Home >Documents >Evolusi Pasca Darwin

Evolusi Pasca Darwin

Date post:20-Oct-2015
Category:
View:153 times
Download:30 times
Share this document with a friend
Description:
perkembangan teori evolusi pasca darwin
Transcript:

evolusi pasca darwin

Charles Robert Darwin

Charles Robert Darwin (lahir di Shrewsbury, Inggris, 12 Desember 1809 meninggal di Downe, Inggris, 19 April 1882 pada umur 72 tahun).Pada tahun 1831 Dawin melakukan perjalanan lautnya ke seluruh dunia dengan kapal HMS Beagle selama lima tahun. Selama perjalanan tersebut ia banyak melakukan pengpengamatan dan mengumpulkan bahan dari berbagai jenis tanaman dan hewan dari berbagai penjuru dunia tulisan-tulisannya yang berikutnya menjadikannya seorang geologis y terkemuka dan penulis yang terkenal.(http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Origin_of_Species_title_page.jp)

Setelah kembali, Darwin mempelajari catatan dan koleksinya yang telah dikumpulkan selama 20 tahun. Dalam mempelajari tersebut,ia menemukan bukti yang dapat digunakan untuk menyusun pendapat umum. Maka pada bulan Juli 1858 dalam suatu pertemuan kelompok Linnaean Sociaty, untuk pertama kalinya diumumkan burupa ringkasan makalah yang kemudian dikenal dengan wawasan Darwin tentang perubahan yang terjadi pada makhluk hidup. (Sihombing, dkk :2007)

Bukunya On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or ThePreservation of Favoured Races in the Struggle for Life (biasanya disingkat menjadi The Origin of Species) (1859) merupakan karyanya yang paling terkenalsampai sekarang. Wawasan Darwin yang tertuang secara lengkap dalam bukunya ini menjelaskan evolusi melalui garis keturunan yang sama sebagai penjelasan ilmiah yang dominan mengenai keanekaragaman di dalam alam.(http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Origin_of_Species_title_page.jpTeori Evolusi Darwin

Teori evolusi Darwin yang tertuang dalam bukunya The Origin of Speciesdisimpulkan sebagai berikut:1. Bahwa spesies yang hidup sekarang ini walaupun telah mengalami perubahan-perubahan adalah keturunan langsung dari spesies yang hidup di bumi pada masa silam2. Bahwa evolusi terjadi karena seleksi alamiah.(Sihombing, dkk :2007)

Teori Evolusi Pasca Darwin

Pada abad ke-19, terutama semenjak penerbitan buku Darwin "The Origin of Species", pemikiran bahwa kehidupan berevolusi mendapat banyak kritik dan menjadi tema yang controversial. walaupun tidak membahas evolusi manusia secara terang-terangan, bukunya mendapat tantangan keras.

Namun demikian, kontroversi ini pada umumnya berkisar dalam implikasi dari teori evolusi di bidang sosial, dan agama. Di dalam komunitas ilmuwan, fakta bahwa organisme berevolusi telah diterima secara luas dan tidak mendapat tantangan.

A. Teori Evolusi vs AgamaBanyak orang yang merasa terganggu dengan pemikiran bahwa alam organic dan alam fisik masing-masing diatur oleh hukum alam yang pasti. Bukti-bukti Darwin yang meyakinkan mengenai perubahan organic dan meningkatnya pengertian mengenai asal usul, menyebutkan sebagian besar orang-orang sadar bahwa alam dan agama mempelajari fenomena yang berbeda dan tujuan yang berbeda. (Sihombing, dkk:2007).

Ketika suatu kelompok agama berusaha menyambungkan ajaran mereka dengan teori evolusi melalui berbagai konsep evolusi, banyak pendukung ciptaanisme yang percaya bahwa evolusi berkontradiksi dengan mitos penciptaan yang ditemukan pada ajaran agama mereka.Seperti yang sudah diprediksi oleh Darwin, permasalahan yang paling kontroversial adalah asal usul manusia.

Dalam konteks agama, debat mengenai benar atau tidaknya teori ini memang sangat terkait dengan keyakinan agama bahwa Tuhan adalah pencipta semua makhluk hidup di dunia ini, sementara teori evolusi menyangkal terjadinya fenomena penciptaan tersebut dan menggantikannya dengan suatu konsep evolusi.(http://taufikurahman.wordpress.com/2008/04/04/mengapa-ada-penolakan-terhadap-teori-evolusi-darwin/)

Di beberapa negara, terutama di Amerika Serikat, pertentangan antara agama dan sains telah mendorong kontroversi penciptaan-evolusi, konflik keagamaan yang pada akhirnya berfokus pada politik dan pendidikan. Disamping itu juga bidang-bidang sains lainnya seperti kosmologi dan ilmu bumi sebenarnya juga bertentangan dengan interpretasi literal banyak teks keagamaan, namun biologi evolusionerlah yang lebih signifikan terlebih menyangkut asal usul manusia dimana menurut teori evolusi manusia bersal dari kera.(http://klikhimabio.blogspot.com/2009/01/teori-evolusi.html)

Pandangan beberapa agama terhadap teori evolusi Darwin:

1. IslamBagi darwin dan darwinian teori evolusi kejadian alam dan kehidupan terjadi secara kebetulan dan jika dilihat dalam agama islam itu merupakan hal yang salah besar. Karena berdasarkan keyakinan umat Islam yang tertera dalam kitab sucinya asal-usul kejadian manusia maupun alam adalah sebagai berikut:

Asal mula kejadian alamPada proses penciptaan alam di dalam al Quran surat fust-shilat ayat 9-12Dalam surat tersebut di sebutkan allah menciptkan alam dengan sebaik2nya dan di sebutkan bahwa alam tercipta dari satu menjadi banyak.

Dalam ilmu logis berarti1. Pada awal proses penciptaan alam, Allah ciptakan dari lentuman besar atau big bang sehingga bongkahan yang menyatu berhamburan memenuhi langit dengan kecepatan yang amat sangat tinggi.2. Pecah-pecahan tersebut mengembang ke segenap penjuru.3. Pecahan itu yang terdiri dari ruang, materi dan radiasi, kemudian bercampur aduk menjadi lebur (dalam sains di sebut sup kosmos). Lentuman tersebut telah di tulis di sural al-anbiya ayat 30.4. Proses selanjutnya adalah suhu bubur kosmos menurun pada tahap ini, jumlah inti atom mulai terbentuk kemudian terjadilah pengelompokan materi.5. Sinar atau cahaya mulai muncul dari pengelompokan tadi. Cahaya yang muncur akan mengurangi elektron dari big bang tadi.6. Bumi dan planet2 lainnya adalah bagian dari pecahan matahari. Dulu planet dan bumi sangat panas.. Ketika suhu turun kulit planet mengeras, dan akhirnya menjadi daratan7. Terjadinya laut karena bercampurnya hidrogen dan oksigen sehingga menghasilkan air.8. Sementara kulit bumi terus bergerak maka terciptalah gunung, bukit, dataran tinggi dsb.9. Selama kerak keras bumi mengalami pergeseran air mengikir bumi.10. Lalu terik matahari menguapkan air yang ada di laut, lalu uap air tersebut jadi awan, lalu jadi air hujan, air hujan jatuh membuat tanah jadi subur11. Lalu allah menciptakan tumbuhan, hewan(1pasang tapi berpasang2), manusia (1orang adam).12. Lalu allah menciptakan adam tanpa ibu dan ayah13. Setelah itu allah menciptakan hawa.14. Akhirnya adam dan hawa melakukan berkembang biak15. Hingga akhirnya menjadi banyak dan banyak

Jadi, menurut pandangan Islam salah jika darwin mengatakan kalau spesies yang ada yang sekarang ini walaupun telah mengalami perubahan-perubahan adalah keturunan langsung dari spesies yang hidup di muka bumi pada masa silam. Seperti manusia yang menurut Darwin adalah keturunan dari kera. Menurut Islam semua ini ada karena ada yang menciptakan.(http://kumpulan17.wordpress.com/2009/08/31/pertentangan-teori-darwin-pada-pandangan-islam-bab-penciptaan-alam-semesta/).2. Kristen

Tahun 1860 terjadi perdebatan antara Louis Agassiz (ilmuwan yang dianggap banyak berjasa dalam membangun ilmu pengetahuan Amerika) yang menentang validitas dari argumentasi Darwin dengan Asa Gray yang mencoba menemukan rekonsiliasi antara Darwinisme dengan ajaran agama Kristen.

Agassiz meyakini bahwa makhluk hidup (spesies) diciptakan oleh Tuhan dan tidak berubah menjadi spesies lain. Menurutnya teori Darwin hanya merupakan suatu dugaan belaka, tanpa dukungan fakta, dan adanya tingkatan kemajuan bentuk hidup dari pengamatan fosil dari suatu strata ke strata berikutnya menunjukkan adanya perencanaan dalam penciptaan makhluk hidup dan bukan merupakan perubahan alami akibat adanya tekanan dari lingkungan.Sementara itu Asa Gray berpandangan bahwa teori seleksi alam yang diajukan Darwin merupakan instrumen Tuhan dalam penciptaan. Pandangan Gray ini sendiri sebetulnya bertentangan dengan pandangan Darwin yang tidak mempercayai adanya peran Tuhan dalam pembentukan makhluk hidup.

Dalam Alkitab atau kitab suci umat kristiani sendiri mengatakan, dalam Malachi 2: 10: "Have we not all one father? hath not one God created us? why do we deal treacherously every man against his brother, by profaning the covenant of our fathers?" (KJV). Semua manusia berasal dari satu sumber, Bapa sang pencipta, dan Dia hidup tidak hanya 3000 juta tahun yang lalu, bahkan Dia hidup sebelum waktu diciptakan, karena waktu adalah ciptaan daripada Tuhan. Waktu adalah ukuran ruang dan waktu, dan waktu adalah bagian dari alam. Tuhan ada sebelum waktu. "Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." (Wahyu 22: 13).(http://www.soulcast.com/post/show/74541/Evolusi-dan-Agama).Jadi jelas lah bahwa teori Darwin sangat bertentangan dengan paham yang dianut beberapa agama (diantaranya Islam dan Kristen) tentang penciptaan manusia. Namun sedikit disesalkan ketika sampai saat ini masih saja ada umat beragama yang menolak keberadaan dari suatu teori ilmu pengetahuan hanya karena ada perbedaan dengan yang tertulis di dalam kitab suci tanpa adanya telaah yang lebih mendalam dari ayat yang bertentangan itu.

Teori evolusi Charles Darwin, sampai sekarang masih menjadi bahan pertentangan. Terlepas benar tidaknya teori itu, Charles Darwin hanyalah seorang manusia yang tak luput dari kesalahan, namun ilmu tetaplah harus dihormati dan sudah sangat banyak jasanya bagi perkembangan ilmu pengetahuan terutama ilmu biologi.

Permasalahan utamanya terlihat pada istilah kera . Ketika Charles Darwin mengatakan nenek moyang manusia adalah kera ( yang berjalan tegak ), mungkin benar pada saat itu dia sedang mengejek agama, dan dengan membabi buta golongan agama menolaknya. Mungkin kalau Charles Darwin lebih halus dengan tidak mengatakan golongan kera sebagai nenek moyang manusia, mungkin seluruh dunia akan menerimanyaTentunya Charles Darwin mengemukakan teori itu atas hasil usaha kerasnya selama bertahun-tahun dan bukan tanpa dasar.Penemuan-penemuan baru y

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended