Home >Documents >Farmasi Komunitas - ffar.usu.ac. 2. Pelayanan Resep - Skrining Resep - Pelayanan Resep Bayi dan...

Farmasi Komunitas - ffar.usu.ac. 2. Pelayanan Resep - Skrining Resep - Pelayanan Resep Bayi dan...

Date post:17-May-2018
Category:
View:262 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • i

    Farmasi Komunitas

    Wiryanto- Azizah Nasution - Juanita Tanuwijaya - Poppy Anjelisa Z. Hsb. - Khairunnisa -

    Aminah Dalimunthe Yuandani - Hari Ronaldo Tanjung - Marianne - Dadang Irfan Husori -

    Embun Suci Nasution - Lia Laila.- Emil Salim

  • ii

    LABORATORIUM FARMASI KOMUNITAS

    FAKULTAS FARMASI

    UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

    LEMBAR IDENTITAS MAHASISWA

    Pas foto

    3x4

    Nama : NIM : Kelas : Kelompok Hari : Tanda tangan :

  • iii

    KATA PENGANTAR

    Farmasi komunitas saat ini telah mengalami perkembangan dari orientasi produk ke orientasi pasien, pelayanan yang semula hanya berfokus pada pengelolaan obat sebagai komuditi menjadi pelayanan yang konprehensif bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Sebagai konsekuensi perubahan orientasi tersebut, apoteker dituntut untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku guna melaksanakan interaksi langsung dengan pasien. Bentuk interaksi tersebut meliputi pelaksaan KIE, monitoring penggunaan obat, memastikan tujuan akhir sesuai harapan dan terdokumentasi dengan baik. Apoteker harus memahami dan menyadari kemungkinan terjadinya kesalahan pengobatan (medication error) serta mengantisipasi timbulnya berbagai maslah terkait penggunaan obat baik aktual maupun potensial dalam proses pengobatan. Di samping itu munculnya peran baru sebagai konsekuensi perubahan orientasi tersebut, apoteker harus tetap menjalankan peran tradisionalnya sebagai pengelola produk, oleh karena hal ini merupakan bagian dari penjaminan mutu bagi pelayanan kefarmasian yang komprehensif di farmasi komunitas/apotek. Penuntun praktikum ini dimaksudkan sebagai pedoman bagai mahasiswa program Sarjana Farmasi dalam mengikuti kegiatan Praktikum Farmasi Komunitas, berupa latihan pelayanan resep, pelayanan swamedikasi, dan pelayanan KIE, serta melaksanakan pengelolaan obat meliputi pengadaan, penyimpanan, dan penyelenggaraan administrasi. Isi penuntun praktikum ini meliputi Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP), Deskripsi Singkat dan tujuan dilaksanakannya Praktikum Farmasi Komunitas, Perincian Kegiatan Praktikum, Ketentuan Praktikum, Tata Cara Praktikum, Prosedur Pengelolaan Sediaan Farmasi, Pengadaan, Penerimaan, Penyimpanan dan Pelaporan Sediaan Farmasi. Pelayanan Resep Pasien Kardiovaskular dan Gangguan Endokrin, Pelayanan Resep Campuran dan Prosedur Pelayanan Swamedikasi, Diharapkan Penuntun Praktikum yang sederhana ini dapat membantu mahasiswa dalam mengikuti kegiatan praktikum dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat dicapai hasil sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan secara optimal.

    Medan, 24 September 2017 Penyusun Prof. Dr. Wiryanto, MS., Apt. Prof. Dr. Azizah Nasution, M.Sc.,Apt. Dra. Juanita Tanuwijaya, M.Si.,Apt. Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, M.Si.,Apt. Khairunnisa, S.Si., M.Pharm., Ph.D.,Apt. Dr. Aminah Dalimunthe, S.Si., M.Si.,Apt. Hari Ronaldo Tanjung, S.Si., M.Sc.,Apt. Marianne, S.Si., M.Si.,Apt. Dadang Irfan Husori, S.Si., M.Sc.,Apt. Embun Suci Nasution, S.Si., M.Farm.Klin.,Apt. Lia Laila, S.Farm., M.Sc.,Apt. Yuandani, S.Farm., M.Si.,Ph.D.,Apt. Emil Salim S.Farm.,M.Sc.,Apt.

  • iv

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR ............................................................................................................ iii

    DAFTAR ISI .................................................................................................................... iv

    GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN ........................................................... v

    BAB I PENGELOLAAN SEDIAAN FARMASI ................................................................... 1

    1. . PENGADAAN DAN PENERIMAAN ................................................................... 1

    2. . PENYIMPANAN DAN PENATAAN .................................................................... 4

    BAB II PELAYANAN RESEP

    1. .. SKRINING RESEP ................................................................................................. 5

    2. .. PELAYANAN RESEP PASIEN GANGGUAN KARDIOVASKULER DAN

    DIABETES ............................................................................................................ 11

    3. .. PELAYANAN RESEP PASIEN GANGGUAN JIWA, THT DAN KULIT ......... 17 4. .. PELAYANAN RESEP BAYI DAN ANAK-ANAK 23

    5. .. PELAYANAN SWAMEDIKASI ........................................................................... 29

    BAB III KONSELING ..................................................................................................... 35

    DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 41

  • v

    GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

    I. Deskripsisingkat

    Praktikum Pelayanan Farmasi Komunitas membimbing mahasiswa melakukan

    Pelayanan kefarmasian berorientasi pasien sesuai dengan Permenkes No. 73 tahun

    2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

    II. Tujuan Setelah mengikuti praktikum Farmasi Komunitas, mahasiswa Program Sarjana Farmasi Konsentrasi Klinik dan Komunitas FakultasFarmasi USU diharapkan mampu melakukan Pelayanan kefarmasian di Apotek, meliputi perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian/pelayanan resep dan pelaporan di Apotek sesuai konsep asuhan kefarmasian.

    No. Tujuan Intruksional Khusus

    PokokBahasan Sub PokokBahasan Waktu

    1. Mampu menyiapkan resep dan menyerahkannya kepada pasien sesuai standar pelayanan swamedikasi

    Skrining Resep Administration error Pharmaceutical error Clinical error KIE

    27 jam

    2. Mampu melaksanakan pelayanan swamedikasi

    Kebutuhan obatpasien

    Pengetahuan tentang obat dan produk obat Komunikasi verbal Kebutuhan pasien Pengalaman bagi peningkatan kemampuan

    6 jam

    3. Mampu melakukan Penyampaian Informasi Obat (PIO ) kepada pasien

    PIO Pemberian informasi terkait obat: Apa, bagaimana, kapan, untuk apa dan berapa banyak.

    3 jam

    4. Mampu melakukan pengadaan, penyimpanan dan menetapkan harga obat

    Pengadakan, penyimpanan, dan penetapan

    harga obat

    Cara pengadaan obat Pedagang besar farmasi Penyimpanan Kartu stock Daftar harga obat Harga netto apoteker Harga jual apotek

    3 jam

    III. Perinciankegiatanpraktikum

    Praktikum Farmasi Komunitas mempunyai beban 1 sks terdiri dari 10 x 3 jam = 30 jam yang terbagi dalam kegiatan pengelolaan sediaan farmasi, pelayanan resep dan pelayanan swamedikasi dengan berbagai kasus penyakit, dengan perincian sebagai berikut: 1. Pengelolaan Sediaan Farmasi

    - Pengadaan dan Penerimaan - Penyimpanan dan Pelaporan

  • vi

    2. Pelayanan Resep - Skrining Resep - Pelayanan Resep Bayi dan anak-anak - Pelayanan Resep Pasien Diabetes dan Gangguan Kardiovaskular - Pelayanan Swamedikasi - Pelayanan Resep Pasien THT, Kulit dan GangguanJiwa

    3. Penyampaian Infomasi Obat Tiap mahasiswa dinyatakan telah menyelesaikan praktikum apabila telah melaksanakan keseluruhan beban sks dan lulus evaluasi praktikum. Evaluasi praktikum berupa ujian membuat surat pesanan, mengisi kartu stock, menyiapkan resep dan atau permintaan swamedikasi dalam batas waktu yang ditentukan oleh panitia ujian ditambah PIO saat penyerahan.

    IV. Persyaratan Mengikuti Praktikum 1. Mahasiswa peserta praktikum adalah mahasiswa Program Sarjana Farmasi Semester 7. 2. Semua sarana praktikum yang diperlukan disediakan labolatorium kecuali lap/serbet bersih

    dan kalkulator. 3. Praktikan harus siap dengan materi farmakologi pada tiap jadual praktikum sesuai dengan

    yang ditentukan dengan membaca berbagai pustaka dengan membuat rangkuman edukasi tiap penyakit yang akan dipraktikumkan.

    4. Pustaka wajib yang diperlukan harus dibawa sendiri oleh masing-masing praktikan (ISO ISFI tahunterbaru, MIMS edisiterbaru, bukufarmakologi-farmakoterapi yang berkaitan, dll).

    Daftar pustaka yang harus dicari dan dibaca: a. PMK No.9 tahun 2017 tentang Apotek b. Permenkes No.73 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan

    Kefarmasian d. Kurniawan, D.W. danchabib, L. 2010. Pelayanan Informasi Obat: Teori Dan Praktik.

    Yogyakarta: GrahaIlmu. e. Tan, H.T danRahardja, K. 2010. Obat-obat Sederhana untuk Gangguan Sehari-hari,

    Jakarta: Elex Media Komputindo. f. Aslem, M, Tan, C.K, dan Prayitno, A. 2003. Farmasi Klinis:

    MenujuPengobatanRasionaldanPenghargaanPilihanPasien, Jakarta: Elex Media Komputindo.

    g. Siregar, C.J.P 2003. FarmasiRumahSakit: TeoridanPenerapan. Jakarta: PenerbitBukuKedokteran.

    h. Siregar, C.J.P 2004. FarmasiKlinik: TeoridanPenerapan. Jakarta: PenerbitBukuKedokteran EGC.

    i. DirektoratJenderalBinaKefarmasiandanAlatKesehatan. 2006. Pedoman Pelayanan Informasi Obat di RumahSakit. Jakarta:DepartemenKesehatan RI.

    j. Malon, et. Al. 2001. Drug information: A Guide ForPharmacist.EdisiKedua. McGraw Hill.

    k. www.mywebmd.com l. www.rxlist.com m. www.binfar.depkes.go.id n. www.piolk-ubaya.ac.id o. www.dharmais.co.id p. www.dmcpharmacy.org q. www.pharmacy.org

  • vii

    V. Tata Tertib Praktikum 1. Tiap praktikan wajib menyelesaikan minimal 32 R/ tunggal, 4 R/ campurandan 1

    swamedikasi dalam semester ini. 2. Praktikan harus hadir 10 menit sebelum praktikum berlangsung. 3. Praktikan harus memakai jas laboratorium. 4. Praktikan harus membawa pustaka dan rangkuman edukasi yang berkaitan dengan topic

    penyakit yang ditemukan. 5. Praktikan harus segera mengerjakan resep dan atau permintaan swamedikasi sesuai dengan

    topik penyakit pada tiap pertemuan. 6. Hasil pengerjaan resep dikumpulkan pada dosen pem