Home >Documents >ePaper | METRO SIANTAR

ePaper | METRO SIANTAR

Date post:06-Mar-2016
Category:
View:344 times
Download:20 times
Share this document with a friend
Description:
Terdepan, Terbesar Dan Terbaik Di Siantar Simalungun
Transcript:
  • BACADI HAL 8 PETUGAS PDAM TIRTALIHOU MANIPULASI TARIF AIR

    SABTU, 14 Juli 2012 Edisi 88 Tahun X

    PERAMPOK TRUK JALINSUM DIRINGKUS

    ) Baca Setiawan...Hal 7

    BACADI HAL 9

    SEJAK turut membintangifilm SULE I NEED YOU, TitiKamal mulai ketagihan untukmelawak. Jika sebelumnya Titilebih banyak bermain sinetronreligi saat Ramadan, tahun ini

    Titi bergabung dengan programNGABUBURIT di Trans TV yangmenghadirkan hiburan segar.

    Ini tahun pertama saya bisabergabung Trans TV ikutanNGABUBURIT Ramadan.Biasanya saya bergabung disinetron religi. Sejak film SULEI NEED YOU kayaknya fun saya

    ) Baca Ketagihan...Hal 7

    PAD Tahun 2010 RSUD Djasamen

    SIANTAR- Pendapatan Asli Daerah (PAD)dari RSUD Djasamen Saragih Siantardiduga bocor sampai miliaran rupiahtahun 2010 lalu. Saat itu, PAD rumahsakit ini hanya Rp2 miliar. Terjadiperubahan yang signifikan dengan 2011yang mencapai Rp11 miliar.

    Rumah di Bah BolonTidak Miliki IMB

    SIANTAR- Ratusan rumah dibantaran Sungai Bah Bolon yangterendam banjir diduga belummemiliki Izin Mendirikan Bangun-an (IMB). Warga mendirikan ban-gunan tanpa seizin Pemko Siantar.

    Tiga warga Kelurahan Sima-lungun yang ditemui di pengung-sian Jalan Vihara, Jumat (13/7), Itabr Simatupang (55), Agustini brSaragih (44) dan Wahyuni (55),enggan memberikan komentar saatdisinggung mengenai IMB rumahyang mereka tempati selama ini.Ketiganya memilih tidak ber-

    ) Baca Rumah ...Hal 2FOTO: EKO

    Proses pemotongan pohon beringinyang tumbang dua hari silam.

    Empat Hari Ditahan di Salemba

    Setiawan Girsang

    Dijaga Ketat

    Diduga BocorMiliaran Rupiah

    BNPB RI TinjauLokasi Banjir

    BADAN NasionalPenanggulangan Bencana RepublikIndonesia (BNPB-RI) meninjaulokasi banjir bandang sungai BahBolon di Jalan Pamatang, KelurahanSimalungun, Kecamatan SiantarSelatan, Jumat (13/7).

    Kunjungan tim BNPB-RI itu,untuk melihat lokasi serta kondisikorban banjir serta memberikanbantuan langsung terhadap korbanyang sudah didata oleh BNPB-SU

    mulai Kamis hinggaJumat kemarin.

    Dalam tinjauan itu,Walikota Siantar Hul-man Sitorus besertarombongannya ikutturun langsung bersa-ma BNPB-RI ke loka-si-lokasi terparah.Peninjauan dilakukan

    ) Baca BNPB...Hal 2

    Anggota Komisi I DPRDKota Siantar Rudel Sipayung,

    ditemui Jumat (13/7)menyebutkan, laporanrealisasi anggaran RSUDDjasamen Saragih danDinkes tahun 2011 yangdisampaikan ke DPRD

    diberikan tanpa bukti-bukti pen-dukung. Kedua instansi yang menanga-ni kesehatan ini tidak melampirkandokumen pelaksanaan anggaran (DPA)dan daftar objek realisasi retribusikesehatan selama 2011.

    ) Baca Diduga ...Hal 2

    Kembalikan Teh MarjandiSIANTAR- PTPN IV diminta mengembalikan

    tanaman teh di Kebun Marjandi. Sebab areal kebunMarjandi seluas kurang lebih 3000-an hektare selama inimerupakan salahsatu kawasan tangkapan air. Namunkemudian berubah tandus akibat konversi teh ke sawit.

    ) Baca Tidak Bisa ...Hal 7

    Kecemburuan SosialPicu Isu Begu Ganjang

    TARUTUNG- Isubegu ganjang yangterjadi di Desa AekRaja, Parmonang-an, Taput, menarikperhatian unsurpimpinan HuriaKristen Batak Pro-testan (HKBP) danmasyarakat luas. Kec-emburuan sosial di-sebut menjadi pemicuadanya isu tersebut.

    Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal(Sekjen) HKBP Pdt Ramlan HutahaeanMTh. Menurutnya, sikap Hosom, elat, teal

    ) Baca Kecemburuan ...Hal 2

    JAKARTA- Rupanya Kejaksaan Agungmemberlakukan pengawasan yang cukup ketatterhadap Kepala Dinas Pendapatan, Pengel-olaan Keuangan dan Aset Daerah Siantar, JASetiawan Girsang. Terbukti, empat hari ditahandi Rumah Tahanan Salemba,cabang Kejaksaan Agung,Jakarta Pusat, ia masihsangat sulit untuk ditemui.

    Padahal METRO telahmencoba mengaku sebagaisaudaranya saat menjam-bangi rutan yang terletak diJalan Percetakan Negara No.88 Cempaka Putih, Jumat

    SetiawanGirsang

    Kebun Marjandi.

    ) Baca Kembalikan...Hal 7

    Pdt RamlanHutahaean

    MTh

    Denda Tanpa Payung Hukum

    Tidak Bisa Masuk SilpaSIANTAR- Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa)

    Pemko Siantar tahun 2011 senilai Rp17 miliar perluditinjau kembali. Sebab terindikasi ada silpa yangdimasukkan tanpa payung hukum.

    Demikian diungkapkan DA RomumbaSaragih, Penasehat LSM Pengamat KinerjaAparatur Negara (Penjara UJ) Siantar-Simalungun, Senin (9/7). Ia mengatakan,DPRD sebagai lembaga legislatif jangangampang menerima laporan penggunaananggaran pemko tanpa cek dan ricek.

    Kemarin di dua dinas, yakni Dinas

    FOTO: EKO

    Rumah korban banjir bandang yangtidak layak pakai terlihat sepi warga.

  • DALAM PELIPUTAN, WARTAWAN METRO SIANTAR SELALU DIBEKALI IDENTITAS DIRI DAN TIDAK DIBENARKAN MEMINTA SERTA MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBERBILA ADA YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH WARTAWAN METRO SIANTAR, DIMINTA UNTUK MELAPOR KE PIHAK BERWAJIB ATAU HUBUNGI 0622-7553998

    JUMAT13 Juli 2012

    Terdepan, Terbesar, dan Terbaik di Siantar- SimalungunAnggota SPS No.: 438/2003/02/A/2007

    Penerbit : PT. Siantar Media Pers(Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel)

    Departemen RedaksiMETRO SIANTARDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , Pandapotan MTSiallagan, Leonardus Sihotang, Redaktur Pelaksana: Leonardus Sihotang, KordinatorLiputan: Chandro Purba, Redaktur: Pholmer Saragih, Jhon Damanik, Plidewatna,Nurjannah, Asisten Redaktur: Pala MD Silaban, Hezbi Rangkuty, Edi Saragih, Reporter:Ikror Amin, Tonggo Sibarani, Imelda Purba,Pra Evasi Haloho, Soetomo Samsu (Jakarta)),Irwansyah(TanahJawa), Jetro Sirait (Parapat), Marihot Sinaga (Raya), Hardono Purba (SilauKahean), Sendi Warto Purba (Saribudolok). Sekretaris Redaksi: Yanti NurhapniMETRO TAPANULIDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing, Pandapotan MTSiallagan, Daniel Simanjuntak, Syafruddin Yusuf, Redaktur Pelaksana: -, KordinatorLiputan: Nasa Putramaylanda, Reporter: Ridwan Butar Butar, Marihot Simamora, ArisBarasa, Freddy Tobing, Dungo Siburian, Saut Situmeang, Masril Rambe (korespondenBarus), Rinawati Marbun (koresponden barus), Horden Silalahi (Humbahas), BernardLumbangaol (Taput), Hengki Tobing (Taput)METRO TABAGSELDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , MuhiddinHasibuan, Plt Redaktur Pelaksana: Nurjannah, Kordinator Liputan: BorneoDongoran, Reporter: Parlindungan Pohan (Sidimpuan/Tapsel), Amran Pohan (Tapsel),Tohong Harahap (Paluta),Amran Pikal Siregar, (Palas), M Ridwan Lubis (Madina)METRO ASAHANDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing, Eva Wahyuni,

    Syafruddin Yusuf,Hermanto Sipayung, Redaktur Pelaksana: Syafruddin Yusuf, AsistenRedaktur Pelaksana: Hermanto Sipayung, Kordinator Liputan: Edwin Garingging,Reporter: Irvan Nasution (Kisaran), Susilowady (Kisaran), Putra (Aek Kanopan),AnnikoRambe, Rizki Whardana (R Prapat), Mahra Harahap (Kota Pinang), Ishak Lubis (TjBalai)Dep. Perwajahan, Pracetak & ArtistikKadep Pracetak & Artistik: Ahmad Yasir, Kabag: Amiruddin, Staf Pracetak:SalomoSeven Malau, Jamaluddin Sinaga, Hedry Handoko, Jefree Putra, Andri Manullang,Rudy handa Syahputra, Handoko, Aulia Yusuf, Mounting: Samuel Sihotang, DediDamanik, Amran Nainggolan, Nico HS, Kordinator Teknisi, Maintenance IT: IrwanNainggolan, Staf Operasional Website: Hotlan Doloksaribu,Juanda PanjaitanDIVISI USAHADepartemen Umum/Adm/KeuanganManager Adm/Keu/Umum: Dumaria, Kabag Accounting: Restioni PadangDepartemen Sirkulasi / PemasaranManager Pemasaran: Jaberlinson Saragih, Adm Pemasaran : Indarny Aritonang,Piutang Koran: Ester Ade Gultom, Staf Penagihan: Sri Aman, Staf Pengembangan:Simson Winata, Ismail, Efendi Tambunan, Ponco, Kordinator Ekspedisi: Jhon TuaPurba, Staf Ekspedisi: Nico , Ardi, Roy Amarta.Departemen IklanManager Iklan: Jamot S, Kord Iklan: Bambang Satria, Kord Adm. Iklan group: HariyaniKartini, Piutang Iklan Group: Tio Maria, Kabag Design Iklan: Holden Simanjuntak,Staf Desaign:Reliston Purba

    Perwakilan Metro TapanuliKa Perwakilan/Ka Biro Usaha: Kristian Sembiring, Staf Keuangan: Eriska Muham,Staf Piutang Koran/Iklan: Arfah Sari, Staf Pengembangan: Zulfiandi, Arnold Simbolon(pengembanan daerah Taput)Perwakilan Metro TabagselKa Perwakilan/Ka Biro Usaha: Edi Panjaitan, Koordinator Pengembangan: AhmadSuhaimi Lubis, Adm/Keuangan: Kristina HutabaratPerwakilan Metro AsahanKordinator Pengembangan: Marshall Leo Siagian, Adm/keuangan: RevinaSihombing, Staf Piutang Iklan/Koran: Annisa,Kuasa Hukum: Binaris Situmorang SHTarif Iklan : Hitam/Putih (B/W) Umum/Display Rp. 7.500/mm kolom, Iklan KeluargaUcapan Selamat Rp. 3.500/mm kolom, Iklan Warna (Full Colour) Rp. 15.000/mmkolom. Harga iklan ditambah PPN 10%. Harga Eceran Rp2.000 (dalam kota).Rekening a/n : PT Siantar Media Pers Bank Mandiri Cab Pematangsiantar AC:107-0003101831.Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran Medan : Graha Pena Medan Jl SisingamangarajaKM 8,5 No.134 Medan-Amplas. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran: Jl Sangnawaluh No.24 Komp Mega Land SiantarTelp:(0622) 7553511, Fax (0622) 7553501 Siantar. e-mail : [email protected] Jakarta: Jln Raya Kebayoran Lama17 Jakarta Selatan Telp. (021)-5349205,5349206, 5349115. Fax. (021)-53490522. Pencetak : PT Medan Graindo, Jl SM RajaKM 8,5 No.134 Medan. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733

    Chairman :Komisaris Utama :

    Komisaris :Direktur Utama :

    Direktur :Pengasuh

    Pemimpin Umum/Penjab/GM :Wakil PU/Pimpinan Perusahaan :

    Pimred Metro Siantar :Pj Pimred Metro Tapanuli :

    Pimred Metro Tabagsel :Pimred Metro Asahan :

    Wapimred Metro Tapanuli :Tim Ombudsman :

    Rida K LiamsiMakmur KasimKhadafiMarganas NainggolanGoldian Purba

    Marganas NainggolanMaranatha TobingPandapotan MT SiallaganPandapotan MT SiallaganMuhiddin HasibuanEva WahyuniDaniel SimanjuntakVincent Wijaya

    Sambungan Halaman 1

    Diduga Bocor Miliaran Rupiah

    Setiawan GirsangDijaga Ketat

    Sambungan Halaman 1

    Kecemburuan Sosial Picu Isu Begu GanjangSambungan Halaman 1

    (13/7) usai salat Jumat. Maaf Mas, kalau tidakada izin dari kejaksaan, kita tidak bisamemberikan izin untuk membesuk, ungkapsalah seorang petugas yang kebetulan tengahpiket siang kemarin.

    Padahal METRO telah menunggusetidaknya hampir dua jam lebih, sebelumSalat Jumat berkumandang. Namunberbagai upaya yang dilakukan, tidak jugaberbuah hasil. Tolong dong Mas, saya inisaudaranya yang khusus datang dari Siantar.Masa saya harus pulang belum ketemu? Apayang harus saya katakan kepada keluarga?Mendengar pertanyaan ini, petugas tersebutsempat tertengun. Namun beberapa saatberlalu, ia tetap mengaku tidak bisamemberikan izin.

    Maaf Mas, memang begitu ketentuannya.Kita tidak bisa sembarangan memberi izin.Nanti kita yang disalahkan, ungkapnya.Mendengar hal tersebut, bukan berartiMETRO menyerah begitu saja. Sesaat ia masihmencoba bertahan, apalagi dari beberapa or-ang yang juga terlihat juga ingin membesuk,terdengar ada yang nada bicaranya berlogatdari Sumatera. METRO kemudian mencobamendekati orang tersebut yang tengahberbincang dengan salah seorang kerabatnya.Siang Bang, mau besuk juga?tanya METRO.Namun lagi-lagi tidak ada hasil yangdiperoleh. Karena ternyata orang tersebutmengaku datang bukan untuk menjengukSetiawan Girsang.

    Mendapati kenyataan tersebut, METROjuga mencoba menempuh langkah lain. Diantaranya dengan mencoba menghubungiKapuspenkum Kejagung, Adi Toegarisman.Selamat sore Pak, ini wartawan dari METROSIANTAR Jawapos Group. Apa kabar? Oh iyaPak, saya ingin sedikit bertanya soalpenahanan Kadispenda Kota Siantar,JA.Girsang. Bolehkah saya meneleponBapak? Namun lagi-lagi, tidak diperolehjawaban. Pesan singkat yang dikirim tersebuthingga pukul 17.30 Wib, tidak juga mendapatjawaban.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya,Kejagung menangkap JA Setiawan Girsangdan Bendahara di Dinas PendapatanPengelolaan Keuangan dan Aset DaerahSiantar, Very Susanti Siregar. Langkah tersebutdilakukan setelah diduga keduanyamelakukan korupsi terhadap dana APBDSiantar tahun 2010. Kerugian negara akibatperbuatan keduanya, diduga mencapai Rp3miliar, ungkap Togarisman di GedungKejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, JakartaSelatan, Senin (9/7) lalu.

    Setiawan kemudian ditahan di RutanSalemba cabang Kejagung, sementara VerySusanti ditempatkan di Rutan PondokBambu. Penahanan ini dilakukan selama 20hari, terhitung sejak Senin (9/7) hingga Sabtu(28/7) mendatang. Selain menahankeduanya, Rabu (11/7) kemarin, timpenyidik Kejagung juga sebelumnya telahmelakukan penggeledahan di kantorDispenda kota Siantar. Penggeledahandilakukan sejak pukul 15.30 Wib hinggapukul 18.30 Wib. Saat meninggalkan tempat,tim yang dipimpin Soegeng Pudjiantoterlihat membawa empat kardus besar berisidokumen dan berkas yang terkait dengandugaan kasus korupsi ini. (gir)

    dan late HOTEL (iri, dengki dan sirik)merupakan satu kata yang seringmembuat masyarakat lupa akan nilai-nilaikemanusiaan, agama dan tatanan hukum.

    Semuanya terjadi karena kecembruansosial yang menggila. Terjadinya isu beguganjang dilatar belakangi sikap itu.Artinya cemburu melihat orang berhasil,sok akan keadaan pribadinya, dengkimelihat orang dan sakit melihat orangsenang, sebut Ramlan kepada METROsaat dihubungi melalui teleponselulernya, Jumat (13/7).

    Ramlan mengaku heran dan terkejutatas isu yang menimpa warga Desa AekRaja. Padahal, zaman sudah maju.Sekarang bukan lagi zaman primitifseperti 150-200 tahun silam. Berbagaikemajuan teknologi dan campur tanganTuhan melalui agama sudah mendidikmanusia untuk berpikir cerdas.

    Saya kaget, rupanya pemahamanmasyarakat terhadap kehidupan ini masihperlu penjelasan. Saya sudah berulangkalimenyampaikan kepada jemaat bahwabegu ganjang tidak ada. Isu itu hanyadijadikan sebagai kambing hitam bagi or-ang-orang yang ingin melampiaskankecumburuannya, jelasnya.

    Untuk itu, dia menegaskan agar jemaatgereja lebih meningkatkan pemahaman

    keimanan, kepercayan dan tidak mudahterprovokasi dengan hal-hal gaib yangtidak bisa diterima akal sehat maupun darisisi ilmu theologia.

    Tak ada begu ganjang. Itu tidak bisaditerima secara akal sehat maupuntheologia. Itu tidak ada, jangan maudiprovokasi oleh isu, tegasnya.

    Dia berharap agar masyarakatmenguatkan kualitas iman, karenasumber berkat kekuatan satu-satunya dariTuhan bukan dari mana-mana dengankeyakinan seperti itu. Sehingga tidak adayang mampu menyakiti sesamanya dan justru akan membahagiakan orang lain.

    Perlu diketahui, katanya, berkat yangdatang dari Tuhan tidak sama bentuknyaditerima semua orang. Melainkan sesuaidengan karunia kepada masing-masing.

    Berkat itu tidak mungkin sama. Jadi,perbedaan itu tidak harus dicemburui.Justru akan disyukuri dengan hati sukacita, imbaunya.

    Dia menegaskan hanya orang-orangyang keimananya rapuh mudahterprovokasi dengan adanya isu beguganjang. Dari dulu saya katakan yangnamanya begu ganjang tidak ada. Yangdibuat-buat orangnya itu. Tapi masyarakatsering mencari kambing hitam dari suatukondisi yang tidak dapat dipikirkanolehnya, lalu disebutlah itu begu ganjang,paparnya.

    Masyarakat PerluPembinaan Mental

    Wakil Ketua DPC Gamki Taput DompakHutasoit SPak menyikapi isu begu ganjangyang menyebabkan tiga korban lukaparah, dua rumah dan satu mobil dirusakwarga Desa Aek Raja, sangatdisesalkannya.

    Ia mengimbau, agar ke depannya,wadah pelayanan masyarakat sepertiGereja, Masjid, Lembaga Adat DalihanNatolu (LADN), pemerintah danperkumpulan lainya ikut dalampembinaan mental dan moral, agarmasyarakat berpikir lebih religius.

    Sebab kalau iman kita kuat, moral kitabaik tidak ada kekuatan yang lebih dahsyatdari kuasa Tuhan. Jangan percayaterhadap isu begu ganjang. Sebab ituadalah fitnah dan merusak hakkemanusiaan sesama, tegasnya

    Dia menyebut, isu sosial itudikhawatirkan berpengaruh besarterhadap nilai-nilai kemanusiaan, agamadan tatanan hukum serta situasi stabilitaskeamanan. Karena peranan lembaga-lembaga seperti tokoh agama, gereja,tokoh masyarakat dan akademik berperanmembina mental masyarakat agar janganlangsung main tebar saja. Akibatnya,masyakat terprovokasi untuk melakukantindakan-tindakan represif, sebutDompak. (cr-01/des)

    Untuk RSUD Djasamen Saragih, daftarobjek realisasi retribusi kesehatan takkunjung diserahkan ke DPRD. Padahal,data-data tersebut bukan rahasia. Publikperlu mengetahuinya, untukmensinkronkan capaian kinerja danpermasalahan yang mereka hadapi,jelasnya lagi.

    Diakuinya, RSUD Djasamen Saragih, PADtahun ini telah mencapai 90 persen atausekitar Rp11 miliar dari yang ditargetkansekitar Rp12 miliar. Namun pencapaianRp11 miliar ini sekaligus juga menjadi tandatanya bagi Komisi I DPRD disebabkanrealisasi PAD 2010 hanya sekitar Rp2 miliar.Ada selisih Rp9 miliar dari pencapaian tahunsebelumnya. Tinggi kali naiknya dari tahunlalu, kita curiga PAD 2010 lalu adakebocoran. Masak PAD saat itu hanya Rp2miliar, jelas Rudel.

    Dikatakannya, kecurigaan mereka ini

    beralasan, sebab pihak RSUD Djasamentanpa alasan jelas tidak mau menjelaskandan memberikan data-data sumber PADatau objek retribusi yang mereka perolehselama 2011 tersebut.

    Selain itu data DPA juga tidak kunjungdiberikan RSUD Djasamen ke Komisi I.Padahal, sejak Senin lalu, data-data ini telahdiminta Komisi I untuk diteliti dan didalami.Tidak begitu jelas alasannya kenapa merekamenolak memberikan data itu, padahalsudah seminggu kita minta, ujarnya.

    PAD Dinkes 2011Hanya Rp400 Juta

    Pada sisi lain, kata Rudel, PAD Dinkes 2011sangat memprihatinkan dan berpotensi adapenyalahgunaan. Sebab realisasi target PADdari dinas ini hanya 60 persen atau sekitarRp400 juta. Padahal selama 2011, Dinkesdibebankan target PAD sekitar Rp700 juta.

    Menurut Rudel, salahsatu permasalahanyang muncul dari Dinas Kesehatan berasaldari Program Jamkesmas dan Jampersal.

    Kedua program ini rawan permasalahan danmenjadi temuan dalam LHP atau audit BPK2011. Rudel menduga ada yang ditutup-tutupi atas tak tercapainya PAD di DinasKesehatan Kota Siantar.

    **RSUD Bantah BocorWakil Direktur III RSUD Djasamen Saragih

    Baren Alijoyo Purba, membantah ada PADbocor tahun 2010 lalu. Dia mengatakan,terjadinya kenaikan yang signifikan dari Rp2miliar menjadi Rp11 miliar disebabkan danaAskes dan Jamkesmas.

    Sesuai kesepakatan bersama denganpemko tahun 2011 lalu, dana Askes danJamkesmas sepenuhnya diserahkan kepadaPemko dan tidak ada lagi dipotong RSUDDjasamen Saragih. Namun dengan catatanPemko tetap bertanggungjawab memenuhibiaya Askes dan Jamkesmas ini. Dulu padatahun 2010 hanya 15 persen yang disetorkanke pemko. Hanya sarana yang disetor.Sementara sisanya 85 persen lagi masih

    dikelola rumah sakit, makanya PAD hanyaRp2 miliar, kilah Baren.

    Disinggung apakah pemberian keseluruhandana Askes dan Jamkesmas ini merupakanperaturan, menurut Baren bukan. Akan tetapihasil kesepakatan bersama atau musyawarahyang dilakukan antara Pemko dengan RSUDDjasamen Saragih.

    Terkait data atau objek retribusi yangdiminta DPRD, menurut Baren, hal itu tidakpernah diminta DPRD kepada mereka. Diamengatakan, tidak perlu data itu diberikanke DPRD karena sudah jelas kenaikan dariRp2 miliar menjadi Rp11 miliar itudisebabkan dana Askes dan Jamkesmas.Tak perlu data itu diberikan. Rudel itu kanmasih baru. Ini juga sudah saya jelaskan diDPRD tahun lalu. Dia saja yang tidak tahu,jelasnya.

    Disinggung PAD 2010 bocor, sehingga setoranPAD saat itu hanya Rp2 miliar, Baren kembalimembantah ini. Tidak ada PAD yang bocor2010, ujar Baren dengan suara keras. (ral)

    Rumah di Bah Bolon Tidak Miliki IMBkomentar banyak.

    Enggak tahu kami soal itu Bang. Rumahitu didirikan sama Bapak kami. Kami hanyamenempati saja, jelas ketiganya.

    Lurah Simalungun S Sinaga, dihubungisekira pukul 20.00 WIB tadi malammenyebutkan, rumah warga di bantaranBah Bolon yang terendam banjir diKelurahan Simalungun, belum ada yangmemiliki IMB.

    Rumah-rumah itu belum ada yangmemiliki IMB. Besoklah saya perjelas lagi.Saya sedang menyetir mobil, katanya.

    Camat Siantar Selatan H Hutajulu,ditemui di Jalan Vihara menyebutkan,perizinan pendirian rumah warga danVihara Avolikotesvara di bantaran BahBolon sepenuhnya merupakan wewenangdari Badan Pelayanan Izin Terpadu (PIT)Kota Siantar. Dia juga membantah adarekomendasi dari mereka terkait IMB ini.

    PIT yang mengurus perizinan, tidak adasangkutpaut dengan kita. Kita darikecamatan biasanya mengurus silangsengketa tanah saja. Kalau masalah IMBVihara dan rumah warga, saya tidak terlaluingat. Saya akan cek lagi berkasnya manatahu masih ada di kantor, jelasnya.

    Dia mengatakan, jumlah rumah warga diKecamatan Siantar Selatan yang terendambanjir sekitar 104 rumah. Sebagian warga

    ini telah ditampung di lokasi pengungsian,salah satunya di Jalan Vihara depan RSUDDjasamen Saragih. Lokasi ini merupakandapur umum bagi warga yang mengungsi.

    Sekretaris Bappeda Kota Siantar ATSijabat, tidak mau memberikan komentarterkait peruntukan bantaran Bah Bolon. Diajuga tidak mau memberikan komentarterkait pemukiman warga di DAS BahBolon.

    Kalau masalah pemukiman warga diBah Bolon, lebih baik ditanyakan samaDinas Tarukim. Saya tidak terlalumenguasai isi Ranperda RTRW itu,kilahnya.

    Kepala Badan PIT Rudi Dipo Silalahi,belum memberikan komentar terkait IMBrumah warga dan Vihara Avalokitesvara dibantaran Bah Bolon.

    Ketua Program Pasca SarjanaPerencanaan Wilayah Kota Anggiat Sinuratmenyebutkan, sesuai Undang-UndangNomor 26 tahun 2007 tentang PenataanRuang, warga dilarang berdomisili dibantaran sungai termasuk di bantaran BahBolon. Peruntukan bantaran Bah Bolonmerupakan kawasan hijau.

    Dikatakannya, sesuai amanat undang-undang ini, kepada kabupaten/kotadisyaratkan membentuk Perda tentang TataBangunan dan Lingkungan serta Perdatentang Penetapan Garis SempadanSungai. Sepengetahuannya, hingga hari ini,kedua perda itu belum ditetapkan PemkoSiantar. (ral)

    mulai dari Jalan Vihara sampai mengarah keujung Jalan Bandung.

    Warga yang didatangi BNBP-RI didampingiwalikota terlihat antusias memberikan sambu-tan, seperti menunjukkan lokasi-lokasi banjiryang tergenang air.

    Dalam tinjauan itu, warga yang mengalamikebanjiran mengatakan bantuan yang diberikanpihak BPBD Siantar, BNBP-SU serta BNBP-RIcukup membantu mereka. Hanya saja disesal-kan mulai dari kejadian banjir pertama sampaibanjir ketiga yang baru saja terjadi, pihak dariDinas Kesehatan belum ada melakukan pen-dataan langsung kepada warga yang terkenabencana banjir tersebut.

    Kami warga Pamatang, berterima kasih atasbantuan yang telah diberikan BNPB-RI besertayang timnya. Selain itu kami juga masih menung-gu bantuan dari Dinas Kesehatan yang sampaisaat ini belum menunjukkan kepeduliannya,ujar salahseorang korban banjir kepada Waliko-ta Siantar Hulman Sitorus.

    Walikota yang mendengar langsung per-mintaan warga itu langsung menjawab; Nantikita arahkan ke Dinas Kesehatan untuk melaku-kan peninjauan langsung ke rumah-rumah war-ga. Mereka kita tugasi melakukan pendataankorban banjir yang menderita penyakit akibatbanjir tersebut, ujar Hulman kepada warga.

    Saat dikonfirmasi METRO dengan BNPB-RIDikki Julionto terkait penanggulangan banjirbandang seperti pendalaman sungai. Beliaumengatakan, hal tersebut dapat dilakukan sete-

    lah dinas terkait memberikan pemberitahuanuntuk melakukan pendalaman sungai, dapatdiajukan seperti proposal untuk biaya pendala-man tersebut. Setelah pemerintah setempatmeminta untuk melakukan kegiatan pendala-man sungai, sebelumnya team dari pusat akanmeninjau lokasi apakah benar sungai itu perludilakukan pendalaman, baru dapat dianggar-kan, ujar Dikki. (mag-4)

    BNPB RI Tinjau Lokasi BanjirSambungan Halaman 1 Sambungan Halaman 1

    FOTO: EKO

    Korban Banjir di Evakuasi BPBDSU.

    Dampak Banjir Sungai Andarasi

    Kolam Warga Silau Manik JebolSIANTAR- Banjir akibat luapan Sungai

    Andarasi tidak hanya mengakibatkan jembatanAndarasi Nagori Parbalogan, Kecamatan TanahJawa putus, tapi juga merugikan para pemilikkolam ikan di Silau Manik, Kecamatan Siantar,Kabupaten Simalungun. Akibat banjir wargayang memiliki kolam ikan menderita jutaan ru-piah karena kolam mereka jebol.

    Kadir (33), salahseorang pemilik kolam ikanmas dan nila, kepada METRO, Rabu (11/7)menuturkan, luapan air Sungai Andarasi itu telahmenerjang tiga kolam ikan miliknya. Ribuan ekor

    ikan mas dan ikan nila miliknya hanyut bersamaderasnya arus sungai.

    Bahkan kata dia, kediamannya yang berada diatas kolam ikut tergenang air. Berbagaiperlengkapan kolam, seperti cangkul, jorankesayangannya, jala dan lainnya ikut terbawa arus.Warga lain Titin (32), mengatakan, akibat banjiritu listrik ke rumah mereka sempat terputus. Halitu akibat salahsatu tiang listrik milik PLN dikampung itu ikut tumbang akibat diterjang banjir.

    Muati (46), masih warga yang sama. Diamengatakan, banjir itu membuat warga merugi,

    selain kolam ikan jebol, tiang listrik. Kemudiankata dia, ladang jagung milik warga juga ada yangrata tanah akibat diterjang banjir.

    Ia menyebutkan, dalam sepekan terakhirmemang sering hujan, namun baru pada Selasa(10/7) malam itu mengakibatkan banjir.

    Dampak lain dari putusnya jembatan andarasiitu, jalan menuju Nagori Silau Manik KecamatanSiantar dan tembus ke Silau Malahak, NagoriParbalogan, Kecamatan Tanah Jawa, mengalamikerusakan. Sepanjang jalan penuh berlumpur.

    Namun di balik kerugian itu, sebagian warga

    ada juga yang memanfaatkan momen jembatanAndarasi yang putus untuk mengais rezeki.Mereka melakukan pungutan liar (pungli)terhadap setiap para pemilik kendaraan yangmelintas dari Silau Manik. Ketepatan pada Rabu(11/7) itu, akibat jembatan Andarasi putusselama 14 jam, mulai dari pukul 00.07 WIBsampai pukul 14.07 WIB, maka arus lalu lintasSiantar-Tanah Jawa dialihkan dari Nagori SilauManik Kecamatan Siantar dan tembus ke SilauMalahak, Nagori Parbalogan, Kecamatan TanahJawa. (mag-4)

    KELUHAN MAAG PERGI DENGAN MINUM SUSU KAMBING MILKUMAyang tidak teratur dan stress.Kini dengan tubuh yang sehat,pria berusia 47 tahun ini dapatmenjalani aktifitasnya dengannyaman. Ia pun mengajak oranglain untuk merasakan manfaatsusu kambing milkuma ini,"Mari kita sehat bersamaMilkuma." Ajaknya.Sebenarnya, banyak masyarakatkita yang belum mengetahuitentang manfaat yangterkandung dalam susu kambingmilkuma. Padahal sejak ribuantahun yang lalu, susu kambingmilkuma sudah seringdigunakan sebagai pengobatandan pencegah penyakit. Berbedadengan susu sapi, sesungguhnyasusu kambing milkumamemiliki kandungan gizi yanglebih unggul, baik dari segi pro-tein, energi, maupun lemak yangmendekati air susu ibu (ASI).Susu kambing milkuma punjarang menimbulkan alergi.Selain mengandung Riboflavin,vitamin B yang penting untukproduksi energi. Satu gelas susukambing milkuma memasok20,0% dari nilai harian Ribofla-vin. Kini, hadir Milkuma,minuman serbuk susu kambingyang diproses secara alami,tanpa pemanis buatan dan bahanpengawet. Bahan dasarnyaadalah susu kambing peranakan

    ettawa segar dan Gula Aren.Fluorine yang terdapat dalamsusu kambing milkumabermanfaat sebagai antiseptikalami dan dapat membantumenekan pembiakan bakteri didalam tubuh serta membantupencernaan dan menetralisirasam lambung.Selain diproses secara alami,pakan ternak yang diberikan punorganik, sehingga menghasilkansusu yang lebih sehat danbermanfaat bagi kesehatan.Ditambah dengan kandunganGula Aren bermutu tinggisebagai pemanisnya,menjadikan Milkuma sebagaipilihan bijak untuk kesehatan.Untuk memperoleh hasil yangmaksimal, terapkan pola hidupsehat seperti disiplin dalam polamakan, rutin berolahraga danmengkonsumsi air putih palingsedikit 8 gelas/ hari.Dapatkan informasi lengkaptentang Milkuma diwww.milkuma.com.Saat ini, Milkuma sudah tersediadi apotek2 juga toko obatterdekat dikota anda, atauhubungi, Sumut :085314072195. KotaPematangsiantar : 0823 67680008. Depkesdengan no PIRT.6.09.3328.01.395.

    S e o r a n gpengusahayang tinggaldi Kel. DeliTua, DeliS e r d a n g ,S u m a t e r aUtara, kinim e m i l i hM i l k u m a

    untuk mengatasi keluhan yangdialaminya, "Sudah 6 bulanlamanya saya menderita sakitmaag. Akibatnya, lambungsering terasa perih dan mual,aktifitas pun jadi terganggu..."Ujar Lukman"Tapi setelah minum Milkumaselama 1 bulan, sekarang maagsudah jarang kambuh, badanpun terasa segar." Terang ayah3 orang anak tersebut.Maag atau radang lambung atautukak lambung adalah gejalapenyakit yang menyeranglambung dikarenakan terjadiluka atau peradangan padalambung yang menyebabkansakit, mulas, dan perih padaperut.Penyebabnya bisa karenapenderita makannya tidakteratur, terdapat mikroorganismeyang merugikan, mengonsumsiobat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya sepertimengonsumsi alkohol, pola tidur

  • SABTU14 Juli 2012

    Sambungan Halaman 8

    PERAMPOK TRUK JALINSUM DIRINGKUS Gagal Hadiri Pesta..

    Dijambret di Depan Pos PolisiSambungan Halaman 8

    Sambungan Halaman 8

    Hakim Dinilai..

    Dua Pencuri Dibekuk di Pasar HorasSambungan Halaman 8

    Sambungan Halaman 8

    PembantuAniaya Majikan

    ada kerjaan tetap. Sudah setahun saya tidakbekerja. Makanya nekad ikut komplotan ini,ujarnya.

    Dikatakan bapak tiga anak itu, saat menjalankanaksinya, dia bertugas sebagai mengeksekusi trukyang akan di rampok komplotannya. Kami beraksimalam hari. Korban kami buntuti dari belakang. Pasdi tempat sepi, mobil korban kami pepet, ujarnya.

    Disebutkannya, setelah truk dirampok, kemu-dian onderdil mobil dijual secara terpisah. Setiapmenjalankan aksinya dia mendapat imbalan Rp5juta. Mobil yang kami curi dijual terpisah.Onderdilnya kami preteli. Biasanya laku Rp30 jutakalau dijual, bebernya.

    Sementara, tersangka Adi saat dimintai keterang-an, mengatakan setelah berhasil membawa kabur trukrampokannya, mereka membuang sopir dan kernettruk di kawasan Gunung Tua. Waktu beraksi terakhir

    karena Fachri Aziz Purba (22), mantan suaminya,selalu mengancamnya.

    Wanita yang saat ini sudah tinggal bersamaorangtuanya di Jalan Sadum, Kelurahan Banten,Siantar Utara menceritakan, sebelumnya, Jumat(13/4), ia melaporkan Fachri Azis atas kasuspenganiyaan. Ketika itu Azis masih berstatussuaminya. Ia mengatakan bahwa Azis sudahberulang-ulang memukulnya sehingga ia tidaktahan dan memutuskan membuat laporanpengaduan ke Mapolres Siantar.

    Karena selama menikah dan tinggal bersamamertuanya di Jalan Perak, Kelurahan Baru, SiantarUtara, Wahyuni, anak kedua dari empat bersaudaraini memilih pulang ke rumah orangtua. NamunAzis tidak memperbolehkan Wahyuni membawaanaknya yang sudah berusia 1, 5 tahun.

    Sejak kami menikah Februari 2010, ia seringmemukuli aku. Bahkan uangku sering dimintanya.

    masih buron.Keduanya adalah Andika Bayu (20) warga

    Karang Sari, Simalungun dan Jery Jepri Simarmata(26) warga Jalan Asahan km 4, Simalungun. Seoranglagi berinisial Ra, masih dalam tahap pengejaran.

    Penangkapan tersebut berawal dari hasilpenyelidikan kepolisian dari nomor polisisepedamotor Astrea Prima BK 2686 TF milik pelakuyang tak sempat dibawa lari karena warga sudahkeburu datang hendak menangkap mereka.

    Polisi yang sudah menyita sepedamotor tersebutselanjutnya menelusuri pemiliknya. Setelahdiselidiki, polisi menemukan bahwa pemiliksepedamotor tersebut tinggal di Jalan RangkutaSembiring. Dari keterangan pemiliknya, dijelaskanbahwa sepedamotor tersebut sudah bukan milikdia dan sudah dijual kepada warga Karang Sari.Selama dua hari berturut-turut polisi akhirnya

    Tanah Jawa mengalami luka-luka lecet ditangan kiri dan kanannya. Setelah menda-patkan perawatan, Korintus Damanik me-ninggalkan RS Harapan Siantar pada Kamis(12/7) pagi. Sementara sepedamotor Hondayang dikendarai korban saat itu belumdiketahui dimana hingga saat ini.

    Informasi dihimpun dari Korintus Damanik,Jumat (13/7) di kediamannya, malam itu iaberada di warung kopi milik marga Pardede diNagori Muara Mulia. Ketika hendak pulang keTanah Jawa, Veronika Sihombing minta di-bonceng menuju kediamannya. Karena me-mang satu arah, Korintus Damanik pun setuju.

    Namun sesaat sebelum melaju di jalanrusak simpang Humbang Dua, dari arahberlawanan muncul pengendara sepeda-motor yang melaju kencang dan ugal-ugalantanpa lampu. Meski sudah meminggir, se-pedamotor korban terkena serempet. Akibat-nya Korintius Damanik dan Veronika Sihom-bing terpental ke aspal. Namun pengendarasepedamotor yang ugal-ugalan kabur.

    Warga yang mengetahui kejadian itu lang-sung membawa kedua korban ke RS HarapanSiantar. Namun Veronika Sihombing tewasbeberapa saat setelah mendapatkan pe-rawatan. (iwa)

    Sambungan Halaman 8

    (28/6). Setelah itu ditunda hingga Kamis (12/7), tapikemarin ternyata sidangnya ditunda lagi, ujarnya.

    Dia menerangkan, jika alasan hakim karenaputusan masih belum selesai, itu menandakanbahwa hakim tidak profesional. Masa sidangdengan perkara yang tidak begitu berat meng-gunakan waktu yang cukup lama. Kami bingungdan kecewa melihat hakim yang mengadili perkaraini, yakni Usaha Ginting, Ulina Marbun dan JannerPurba. Kasus ini sudah berlangsung cukup lama,tapi untuk agenda putusan memakan waktu enamminggu masih belum selesai. Itu berarti hakimnyatidak profesional, ujarnya.

    Menurutnya, kasus ini merupakan tindak pidanadan seharusnya cepat disidangkan dan cepat puladiputuskan. Bukan seperti saat ini, untuk setiappenundaan sidang memakan waktu sekira duaminggu. Padahal jika dilihat kasus ini tidak begituberat dan seluruh saksi sudah diperiksa.

    Sebaiknya hakim segera menuntaskan kasus ini.Sudah cukup lama waktunya dan segeralahbacakan putusan. Kita juga ingin melihat sejauhmana kasus ini diseriusi hakim PN Siantar,ungkapnya.

    Sementara, Humas PN Siantar yang juga hakimdari perkara itu, Ulina Marbun, Jumat (13/7)mengatakan, penundaan sidang dilakukan karenaputusan belum selesai. Sebelumnya memangsidang sudah ditunda dan kali ini ditunda hinggadua minggu ke depan. Penyebabnya karenaputusan masih belum selesai, apalagi mengingatsaksi dalam perkara itu cukup banyak. Padahaluntuk setiap putusan, salinan dari keterangan saksiakan disalin untuk untuk disatukan dalam pem-bacaan putusan itu, jelasnya.

    Lebih lanjut ia menerangkan, putusan belumselesai juga mengingat banyak perkara yangmemang disidangkan di PN Siantar. Berkas-berkaslain juga kan masih banyak yang disidangkan, jadiputusan sidang masih belum selesai. Selain itu,penundaan dua minggu ke depan juga karenamempertimbangkan tempat tinggal terdakwa yangberada di Jakarta.

    Terdakwanya kan tinggal di Jakarta, jadi merekajuga meminta dua minggu. Kalau dibuat seminggusaja, katanya mereka berat dengan biaya pesawatyang cukup mahal. Sehingga kalau ditenggang duaminggu, mereka bisa mem-booking tiket murah,sebutnya. (mua)

    kali, korban kami buang di daerah Gunung Tua,ungkapnya.

    Terpisah, Kasubdit III/Umum DitreskrimumPoldasu AKBP Andry Setiawan saat dikonfirmasimengatakan, tersangka adalah hasil kembanganyang dilakukan pihaknya. Ini adalah hasil kem-bangan dari laporan korban dengan nomor LP/178/XI/2011/SU/Res tanggal 5 November lalu.Yang melapor itu Agus Setiawan, ujar Andry.

    Dikatakannya, kasus perampokan truk yangdilakukan komplotan ini terjadi akhir 2011 lalu.Modus yang dilakukan komplotan ini, yaknimendahului, kemudian memotong mobil korban-nya. Di jalan yang rusak para pelaku kemudianmenghentikan mobil korbannya dan membawakabur truk itu, sebut Andry.

    Dikatakan Andry, dalam melancarkan aksinya, pa-ra pelaku tidak segan-segan untuk menghabiskan nya-wa korbannya. Korban sempat dipukul dan dian-cam. Kemudian para pelaku memukuli korbannya,

    sebelum akhirnya para pelaku membawa lari mobilkorban jenis Colt Diesel BK 8407 YE, pungkas Andry.

    Andry menyebutkan, dua tersangka yangdiamankan pihaknya adalah komplotan peram-pok truk di Dolok Masihul dalam peristiwan yangterjadi dua bulan lalu. Dua tersangka lainnya,masing-masing Mislan dan Giman alias Colotsudah kami amankan duluan, tukas Andry.

    Perwira berpangkat melati dua itu mengatakan,terakhir kali komplotan ini beraksi di Jalan Baru,Dusun N-4, Aek Nabara, Kecamatan Bagan Hulu,Labuhan Batu. Dalam aksi itu, komplotan iniberhasil merampok truk yang bermuatan materialbatu, pungkas Andry.

    Kini kedua tersangka sedang menjalani pemerik-saan secara intensif di ruang pemeriksaan SubditIII/Umum Poldasu. Kedua tersangka terancamdikenakan pasal 365 KUHPidana tentang kejahatandan kekerasan, dengan ancaman hukumanmaksimal 9 tahun penjara. (mag-12)

    sekira pukul 18.30 WIB. Saat itu dirinya baru pulangbelanja dari Ramayana. Dia berjalan kaki dariRamayana menuju Jalan Sutomo hendakmenunggu angkutan. Situasi masih ramai, Mariatidak menyangka bahwa dirinya akan dijambret.Baru saja korban keluar dari pintu gerbangRamayana, tepatnya di depan Pos Polisi Pantoan,pelaku yang menumpangi sepedamotor GL Prodatang dari arah Jalan Pane dan langsung

    meyambar tas sandang korban.Korban sempat berteriak minta tolong. Mende-

    ngar teriakan korban, warga sempat mengerjarpelaku yang kabur menuju Jalan Sutomo atas.Namun pengejaran itu tidak membuahkan hasil.

    Sebenarnya saya tidak mau melapor. Karenasaya pesimis pelakunya tidak akan tertangkap.Sebab sudah banyak kasus penjambretan yang takterungkap, ungkapnya.

    Dia mengaku membuat laporan pengaduanuntuk bisa mengurus pergantian surat-surat yang

    dibawa kabur pelaku. Pasalnya, tanpa ada suratketerangan dari polisi, surat-surat tersebut tidak bisadiuruskan.

    Saya membuat laporan supaya bisa mengurussurat-surat yang hilang. Apalagi saya bendaharaklinik, agar saya tidak dipikir apa-apa. Apalagi yanghilang itu merupakan pembukuan penting,disangka pula saya menggelapkan, ucapnya.

    Kasubag Humas AKP Altur Pasaribu yangdikonfirmasi membenarkan telah menerimalaporan tersebut. (osi)

    Tinggal di Masjid MapolresSambungan Halaman 8 Dan tanggal 22 April kemarin aku mengajukan

    gugatan cerai karena pihak keluarganya tidakmemberi aku izin untuk melihat anakku, sebutWahyuni yang saat ini mengaku bekerja sebagaitukang cuci gosok di tempat saudaranya.

    Setelah gugatan cerai disampaikan dan setelahmelewati beberapa persidangan, akhirnya pada 2Juli kemarin pengadilan mengeluarkan surat cerairesmi antara Wahyuni dengan Azis. Dalamlampiran keputusan tersebut menyebutkan, buahhati mereka bernama Aber, yang saat ini berusia1,7 tahun sepenuhnya menjadi hak asuh Wahyuni.

    Walau putusan menyatakan anaknya dikem-balikan kepada Wahyuni, namun Azis besertakeluarga tidak mau mengembalikan Aber. PadahalWahyuni sudah berulangkali datang untuk memo-hon supaya anaknya dikembalikan. Namunhasilnya tetap nihil. Azis tidak bersedia menye-rahkan Aber.

    Jumat (13/7) Wahyuni serta ibunya bernamaFinawati (46) kembali mendatangi Mapolres Siantar

    guna menanyakan kembali laporan pengaduanpenganiyaan tertanggal 13 April lalu. Tadi juga Azisdan orangtuanya dipanggil, tapi kata polisinya tidakditahan karena sudah dijamini oleh orangtuanya.Saat mau keluar dari ruangan, dia (Azis, red) melihatke aku dan mengancam aku dengan kata-kata, didepan polisi pula, kata Wahyuni.

    Berawal dari itu, Wahyuni merasa terancam.Sehinggga ia memilih tidak pulang dan tinggal dimasjid yang berada di Mapolres Siantar.

    Sementara, Firnawati, ibu Wahyuni, memintakeadilan agar keluarga Azis mematuhi putusanpersidangan.

    Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Azharuddinsaat dikonfirmasi menerangkan bahwa laporanWahyuni soal KDRT pada 13 April yang lewatsaksinya masih satu orang. Sementara dari hasilvisiumnya dinyatakan hanya luka gores ataupenganiyaan ringan. Sehingga belum bisa ditahan.Kita tetap memproses kasusnya, kata AKPAzharuddin. (pra)

    menemukan titik terang bahwa yangmenggunakan sepedamotor tersebut adalah ketigapelaku. Dan setelah identiasnya diketahui, dua daritiga pelaku berhasil ditangkap.

    Saat pelaku diperiksa, mereka ternyata sudahsering melakukan pencurian, termasuk pencuriandari jok sepedamotor. Dari tangan pelaku polisimenemukan beberapa KTP, SIM dan STNKsepedamotor.

    Dari pengakuan pelaku, mereka sering beraksidi lokasi permandian Karang Sari. Andika Bayu,juga sudah pernah masuk penjara atas kasus yangsama.

    Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Azharuddinmembenarkan adanya penanggakapan tersebutatas kasus percobaan pencurian. Mereka masihdiperiksa. Sedangkan pemilik kiosnya sudahmembuat laporan pengaduan, sebutnya.

    Sekedar mengingatkan, ketiga pelaku gagalberaksi membongkar kios milik Midian

    Tampubolon (73) di Jalan Medan, KelurahanSumber Jaya, Siantar Martoba, sekitar 100 meter dariSimpang Rami.

    Ketiga pelaku tersebut beraksi pada Rabu (10/7)sekitar pukul 01.00 WIB dengan terlebih dahulumerusak gembok pintu kios. Namun aksi merekadiketahui oleh salah seorang warga dari lantai duarumahnya. Dia curiga melihat gelagat pelaku.Warga bernama Saut Simanjuntak (35) itukemudian turun dan langsung berteriak.

    Warga pun langsung keluar rumah, sementarapelaku kabur ke arah sepedamotornya. Sementaratinggal satu gembok lagi yang belum berhasildibuka.

    Selanjutnya, saat hendak dihidupkan, mesinsepedamotor tak bisa menyala dan merekaakhirnya memutuskan meninggalkansepedamotor itu. Selanjutnya sepeda motortersebutpun diserahkan ke Mapolres Siantar untukdiamankan. (pra)

    keluarganya.Aksi penganiayaan

    yang dilakukan Mithaterjadi sekitar pukul15:00 WIB. Saat itu,Yanti (35) melihatdapur berantakan danpiring-piring kotorberserakan. Merasarisih dengan kondisi

    dapur berantakan, ia langsung memanggilMitha yang saat itu sedang tiduran di kamardan asyik bermain handphone.

    Namun sial, saat Yuni meminta Mithamencuci piring, sang pembantu malahmenolak dan mengatakan jika hal itu bukantanggung jawabnya. Bukan urusan aku itumencuci piring, lagi malas aku, kata Yunimenirukan perkataan pembantunya itu.

    Mendengar perkataan itu, jelas membuatkorban berang dan menarik bahu korbanseraya menanyakan maksud perkataanMitha. Pembantunya malah melawan danterjadi cek-cok mulut antara keduanya. Takhanya itu, Mitha langsung menjambakrambut dan mencakar wajahnya hinggaberbekas. Pertikaian itu terhenti setelahkorban memilih menyelamatkan diri dan keluar dari kediamannya.

    Didampingi rekannya, korban punmemilih melapor ke Polsek Sunggal atasperlakuan pembantunya itu. Awalnya akulihat dapur kotor. Karena dia pembantu dirumah, ya wajar kan kalau aku suruh diamencuci piring, tapi malah kata dia pulakalau itu bukan urusan dia, kata korban saatmembuat laporan.

    Sementara itu Kanit Reskrim PolsekSunggal AKP Victor Zilliwu saat dikonfirmasiterkait kasus tersebut mengatakan, laporankorban telah diterima dan akan segeramemanggil para saksi atas peristiwatersebut. Laporan sudah diterima, kita akanperiksa saksi-saksi, katanya singkat. (wel)

    Yanti (35) ibu rumah tangga yangdianiaya pembantunya saat membuatlaporan ke Polsek Sunggal.

    Sambungan Halaman SatuKembalikan Teh Marjandi

    Sambungan Halaman 1

    ikut komedi, ujar Titi ditemui di gedung Trans TV,Tendean, Jaksel, belum lama ini.

    Titi mengakui bahwa tidak gampang melucu di depankamera. Karenanya istri Christian Sugiono ini, mulaimempersiapkan diri dengan memperbanyak kosa-kata lucu.

    Iya susah, mesti banyak ngobrol. Nanti seharisebelumnya kita akan pendekatan diri sama pemain-pemain, ada reading juga. Lebih memperbanyak lagiperbendaharaan kata yang kocak-kocak mungkin,lanjutnya.

    Tayangan stripping tersebut bakal menggunakan settinglokasi layaknya mall. Titi kali ini kebagian peran sebagaiseorang penjaga butik dalam program Ramadhan ini.

    Saya jadi penjaga butik yang disirikin sama ibu-ibusosialite. Jadi penjaga butik, karena bulan puasapakaiannya lebih sopan, tapi bukan pake jilbab,terangnya. (int)

    Tidak Bisa Masuk Silpa

    Demikian disampaikan HansHutabarat, fungsionaris DPPHimapsi, kepada METRO, Kamis(12/7). Menurut analisanya,beberapa hal penyebab Bah Bolonmeluap antara lain diakibatkanterjadinya penyempitan bahusungai akibat permukiman wargayang semakin padat.

    Kedua kata dia, terjadi pendang-kalan dasar sungai akibat materialsampah unorganik seperti plastik dansebagainya. Penyebab ketiga adalahalih fungsi kawasan tangkapan air dihulu Bah Bolon, yakni konversi tehjadi sawit di Kebun Marjandi. Ketigafaktor itu sangat berpotensimengakibatkan banjir, terutama poinalih fungsi kawasan tangkapan air dikebun Marjandi, kata dia.

    Dia menjelaskan, akibat konversi

    itu areal kebun Marjandi yangdulunya subur berubah jadi tandus.Menurut dia tanaman teh itu dapatmenjaga kesuburan tanah, sebabtanaman teh mengalami gugurdaun. Sehingga daun-daun yangmengendap di tanah akan menjadihumus, maka mikrologi pada tanahhidup, selanjutnya tanah tetapgembur. Jadi kalau hujan pun, airtetap terserap ke tanah, ujarnya.

    Namun kata Hans, berbedadengan tanaman sawit. Sebab sawitselain memiliki kemampuan lebihtinggi menyerap unsur air dalamtanah dibanding tanaman lain, sawitjuga tidak mengalami gugur daun.Itu sebabnya setiap lahan yangditanami kelapa sawit akan tandus.Jadi kalau hujan, air di areal kebunsawit biasanya tidak menyerapmelainkan mengalir deras kedataran lebih rendah. Itu sebabnya

    Kota Siantar yang daerahnya lebihrendah 300 meter di atas ataspermukaan air laut (dpal) dariKebun Marjandi, selalu jadilangganan banjir, terutama terhadapwarga yang berada di bantaransungai Bah Bolon. KetinggianSiantar itu kan kurang lebih 400meter dpal, sementara KebunMarjandi kurang lebih 700 meterdpal. Kemudian jarak Siantar-KebunMarjandi kurang lebih 25 Km. Itusebabnya, meski di Siantar takhujan, tapi bila hujan lebatmengguyur Marjandi, maka taklama berselang air Bah Bolon akanmeluap. Permukaan warga dibantaran Sungai Bah Bolon akankembali terendam, ulas Hans.

    Jadi menurutnya, solusi untukmengatasi banjir yang dialami wargayang bermukim di bantaran SungaiBah Bolon, pertama kembalikan

    fungsi kebun Marjandi jadi kawasantangkapan air, kedua banguntembok penahan banjir, ketigadilakukan pengerukan dan yangkeempat melakukan relokasi danselanjutnya DAS dijadikan zonalapangan terbuka hijau. Saya pikirpoin yang keempat ini bisa jadilangkah terakhir, katanya.

    Sawit Penyebab BanjirKepala Badan Penanggulangan

    Bencana Daerah Simalungun IrRamadhani Purba kepada METRORabu (11/7) mengatakan, sudahpernah menyampaikan kepadaKomisi B DPRD Sumatera Utara jikadengan adanya konversi maka dapatmengancam banjir di daerah hiliryang salah satunya Kota Siantar.

    Hal itu dikatakannya saat KomisiB DPRD Sumatera Utara meninjaukebun teh Sidamanik yang sempatakan dikonversi menjadi kelapa

    sawit beberapa waktu lalu.Kemarin saat kunjungan Komisi

    B, dengan adanya koversi itu sayakatakana bisa mengakibatkan banjir,karena resapan air oleh tanah yangberada di bawah pohon sawit sangatrendah. Tapi hal itu sempat dibatahpihak perkebunan, syukurlahkonversi kebun Sidamanik itudibatalkan, kata Ramadhani.

    Selain itu pembangunan drainaseatau parit isolasi yang dibuat pihakperkebunan juga disebut sebagaipenyebab banjir karena aliran airmenjadi terpusat ke satu arah.Dengan parit isolasi tersebut airyang seharusnya menyebar danmencari tempat yang lebih rendahakhirnya mengalir ke satu arahmelalui drainase yang dibangun.Memang parit drainase itu dibuatbukan untuk aliran air melainkanuntuk menjaga tanaman dari

    kerusakan yang diakibatkan ternak,akhirnya menjadi parit aliran air saatmusim hujan yang mengakibatkanbanjir, katanya.

    Sementara Aktivis LSM M AdilSaragih mengatakan, jika memangdipastikan akibat konversi teh ke sawitpenyebab banjir di Siantar sudahselayaknya lahan sawit yang ada diKebun Marjandi dikembalikan ketanaman teh. Menurutnya pihakperkebunan tidak bisa berkeras jikadengan keberadaan sawit tersebutmengakibatkan banjir di Siantar yangbermukim di bantaran sungai BahBolon. Tdak ada alasan bagi perke-bunan jika memang dengan kebe-radaan tanaman sawit itu meng-akibatkan kesengsaraan bagi masya-rakat banyak. Jika terus dipertahankan,maka masyarakat bisa melakukangugatan class action terhadapperkebunan, katanya. (dro/hot)

    Ketagihan MelawakSambungan Halaman 1

    Sambungan Halaman 1

    Tarukim dan Bina Marga terjadipenggerjaan proyek yang sampai masaanggaran habis, pengerjaannya belumselesai. Namun kita ketahui, kedua Kadistersebut membuat laporan palsu denganmenggangap proyek tersebut selesaidikerjakan, untuk bisa meraup uangproyek dari kas pemko atau dari BankSumut, katanya.

    Lalu kedua Kadis tersebutmengatakan bahwa meski dibuat laporanselesai, rekanan yang belum bisamenyelesaikan pekerjaannya tetapdikenakan denda. Denda itu katanyadimasukkan dalam Kas Pemko Siantarmelalui silpa tahun 2011. Sementara kita

    ketahui juga payung hukum kebijakan itutidak ada. Itu artinya dalam silpa tersebuttermasuk ada dana yang ditampungtanpa payung hukum. Pada prinsipnyakas daerah tidak bisa menerimapemasukan anggaran tanpa ada payunghukum, sambungnya.

    Menurutnya, pemko sebagai lembagapemerintahaan yang seluruhkebijakannya diatur oleh peraturanperundang-undangan tidak bisasembarangan menerima pemasukantanpa payung hukum. Bisa saja pemkodisebut menerima dana pungli dariSKPD atau dana suap untukmelanggengkan pengerjaan proyektersebut, agar bisa tetap berlangsungpengerjaanya.

    Dalam hal ini, lanjut Romumba, DPRDyang digaji masyarakat dan dipercayakansebagai perpajangan tangan masyarakatmelakukan pengawasan danmenyampaikan aspirasi masyarakat,jangan gamblang menerima apa yangtelah dilaporkan pemko dalampenggunaan anggaran. Sudah jelas,bahwa hingga tahun 2012 masih adaproyek yang baru dikerjakan darianggaran tahun 2011.

    Kita ragukan independensi DPRDSiantar ketika gamblang menerima LKPJWalikota Siantar. Apakah karena ada janjipolitik dari tim lobi pemko, makanyaapapun laporan LKPJ Walikota Siantardengan gamblang diterima DPRDSiantar. DPRD harus pro rakyat,

    tegasnya.Terpisah, anggota DPRD Siantar M

    Rivai Siregar mengatakan, peraturan yangberlaku bahwa kas negara tidak bisamenerima sembarangan dana ataupemasukan tanpa ada payung hukum.Disinggung soal denda proyek yangterlambat pengerjaannya, politisi PDI-Perjuangan ini mengungkapkan bahwasecara terperinci belum melihat langsungsilpa Pemko Siantar tahun 2011 sebesarRp17 miliar.

    Kita belum kroscek secara terperincidari mana-mana saja silpa sampai Rp17miliar. Kalau ada anggaran masuk silpatanpa payung hukum, kita akan usulkanagar dilakukan peninjauan kembali,ucapnya. (osi)

  • SABTU, 14 JULI 2012 Edisi 338 Tahun VIII

    BACADI HAL 8 KECEMBURUAN SOSIAL PICU ISU BEGU GANJANG 9BACADI HAL

    2013, PLN JANJI TUNTAS

    Baca Penjual...Hal 7

    Setelah Ditangkap,Jurtul Kim Ingat

    Nasehat IstriSIBOLGA- Agus Salim Siregar

    (35) sudah sering dinasehatiistrinya agar tidak lagi menjadijuru tulis judi kim. Namun,buruh bongkar muat kapal ditangkahan ini enggan berhenti.Warga Jalan DE Sutan BungaranPanggabean, Sibolga Selatan ini

    pun diciduk polisi, kemarin (12/7) sekira pukul 21.30 WIB.

    Istriku sudah seringmengingatkanku untuk tidakmelakukan pekerjaan ini (jurtulkim, red) lagi. Kata istriku,

    Hutan Bukit BonaLumban Dirambah96 Batang Beroti & 56 Lembar Papan Diamankan

    TAPTENG- Sebanyak 96 ba-tang beroti dan 56 lembar papanjenis kayu kapur diamankanpersonel Polres Tapteng dariatas pebukitan Desa BonaLumban, Kecamatan Tukka,Jumat (13/7) sekira pukul 11.00

    WIB. Namun pemilik kayutersebut belum diketahuikarena masih dalam penye-lidikan petugas.

    Kapolres Tapteng AKBP

    Penjual Buah RangkapPengedar Sabu

    SIBOLGA- AH (38) wargaJalan Kuda Laut, KelurahanPasar Belakang ditangkap polisidari tempat berjualannya.Pedagang buah ini dibekukkarena menjadi pengedar sabu.

    Informasi dihimpun, ter-sangka AH diciduk Kamis (12/

    7) sekira pukul 13.30 WIB di JalanTongkol, Kelurahan PancuranGerobak, saat berada di tem-patnya berjualan buah.

    Penangkapan tersangka AHberawal dari tertangkapnya AR.

    Baca Hutan...Hal 7

    Baca Setelah...Hal 7

    (FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

    Salah seorang korban menangis histeris menyaksikanrumahnya dilalap si jago merah.

    (FOTO: MARIHOTSIMAMORA)

    Wargaberusahamenyelamatkanhartabendanyakeluar darirumah.

    (FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

    Api merambat cepat dan menghanguskan empat rumah di Jalan Bawal, SibolgaSambas, Jumat (13/7) malam. Sementara 11 rumah lainnya dijilat api.

    Tuhan, Tolong AkuMatilah Aku Ini

    Tuhan, tolong aku, matilah aku ini Itulah jeritan yangdikeluarkan oleh Nenny boru Simamora, salah satu dari duakorban yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya saatterjadinya kebakaran di Jalan Bawal, Kelurahan PancuranPinang, Kecamatan Sibolga Sambas, Sambas, Jumat (13/7)malam.

    BacaTuhan...Hal 2

    (FOTO: ARIS)

    Tersangka AH saat ditanyai Kasubbag Humas Polres SibolgaAiptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (13/7).

    (FOTO: FREDDY)

    Personel Polres Tapteng saat mengamankan kayu tanpaidentitas dari bukit Desa Bona Lumban, Jumat (13/7).

    SIBOLGA- Si jago merah kembali mengamuk diSibolga. Sebanyak 15 unit rumah di Jalan Kakapdan Jalan Bawal (arah laut), Kelurahan PancuranPinang, terbakar, Jumat (13/7) sekira pukul19.45 WIB. Tiga warga mengalami luka bakar.Sementara itu, asal api masih dalampenyelidikan polisi.

    Baca 15 Rumah...Hal 2

    BAH, KEMARIN BARU KEBAKARANPERISTIWA kebakaran 15 unit rumah

    di Jalan Kakap dan Jalan Bawal (arahlaut), Kelurahan Pancuran Pinang,langsung menyita perhatian warga KotaSibolga. Ribuan warga pun memadatijalan-jalan sekitar lokasi kebakaran.

    Kepadatan tersebut sempat membuatjalanan macet. Bahkan, mobil pemadam

    kebakaran yang hendak menuju lokasisempat terhambat. Ada tiga unit mobilpemadam yang turun ke lokasi.Ditambah bantuan dua unit mobil tangkiair milik PDAM Tirta Nauli Sibolga.

    Amatan METRO, sebagian besar

    Baca Bah...Hal 2

    (FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

    Salah seorang pemilik rumah yang terbakar menangis histeris dan terpaksadigendong untuk diamankan, Jumat (13/7) malam.

  • SABTU14 Juli 2012

    2013, PLN Janji Tuntas

    (FOTO : FREDDY)

    Foto bersama guru, siswa serta orang tua siswa usaiacara perayaan Isra Miraj.

    Usai perayaan Isra Miraj, BupatiBatubara menyerahkan bantuanmobil ambulans secara langsungkepada Ketua Hikbbar Ustadz Goza-li, yang disertai tepuk tangan meri-ah dari seluruh warga yang hadir.

    Bupati H OK Arya dalam samb-utannya, mengharapkan agar ban-tuan yang diserahkan tersebut da-pat dimanfaatkan secara baik un-tuk membantu siapa saja yangmembutuhkan, meskipun bukanwarga Hikbar. Kiranya Isra MirajNabi Muhammad SAW kali inimampu meningkatkan pemaha-man, penghayatan dan pengama-lan nilai-nilai keagamaan, khusus-nya mewujudkan hikma salatdalam kehidupan sehari-hari. Se-hingga mampu meningkatkan

    oleh muspika dan tokohmasyarakat setempat kepadaPLN Cabang Sibolga pada Jumat(20/7) mendatang.

    PT PLN Cabang Sibolga danCabang Sidimpuan berjanji akanmencari arsip permohonan pe-masangan listrik yang pernahdiberikan oleh warga Desa PuloPakkat II dan Desa Sihapas kepa-da PLN Cabang Sibolga dan PLNCabang Sidimpuan, ujar DennisSimalango, fasilitator KeuskupanSibolga yang mewakili masyarakat

    Sambungan Halaman 8 dalam pertemuan itu.Dikatakan Dennis lagi, gam-

    baran detail untuk percepatanpemasangan jaringan listrik ituakan dilaksanakan oleh PT PLNSibolga pada tanggal 25 Juli 2012.Dengan terlebih dahulu wargamengajukan permohonan pen-yambungan baru ke kantor PTPLN Sibolga.

    Sementara Hadamean Tu-manggor yang juga perwakilanwarga Desa Sihapas, memintakepada PT PLN tidak sekedar ber-janji kepada para warga. Kitaminta permasalahan ini ditanga-

    ni serius. Jangan cuma berjanjidemi membuat situasi aman un-tuk sementara, tukasnya.

    Anggota DPRD Kecam PLNSebelumnya, kecaman men-

    galir deras terhadap kinerja PTPLN. Selain warga terpencil, ke-caman juga datang dari anggotaDPRD Tapteng Jamarlin Purba.

    Kepada METRO Kamis (12/7),Jamarlin Purba menilai aksi war-ga tersebut tidak seharusnya ter-jadi jika PLN menanggapi kelu-han masyarakat. Tetapi yang ter-jadi justru terbalik, pihak PLN leb-ih mementingkan keuntungan

    bisnis daripada pelayanan untukrakyat. Ironisnya, kebijakan terse-but diperlakukan dimana perusa-haan PLN berdiri mengembang-kan bisnis di Tapteng, tegasnya.

    Jamarlin juga mengaku mirismelihat kondisi yang terjadi diTapteng. Mungkin ini satu-satun-ya terjadi di Indonesia. Warga sudah44 tahun bermukim di Desa Siha-pas dan Desa Pulo Pakkat II, tetapitidak tersentuh aliran listrik PLNsampai sekarang. Padahal empatpembangkit listrik yang sangat be-sar ada di daerah ini, tuturnya.

    Padahal kata anggota dewan dari

    PDIP Perjuangan ini, PLN sudahmemanfaatkan sumber daya alambumi Tapteng dengan mendirikanbeberapa pembangkit listrik yangberdiri megah, seperti PembangkitListrik Tenaga Uap (PLTU) di La-buan Angin, Pembangkit ListrikTenaga Air (PLTA) I dan II di SipanSihaporas, Pembangkit Listrik Ten-aga Air (PLTA) di Aek Raisan, yangtotal pembangkit tersebut ada em-pat unit.

    Semua pembangkit itu bera-da dengan memanfaatkan sum-ber daya alam di Tapteng. Kalaumau jujur, dari segi bisnis PLN

    justru untung kalau memasuk-kan listrik terhadap dua desatersebut. Karena cost produksin-ya lumayan murah, kejauhannyahanya sekitar 1,3 kilometer darisumber listrik, begitu pula den-gan warga yang akan memanfaat-kannya ditaksir mencapai 300 ke-pala keluarga, katanya.

    Jamarlin yang juga Ketua Him-punan Nelayan Seluruh Indonesia(HNSI) Tapteng itu tidak segan-se-gan menuding PLN sebagai lintahdarat yang hanya mengisap energidaerah yang dikelolanya, sement-ara tidak pernah berpikir bagaima-

    na memajukan masyarakat.Dan yang paling menyedih-

    kan, PLN sebagai perusahaanNegara yang didirikan denganmenggunakan uang rakyat, teta-pi sudah tidak perduli lagi ter-hadap rakyatnya. Jadi ada dua ala-san yang sangat menyedihkanbagi kita dan wajar bila PLN di-tuding sebagai lintah darat.Sudah PLN perusahaan publik,memiliki 4 unit pembangkit diTapteng, tetapi rakyat Taptengpun harus mengemis memintapenerangan listrik, pungkasJamarlin. (cr-02/son/nasa)

    diri kepada Allah SWT denganmeningkatkan kualitas salat danmemperbanyak zikir.

    Kiranya melalui perayaan IsraMiraj ini merupakan salah satu up-aya meningkatkan kadar keiman-an dalam rangka membentuk ke-pribadian yang baik. Selain itu jugameningkatkan moral dan etika kitaselaku murid, ujar Hj Annur.

    Dengan meningkatkan kadarkeimanan katanya, juga diharap-kan dapat mewujudkan pendid-ikan yang berkarakter di lingkun-gan sekolah. Dalam kesempatanitu, Kakan Kamenag Sibolga DrsIlhamsyah berpesan, seluruhmurid agar meningkatkan ama-lan di bulan suci Ramadan sertameningkatkan mutu pendidikandan ke imanan di sekolah.

    Hal senada juga disampaikanAfrida Wati Hutagalung sebagaipengawas pendidikan agama Is-lam. Dikatakannya, mutu pendid-

    dapat stabil karena PT Bulogmenjual beras raskin dengan har-ga yang rendah sementara beras-nya cukup baik pula, akhirnya dis-tributor beras berpikir untukmenaikkan harga, karena penjua-lan menurun, ujarnya.

    Terpisah, Kepala Dinas Per-indagkop dan UKM Kota SibolgaIchwan Simatupang melalui Ka-bid Perdagangan Budianto Siam-baton, Jumat (13/7) mengatakan,harga cabai merah sebenarnya tu-run dari minggu lalu dariRp35.000 per kg menjadiRp30.000. Hal serupa juga terjadidengan cabai rawit dari Rp35.000per kg menjadi Rp30.000.

    Timba Ilmu di Perpustakaan

    SDN 081239 Peringati Isra Mirajikan tidak terlepas dari pendidikantentang keagamaan. Artinya pen-didikan formal harus juga diim-bangi pendidikan keagamaan.

    Pendidikan keagamaan itu san-gatlah dibutuhkan siswa-siswi usiadini agar tercapainya pendidikanyang berkarakter. Dan itu merupa-kan tanggungjawab kita sebagai or-angtua, dan juga sebagai guru pen-didik. Demikian juga kita mengim-bau kepada seluruh murid agarmenjadikan Isra Miraj tersebutmomen yang tepat untuk lebihmeningkatkan etika dan moral ser-ta kadar keimanan dalam kehidu-pan sehari-hari, ujarnya.

    Turut hadir dalam peringatantersebut, Kakan Kemenag KotaSibolga Drs Ilhamsyah Pasaribu,Pengawas Pendidikan Agama Is-lam Afrida Wati Hutagalung, me-wakili Dinas Pendidikan Kota Si-bolga Hj Jubrina Pasaribu MPd, AlUstadz Drs H Nurdiswar Jambak,dan tokoh masyarakat, serta or-angtua siswa. (Cr-1/nasa)

    Sambungan Halaman 8

    Pilkades Mela II. Saya tidak me-mungkiri, jika tidak didukungoleh masyarakat, saya tidak akanmampu menjalankan tugas-tu-gas pemerintahan kedepannyananti. Oleh karena itu, saya harapmasyarakat membantu sayadalam membangun desa ini,harapnya.

    Lanjutnya, sesuai dengan visin-ya untuk menciptakan ekonomikreatif di lingkungan sekitar, danmisi pemanfaatan lahan kosongdi sekitar pemukiman masya-

    Medi C Hutabarat Ajak Warga Bersaturakat menjadi penopang eko-nomi keluarga, seperti pemanfaa-tan pekarangan untuk kolamikan, atau tanaman keluarga, di-rinya berharap agar visi dan misiitu dapat terwujud selama dirin-ya sebagai kades nantinya.

    Pemilihan Kades Mela IIsudah usai, walaupun ada perbe-daan-perbedaan pilihan, sayaberharap agar hal ini dihilangkan.Demi kebersamaan di tengah-tengah masyarakat, mari sama-sama berupaya untuk memban-gun desa ini kea rah yang lebihbaik, ajaknya. (son/nasa)

    Sambungan Halaman 8

    Harga-harga Masih NormalJuga cabai giling merah. Ming-

    gu ini Rp32.000 per kg, sebelum-nya Rp37.000. Bukan itu saja, har-ga ikan juga rata-rata turun. Sep-erti ikan Aso-aso, minggu laluRp24.000 per kg sekarang menja-di Rp22.000, dan beberapa jenisikan lainnya, ungkap Budianto.

    Masih kata Budianto, harga be-ras untuk minggu ini juga belumada perubahan. Seperti kuku bal-am HDT masih tetap Rp9.000 perkg. Permaisuri tetap Rp7.500 perkg, Siudang tetap Rp8.800 per kg.

    Namun harga gula pasir sedi-kit naik. Minggu lalu Rp13.000 perkg sekarang Rp14.000. Gula mer-ah harganya masih tetap Rp20.000per kg. Minyak tanah non subsidijuga tetap di angka Rp11.000 per

    liter, juga minyak goreng melindatetap Rp11.000 per kg, minyak ka-mpung tetap Rp18.000, tuturnyasembari menambahkan hargabawang merah turun dariRp22.000 menjadi Rp18.000.

    Budianto menegaskan, intinyauntuk minggu ini harga bahan-bahan kebutuhan pokok masihtergolong normal. Belum terjadilonjakan harga meski bulan pua-sa tinggal seminggu lagi. Untukmengetahui situasi harga di lapan-gan, petugas dari kantor DinasPerindagkop dan UKM Kota Sibol-ga setiap harinya tetap diterjunkanuntuk memantau harga-harga disejumlah pasar tradisional diwilayah Kota Sibolga, ujarnyamengakhiri. (son/nasa)

    Sambungan Halaman 8

    Hikbbar dapat Ambulansdari Bupati Batubara

    motivasi kerja yang optimal dansarana untuk memperkokoh talipersaudaraan dan kekeluargaan,tutur Bupati Batubara.

    Sementara, Wakil BupatiTapteng Sukran J Tanjung men-gucapkan apresiasi atas kehadi-ran Bupati Batubara serta bantu-an mobil ambulans yang diberi-kan. Apresiasi itu juga disampai-kan Wali Kota Sibolga melaluiAsisten II Pemko Sibolga DrsJunedi Tanjung MPD. Terlebihsuksesnya acara Isra Miraj NabiMuhammad SAW yang dilaksan-akan Hikbbar Sibolga-Tapteng.

    Diketahui, acara ini terseleng-gara berkat partisipasi seluruhwarga Batubara yang berdomisilidi Sibolga-Tapteng. Sebagai ketuapanitia penyelenggara adalah HRusli. (Cr-1/nasa)

    Sambungan Halaman 8

    Bantuan Untuk KorbanKebakaran Disalurkan

    (FOTO :FREDDY)

    Siswa pemenang lomba foto bersama Kakan Perpustakaan dan Arsip Kota SIbolgaDrs Saut Parapat beserta guru pendamping dan staf.

    SIBOLGA- Dalam megem-bangkan budaya baca, KantorPerpustakaan dan Arsip Kota Si-bolga melaksanakan lomba ber-cerita bahasa inggris tingkat SMPdan SMA se Kota Sibolga. Acaraini digelar di lapangan kantortersebut, Kamis (12/7) pagi.

    Perlombaan ini diikuti 28 siswadari berbagai sekolah dengan rin-cian 15 untuk tingkat SMP dan 13tingkat SMA. Kegiatan ini di-harapkan sebagai upaya pembi-naan dan peningkatan kemam-puan penyampaian ide ataugagasan yang disampaikan mela-lui bahasa yang terstruktur den-gan baik, khususnya dalam peng-gunaan bahasa inggris.

    Memacu minat baca, dan

    meningkatkan budaya baca dikalangan pelajar sangat mempu-nyai nilai positif terhadapperkembangan generasi mudasaat ini. Perpustakaan itu bukan-lah sekedar tempat penyimpan-an buku-buku, melainkan adalahpusat ilmu segala pengetahuan,ujar Kakan Perpustakaan dan Ar-sip Kota Sibolga Drs Saut Parapatdalam sambutannya saat acarapenutupan lomba bercerita, Ka-mis (12/7).

    Untuk itu, lanjut Saut, dengandiadakannya berbagai perlom-baan tingkat SMP dan SMA ini di-harapkan mampu memperkenal-kan perpustakaan kepada parapelajar, sekaligus memberikan ber-bagai ilmu serta memberitahukan

    berbagai fungsi keberadaan per-pustakaan, pungkasnya.

    Dalam kesempatan ini, pi-haknya juga menyampaikan pe-san kepada guru pendampingbeserta orangtua siswa yang had-ir agar meningkatkan kreatifitasanak didiknya untuk dapatmeraih disiplin ilmu, denganmemperkenalkan perpustakaanbukan sebagai gudang buku na-mun merupakan gudang berb-agai ilmu pengetahuan.

    Dan tak lupa pula pihaknyamengimbau kepada para siswa yangturut dalam perlombaan untukmendaftarkan dirinya sebagai ang-gota perpustakaan serta berharapkepada mereka agar selalu membu-dayakan membaca. (Cr-1/nasa)

    kepada warga, Kamis (12/7) sorekemarin di lokasi kebakaran.

    Camat Sibolga Kota, Ir BinsarManalu saat memberikan bantu-an berharap, agar seluruh wargayang terkena musibah kebakarandapat berbesar hati menerimabantuan yang disalurkan dan ke-pada warga juga diminta tetaptabah, tetap tegar dalam mengh-adapi musibah atau cobaan, gunamenjalani kehidupan yang lebihbaik di masa mendatang. Per-cayalah, bapak dan ibu, masihada hari esok yang lebih baik.Mudah-mudahan Allah SWTmemberikan kebaikan dalam ke-hidupan kita kelak, ujar Binsar.

    Lurah Kota Beringin, ArjunaTanjung SE mengatakan, bantu-an itu diberikan oleh masyarakatKelurahan Kota Beringin sebagaiwujud dari kepedulian sesamawarga yang diwujudkan denganmemberikan bantuan bahansembako berupa beras, mie in-stan, air mineral, gula pasir, ikankaleng dan pakaian layak pakai.

    Pemberian bantuan ini merupa-kan implementasi darikepedulian warga KelurahanKota Beringin atas musibah ke-bakaran yang menimpa wargasetempat yang dengan spontanmengumpulkan bantuan dan se-lanjutnya menyalurkannya kepa-da para korban kebakaran den-gan harapan beban warga yangterkena musibah dapat sedikit ter-atasi, tutur Arjuna.

    Dikesempatan itu, dia ber-harap agar elemen atau wargamasyarakat lainnya di kota Sibol-ga juga ikut membantu korbanbencana kebakaran yang ada diJalan Thamrin karena solidaritasterhadap sesama harus ditumbu-hkan. Bagi masyarakat yang me-miliki rezeki berlebih agar tidakbosan-bosan memberikan ban-tuan kepada para korban benca-na. Untuk itu kami berharap sau-dara-saudara kami yang ditimpamusibah dapat bersabar danmelalui bantuan yang diserahkankiranya dapat dimanfaatkan un-tuk sedikit meringankan bebanyang dipikul, imbuhnya. (tob)

    Sambungan Halaman 8

    Sambungan Halaman 1

    Dicky Patrianegara melalui Kanit II Lidik ReskrimIpda L Simanungkalit saat diwawancarai di Mapolresmenuturkan pihaknya masih terus melakukanpemberantasan terhadap perambahan hutan.

    Kita akan terus menindak perambah hutan tanpadokumen yang jelas. Mengingat areal hutan lindungmelingkupi mayoritas wilayah Kabupaten Taptengini. Proses tebang kayu di luar areal hutan lindung punharus melewati prosedur yang ketat, ujarSimanungkalit.

    Diterangkannya, penemuan kayu tanpa dokumenyang jelas di beberapa daerah di Tapteng sudah seringterjadi. Dan, kebanyakan diantaranya berasal darihutan register atau hutan lindung. Demikian jugadengan penemuan kayu di pebukitan Bona Lumban.

    Menurutnya, kayu-kayu tersebut tanpa memilikidokumen yang sah, sehingga pemiliknya tidak beranimenghalangi petugas. Penemuan ini tak ayalmenimbulkan pertanyaan besar, siapa pemilik kayuolahan tak bertuan tersebut.

    Identitas pemilik lebih sekitar dua kubik kayu takbertuan ini belum jelas. Kayu ini ditemukan atasinformasi masyarakat yang mengatakan adanyapenebangan liar di areal pebukitan itu, sertapenyelidikan intelijen polisi yang mendapati adanyapenumpukan kayu yang ditutupi semak-semak diatas pebukitan tak jauh dari Desa Bona Lumban,tutur Simanungkalit yang biasanya dipanggil LimOkto ini menjelaskan.

    Masih diterangkannya, atas informasi penebanganliar itu sebanyak 15 personel Polres langsung turunke lokasi. Setelah adanya penemuan kayu itu,pihaknya langsung mengamankan barang buktiberupa 96 batang beroti dan 56 lembar papan jeniskapur dan langsung dibawa ke Mapolres Tapteng.

    Kini kayu-kayu tersebut kita amankan di Mapolressebagai barang bukti. Hingga hari ini polisi masihmenyelidiki kepemilikan kayu ini. Kami sedangbekerja keras melakukan penyidikan. Mohonbersabar untuk keterangan lebih lanjutnya,pungkasnya. (cr-1)

    Hutan Bukit BonaLumban Dirambah

    jangan lagi abang kerjakanpekerjaan ini. Nanti kalau abangtertangkap polisi gimanalah kamidi sini. Aku hanya diminta istrikuuntuk mengerjakan pekerjaanhalal saja, ucap tersangka AgusSalim menirukan ucapan istrinyaAdriani (35), saat diwawancaraiMETRO di Mapolres Sibolga Kota,Jumat (13/7).

    Diungkapkan ayah dari duaanak ini, dirinya terpaksa menjadijurtul kim karena penghasilannyasebagai buruh bungkar muat kapaltidak mencukupi. Dalamseminggu bekerja sebagai buruhbongkar muat, dia hanya

    Dari pengakuan AR, dia me-ngaku disuruh AH, yangmerupakan bos di tempatnyabekerja berjualan buah untukmenjualkan sabu-sabu kepadaDA, warga Tebing Tinggi yangsaat ini masih dalam pencarianpolisi.

    Kapolres Sibolga Kota AKBPJoas Feriko Panjaitan melaluiKasubbag Humas AiptuRamadhansyah Sorminmenjelaskan penangkapantersangka AH sehubungan atas

    Setelah Ditangkap, Jurtul Kim Ingat Nasehat Istrimendapat uang sekitar Rp70ribu.

    Kalau jadi jurtul kim saya bisamendapatkan omzet Rp120 ribudalam semalam. Dari omzet itusaya mendapatkan 20 persen darihasil penjualan (Rp24 ribu, red),ungkapnya sembarimenambahkan dirinya sudahmenjai jurtul kim selama duabulan.

    Informasi dihimpun METRO,penangkapan tersangka AgusSalim berdasarkan informasi darimasyarkat kepada Polres SibolgaKota, Kamis (12/7) malam sekirapukul 21.00 WIB. Informasi itumenyebutkan di rumah AgusSalim ada perjudian jenis kim.

    Mendapat informasi berharga,

    personel Satuan Reskrim PolresSibolga Kota langsung melakukanpenyelidikan dan mendatangirumah tersangka.

    Ternyata informasi tersebutbenar adanya. Polisi mendapatiAgus Salim sedang melakukanaktivitas perjudian. Tanpa buangwaktu, petugas langsungmenangkapnya. Dari rumah Agus,polisi mengamankan barang buktiberupa uang hasil judi sebanyakRp85 ribu, satu unit handphone,satu buah buku yang berisikanangka-angka pasangan, dan satubuku kecil berisi pulpen.

    Petugas kemudianmenginterogasi pelaku.Berdasarakan keterangan Agus,

    setelah mendapatkan nomorpasangan dari pemasang, tersang-ka pun mengirimkan nomorpasangan itu kepada seorangoknum TNI. Setelah nomorpasangan itu terkirim, tersangkalalu menyetor uang hasilpasangan pemasang kepada WI.

    Kapolres Sibolga Kota AKBPJoas Feriko Panjaitan melaluiKasubbag Humas AiptuRamadhansyah Sormin ketikadikonfirmasi METRO, Jumat (13/7), membenarkan adanya penang-kapan Agus Salim Siregar.

    Tersangka yang bekerja sebagaiburuh bongkar muat di tangkahanini mengaku baru dua bulanmenjadi jurtul judi kim. Dari

    pengakuan tersangka diketahuinomor pasangan itudikirimkannya kepada salahseorang oknum TNI berinisial MN.Setelah nomor dikirim tersangkapun menyetorkan uang hasil judikepada WI. Saat ini kita sedangmelakukan pencarian kepadakeduanya, ujar Sormin sembarimenambahkan tersangka saat iniditahan di sel Mapolres SibolgaKota untuk dilakukanpengembangan lebih lanjut.

    Masih dikatakan Sormin, untukmempertanggungjawabkanperbuatannya, tersangka Agusdijerat pasal 303 bis KHUP denganancaman kurungan selama 4tahun. (cr-2)

    Sambungan Halaman 1

    Penjual Buah Rangkap Pengedar Sabupenetapannya sebagai DPOpasca penangkapan salahseorang rekannya yang jugaanggotanya berinisial AR pada2 April 2011 lalu sekira pukul16.00 WIB.

    Saat AR tertangkap, AHlangsung melarikan diri ketempat persembunyiannya diLampung. Setelah 58 haribersembunyi, AH kembali lagi keSibolga dan berjualan di tempatdia biasa berjualan, kata Sormindi ruang kerjanya, Jumat (13/7).

    Ditambahkan Sormin,tersangka AH dijerat pasal 114

    (1) subsider 112 (1), lebihsubsider 127 (1) huruf a (UU) No35 Tahun 2009 dengan ancamanhukuman minimal 5 tahun danmaksimal 20 tahun penjara.

    Kepada METRO, tersangkamengaku sudah memakainarkoba jenis sabu selamaempat tahun atau sejak tahun2008 lalu bersama anggotanyaAR. Barang haram itudidapatkannya dari salahseorang yang tidak dikenalwarga Tebing Tinggi.

    Sebelumnya saya hanyapemakai sabu. Saya menjual

    sabu supaya hasil daripenjualan itu dapatdipergunakan lagi. Dari hasilpenjualan sabu itu sayagunakan untuk membelinyalagi dan memakainya. Tak adakeuntungan yang saya dapat,semua saya gunakan untuk belisabu dan untuk dikonsumsi,ujarnya sembari mengaku inginbertobat sebelum ditangkappolisi.

    AH juga menjelaskan,awalnya dia memakai sabukarena stres terkaitpermasalahan rumah

    tangganya.Saya konsumsi barang

    haram ini karena adapermasalahan dalam keluarga,ada ucapan istri saya yang takpantas untuk diucapkannyakepada saya. Semenjak ucapanitu telontar dari mulutnya, darisitulah awalnya sayamenggunkan barang haram itu,sampai harta benda saya habishanya untuk membeli sabu,tuturnya dengan nadapenyesalan tanpa maumenyebut perkataan apa yangdiutarakan istrinya. (cr-2)

    Sambungan Halaman 1

  • 9Teraktual dari Tarutung, Balige, Humbahas, dan SamosirTeraktual dari Tarutung, Balige, Humbahas, dan SamosirMETRO BONAPASOGIT

    METRO TAPANULI

    CUSTOMER SERVICECUSTOMER SERVICE

    0631-24676UNTUK INFORMASI BERLANGGANAN DAN IKLANUNTUK INFORMASI BERLANGGANAN DAN IKLAN

    SABTU 14 Juli 2012

    ) Baca Jiver Zega ...Hal 10

    ) Baca 3 Kapal ...Hal 10

    ) Baca Butuh ...Hal 10

    ) Baca Kecemburuan Hal 10

    ) Baca Pemimpin .Hal 10

    TARUTUNG- Isu begu ganjang yang terjadi di Desa AekRaja, Parmonangan, Taput, menarik perhatian unsurpimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) danmasyarakat luas. Kecemburuan sosial disebut menjadipemicu adanya isu tersebut.

    Pdt Ramlan Hutahaean

    LANDASAN PACU BANDARA SILANGIT

    Butuh Perpanjangan150 Meter

    3 Kapal PengangkutBatu Ilegal Diamankan

    (Foto Hermanto Turnip) POLICE LINE: Polisi memasang police line di tangkahan batuyang diduga asal batu bersumber dari kawasan hutan regis-ter, Jumat (13/7).

    PENGGERAK MASSAMENYERAHKAN DIRI

    FOTOBernad L GaolJENGUK: Sejumlah warga mendatangi Polres Taputuntuk menjenguk keluarga mereka yang kini telah ditahanpolisi, Jumat (13/7).

    Setelah Polres Taput me-netapkan 16 orang sebagaitersangka dalam kasuspengrusakan dua rumah,satu mobil, dan pengania-yaan terhadap keluarga Go-mar Manalu warga DesaAek Raja, Parmonangan,karena dituding memeli-

    hara begu ganjang, kini ber-tambah. Dua orang peng-gerak massa menyerahkandiri ke polisi. Keduanya ber-inisial JM (29) dan HM (33).

    Kasat Reskrim Polres Ta-put AKP Josua Tampubolon

    ) Baca Penggerak Hal 10

    Berawal dari Mulut ke MulutBENAR tidaknya Delima Simanjuntak

    memelihara begu ganjang seperti yang ditu-duhkan puluhan warga Aek Raja, Parmona-ngan, belum bisa dibuktikan siapa pun. Na-mun, dapat dipastikan, kalau amukan massayang menyebabkan Delima dan anaknyamengalami luka-luka berawal dari isu yangberhembus dari mulut ke mulut para kaumibu di desa tersebut.

    Menurut Gomar Manalu, suami Delimasaat ditemui di RSU Tarutung, Jumat (13/7)kepada METRO menuturkan, awalnya tahun

    2006, Meriaty Pakpahan juga warga desa itupernah mengatakan bahwa istrinya seorangpemelihara begu ganjang. Isu akhirnyamemang menjadi reda sendiri, namunucapan itu membuat hubungan antara keduakeluarga menjadi tidak terlalu baik.

    Dari dulu memang kami tidak terlaludekat dengan keluarga mereka (Meriaty).Tetapi kami tidak pernah terang-teranganbertengkar. Hanya dia (Meriaty) pada tahun

    ) Baca Berawal ...Hal 10

    Kecemburuan SosialPicu Isu Begu Ganjang

    Demikian dikatakan Sek-retaris Jenderal (Sekjen)

    HKBP Pdt Ramlan Huta-haean MTh. Menurut-

    nya, sikap Hosomteal elak late HO-

    TEL, iri, dengki dan sirik me-

    rupakan satu kata yang seringmembuat masyarakat lupaakan nilai-nilai kemanusiaan,agama dan tatanan hukum.

    Semuanya terjadi karena

    TOBASA- Polres Tobasamengamankan tiga kapal pe-ngangkut batu ilegal beserta 10pekerjanya termasuk nahko-da. Keberadaan batu ini diang-gap ilegal karena diambil darikawasan hutan register di Sire-gar Aek Nalas Desa Sigaol,Kecamatan Uluan. Untuk se-mentara, ketiga kapal tersebutdisandarkan di belakang kan-tor Kehutanan Tobasa.

    Ke-10 pekerja yang diaman-kan polisi yakni RT (18), IS (19),JS (25), RP (18), JA (18), SH (45),UH (36), TH (19), AS (24) danNeng (18). Mereka masing-masing bekerja sebagai na-

    khoda dan pekerja bongkarmuat batu. Sebagian lagi be-kerja di tangkahan itu diketa-hui warga Nainggolan, Sa-mosir.

    Brigadir M Keliat dari SatTipiter Polres Tobasa yangberada di lokasi mengatakan,para pelaku masih akan di-mintai keterangan dan belumdilakukan penahanan.

    Kapolres Tobasa AKBP BudiSuherman mengatakan, batuyang diambil tersebut patutdiduga diambil dari hutan reg-ister. Penambangan batu ter-

    FOTO:HORDEN SILALAHITAXY B: Kepala Bandara Silangit Poltak Gordon Siburiandidampingi salah satu pegawai bandara saat berada di TaxyB Bandara Silangit.

    SIBORONGBORONG- Ban-dar Udara (bandara) Silangit diKecamatan Siborongborong,Taput, masih membutuhkanperbaikan sarana yang cukupmendesak untuk mencapairealisasi bandara bertaraf In-ternasional. Penambahan lan-dasan pacu menjadi prioritasutama standar pendaratanpesawat sejenis boeing 737.

    Selain penambahan lan-dasan pacu, ketebalan aspalBandara Silangit juga perluditambah dari 30 pcr menjadi60 pcr. Tahun ini, panjanglandasan pacu Bandara Sila-ngit sudah 2.250 meter, tapibutuh 150 meter lagi agar pe-sawat sejenis boeing 737-300dan 737-900 dapat mendarat

    dengan baik, ujar Kepala Ban-dara Silangit Poltak GordonSiburian kepada METRO, Ju-mat (13/7) di Silangit.

    Selain penambahan kete-balan aspal dan perpanjanganlandasan pacu, sambung Pol-tak, sarana lain yang sangatmendesak adalah pembangu-nan gedung tower, penamba-han mobil pemadam keba-karan, perluasan area parkerpesawat (apron) serta areaparker kendaraan.

    Namun, untuk pembangu-nan gedung tower dan per-lauasan area parker tersebut,kita masih terkendala pem-bebasan lahan, ungkapnya.

    PemimpinHarus Berani

    Hadapi MasalahDOLOK SANGGUL- Wakil Bupati Humbang

    Hasundutan Drs Marganti Manullang, me-nutup secara resmi pendidikan dan pelatihanpimpinan (diklatpim) tingkat IV angkatan ke-IV bagi PNS, Jumat (13/7) di Pendopo KantorBupati di Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul.

    Saat penutupan Diklatpim, Wabup menga-takan, salah satu inti dalam menjalankan rodapemerintahan dan menjalankan tugas sebagaiPNS adalah harus memiliki tata krama dansopan santun.

    Karena kalau orang itu pintar, tapi kalau

    Jiver Zega Jual Durian untuk Modal KuliahDOLOK SANGGUL- Untuk me-

    nambah modal kuliah, Jiver Zega(16), pemuda asal Nias sengaja da-tang ke Kota Dolok Sanggul, Kabu-paten Humbang Hasundutan untukmenjajakan buah durian. Denganmodal tekad, Jiver tampak gigihmenjajakan durian dagangannyadipingiran jalan simpang tiga depanKantor Koramil Dolok Sanggul.

    Kepada METRO, Kamis (12/7),Jiver mengaku datang dari Niasmembawa 5.000 buah durian. Ia me-nyebut, bahwa dirinya membelibuah durian dari petani di Niasseharga Rp4.000 buah dan men-jualnya di Kota Dolok Sanggul se-harga Rp8.000 per buah. FOTO:JONTER SINAGAJUAL DURIAN: Jiver Zega saat menawarkan buah durian kepada anak

    sekolah di pinggir Jalan Merdeka, Dolok Sanggul.

    Foto : Hengki TobingJENGUK: Ratusan warga Desa AekRaja, Kecamatan Parmonanganmendatangi kantor Polres Taput,Jumat (13/7). Kedatangan wargaingin menjenguk dan meminta polisiagar membebaskan para tersangka.

  • SOCIETY16METRO TAPANULI

    SABTU14 JULI 2012

    SOCIETY

    Fun Bike Bersama TP PKK Tapteng Ny Normaida Bonaran Situmeang, Ny Evelina Sukran Tanjung, belakang Bupati Tapteng dan Wabup SukranJ Tanjung bersepeda santai & ceria.

    Raja Bonaran Situmeang, Wabup Sukran Tanjung, jajaran pimpinan SKPD dan pegawai Pemkab Taptengjuga ikut mengayuh sepedanya.

    TP PKK Tapteng menggelar fun bike keluargabesar PNS Pemkab Tapteng dengan rute menge-lilingi Kota Pandan, Jumat (13/7) pagi. Ketua TPPKK Ny Normaida Bonaran Situmeang Br Simatu-pang, wakil ketua TP PKK Tapteng Ny EvelinaSukran Tanjung dan jajaran mengkoordinatorikegiatan yang bertabur hadiah lucky draw tersebut.

    Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang SHMHum bersama Wabup H Sukran J Tanjung SE dan

    segenap jajaran pimpinan SKPD, para camat danlurah juga ikut meramaikan fun bike yang start darihalaman GOR Pandan dan finish di Pantai IndahKalangan, Pandan tersebut.

    Sebelumnya TP PKK juga telah melaksanakanlomba bola voli, memeasukkan belut ke dalambotol, bola kaki wanita, merias wajah oleh suamimasing-masing dan puncaknya fun bike ini.Rangkaian kegiatan tersebut digelar dalam

    menyambut Hari Jadi Tapteng ke-67 pada 24Agustus mendatang, sekaligus menyemarakkanHUT RI tahun ini, terang Ketua TP PKK NyNormaida Bonaran Situmeang Br Simatupang.(mora)

    Para peserta fun bike mengambil kupon lucky draw di depan gerbangPantai Kalangan Indah, Pandan.

    Jajaran TP PKK Tapteng bernyanyi dan berjoget bersama.

    Foto & teks: Marihot Simamora dan HumasyPemkab Tapteng. Lokasi & waktu: PantaiIndah Kalangan, Pandan, Jumat (13/7).

    Ny Normaida Bonaran Situmeangmenyerahkan hadiah lucky drawkepada peserta fun bike yangberuntung.

    Ny Evelina Sukran Tanjung jugamenyerahkan hadiah sepedakepada pemenang lucky draw yangberuntung.

    Wabup Sukran J Tanjungmenyerahkan hadiah satu unitsepeda kepada pemenang luckydraw.

    Puncaknya, seorang anak yangberuntung mendapat hadiah sepedalucky draw yang diserahkan langsungoleh Bupati Bonaran Situmeang.

    Bupati Bonaran Situmeang, Wabup Sukran J Tanjung, bersama pengurus YSKI YSKI Foundation dan para penyandang cacat yang menerima kakidan tangan pengganti dan kacamata gratis.

    Bedah Rumah & Bagikan55 Kaki & Tangan Pengganti

    BAKTI SOSIAL PEMKAB TAPTENG & YSKI FOUNDATION

    Pemkab Tapteng bersama YSKI Foun-dation (Yayasan Surya KebenaranInternasional) bakti sosial, Jumat (13/7).Sedikitnya ada 55 penyandang cacat dariberbagai daerah di Sumut pemasangankaki dan tangan pengganti secara gratis.

    Selain itu, bakti sosial juga membagikan600 kacamata,1.000 paket pemeriksaangolongan darah, operasi tumor di RSUDPandan, layanan KB mobile, dan bedahrumah. Semua itu diberikan secara gratis.Totalnya, ada 2.000 orang yang dilayanipada hari itu.

    Kami sudah menyalurkan 4.000 ribulebih kaki dan tangan pengganti. Operasibibir sumbing kepada 800 orang lebih,kata pengurus YSKI Foundation, PdtYansen Lase didampingi Pdt Pdt ErniSimatupang.

    YSKI Foundation, sambung PdtYansen, diketuai Arnold Sipahutar SE.Misinya dimana YSKI menjadi pendorongdan memberi motivasi untuk menolongsaudara-saudara yang kurang beruntung.Pengalaman, kata Pdt Yansen, pihaknyapernah bagikan kacamata gratis. Meskiharganya tidak seberapa, tapi reaksi danungkapan ibu penerima itu sangat luarbiasa.

    Ibu itu langsung teriak, hore.. aku bisamembatik lagi. jadi, ada sekitar 200relawan YSKI dari berbagai profesi. Semua

    pelayanan yang diberikan adalah gratis,tukasnya.

    Di kesempatan itu, Bupati Tapteng RajaBonaran Situmeang SH MHummemberikan apresiasi setinggi-tingginyaatas kesedian YSKI memberikanpelayanan di Tapteng. Upahmu besar disurga, kata Bonaran seraya menjabarkanberbagai program percepatanpembangunan di Tapteng ke depan.

    Sebelumnya, Kadis Kesehatan Tapteng,dr Margan RP Sitompul melaporkanbahwa bakti sosial yang digelarmerupakan lanjutan dari bakti socialsebelumnya. Sekaligus dalammenyemarakkan Hari Jadi PemkabTapteng ke-67 pada bulan Agustusmendatang.

    Salahsatu penerima tangan pengganti,Gabe Tua Nasution (18) warga JalanMojopahit, Kelurahan Aek Manis, Sibolga,mengaku sangat bersyukur mendapattangan pengganti gratis. Kalau membelisaya mungkin tidak sanggup, harganyamahal, tukas pemuda yang mengakuhobi mancing dan bola kaki itu. (**)

    Foto & teks: Marihot Simamoradan Humasy Pemkab Tapteng.Lokasi dan Waktu: GORPandan dan Kantor TP PKKTapteng, Jumat (13/7).

    Bonaran Situmeang menyerahkan simbolis kunci rumah kepada Masliana BrSitumorang, warga Lingkungan II, Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng.

    Bonaran Situmeang bersama pengurus YSKI Pdt Yansen Lasemenyerahkan kaki pengganti kepada salah satu penerima.

    Parapenyandangcacatpenerimakaki dantanganpengganti.

    BonaranSitumeang,Sukran JTanjung, drRikardoSitumeangdan pengurusYSKI PdtYansen Lase,Pdt ErniSimatupang,dan penguruslainnya.

    Salahsatupenerimalatihanberjalandengan kakipenggantinya.

    BonaranSitumeangmenyerahkantanganpenggantikepadaseorangwanitapenerimabantuan.

  • Edisi 166 Tahun VSabtu, 14 Juli 2012h

    SEJAK turut membintangi film SULE INEED YOU, Titi Kamal mulai ketagihanuntuk melawak. Jika sebelumnya Titi lebihbanyak bermain sinetron religi saat Rama-dan, tahun ini Titi bergabung dengan pro-gram NGABUBURIT di Trans TV yangmenghadirkan hiburan segar.

    Ini tahun pertama saya bisa bergabung

    KISARAN-Kabag Hukum Pemkab Asahan Syahrul Tambunantelah membantah foto bugil yang beredar di Facebookmerupakan dirinya. Namun, publik Asahan menilai priayang ada di foto itu adalah Syahrul. Foto itu diyakini aslikarena jelas terlihat di foto ada tanda lahir berupa bercakcoklat di bawah ketiak kiri. Tanda lahir tersebut diketahuiada di tubuh Syahrul.

    ADA TANDA LAHIRBERCAK COKLAT DI BAWAH KETIAK KIRI

    FOTO: ARIEF/RADARSOLO

    NOBAR:PedagangPasar Gede,Solo,menyaksikanperhitungancepatPilkada DKIJakartamelaluitelevisi,Rabu (11/7).

    PEDAGANG PASAR GEDE SOLO MONITOR QUICK COUNT PILKADA DKI

    Minta Jokowi tak Lupakan Wong SoloKEMENANGAN pasanganJoko Widodo (Jokowi) danBasuki Tjahaja Purnama(Ahok) dalam pilkada DKIJakarta Rabu (11/7)disambut suka cita wargaSolo. Mereka tidakmenyangka wali kotanyamampu menaklukkan ibukota dan mengalahkangubernur incumbent FauziBowo.

    SRIYANTO ZEN-TRI HATNANTOSolo

    TARUTUNG- Isu begu ganjangyang terjadi di Desa Aek Raja, Par-monangan, Taput, menarik perha-tian unsur pimpinan Huria KristenBatak Protestan (HKBP) dan ma-

    Kecemburuan SosialPicu Isu Begu Ganjang

    KISARAN-Syarat penyimpangan dalampembangunan GOR Asahan, ternyaa bukanhanya sebatar korupsi dana. Bahkan kiniterungkap, Komite Pembangunan GORbentukan Bupati Asahan taufan GamaSimatupang, diam-diam memindahkanlokasi pembangunan.

    Data dihimpun METRO, pada tahun 2009Pemkab Asahan sudah menggelar acarapeletakan batu pertama pembangunan

    MEDAN- Mitha (18), perempuan asalTebing Tinggi menganiaya majikannya,Yuni (35), warga Jalan Jamin Ginting PasarV, Medan, Jumat (13/7). Tidak terimadiperlakukan begitu, Yuni melaporkanMitha ke Polsek Sunggal.

    Informasi yang dihimpun PosmetroMedan (grup Metro Asahan) menyebutkan,ibu satu anak ini baru saja dicakar dan

    KISARAN-Sejak digelarnya Ope-rasi Patuh Toba 2012 dengan mela-kukan razia, Satlantas Polres Asa-han menindak 2.939 pelanggarandengan melakukan sidang di lokasirazia.

    Pantauan METRO, kegiatan raziadan sidang di tempat menjadi

    syarakat luas. Kecemburuan sosialdisebut menjadi pemicu adanyaisu tersebut.

    Demikian dikatakan SekretarisJenderal (Sekjen) HKBP Pdt Ram-

    lan Hutahaean MTh. Menurutnya,sikap Hosom teal elak late HO-TEL, iri, dengki dan sirik meru-pakan satu kata yang sering mem-buat masyarakat lupa akan nilai-nilai kemanusiaan, agama dantatanan hukum.

    Semuanya terjadi karena ke-cembruan sosial yang menggila.Terjadinya isu begu ganjang dilatar

    Terungkap, KomitePindahkan LokasiPembangunanLanjutan Dugaan KorupsiPembangunan GOR

    Ops Patuh Toba 2012 Polres Asahan

    Langgar Aturan, PengendaraDisidang di Tempat

    tontonan menarik bagi masyarakatsekitar. Dalam jenis pelanggarandisiplin ber lalulintas khusus sepe-da motor, biaya pelanggaran dibe-bankan kepada masyarakat denganjenis pelanggaran antara lain, tidak

    Baca Minta ...Hal 7 Baca Langgar ...Hal 7

    Baca Ada ...Hal 2

    Tak Senang DitegurPembantuAniaya Majikan

    Titi KamalKetagihanMelawak

    Baca Tak ...Hal 2

    Baca Terungkap ...Hal 2

    Baca Ketagihan ...Hal 7

    Baca Kecemburuan ...Hal 2

    (FOTO:SUSILAWADY)

    Pengendara kendaraan bermotor yang terjaring Ops Patuh Tobatampak mengikuti sidang ditempat yang dilakukan Kejaksaan sertaPN Kisaran

    Sumber METRO yang diketahuimemiliki hubungan dekat denganSyahrul saat ditemui kemarin, tidakmembantah dan tidak membe-

    narkan pria di foto itu memangbenar Syahrul. Namun, sumber ini

    SIBOLGA- Si jago merah kembali mengamuk di Sibolga.Sebanyak 15 unit rumah di Jalan Kakap dan Jalan Bawal (arahlaut), Kelurahan Pancuran Pinang,

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended