EVI AGRESI

Date post:14-Jul-2015
Category:
View:25 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

TUGAS MANDIRIUJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) (AL-ISLAM)

Disusun oleh: NAMA NPM KELAS SEMESTER : SUSI DWI RIANTI : 09211308 :A : IV

PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN EKONOMI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO 2011

SOAL SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) AL-ISLAM1. Sebutkan firman Allah SWT mengenai sumber kebenaran Islam dan masalah

pokok dalam kebenaran islam? 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Sebutkan dan jelaskan persiapan-persiapan dalam pernikahan dan kendalakendala dalam pernikahan? Sebut dan jelaskan sifat-sifat laki-laki saleh dan wanita saleha? Sebutkan dan jelaskan sifat-sifat wanita shaleha menurut islam? Jelaskan menurut Quran tentang wanita yang muslimah? Jelaskan tujuan pernikahan menurut islam? Jelaskan Hukum nikah kawin dalam islam? Sebutkan dan jelaskan syarat syah dalam pernikahan? Rukun nikah terdiri dari apa saja?Jelaskan!

10. Sebutkan dan jelaskan adabdalam meminang? 11. Jelaskan yang dimaksud dengan mahar? 12. Jelaskan tentangpesta pernikahan yang diridhoi Allah? 13. Jelaskan dasar hukum perkawinan wanita musyrikiyah dan kitabiyah? 14. Jelaskan yang dimaksud dengan monogami dan poligami dalam islam? 15. Jelaskan yang dimaksud dengan homosek,lesbiaan? 16. Apakah yang dimaksud dengan anak zina dan dasar hukumnya? 17. Sebutkan beberapa hal dalam pengaturan kelahiran? 18. Sebutkan tuntunan-tuntunan dalam islam menyambut kelahiran anak dalam islam? 19. Apa yang dimaksud dengan wanita karir dan kepemimpinannya?

ii

Jawaban: 1.

Artinya:(Dan) janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai ilmu tentangnya. (QS. Al Isra 36)

iii

Artinya: (Dan) kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikit pun berguna untuk mencapai kebenaran. (QS. Yunus 36)

Masalah ini termasuk masalah pokok (ushul), sebab menjadi dasar bagi seorang Muslim untuk menarik keyakinan atas hukum-hukum amaliahnya. Apabila landasan suatu hukum sudah salah, maka seluruh hukum-hukum cabang yang dihasilkannya menjadi salah pula. Oleh sebab itu menetapkan sumber syariat Islam tidak dapat dilakukan berdasarkan persangkaan ataupun dengan dugaan belaka.

2.

Persiapan-persiapan dalam pernikahan antara lain: a. Persiapan Mental Sebelum mempersiapkan mental atau psikologis Anda secara matang. Ingat, pasangan Anda akan memiliki berbagai karakter yang berbeda dengan diri Anda. Karenanya, Anda harus siap menerima perbedaan pasangan Anda.Tidak ada salahnya Anda membaca buku-buku psikologi, untuk memahami perbedaan sifat laki-laki dan perempuan. Anda juga bisa melakukan diskusi dengan saudara atau teman yang sudah terlebih dahulu menjalani mahligai rumah tangga. Mintalah saran kepada mereka, terkait dengan masalah ini. b. Persiapan Keilmuan Persiapan pernikahan yang satu ini tidak kalah penting. Ya, masalah keilmuan. Anda perlu banyak membaca buku seputar kehidupan rumah tangga, bagaimana mengatur masalah keuangan, bagaimana pola hidup sehat, bagaimana merawat rumah dan bayi, apa saja kewajiban suami istri, dan sebagainya.Anda tidak bisa mengandalkan belajar sambil berjalan, tanpa membekali diri sama sekali. Khawatirnya, hal remeh yang seharusnya bisa Anda selesaikan sendiri, akan semakin rumit dengan selalu meminta tolong pihak ketiga dalam menyelesaikan problem pernikahan Anda kelak.

iv

c. Persiapan Fisik Masalah fisik juga tidak bisa dianggap sebelah mata. Meski ada yang mengatakan bahwa setiap lelaki dan perempuan dewasa pasti sudah siap untuk menjalankan kehidupan rumah tangga, nyatanya tidak demikian. Kesehatan fisik sangat penting sebagai unsur persiapan pernikahan yang tidak boleh dilewatkan, utamanya bagi perempuan. Kecukupan gizi untuk kehamilan, hendaknya diperhatikan dan dijaga jauh sebelum melangsungkan pernikahan. Dengan demikian, akan terlahir bayi yang sehat dari rahimnya. d.Persiapan Finansial Persiapan pernikahan terakhir adalah masalah finansial. Kita tidak mungkin mengandalkan orang lain untuk menutupi biaya pernikahan, maupun kehidupan Anda dan pasangan selanjutnya. Karenanya, Anda harus realistis dalam mempersiapkan pesta yang akan Anda buat.Sesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Anda tidak perlu berhutang sana-sini hanya untuk memenuhi ego Anda. Alangkah lebih baik jika Anda menggunakan anggaran pesta pora meriah, untuk modal usaha yang menjamin keberlangsungan rumah tangga Anda kedepan. Kendala-kendala dalam pernikahan antara lain: 1.Kurang Kepercayaan Kepercayaan adalah bagian yang sangat penting dari hubungan. Kepercayaan menjadi masalah ketika pasangan yang satu merasa yang lainnya tidak jujur, atau tidak memperhatikan kepentingannya. Anda dan pasangan anda perlu bertanya kepada satu sama lain tentang perasaan anda dan apa yang anda alami.

2.Masalah Seks Sifat seks dapat berubah dalam perjalanan hubungan. Perjalanan waktu mempengaruhi seksualitas. Kebanyakan pasangan tidak mempertahankan rasa kangen seperti yang mereka rasakan untuk pertama kalinya.

3.Kurang Komunikasi v

Penting untuk meluangkan waktu paling sedikit 5menit setiap hari untuk membicarakan topic yang di luar pekerjaan, jadwal anda, dan anak-anak.

4.Masalah Uang Buatlah daftar tujuan jangka panjang dan jangka pendek dan rencana berapa banyak yang akan dibelanjakan dan bagaimana cara menabung.

5.Membagi Tugas Diskusikan harapan anda masing-masing, jika realita tidak sesuai harapan, daripada frustasi, lebih baik cari solusi bersama yang dapat memecahkan masalah.

6.Mengatasi Konflik Pastikan anda benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan pasangan anda, bukan memikirkan jawaban anda ketika pasangan anda bicara. Jaga komunikasi terbuka.

Mempertahankan Kecocokan Kecocokan tidak selalu punya hobi atau minat yang sama, tapi mempunyai sikap dan nilai-nilai yang sama. Pasangan yang merasakan hal yang sama tentang suatu masalah, misalnya anak, agama, berkemungkinan lebih besar tetap bersama.

3. Sifat-sifat laki-laki yang saleha yaitu: 1. Mencari Nafkah Tugas mencari nafkah dibebankan kepada kaum lelaki karena kelebihan dalam penciptaannya yang berupa kekuatan fisik dan akal fikirannya. Oleh itu lelaki mampu untuk bekerja keras untuk mencari nafkah, memberi perlindungan dan

vi

pertahanan kehidupannya terutama kepada keluarga, agama, bangsa dan agamanya. Inilah sebabnya lelaki diangkat menjadi pemimpin bagi kaum wanita. 2. Berjihad Fiisabilillah Jihad merupakan amal yang paling utama dan puncak ketinggian Islam. Tidak ada satu pun amalan soleh yang dapat menandingi Jihad. Orang soleh tidak sedikit pun merasa gentar dan takut apabila berjuang menegakkan agama Allah sebaliknya sentiasa tersenyum bangga menjadi seorang hamba Allah dengan gelar paling indah yaitu MUJAHIDIN. 3. Melindungi Dan Membela Kaum Yang Lemah Dan Tertindas Sememangnya sejak akhir-akhir ini golongan kafir senantiasa mencari peluang untuk menindas dan menakluki negara-negara serta umat- umat Islam. Orang orang yang soleh haruslah peka dan bersedia untuk bertindak balas supaya umat-umat Islam tidak akan ditindas dengan sewenang-wenangnya oleh golongan tersebut. 4. Memimpin & Mendidik Anak & Istri Mengajar dan membimbing dengan cara yang baik sehingga anak / isteri yang tidak soleh/solehah menyadari akan kesalahannya dan menggantikan cara hidupnya menjadi anak/isteri soleh/solehah. Mendidik anak/isteri dengan bijaksana sehingga dia menyadari makna yang sebenarnya dan bersedia mengubahnya. Sabda Rasulullah: Orang yang terbaik diantara kamu adalah orang yang terbaik terhadap isterinya, dan aku adalah orang yang terbaik diantara kamu terhadap isteriku. ( HR Ibnu Majah ) Tauladan Rasulullah dalam kehidupan berkeluarga: Keadaan beliau sebagai suami dan ayah. Kebiasaan beliau di tengah kehidupan bekeluarga. Cinta kasih beliau terhadap isteri dan anak.

vii

4. Ciri-ciri wanita yang shaleha yaitu:

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya. - Wajib menutup aurat - Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah - Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa - Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa - Berbuat baik kepada ibu & bapa - Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang - Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa - Bersikap baik terhadap tetangga 2. Taat kepada suami - Memelihara kewajipan terhadap suami - Sentiasa menyenangkan suami - Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah. - Tidak cemberut di hadapan suami. - Tidak menolak ajakan suami untuk tidur - Tidak keluar tanpa izin suami. - Tidak meninggikan suara melebihi suara suami - Tidak membantah suaminya dalam kebenaran - Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya. - Sentiasa memelihara diri, kebersihan fisik & kecantik 5. Menurut Quran wanita yang muslimah Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah Subhaanahu wataala yang mulia. Karakteristik wanita berbeda dari laki-laki dalam beberapa hukum misalnya aurat wanita berbeda dari aurat laki-laki. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam islam. Islam sangat menjaga harkat, martabat seorang wanita. Wanita

viii

yang mulia dalam islam adalah wanita muslimah yang sholihah.Wanita muslimah tidak cukup hanya dengan muslimah saja, tetapi haruslah wanita muslimah yang sholihah karena banyak wanita muslimah yang tidak sholihah. Allah Subhaanahu wataala sangat memuji wanita muslimah, muminah yang sabar dan khusyu. Bahkan Allah Subhaanahu wataala mensifati mereka sebagai para pemelihara yang taat. Allah Subhaanahu wataala berfirman: Artinya: Maka wanita yang sholihah adalah yang taat, lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah menjaga mereka. (QS. An Nisa:34).Wanita shalihah adalah idaman setiap orang. Harta yang paling berharga, sebaik-baik perhiasan. Nabi Shallallahu alaihi wasallam b

Embed Size (px)
Recommended