ketua dan pembina.Team Balakar menghubungi ke DPK, POLRES Jaksel dan jajarannya, serta RS terdekat.Security dan petugas lainnya menanggulangi kebakaran sampai DPK tiba.KPSD menginstruksikan jajarannya untuk bergerak sesuai tugas masing-masing dan beritahukan pada seluruh penghuni bahwa gedung dalam keadaan darurat dan Alarm II dibunyikan.Setelah alarm II berbunyi sesuai persetujuan seluruh unit melaksana-kan evakuasi dan berkumpul tempat yang aman untuk absen.Bila pada saat absen tidak lengkap, maka security segera mencari, apabila lengkap selesai.

  • STRUKTUR ORGANISASIPENANGGULANGAN SITUASI DARURATKeterangan :KL:Peran Kebakaran LantaiWKL:Wakil Koordinator Peran Kebakaran LantaiKpk:Kelompok Pemadam KebakaranKPD:Kelompok Pengamanan DokumenKE:Kelompok EvakuasiKP3K:Kelompok P3KPEMBINAKETUAWAKIL KETUAKTBUUUPLUMEUP3KUEUPDUPKWKTBKLKP3KKEKPDPKLWKLKeterangan :KTB :Koordinator Tim BalakatWKTB :Wakil Koordinator Tim BalakatUPK:Unit Pemadam KebakaranUPD:Unit Pengamana DokumenUE:Unit EvakuasiUP3K:Unit P3KUME:Unit Mecanical, Electrical & PlumbingUPL :Unit Pengamanan LokasiUU:Unit Urusan Umum

  • EXITEMERGENCY EXIT

  • EVAKUASIUSAHA MENYELAMATKAN DIRI SENDIRI DARI TEMPATBERBAHAYA MENUJU TEMPAT YANG AMANTEMPATBERBAHAYAAMAN SEMENTARAAMANMUTLAK

  • SARANA EVAKUASISARANA PADA BANGUNAN YANG DIRANCANG DENGAN KONSTRUKSI YANG AMAN UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI JALUR/JALAN (Horizontal/vertical) UNTUK DILALUI PADA SAATTERJADI KEADAAN BAHAYA

  • KLASIFIKASI HUNIANFIRE HAZARDHunian bahaya kebakaran ringan; Hunian bahaya kebakaran sedang;Hunian bahaya kebakaran berat;PARAMETERJenis hunian (Pabrik, Perkantoran, Hotel, Rumah sakit, Mall dll.;Tinggi bangunan;Bahan konstruksi (primer-skunder)Sifat dan Jumlah penghuni;

  • FAKTOR PERENCANAAN MEANS OF ESCAPEKLASIFIKASI RESIKOBAHAYA KEBAKARANRESIKO RINGANRESIKO SEDANGRESIKO BERATWAKTU EVAKUASIPANJANG JARAK TEMPUH3 Menit2,5 Menit 2 MenitX 12 meter PJT : 12 M X WAKTUBUNTU 18M

  • 4. LEBAR UNIT EXIT- RATE OF FLOW 40 orang/menit

    - UNIT OF EXIT WIDTH 21

    FAKTOR PERENCANAAN MEANS OF ESCAPE

  • 4. LEBAR UNIT EXITJUMLAH PENGHUNI= .. UNIT40 X WAKTU

    1 UNIT OF EXIT WIDTH = 212 UNIT OF EXIT WIDTH = 21 + 21

    FAKTOR PERENCANAAN MEANS OF ESCAPE

  • *LOKASI MUSTER STATIONMuster Station adalah lokasi dimana tempat karyawan berkumpul untuk sementara sebelum dievakuasi pada saat kondisi emergency terjadi. Depan Warehouse : untuk karyawan yang bekerja di Warehouse dan Admin. Building (termasuk locker room).Depan Mill Store (Raw Material Office) : untuk karyawan yang bekerja di Mill Store, EMCD dan Pulp Machine.C/H and W/Y Office : untuk karyawan yang bekerja di Chip Handling dan Wood Yard.Production Office : untuk karyawan yang bekerja di Production Office, Cooking & Bleaching, Recaustisizing & Lime Kiln, Power Boiler, Recovery Boiler dan Laboratory.Effluent Treatment : untuk karyawan yang bekerja di Effluent.Water Treatment : untuk karyawan yang bekerja di Water Treatment, dan Chemical Plant.

  • *EMERGENCY RESPONSE UNTUK KASUS KECELAKAANInformasi Umum Seksi SE mengkoordinasi seluruh aktivitas yang berhubungan dengan emergency response untuk kasus kecelakaan.Jenis jenis kecelakaan First Aid adalah kecelakaan kecil yang tidak menimbulkan effect terhadap pekerja dan mereka masih dapat kerja tanpa mendapat istirahat.Light Injury adalah kecelakaan / luka yang membutuhkan peratawan dari petugas medis/dokter sehingga si korban tidak dapat melanjutkan kerja dan mendapat istirahat tidak lebih dari satu hari.Heavy Injury adalah kecelakaan / luka yang membutuhkan perawatan medis/dokter lebih dari dua hari dan atau menimbulkan cacat tetap.

  • *Informasi Umum Emegency adalah suatu kecelakaan yang dapat menimbulkan luka baik disertai property damage atau tidak dan dapat menimbulkan hilangnya jam kerja atau terganggunya proses produksi.

    Prosedure dan TanggungjawabInformasi Kecelakaan Seksi TerkaitMemberikan pertolongan pertama pada korbanMenginformasikan ke Safety lewat HT channel 10 atau telephone Ext. 5555 dengan memberikan data-data :Identitas Pelapor - Lokasi KecelakaanJumlah Korban - Kondisi KorbanSebab Kejadian

  • *

    Seksi SFMelaporkan kecelakaan tersebut ke Atasan dan Departemen terkait serta GMM.Menginformasikan ke GAD (Klinik) untuk menyiapkan dan mengirim mobil Ambulance ke lokasi kecelakaan.Menginformasikan ke petugas Security.Lokasi Kecelakaan Seksi SFMengisolir lokasi kecelakaan bekerjasama dengan Security.Mengatur lalu lintas jika kecelakaan tersebut adalah kecelakaan lalu lintas.Membantu mengevakuasi korban sesuai dengan arahan dari petugas medis/dokter.Melakukan investigasi kecelakaan dan membuat laporan.

  • *Melakukan evaluasi dan memberikan saran perbaikan supaya kejadian tsb tidak terulang lagi diwaktu dan tempat yang lain.Jika korban meninggal, petugas Safety akan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian dan mengirim korban ke Rumah Sakit Pemerintah untuk dilakukan Visum et Repertum. Petugas KlinikMembawa pasien dan memberikan pertolongan pertama pada korban.Mengirim korban ke Klinik untuk perawatan/pengobatan lanjutanMerujuk korban ke Rumah Sakit, jika memerlukan perawatan lanjutan / khusus. Seksi GAD/HRDMenyiapakan transporatsi dan akomodasi selama penanganan kondisi emergency.

  • *EMERGENCY RESPONSE UNTUK KASUS KEBAKARANInformasi Umum Katagori / kelas kebakaran : Kelas A adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda padat kecuali logam, seperti kertas, kayu, plastik dll.Kelas B adalah kebakaran yang disebabkan oleh bahan cair/gas yang mudah terbakar, seperti bensin, oli, dll.Kelas C adalah kebakaran yang disebabkan oleh listrik yang bertegangan, seperti panel listrik, dll.Kelas D adalah kebakaran yang disebabkan oleh logam-logam yang mudah terbakar.Setiap seksi/departement telah memiliki Safety Representative yang bertugas melakukan/mengkoordinir pemadaman kebakaran yang ada di seksi/departement.

  • *Informasi Umum Emegency adalah kebakaran yang tidak dapat dipadamkan oleh Fire Brigade Team sehingga memerlukan bantuan dari Dinas Pemadam pemerintah atau perusahaan lain.

    Prosedure dan TanggungjawabPersiapan Emergency Seksi SFMelakukan perawatan peralatan pemadam kebakaran yang ada di lokasi pabrik sehingga siap untuk digunakan.Melakukan pengontrolan daerah-daerah yang rawan terhadap bahaya kebakaran.Memberikan training Fire Brigade baik teori maupun praktek kepada semua karyawan khususnya Safety Representative.

  • *

    Safety Representative / Seksi/Departement TerkaitMenginformasikan ke seksi SF apabila ada kondisi yang rawan mengakibatkan bahaya kebakaran.Melakukan pemadaman kebakaran sejak dini.

    Pada Saat Emergency Seksi Terkait / Safety RepresentativeMelakukan pemadaman kebakaran dengan menggunakan alat pemadam yang telah tersedia.Menginformasikan ke Safety lewat HT channel 10 atau telephone Ext. 5555 dengan memberikan data-data :Nama Pelapor - Lokasi Kebakaran Ukuran Kebakaran - Bahan Yang TerbakarSebab Kebakaran - Jalan Terdekat

  • *Membunyikan Fire Alarm/bell secara terus menerus.

    Seksi SFMelakukan pemadaman kebakaran sesuai dengan SE/WI/S-17.Memimpin aktivitas pemadaman kebakaran.Mengisolir lokasi kebakaran agar tidak merambat ke tempat lain.Meminta bantuan alat berat, personel dan sarana lain yang dibutuhkan kepada seksi/departement terkait.Meminta bantuan Fire Brigade Team dari pemerintah atau perusahaan lain apabila diperlukan.Menginformasikan ke GMM untuk meminta saran/pendapat mengenai aktivitas pemadaman kebakaran.

  • *Sesudah Emergency Seksi SFMelakukan investigasi mengenai penyebab kebakaran dan membuat laporan serta memberi saran supaya jangan terulang lagi di waktu dan tempat yang lain.Mengumpulkan dan memperbaiki seluruh peralatan pemadam kebakaran yang digunakan.Memonitor lokasi kebakaran selama sampai dinyatakan aman.Melakukan evaluasi terhadap aktivitas yang telah dilakukan. Seksi TerkaitMemperbaiki seluruh peralatan dan mesin yang rusak disebabkan oleh kebakaran.Membuat laporan penyebab kebakaran GAD / KlinikMelakukan pengobatan terhadap karyawan yang mengalami luka

  • *EMERGENCY RESPONSE UNTUK KASUS KEBOCORAN GAS CL2 / CLO2Informasi Umum Ciri ciri gas Cl2 / ClO2 : Warna kuning kehijau-hijauan.Merupakan gas yang iritasi dan korosif.Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.Bahaya terhadap kesehatan, iritasi pada saluran pencernaan/mulut, kulit, mata dan saluran pernapasan.Jika ada kebocoran gas CL2 / ClO2, gunakan Na2SO4, Na2SO3 dan NaOH untuk menyerapnya.Area yang mungkin terjadi kebocoran gas CL2 / ClO2 adalah Chemical Preparation dan Bleaching Plant.

  • *2.Prosedure dan TanggungjawabPersiapan Emergency Seksi TerkaitMelakukan perawatan peralatan yang berhubungan/berisi gas CL2/ClO2 untuk menghindari kebocoran gas tersebut.Melakukan training penanggulangan apabila terjadi kebocoran gas Cl2 / ClO2.Seksi SEBersama-sama dengan seksi proses melakukan training emergency penanggulangan kebocoran gas CL2 / ClO2.Melakukan training penanggulangan apabila terjadi kebocoran gas Cl2 / ClO2.Memastikan wind direction dan detector gas berfungsi dengan baik.

  • *Pada Saat Emergency Seksi TerkaitMelakukan penanganan kebocoran gas CL2 / ClO2 sesuai dengan instruksi kerja dan operating procedureMenginformasikan kejadian tersebut ke seksi SE dengan menyebutkan :Nama Pelapor - Lokasi Kejadian Jumlah Korban - Sebab KejadianMembunyikan alarm kebocoran gas dan menginformasikan kesemua orang yang berada di area kebocoran.Seksi SEBersama-sama dengan seksi proses melakukan training emergency penanggulangan kebocoran gas CL2 / ClO2.

  • *Membantu mengevakuasi korbanMengisolir area kebocoran bekerja sama dengan seksi proses.Melakukan tindakan penanganan kebocoran gas sesuai dengan operating procedure.Menyiapkan alat bantu pernapasan / APD bagi karyawan yang terlibat dalam penanganan kebocoran gas. Setelah Emergency Seksi TerkaitMelakukan perbaikan peralatan yang rusak yang menyebabkab/akibat kebocoran gas tersebut.Melakukan investigasi / evaluasi dan membuat laporanGAD / Petugas KlinikMemberikan pertolongan terhadap korban dan merujuk ke Rumah Sakit bila perlu

  • *Seksi SFMelakukan investagi bekerjasama dengan seksi terkait dan membuat laporan.Memberikan saran perbaikan terhadap kejadian tersebut agar tidak terulang di waktu dan tempat yang lain.Mengevaluasi dampak yang terjadi pada karyawan, masyarakat dan lingkungan.

  • *

of 42/42
1
Embed Size (px)
Recommended